NovelToon NovelToon
MENIKAHI MUSUH KERAJAANKU (Seson 1 & 2)

MENIKAHI MUSUH KERAJAANKU (Seson 1 & 2)

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Action / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:623.2k
Nilai: 5
Nama Author: Ekouchi Aya

Apa?!! Menikahi Musuhku? Apa itu mungkin?... Namaku adalah Demian Wulfric, yaitu raja dari kerajaan Endom, kerajaan terkuat di belahan bumi Eropa. Aku disebut sebagai raja dari kayangan, karena parasku yang sangat rupawan dan sifatku yang sangat dingin.

Selama hidupku, aku menanggung amarah yang amat dalam kepada musuh yang telah membunuh orang tuaku dan memporak-porandakan rakyat serta kerajaanku.

Namun, takdir berkata lain, aku terpaksa harus menikahi putri dari musuhku, yaitu putri dari kerajaan Alamore yang bernama Putri Aurora Delacour. Ia adalah putri yang sangat cantik jelita yang memiliki 'Mutiara Abadi' di dalam tubuhnya. Mutiara yang membuatku sangat bergantung kepadanya dan aku harus menahan rasa cinta yang mendalam kepadanya, hanya karena masa lalu yang sangat menyakitkan di antara kami.

Bagaimana kisah perjalanan cinta kami selanjutnya? Jangan lewatkan kisah kami ya...

Jangan lupa like, komen & dukung cerita ini dengan 5 Vote yaah...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ekouchi Aya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dua Gadis cantik Istana

Angin berhembus sangat kencang siang itu, seraya ikut merayakan kedatangan tamu kami, yaitu kerajaan Tamir.

Kerajaan Tamir terkenal dengan dataran gurun yang luas membentang. Karena daerahnya yang panas, kerajaan Tamir terkenal dengan penduduknya yang berkulit eksotis.

Kerajaan yang dipimpin oleh seorang raja yang bernama Raja Eric Parkinson dan Ratu Hanna Parkinson itu bisa di bilang sangat makmur. Selain itu kerajaan Tamir telah bersahabat dengan kerajaanku berpuluh tahun lamanya.

Mendiang ayahku Raja Endom sangat menghormati kerajaan Tamir. Sehingga aku pun harus melayani mereka dengan baik guna menjaga nama baik ayahku dan kerajaan Endom.

"Hidup kerajaan Tamir!!" sorak serentak suara rakyat kami meramaikan kedatangan mereka.

Anggota kerajaan Tamir mulai memasuki istana kami.

"Selamat datang di kerajaan kami, kerajaan Endom," sapaku dengan ramah.

"Terima kasih, Yang Mulia," jawab Raja Eric

Visual raja Eric Parkinson

"Perjalanan Anda pasti sangat melelahkan," tuturku mempersilahkan mereka untuk duduk di ruang utama kerajaan.

"Kami sangat senang bisa mengunjungi kerajaan Endom, Yang Mulia," kata Raja Eric.

Aku pun membalasnya dengan senyuman.

"Perkenalkan Yang Mulia, mereka adalah Istri dan Putri saya," tutur Raja Eric memperkenalkan keluarganya.

"Ratu Hanna memberikan hormat kepada Anda, Yang Mulia," sapa Ratu Tamir dengan sedikit menundukkan badannya.

Visual ratu Hanna Parkinson

"Saya, Putri Dania sangat tersanjung bisa memberikan penghormatan kepada Anda, Yang Mulia." Putri muda itu memberi salam padaku

Visual putri mahkota kerajaan Tamir, Putri Dania Parkinson.

"Semoga Kalian senang bisa berkunjung di kerajaan kami," tuturku sedikit berekspresi.

"Perkenalkan, ini adalah paman saya, Adam Wulfric. Beliau sudah saya anggap seperti Ayah saya sendiri," kataku sambil memperkenalkan paman kepada mereka.

"Dan mereka berdua adalah Pangeran Brian Wulfric yaitu putra paman saya, beserta putri dari sahabat paman saya Aurora," tambahku lagi memperkenalkan Pangeran Brian dan Aurora.

"Kami sangat tersanjung sekali Yang Mulia. Semoga kedatangan kami tidak mengusik ketenangan Anda," tutur Raja Eric yang begitu sopan padaku.

Kami mulai membicarakan hubungan politik antar kerajaan.

Selama kami semua mengobrol, Aurora hanya terdiam, sehingga membuat Putri Dania mulai menyapanya dan mengajaknya berbincang-bincang.

"Perkenalkan nama saya Dania, Dania Parkinson" kata Putri Dania mulai mengajak Aurora berbicara.

"Saya Aurora," jawab Aurora sedikit enggan memperkenalkan diri dengan detail.

"Saya sangat mengagumi Anda Nona, Anda terlihat seperti seorang putri kerajaan," kata Dania.

"Bukan, sebenarnya saya juga seorang tamu di sini," timpal Aurora terdengar begitu canggung.

"Begitu rupanya, apa Anda sudah lama di sini?" tanya Dania ingin tahu banyak mengenai kehidupan Aurora.

"Tidak juga," jawab Aurora seperti enggan berbincang-bincang.

"Maukah Anda mengantarkan saya keliling istana yang indah ini?" pinta Dania kepada Aurora.

"Tentu, dengan senang hati," jawab Aurora terpaksa untuk melakukannya.

Dania dan Aurora pun beranjak pergi meninggalkan kami.

*****

Di taman kerajaan Dania dan Aurora melanjutkan perbincangan mereka.

Dengan keindahan bunga bunga istana, mereka berdua menikmati awal pertemanan

"Wah, indah sekali taman istana ini," sahut Putri Dania dengan menyentuh indahnya bunga yang bermekaran.

"Saya pun sangat menyukai tempat ini," kata Aurora mulai menikmati kebersamannya dengan Putri Dania.

"Aku berharap di waktu yang akan datang, aku bisa bermain di taman ini setiap hari bersama Yang Mulia Raja Demian," kata Putri Dania membuat Aurora hanya bisa tersenyum.

"Kata orang tuaku, kami sudah di jodohkan semenjak kami masih dalam kandungan. Itulah kenapa orang tua kami memberi nama kami dengan awal huruf yang sama, Demian dan Dania, bagaimana menurutmu?" tanya Putri Dania sambil memegang tangan Aurora.

"Iya, nama kalian sangat cocok," kata Aurora tersenyum kecil.

"Tak kusangka raja begitu tampan. Ini pertama kali aku melihat wajahnya dan aku langsung jatuh hati padanya. Semoga dia pun seperti itu ketika melihatku," jelas Putri Dania berharap dengan tulus.

"Anda begitu cantik Tuan Putri. Mana mungkin Yang Mulia Raja melewatkan Anda?" kata Aurora meyakinkan Putri Dania.

"Ketika aku melihatmu untuk pertama kalinya Aurora, aku sedikit khawatir raja akan menyukaimu, atau bahkan memiliki hubungan khusus denganmu. Karena kau wanita yang sangat cantik yang pernah aku temui," kata Putri Dania cemas.

"Jangan berkata yang tidak-tidak Tuan Putri. Raja Demian tidak akan bisa menyukai saya. Seleranya sangat tinggi, selera saya pun jauh berbeda dari sosok Raja Demian," jelas Aurora berusaha terlihat normal.

"Lalu, laki-laki seperti apa yang bisa membuatmu jatuh cinta Aurora?" tanya Putri Dania.

"Tak ada laki-laki seperti itu di dunia ini. Dia harusnya baik hati, sangat penyayang dan menjadi kebanggaan banyak orang," jelas Aurora dengan raut wajah sedih.

"Siapa yang kau maksud?" kata Putri Dania sambil memegang pergelangan tangan Aurora.

"Dia adalah kakak saya," kata Aurora sambil tersenyum.

"Kakakmu?" tanya Putri Dania.

"Saya ingin mempunyai pasangan hidup seperti kakak saya. Tapi, entah apakah ada sosok lelaki seperti kakak saya di dunia ini," kata-kata Aurora membuat Dania sangat bersimpati.

"Pasti kau akan menemukan pasangan hidupmu yang sesuai dengan keinginanmu Aurora. Yakinlah akan hal itu," kata Putri Dania tersenyum menatap wajah Aurora.

Aurora dan Dania melanjutkan perjalanannya untuk berkeliling istana.

*****

Setelah acara jamuan tamu kerajaan Tamir selesai, Aurora sangat lelah dan kembali ke kamarnya.

"Mia, aku lelah. Aku ingin tidur sebentar sebelum makan malam bersama," kata Aurora yang saat itu sudah melemparkan tubuhnya di atas tempat tidur.

"Tuan Putri, sepertinya Putri Dania itu biasa saja. Apa yang menonjol darinya?" kata Mia yang duduk di sampingku.

"Mia, aku tak ingin membahas apa pun kali ini. Aku ingin tidur," jelas Aurora kepada Mia.

"Aku yakin kecantikan Putri Dania tak bisa mengalahkan kecantikan Anda di mata Raja Demian," kata Mia lagi membuat Aurora mengerutkan dahinya karena terganggu.

"Tuan Putriku tetap yang terbaik," sahut Mia penuh semangat.

"Apa kau bisa diam?! bagaimana bisa aku tidur jika kau terus mengoceh di sampingku!" kata Aurora sambil memukul Mia menggunakan bantal tidurnya dan menyuruh Mia untuk meninggalkannya.

"Maaf Tuan Putri. Saya akan menyiapkan air mandi untuk Anda," Mia tergesa-gesa karena marahan Aurora.

*****

Setelah mengantarkan para tamu ke kamar mereka masing-masing, aku pun kembali ke kamarku untuk beristirahat.

"Bagaimana menurut Anda, Yang Mulia?" tanya Kai sambil melepas jubah merahku.

"Mengenai apa?" tanyaku tak mengerti.

"Putri Dania, bukankah Putri Dania adalah calon istri Anda?" kata Kai membuatku merasa pening.

"Tak ada yang spesial darinya," jawabku singkat.

"Mungkin dalam bayangan Anda, hanya ada Putri Aurora Yang Mulia." Ken menambah dengan polosnya.

"Kai, kenapa saudara kembarmu ini sangat mudah berterus terang?" tanyaku sedikit bergurau.

"Memang seperti itulah dia, Yang Mulia," kata Kai dengan tersenyum.

"Kecantikan Aurora memang tiada tandingan. Tapi aku tak bisa membiarkan larut dalam perasaan terlarang," terangku sambil tersenyum kecil pada mereka berdua.

"Jika saya dalam posisi Anda, saya tak akan berpikir panjang. Saya akan menikahi Putri Aurora dan menjadikannya sebagai Ratu Endom," kata Ken yang selalu berterus terang padaku.

"Apa alasanmu bicara seperti itu?" tanyaku penasaran.

"Karena selain alasan mutiara abadi, saya tidak akan rela Putri Aurora direbut oleh orang lain," jelas Ken yang berdiri di samping saudaranya.

.

"Hahahaha, pikiran kalian hanya tentang wanita cantik saja. Sudahlah, aku ingin istirahat. Kalian berdua pastikan acara makan malam nanti berjalan lancar." Aku pun tertawa karena ulah mereka.

BERSAMBUNG....

1
snaaflh_desu
mangat thor
Fetry Nokas
aa terharu banget 🥲
Fetry Nokas
aurora cantik banget raja damian juga 👑🤩
Fetry Nokas
Raja Nuel ko gatel banget yah
seorang raja ko sifatnya seperti itu menyebalkan
Fetry Nokas
ftonya ratu aurora dong
Ika Fitri
the best
Ika Fitri
semangat up Thor
Ika Fitri
like so much
Ika Fitri
aku padamu Thor
Ika Fitri
lanjut
Ika Fitri
seru abiss
Ika Fitri
vote ku untukmu thor
Ika Fitri
up
Ika Fitri
bagus karyamu Thor
Ika Fitri
seru banget
Ika Fitri
aku mendukungmu Thor
Ika Fitri
wow bintang Korea semua Thor
Ika Fitri
lucu thor
Ika Fitri
musuh dalam selimut
Ika Fitri
like like like
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!