Carla gadis cantik berhijab yang sejak kecil dirawat oleh keluarga Johan Fernanda.
Carla yang berjuang sembuh dari sakitnya dan akhirnya menikah dengan seorang lelaki tampan bernama Taufik wijaya.
Namun siapa sangka saat dia akan melangsungkan akad tiba-tiba ada seorang lelaki paruh baya yang mengaku sebagai ayahnya.
Lalu bagaimanakah ekspresi Carla..
ikuti terus yuk guys ceritaku..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Trikurnia sofiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Lamaran Dua
Setalah mendapatkan jawaban dari Carla, semua penghuni ruang makan sibuk memilih menu makanan yang Carla juga ikut andil dalam memasaknya.
"Hmmm,, enak sekali, siapa yang masak ini?" Puji Rosida sambil mengunyah makanan yang masuk ke dalam mulutnya.
"Bibik Tante!" seru Carla
"Bibik cuma bantuin Nyah, yang masak Non Carla," tiba2 bibik ikut berbicara dari arah dapur yang hendak menuju ruang makan untuk menaruh minuman yang tadi sempat Gita pesan.
"Wahh2 gak cuma cantik tapi jago masak pula ya calon mantu Mama, Fik buruan deh di halalinnya!" seru Rosida sambil menyenggol lengan Taufik.
Taufik sontak terkaget dengan ucapan sekaligus senggolan dari Mamanya.
"Iyaa mas,, pokoknya secepatnya deh halalinya,"
Suasana ruang makan mendadak menjadi rame, dan sesekali mereka menggoda pasangan yang sudah sah bertunangan dan mungkin akan segera melangsungkan ijab kobul.
...
Berita lamaran Taufik terhadap Carla kini telah terdengar sampai di telinga Siken. Ia benar2 sangat marah. Bagaiman bisa Taufik dengan begitu mudah mengambil keputusan sepihak seperti itu.
"Tunggu saja kamu Fik, sebentar lagi Ayahmu kembali ke Indonesia pasti dia akan sangat murka kepadamu"
Ambisi Siken semakin menjadi2, Ia bersumpah akan menjadi orang yang akan menggagalkan pernikahan mantan tunanganya itu.
"Kita liat saja, sejauh mana kamu bisa melawan aku Fik,!" ucapnya dengan senyum jahat.
Dikantor Gunawan
Siken masih merengek2 dengan Ayahnya perihal hubungannya dengan Taufik. Ia benar2 tidak rela jika Taufik akhirnya jatuh kepada gadis yang belum lama sembuh dari penyakitnya.
"Ayahh,, aku gak mau tau pokoknya Ayah harus buat Taufik gak punya pilihan selain nikah sama aku!" serunya dengan wajah kekanak2annya.
"Sabar Nak, tunggulah Om Wijaya sebentar lagi pulang, biar dia yang membereskannya."
"Sampai kapan aku mesti sabar Yah, keburu Taufik jadi milik orang Yah!"
"Ayah harus gimana,"
"Ayah lakukan sesuatu biar Taufik merasa terancam Yah!"
"Iya Ayah juga sedang memikirkan rencananya, kamu dirumah trima beres aja!" seru Gunawan meyakinkan putrinya
"Ok Yah, pokoknya Taufik harus jadi milik Siken!" serunya yang kemudian berlalu dari ruangan Ayahnya.
"Yhaa beginilah kalau sudah cinta, cinta mati pula jadi ikut repot juga kan!" seru Gunawan dalam hati
Siken pulang dengan hati sedikit lega karena Ayahnya pasti akan melakukan apapun untuknya.
Carla..
Seharian ini Carla hanya sibuk menghabiskan waktunya dengan merombak tanaman bunga miliknya yang Ia tauruh di halaman rumahnya.
Entah mengapa Ia menjadi seorang yang sibuk hari ini. Padahal biasanya hanya berdiam diri dikamar dan membaca novel online di HPnya.
Carla sebenarnya sering merasa jenuh dengan kegiatannya di rumah. Dia udah sering merayu Ayahnya untuk bekerja, namun Ayahnya masih belum memberinya ijin sampai sekarang.
mengingat kejadian 1 tahun yang lalu disaat dia harus melawan penyakitnya. Mungkin itu adalah alasan Ayahnya melarangnya untuk bekerja.
Ponsel Carla berdering!!
"Asallamualikum hallo Fik?"
"Walaikumsalam, iya hallo!"
"Ada apa kok tumben belum jam rehat udah telfon!"
"kan aku bosnya hehe,, gak apalah kalau ditinggal telfon sebentar,"
"Iyaa kamu gak boleh gitu, kamu harus profesional kerja donk, masak mentang2 bos tinggal enak2an."
"Iyaa cuma bentar kok, itu juga ada yang amu aku sampaikan sama kamu!" serunya
"ada apa"
"besok kita foto prewedd kamu siap2 dandan yang cantik ya,, meskipun gitu udah cantik sih hehe"
"kok mendadak sih, " omelnya
"ya gapapa biar cepet aku nikahnya sama kamu, aku udah gak sabar pengen tiap hari ketemu sama kamu, pengen pas bangun tidur udah liat kamu!"
"ahh gombal kamu ihh'"
"yaudah2 jadi besok jam 1 aku jemput kamu ya?"
"iyaa okee,, udah ah, sana kerja lagi!"
Telepon pun berakhir.
Taufik melanjutkan pekerjaannya, sedangkan Carla asyik dengan tanaman2nya.
Hayy netizen yang budiman dukung aku donk,, kasih saran juga.. Btw,, makasih ya yang udah baca😘😘
Saya sangat ingin menjadi administrator tim Anda
maaf baru hadir
semangat 😁👍
salam dari :
- menikah karena skandal
- balas dendam cowok kampungan
like sudah mendarat di setiap bab yang tertinggal
maaf baru hadir 😁👍