Seorang perempuan berparas cantik nan manis menjadi barista disebuah cafe,sikapnya yang ramah serta ceria membuat para pengunjung begitu menyukainya.
Ya,dia adalah Kei seorang perempuan muda berusia 23 tahun yang mengadu nasib ke kota besar demi memperbaiki ekonomi keluarganya.
Hingga suatu saat ia dihadapkan oleh situasi yang membuatnya harus memilih antara mempertahankan cintanya atau menikah dengan seseorang yang sama sekali tidak ia harapkan untuk menjadi pendamping hidupnya.
Tetapi karena suatu kondisi tertentu membuat Kei harus menerima menikah kontrak dengan seorang laki-laki kayak bernama Nick agar masalahnya dapat selesai.
Akankah pernikahan sebatas tinta diatas kertas yang ia jalani dapat berubah menjadi cinta sejati??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rindu Setia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Derajatlah yang menentukan kisah cintaku
Siang itu aku mencoba menelfon Troy,namun ponselnya tidak aktif. Aku mencoba memikirkan berbagai cara agar bisa melihat keadaan Troy.
Namun saat aku melangkahkan kaki mencoba untuk keluar rumah ibu selalu melarang ku.
"Bu sebentar saja ya!"
"Kalau ibu bilang tidak ya tidak ndok,lagian nak Nick juga tidak mengizinkan kamu pergi keluar.
Ternyata lagi-lagi Nick dibalik semua ini,aku kembali menuju kamar dan terdengar suara Nick dari arah ruang tamu sedang berbicara dengan ibu.
Aku langsung berlari kesana dan mencoba mencari tahu tentang Troy
"Ya ampun nak Nick,lebam sekali itu mukanya. Sini biar ibu kasih salep ya!"
"Ini tidak apa-apa kok buk"
"Sebenarnya apa yang terjadi kok sampai nak Nick dan temannya Kei berantem"
"Oh hanya masalah kecil kok Bu,ibu tidak perlu khawatir. Lagian sudah ditangani oleh pihak polisi"
"Apa yang kamu lakukan kepada Troy Nick"
ucapku mengagetkan mereka
"Kei... Gak baik ngomong kasar begitu sama laki-laki"
"Bu,dia membawa Troy ke kantor polisi bu,dan sekarang pasti Troy sedang ditahan. Kei harus lihat keadaan Troy Bu,izinkan Kei pergi"
"Tapi ndok.. sebentar lagi Maghrib lebih baik kamu dirumah saja"
"Bu Kei mohon Bu,izinkan Kei"
terlihat air mata disudut mataku hingga akhirnya ibu mengizinkan dengan syarat Nick juga mengizinkannya.
Akhirnya Nick juga mengizinkan juga namun ia yang harus mengantarkanku. Okelah tidak masalah asalkan aku bisa bertemu dan melihat keadaan Troy.
Aku masuk ke mobil diikuti oleh Nick dan diperjalan aku sama sekali tidak berbicara kepadanya.
Sesampai dikantor polisi aku menemui Troy yang duduk lesu dipojokkan sel,ruang tahanan itu terlihat agak kumuh dan terdapat beberapa napi disana.
Troy menyadari kehadiranku lalu berdiri dan meraih tanganku
"Kei... aku gak bersalah Kei. Dia yang memukulku duluan,dan kamu juga tahu itu."
"Aku tahu Troy,tapi aku tidak bisa berbuat apa-apa. Namun aku akan coba bicara kepada Nick supaya mencabut tuntutannya. Kamu sabar dulu disini ya!"
Aku kemudian pergi ke depan menemui Nick
"Kei jangan pergi,jangan tinggalkan aku Kei"
teriak Troy
Aku mendapati Nick sedang berbicara dengan beberapa polisi dan aku mencoba menghampirinya
"Nick,bisa kita bicara sebentar?"
Ia kemudian meminta izin kepada polisi-polisi itu dan pergi mengikuti ku
"Ada apa?"
"Nick,aku mohon tolong kamu cabut tuntutan Troy. Aku tahu kamu marah,namun ini juga kesalahanmu,kamu yang lebih dulu memukulnya"
"Ohh jadi sekarang kamu membela dia,disini aku yang berhak menentukan dia akan bebas atau tidak"
"Tapi Nick,tolong... Tolong sekali ini saja kamu kabulin permintaanku. Aku janji aku bakal tinggalkan dia dan aku tidak akan berhubungan dengannya lagi"
Nick pergi meninggalkanku
"Nick tolong... kali ini saja Nick kumohon"
teriakku kepadanya
Namun sepertinya usahaku sia-sia,aku pergi menuju parkiran dan menunggu Nick disana. Beberapa menit kemudian Nick keluar dari kantor polisi dan menemuiku.
"Ayo kita pulang"
Aku sengaja diam saja agar Nick mempertimbangkan permintaanku sebelum pergi.
"Kamu masih tidak mau mematuhi perkataanku setelah aku menuruti semua permintaanmu untuk membebaskan baj**gan itu?"
"Maksud kamu?"
Aku menatap kearah Nick dan
"Keiiii...."
terdengar suara Troy
aku menoleh dan mendapati ia berjalan ke arahku
"Keiii,aku sudah menuruti maumu sekarang ayo kita pulang atau aku akan berubah pikiran untuk mengembalikannya kedalam penjara"
ucap Nick kepadaku
Aku terpaksa tak menghiraukan Troy dan masuk kedalam mobil,Nick menjalankan mobilnya dan terlihat Troy mengejarnya.
Aku melihatnya dari spion dan seketika aku menangis,Nick diam melihatku.
Sesampai dirumah aku langsung pergi masuk kedalam kamar,aku menangis sejadi-jadinya meratapi akhir kisah cintaku dengan Troy yang seperti ini.
Kembali kasta yang menang dalam segala hal,bahkan dalam urusan percintaan derjatlah yang akan menang.
Pagi-pagi sekali Nick sudah berada dirumahku,ia sedang mengobrol berasa dengan ibu.
Aku sudah terbangun namun sengaja tak keluar kamar karena tak ingin bertemu dengannya.
"Tok tok tok. Keiii bangun ndok, Nick ada didepan nunggu kamu"
Aku tak menanggapi ibu
"Ibu masuk ya ndok"
Ibu masuk dan duduk di sampingku ,aku menyembunyikan mukaku karena tidak ingin ibu melihat mataku yang bengkak karena semalaman menangis.
"Ndok,mbokya Ndang mandi. Katanya hari ini kamu mau kembali ke kota,kenapa belum siap-siap?"
Aku langsung bangun dan terduduk disebelah ibu
"Ha kembali ke kota? kapan Kei ngomong gitu Bu?"
"Itu nak Nick yang bilang,kalau dia mau mengajakmu hari ini kembali ke kota. Lagian dia ada urusan yang harus segera diselesaikan disana.
Jadi dari pada kamu nanti balik sendiri dia mau mengajakmu bareng sekalian "
"Enggak Bu,aku gak mau balik ke kota. Aku masih mau disini sama ibu"
aku merengek kepada ibu sambil memeluknya
"Tidak boleh begitu ndokk,kamu kan punya tanggung jawab disana. Ada pekerjaan yang harus kamu lakukan,katanya kamu ingin bahagiakan ibu?"
"Tapi Kei masih mau disini Bu"
"Ndok ibu belum bisa jualan lagi,kalau kamu gak kerja siapa yang mau membiayai sekolah adikmu?"
Aku terdiam sesaat
"Yaudah nek kamu gak mau kerja,biarlah ibu jualan lagi meski kondisi ibu masih belum fit total."
Lagi-lagi ibu menuturkan kata-kata yang membuat diriku tidak tega dan terpaksa membuatku mengiyakan perkataannya.
"Iya iya Kei balik kota"
Aku langsung turun dari tempat tidur dan pergi ke kamar mandi,terlihat Nick sedang memainkan ponselnya didepan TV.
Setelah aku selesai mandi aku mengepack beberapa pakaian yang akan ku bawa kedalam tas dan keluar menuju ruang tamu.
"Kamu udah siap Kei?"
tanya Nick yang antusias untuk segera pergi
"Nah gitu to ndok yang semangat kerjanya ya!"
"Ya mau gimana lagi,Kei udah diusir dari rumah ini"
ucapku sambil memanyunkan bibir
"Hussttt gak boleh ngomong gitu,ibu gak ngusir kamu hanya saja ibu ingin anak ibu ini tanggung jawab dengan pekerjaannya.
Rumah ini akan tetap jadi rumah kamu ndok,kan ini kamu yang beli hasil jerih payahmu selama ini. Ibu bangga sama kamu ndok"
Ibu memelukku dengan hangat,moodku yang tadinya hancur sekarang kembali dengan air mata yang siap menetes.
"Ibu baik-baik ya disini,kalau ada apa-apa segera hubungi Kei"
"Iya ndokk,kamu juga hati-hati disana jaga diri baik-baik "
"Kalau begitu kami permisi dulu buk"
ucap Nick sambil mencium tangan ibu
"Ibu titip Kei ya nak"
"Iya Bu,pasti Nick jagain Kei kok"
Kamipun pergi dan air mataku yang sedari tadi ku tahan jatuh,Nick menyodorkan beberapa lembar tissue kepadaku.
"Kenapa sih tiba-tiba ngajak balik tanpa memberitahuku lebih dulu"
ucapku pada Nick
"Kalaupun aku memberitahumu pasti kamu akan menolaknya"
Aku hanya diam dan tidur saat diperjalanan sesekali Nick menghentikan mobilnya dan membeli makanan. Aku sengaja tidur hingga tempat tujuan untuk menghindari berbicara dengannya.
laki laki selalu tersandung harta,tahta dan wanita ya.....🙏🏻🙏🏻🙏🏻
clara perempuan tak punya aclak.
Nick...lelaki bejat tak bermoral dan tak berperi kemanusiaan.
Sori Thor...terbawa alor ceritamu
makasih ya Thor boleh menikmati karyamu