NovelToon NovelToon
My Little Queen

My Little Queen

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:376.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Oktavia Ellisa

Tak disangka-sangka nasib buruk menimpa Putri Isnari, gadis belia yang baru berumur 21 tahun, ia harus menikah dengan pria arogan dan sombong. Pernikahan tersebut baginya adalah mimpi terburuk dalam hidupnya. Ia harus menikahi seorang pria yang sama sekali tak dikenalnya!
Pernikahan itu sama sekali tak ada landasan cinta dan juga kasih sayang.

Mampukah ia menjalani rumah tangga yang teramat rumit itu, mampukah dia membuat pondasi rumah dengan cinta dan kasih sayang?

Yuk bareng-bareng baca kisahnya:)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Oktavia Ellisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Surat Perjanjian

Putri menunggu kepulangan Ridho didalam kamar, ia hanya menonton tv dan berguling-guling di sofa, ia tidak bisa keluar kamar karena ada penjaga didepan pintu.

"Huhhh... lama-lama aku bosan kalo kayak gini terus," Putri memanyunkan bibirnya.

"Lagian kenapa sih, si Tuan Muda gila itu ngelarang aku keluar kamar, kadang-kadang suka kambuh sifat gak jelas nya itu," Putri terus saja menggerutu hingga tak sadar jika Ridho sudah ada diambang pintu sejak dia memaki Ridho dari tadi.

Ya Ridho sengaja pulang lebih cepat dari kantor, karena ia ingin bertemu dengan mainan barunya.

"Apa kau bilang, aku gila," eru Ridho.

"Kok ada suaranya Tuan Ridho ya, tapi ini masih jam 3, akh pasti aku salah dengar, ya pasti aku salah dengar," gumam Putri meyakinkan dirinya.

"Beraninya kau memaki ku seperti itu!" teriak Ridho dengan menutup pintu dengan keras, lalu melemparkan tas kerjanya disembarang tempat.

Putri langsung membalikkan badannya, dan betapa terkejutnya ia melihat Ridho sudah ada didepan nya dengan wajah merah padam karena marah.

Putri seperti ditampar sangat keras karena mendapat tatapan tajam dari Ridho.

"Akh tidak Tuan, saya tidak memaki Anda, mana berani saya memaki Anda seperti itu," Putri berusaha memberanikan diri untuk berbicara.

Ridho hanya menatap Putri tajam dan langsung berjalan menuju kasur lalu merebahkan tubuhnya.

"Lepaskan sepatu ku," perintah Ridho datar.

"Baik Tuan."

Purtri segera mengerjakan apa yang diperintah majikannya.

"Cukup berkata baik Tuan, itu sudah cukup Putri, jangan membantah jika kau masih ingin hidup," batin Putri.

"Ambilkan tas kerjaku,"

"Ini Tuan," Putri menyerahkan tas tersebut kepada Ridho.

Ridho terlihat mengeluarkan sebuah map lalu menyerahkan nya kepada Putri.

"Ini apa Tuan, kenapa dikasih ke saya, saya tidak paham tentang urusan perkantoran tuan," ucap Putri jujur.

"Yang bilang itu urusan perkantoran siapa,i tu surat perjanjian, dan cepat tanda tangani," Ridho memberikan pena kepada Putri.

Putri membacanya dengan sangat teliti, ia takut jika

dia salah mengambil langkah.

"Berarti saya juga boleh pacaran ya Tuan?" tanya Putri antusias, Putri bertanya demikian karena surat perjanjian tersebut menyatakan Putri tidak boleh melarang Ridho pacaran.

"Tidak," jawab Ridho singkat.

"Lah kok enggak, ih Tuan curang, masa iya Tuan boleh pacaran sedangkan saya tidak," protes Putri.

"Terserah saya, disini saya Tuan nya jadi kau harus menurut, kau mengerti," ucap Ridho penuh penekanan

"Ah iya benar juga apa kata dia, diakan Tuan nya, jadi dia berhak mau melakukan apa saja, Putri... Putri... kau pikir kau ini siapa, kau hanya remahan rengginang yang tercecer dilantai," batin Putri.

Putri menandatangani surat tersebut lalu menyerahkan kembali kepada Ridho.

"Nah gitu dong, gak perlu banyak tanya, dan banyak bicara," ketus Ridho.

"Tapi Tuan, apa saya boleh bekerja?" tanya Putri lagi (Putri bekerja di toko kue ya, ia punya toko kue kecil-kecilan).

"Terserah, aku tidak peduli, yang terpenting kau tidak boleh pacaran," ucap Ridho menekankan kata-kata terakhirnya.

Putri mengangguk mengiyakan ucapan Ridho agar urusan cepat beres, karena ia malas berdebat yang

ujung-ujungnya ia juga yang kalah.

"Aku mau mandi."

"Baik Tuan, saya siapakan air hangatnya dulu," Putri berlalu pergi menuju kamar mandi.

*

"Air hangat nya sudah siap Tuan," jelas Putri memberi tahu.

"Hemm" Ridho berjalan menuju kamar mandi, dan memulai ritual mandi dengan dibantu Putri.

"Sudah selesai Tuan" ucap Putri setelah selesai mengeringkan rambut.

"Pijitin badan saya," perintah Ridho, lalu tengkurap diatas kasur

Putri dengan ragu-ragu naik keatas tempat tidur dan mulai memijat badan Ridho yang sangat kekar dan atletis.

"Ehmm... enak juga pijatannya, berguna juga tangan dia," batin Ridho.

Putri merasa Ridho ketiduran, karena nafas Ridho sudah beraturan.

"Tuan tidur, berarti pijatanku enak ya, ha ha ha, aku mau jadi tukang pijat aja akh, biar bisa menambah pendapatan ku," ucap Putri cekikikan.

Putri kemudian menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya dan memakai sedikit make up agar wajahnya tidak pucat.

Lalu ia merebahkan tubuhnya di sofa menunggu yang Mulia Raja bangun.

Sebenarnya ia ingin sekali keluar dari kamar namun apa bisa buat, ia seperti burung didalam sangkar yang tidak bisa terbang bebas.

Putri menunggu Ridho hingga ia ketiduran dan mulai masuk kedalam dunia mimpinya.

Maaf pendek ya temen-temen readers semua

Karena Okta lagi gak mood buat ngetik.

Salam manis dari Okta 😊

Tinggalkan jejak kalian, Like, Komen, dan Vote ya, biar Author tambah semangat buat ngelanjutin part selanjutnya;)

1
Sri Widjiastuti
ridho kah??
Epijaya
maaf kurang suka sama visualnya
ikatillah
g suka ma visual ny ikh g level g cocok norak g suka jga sie ma org org ny knpa g org luar ajh sie
Mikail
oktaaaaaaa...gimana khabar mu
oktavia: Alhamdulillah baik kakak, ngilang nih🤭
total 1 replies
Husna New
ahh terharu aq baca x
Husna New
next dong semngat ngetiknya Alhamdulillah kluarga putri lengkap
Husna New
next dong semngat ngetiknya semoga Ridho dan putri selalu bahagia
Husna New
next dong semngat ngetiknya
Ardi Ginsul
judulnya the little Queen aku kira sejenis cerita mafia.. tapi pas dibaca mlh kyk cerita saga Daniah ya?🤔🤔
Ida Blado
ihh bru sadar visual cowoknya kembaran si itu,, gk ada yg gantengan lgi ya,,, gk cocok bgt
Umiie'ne Naza: 😀😀 betul,, berarti ini cerita kisah ridho DA dn putri DA Toh
total 1 replies
Ida Blado
ish di sini putri terkesan norak, gue jg suia india tpi gk pernah ngebayangin nikah ala2 india
Ida Blado
kalau putri mau aja nurutin bapaknya, bkn bodoh lgi namanya tpi dungu akut
Ida Blado
,waaahh bapake gendeng perlu di kasih sianida nih
edelweis arabella
sediakan air mandi trs beberes kamar trs siapin pkaian gnti buat suami,yg cekatan donc putri jgn ngomongx ajj yg suka nyolot
edelweis arabella
putri koq dpn klrgax ma klrga ridho dy kyk munafik polos² gt,,tp koq ma ridho dy sk nyolot ajj kl ngomong,,,
edelweis arabella
enak lo hdpmu put,d tolong ma ridho trs dtrima d klrgax d perlakukan kyk putri sesuai namamu,n smua keinginan kamu d penuhi,,jgn kcwakan klrga wira aditama yh 🙏
edelweis arabella
si lara cantik dewasa mmg visualx,tp syg hati penuh dgn iri dengki
edelweis arabella
awas jgn mw putri,jangan sok nurut trs kesanx peras klrga si ridho,pdhl mereka baik banget ma kamu
edelweis arabella
putri jgn seenakx donc trn sarapan telat,trs hbs sarapan gk bntuin beberes,,aduhhh jgn kyk anak horang kaya donc put
edelweis arabella
btw si putri jgn nglunjak yh krn mreka syg ma kamu,jd nurut ajj
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!