NovelToon NovelToon
Sorry, I Love You.

Sorry, I Love You.

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / CEO / Tamat
Popularitas:656.2k
Nilai: 5
Nama Author: Rose noor

Rubby Hania, Gadis cantik yatim piatu yang di asuh sang paman dan Bibi. Namun sayang sang Bibi begitu kejam memperlakukan nya.

Suatu malam tepat setelah sang paman di makamkan, Rubby di usir sang Bibi. Rubby bertemu seorang pria bule yang sedang melintas. Marco Tarance hampir saja menabarak nya. Marco sempat memakinya. Namun anak laki-laki Marco yang berusia 6 tahun Avalon Tarance, malah menolong dan membawa Rubby pulang.

Akhirnya Rubby menjadi pengasuh Avalon. Suatu malam Marco hampir memperkosa Rubby, dan Avlon yang memergoki sang Ayah yang hendak berbuat aib, maka ia memaksa Marco agar menikahi Rubby.

Bagaimana kisah selanjutnya Antara, Rubby, Marco dan Avalon. Sorry, I Love you.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rose noor, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

17. Jadilah Pria Yang Baik

Rubby sibuk membantu Muria memasak. Satu jam berlalu, hasil masakan Muria dan Rubby sudah terhidang di meja makan. Tanpa nasi karena Vallon dan Marco tak makan nasi.

Pasta, Ayam bakar dengan kentang dan sayuran, serta bumbu barbeque Sebagai pelengkap, tidak lupa air putih dan jus jeruk. Sedangkan untuk Muria dan Rubby, mereka memasak sayur asam, tempe goreng, lalap, ikan asin gabus balado dan sambal.

"Neng Rubby, hidangan sudah siap, Ibu bawakan dulu untuk suami Ibu dan Ibu makan dengan nya di belakang ya! tolong Neng Rubby yang panggilkan Tuan Marco dan Tuan Vallon turun untuk makan," pinta Muria sembari menaruh nasi dan lauk pauk nya ke dalam wadah.

"Baik Bu! Ibu makan saja dengan Pak Wardin, biar Rubby yang panggilkan mereka," balas Rubby.

"Terimakasih Neng," Muria tersenyum lalu ia permisi pada Rubby dan berlalu ke ruangan belakang untuk makan bersama suaminya.

Rubby pun naik ke lantai atas, untuk memberitahukan Marco dan Vallon bahwa hidangan untuk makan siang sudah siap.

Rubby langsung masuk ke kamar Vallon. "Tuan Vallon belum bangun, Tuan Marco?" tanya Rubby pada Marco yang sedang membaca buku tentang bisnis.

"Belum, memang ada apa?" Marco balik bertanya. "Itu,Tuan! hidangan untuk makan siang sudah siap," jawab Rubby.

"Tak perlu menunggu Vallon, biarkan saja ia tertidur. Mari, aku saja yang makan. Vallon nanti menyusul," Ucap Marco.

"Baiklah Tuan, mari," tukas Rubby, lalu ia keluar dari kamar Vallon di susul langkah Marco yang panjang. Sreett.. Saat Marco sudah menutup pintu kamar Vallon dan Rubby dapat ia raih dan tanpa bicara, Marco menarik lengan Rubby hingga Rubby memutar berbalik dan menghadap ke arah Marco dengan limbung karena hilang keseimbangan.

Bruukk.. Rubby mendarat pada tubuh Marco, yang sudah siap dengan mendekap Rubby dalam pelukannya. Marco sudah memperkirakan sebelum nya, bahwa Rubby akan mendarat pada tubuhnya.

"Astaghfirullah, Marc! kamu apa- apaan sih?" tanya Rubby yang memang terkejut. Rasanya hampir saja jantung Rubby hendak loncat dari poros nya.

"Maaf, aku hanya rindu padamu! tolong, aku hanya ingin memelukmu sebentar, Izinkan aku memelukmu, please," jawab Marco dengan enteng nya, posisinya saat ini tetap memeluk Rubby.

"Hemm, marc! kalau kamu bersikap begini terus, aku malas memberi jawaban padamu besok pagi." ancam Rubby.

"Ouu..tak perlu mengancamku, Nona," ucap Marco seraya melepaskan Rubby dari pelukannya. ia mengangkat kedua tangannya saat melepas Rubby.

"Oke, Tuan Marco! good job. Jadilah pria yang baik," ucap Rubby sambil menyeringai, ia merasa lega pada akhirnya, saat Marco mau melepaskan nya.

"Mari makan! aku akan belajar melayanimu di meja makan bagaimana menjadi istri yang baik," ucap pelan Rubby sambil berlalu.

"Benarkah?" Marco yang masih dapat mendengar pun, ia berlari mengejar Rubby dengan sumringah.

Rubby berjalan cepat menuju meja makan, dia tahu Marco sedang mengajar nya. "Duduklah, Marc!" pinta Rubby.

Tanpa berkompromi atau pun berdebat kembali, Marco pun duduk dengan tenang di bangku makannya. Rubby menghidangkan apa-apa saja yang akan dimakan oleh Marco.

Rubby seperti Istrinya Marco, yang melayani Marco di meja makan. Setelah hidangan nya lengkap di hadapan Marco Rubby pun menawarkan nya.

"Silahkan, Marc," ucap Rubby. Lalu Rubby mundur dan berdiri agak jauh, seperti halnya pelayan yang menunggui majikannya makan.

"Duduklah bersamaku! mulialah biasakan dirimu makan bersama ku," pinta Marco.

"Terimakasih, tidak perlu Marc!" tolak Rubby halus. "Duduklah, temani aku makan!" seru Marco. Tiba-tiba suaranya yang tadi hangat, malah terdengar dingin dan penuh penekanan.

"Hemmm, baiklah!" Rubby mengehela nafas dan mengiyakan. Rubby mengambil nasi beserta sayur asam tak lupa ikan asin, lalapan dan sambal dari dalam tudung saji yang berpisah dari tempat Marco duduk. Lalu Rubby membawanya ke hadapan Marco.

Marco hanyalah melongo melihat makan aneh di hadapan Rubby. Baru kali ini Marco melihat Rubby makan, selain saat ia ajak makan di luar. Biasa nya Rubby akan makan di ruang belakang, setelah melayani dirinya dan Vallon. "Makanan, apa itu?" tanya Marco.

"Makanan khas Indonesia Marc! ayo cepat makan, aku harus segera membangunkan Tuan Vallon dan menyuapi nya makan," pinta Rubby. Ini yang membuat Marco bahagia, Rubby begitu memperhatikan Vallon seperti Ibunya.

Rubby akan membangunkan Vallon dan menyuapi makan bahkan dengan mata Vallon terpejam sekalipun! satu atau dua suapan tidak masalah bagi Rubby, yang penting perut Tuan mudanya terisi saat tidur.

Lalu Rubby, menengadahkan tangan untuk berdoa memulai makan.

( Bismillahirrahmanirrahim.

Allahumma baarik lanaa fiimaa rozaqtanaa wa qinaa 'adzaa bannar.

Artinya:

"Ya Allah, berkahilah kami dalam rezeki yang telah Engkau berikan kepada kami dan peliharalah kami dari siksa api neraka.")

Lalu Rubby pun mulai makan tanpa memperhatikan Marco yang masih tertegun menatap Rubby dan . "Boleh aku makan, makanan Milikmu?" tanya Marco terdengar polos.

"Uhuk...ah..am..ini pedas Marc! aku fikir lidah mu tidak akan cocok apalagi perutmu," ucap Rubby.

"Tidak mengapa! aku ingin tahu sepedas apakah, makanan mu? hingg kau berdesis seperti itu." ucap Marco lalu menyondongkan tubuh nya dengan maksud minta di suapi Rubby.

"Marc, aku makan dengan tangan, bukan dengan sendok dan garpu!" ucap Rubby ketika ia faham apa niatan Marco.

"Tidak mengapa, aku ingin merasakan juga bagaimana rasanya jari- jarimu." ucap Marco tersenyum menggoda, membuat Rubby risih.

"Iikkh Marc! apa sih?" Rubby malu. Namun Marco sudah membuka mulutnya pertanda minta disuapi. Rubby terpaksa menyuapi Tuanya itu walaupun menjengkelkan.

Rubby mengambil sambal yang banyak agar marcom merasa pedas! Lalu ia supkan jari jari yang membawa nasi, sambal dan lalapan itu me mulut Marco.

Sleeepp... suapan Robby masuk ke dalam mulut Marco. Marco mengunyah makanannya.

Rubby menghitung Apa reaksi Marco setelah memakan sambal yang pedas nya mungkin level 5. Namun bagi Ruby yang suka pedas itu biasa saja.

"Satu..Dua..Ti...." ucapan batin Rubby. terhenti saat Marco terlihat menganga, dengan wajah merah menahan pedas. "Haaaaaaa..Rub! to..looong..huuuu..haaa...huuuu...haaa," ucap Marco kepedasan.

"I-iya sebentar Marc! tuh kan, aku sudah katakan, lidahmu tidak cocok makanan pedas," Rubby menggerutu, sembari pergi ngambil air hangat agak panas, sebagai penawar rasa pedas.

"Minum dulu Marc, perlahan!" ucap Rubby yang melihat Marco mengambil air dari tangannya, dan langsung meminumnya dengan cepat.

"Haaa...mmmm," gumam Marco yang sudah merasa lebih baik.

"Bagaimana Marc?" tanya Rubby. "Jauh lebih baik!" jawab Marco.

"Ya sudah! mari makan hidangan masing-masing saja," ajak Rubby, Marco pun menurut.

Setelah selesai makan dan merapikan meja makan. Rubby pamit sebentar untuk membangunkan Vallon dan menyuapinya makan. Sedangkan Marco pergi ke ruang tengah, ia menghidupkan Televisi dan menonton Televisi hingga tanpa sengaja ia tertidur dengan keadaan televisi yah masih menyala.

Mext,👉

1
Princess El
bagus
Ran Aulia
👍👍
Djie Marwati Laissa
Masya Allah nikmat mana lagi yg kW dustakan..dpt suami Soleh bonus tajir melintir pless face wowww tentux hahahah
Djie Marwati Laissa
mantap Rubby 2 lelaki yg ingin melindungimu
RH 1225
menarik, + pnasaran ni dgn ceritanya
RH 1225
Aku mampir thor,
🌺awan's wife🌺
kirain Nara cewek Thor😅😅😅
Maryana Fiqa
itu darah vitamin Dady val 🤣🤣🤣
Depp Kazieh
kira, n nara cwe hihi
Depp Kazieh
kira, n nara cwe hihi
Warie Hawari
kasian emily klo papinya ruby kmbli sm kairis
Warie Hawari
q pkir nara itu cwek😂
Warie Hawari
visualnya mna thor..
Ardan Enggar
emily q gemes deh ma authorrrr
msak orang baik harus d madu
tpi gpp udah ending juga
Ardan Enggar
vallon terence ilove you
Ardan Enggar
emily tu baik to tadak sih
gemes q ma emily
pngen uwel uwel mak AUTHORRRRRRRRRR
Follow Author.IG: rosenoor_193: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣 kabooorr
total 1 replies
Ardan Enggar
pas part ini knPa q malu z
Ardan Enggar
dag dig dug derrrrrrr DAIA.....
Q GA HARUS nunggu up nya buat tahu kejutan krna pas q baca udah tamat
tpi tetep aja masih deg deg an
Ardan Enggar
tutur bhasa dan cara panggilan antar seseorang begitu merdu n membuat jiwa halu q meronta ronta
Ardan Enggar
ni novel bagus tpi paling masuk d hTi n kehaluan q itu cma aa"bro afnan
pa lagi yg part 1 walah 3kli baca ga bosen
ampe klo dngar bacaan Ar-Rahman q pasti inget ustad afnan
smangat bunda
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!