"maaf,aku ga bisa ngejanjiin kapan aku bisa siap menikah dan saat ini pernikahan belum ada di rencana hidup aku"jawab Mita mantap
"jadi...???"
"kalo kamu emang ga bisa nunggu aku,kamu bisa cari wanita lain yang siap buat kamu nikahin kapan aja sesuai dengan permintaan Abang kamu itu"
Rasya yang di minta segera menikah oleh abangnya yang juga akan menikah harus menerima kenyataan pahit dengan penolakan dari sang kekasih yang malah pergi meninggalkannya demi mengejar karir.
namun beberapa Minggu sebelum abangnya menikah terjadi kehilangan kontak dengan pesawat yang di tumpangi oleh Safi,Abang Rasya.
amanah Safi yang meminta Rasya untuk dapat menjaga ibu dan Nissa calon kakak iparnya pun membuat Rasya terbebani.terlebih saat ibunya mengalami depresi karena kehilangan Safi dan membutuhkan perhatian dan perawatan intens dari keluarga
sanggupkah Rasya menjaga ibu terlebih menjaga calon kaka iparnya sesuai dengan permintaan sang abang dengan baik!?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bunchiez chie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
17
“kenapa Rasya belum keluar niss!?”tanya ibu pagi itu saat mendapati hanya mereka berdua yang ada di meja makan
“Mas Rasya hari ini tidak pergi ke kantor Bu,dia ingin istirahat jadi masih tidur”jawab Nissa sambil menyiapkan makan untuk ibu mertuanya
“Apa dia sakit!?semalam Rasya tidak demam kan!?”tanya Bu Rita memastikan
“Mas Rasya hanya butuh istirahat saja Bu”ucap Nissa tersenyum untuk menutupi kebohongannya
“Ibu takut dia demam,karena kalau dia demam dia suka ngigau,,,gumam gumam memanggil ayah atau abangnya”ucap Bu Rita menjelaskan dengan raut muka yang penuh ke khawatiran.
“Tidak Bu,mas Rasya baik baik saja”ucap Nissa meyakinkan ibu mertuanya
Maafkan Nissa ya Bu udah bohongin ibu,ini semua demi kebaikan kesehatan ibu dan lagi pula mas Rasya sudah berpesan pada Nissa untuk tidak bilang apa apa sama ibu gumam Nissa dalam hati
“hari ini ibu ada terapi lagi ya Bu untuk memperkuat otot otot kaki ibu agar bisa cepat berjalan lagi,di temani suster Inge”nissa mengingatkan Bu Rita di sela sela sarapan paginya
Ibu hanya menganggukkan kepalanya dilanjutkan memasukan kembali sendok yang berisi makanan ke mulutnya.
“kamu layani saja Rasya,ibu bisa minta tolong suster Inge”
“apa ibu tidak keberatan!?”tanya Nissa memastikan
Bu Rita pun menjawab pertanyaan Nissa dengan anggukan.
Setelah Nissa selesai mengurus segala keperluan Bu Rita.nissa pun meninggalkan Bu Rita yang sedang melakukan terapi di teras belakang yang langsung menyatu dengan taman ditemani oleh suster Inge dan satu orang dokter dan asistennya yang melakukan terapi untuk Bu Rita.
Nissa kembali fokus pada suaminya yang sedang berada di kamar untuk istirahat dan hari ini adalah harinya Nissa melayani Rasya yang menjadi pasien pribadinya karena Bu Rita yang memiliki jadwal terapi benar benar menikmati interupsi yang di arahkan dokter dan juga semangatnya untuk sembuh lebih tinggi di dibandingkan sebelum beliau mengenal nissa.
Nissa memberikan aura positif untuk semangat ibu dapat sembuh sehingga ibu pun melakukan semua jenis terapi yang dokter sarankan diikutinya dengan baik.
Malam harinya ibu yang lelah setelah seharian melakukan terapi pun tidur lebih cepat sehingga Nissa pun dapat istirahat lebih cepat dari biasanya.
“Bagaimana keadaan ibu hari ini!?”tanya Rasya saat melihat Nissa sudah berada di kamarnya
“Alhamdulillah perkembangannya sangat baik, semoga ibu bisa secepatnya bisa berjalan normal”jawab Nissa
“Mas mau kemana!?”tanya Nissa heran ketika melihat Rasya yang beranjak dari tempat tidur dan hendak menggunakan sendal
“saya mau pindah ke sofa,sepertinya kamu sudah akan beristirahat”jawab Rasya masih dengan wajah yang terlihat pucat
“Mas Rasya tidur saja di ranjang,hari ini biar Nissa yang tidur di sofa,,,bukankah mas Rasya butuh istirahat yang cukup untuk memulihkan kesehatan mas Rasya,lagi pula posisi tidur mas Rasya juga bisa mempengaruhi kesehatan mas Rasya!”ucap Nissa
“tapi saya tidak bisa membiarkan kamu tidur di sofa,,,,,apa kamu tidak keberatan jika malam ini kita berbagi tempat tidur”ucap Rasya pada akhirnya
mendengar pertanyaan Rasya,Nissa pun tertegun menelan salivanya yang terasa kasar.dia hanya bisa terdiam ragu untuk menjawab pertanyaan Rasya karena meskipun sudah hampir tiga bulan mereka menikah,tapi mereka belum pernah berada dalam satu ranjang.
“jika kamu keberatan saya tidak akan memaksa,saya bisa tidur di sofa” ucap Rasya memahami keterdiaman nissa.sambil menggerakkan tubuhnya hendak memakai sendal Rasya berniat menuju sofa untuk beristirahat.Namun pergerakannya terhenti karena lengannya yang di cekal oleh nissa.
“apa mas Rasya yakin mau berbagi tempat tidur dengan Nissa!?takutnya mas Rasya tidak nyaman berada satu ranjang dengan Nissa!”pada akhirnya Nissa membuka suara setelah terdiam beberapa saat.
“Selama saat tidur kamu tidak ngeces atau ngorok saya sih tidak keberatan”ucap Rasya santai.mendengar ucapan Rasya membuat Nissa reflek mengusap area bibir dan pipinya seolah olah ada bekas air liur yang mengalir dipipi mulusnya
“Tapi Nissa kan mana tahu mas,apa saat tidur Nissa ngeces apa tidak!? Nissa kan tidurnya merem”ucap Nissa polos
“Memangnya ada tidur dengan mata terbuka!?”tanya Rasya menimpali ucapan bodoh Nissa
Nissa pun menggelengkan kepalanya pelan dengan wajah yang terlihat seperti orang bodoh karena pernyataan konyolnya.
Rasya pun tersenyum tipis melihat wajah polos Nissa yang terlihat seperti orang bodoh.lalu merebahkan tubuhnya yang masih lemah di tempat tidur untuk beristirahat.
▪️▪️▪️▪️▪️
Setelah beristirahat selama beberapa hari,Rasya pun kembali ke kantor untuk meyelesaikan tugasnya sebagai pemimpin perusahaan yang sudah dia tinggalkan karena sakit.
Dan hari ini di ruangan kantornya sudah berdiri nouval asisten kepercayaan Rasya yang menghandle semua urusan kantor management dan agensi milik Rasya.memberikan laporan berkas untuk Rasya tanda tangani.
“Untuk dua Minggu kedepan pa Rasya ada jadwal meet and great di butik yang akan malaksanakan grand opening diluar kota.tentunya bersama dengan beberapa artis dan model yang sudah mereka pilih untuk menjadi model di butik mereka dan sepertinya beberapa hari sebelum pelaksanaan dia akan datang ke Indonesia”ucap nouval yang terdengar lagu diakhir kalimat
“Dia!?,,,dia siapa!?”tanya Rasya bingung dengan dia yang nouval maksud
“maksud saya mi Mita pa,"jawab nouval ragu
"Mita adalah salah satu model yang di pilih oleh pemilik butik dan lagi brand yang mengkontrak Mita pun akan menghadiri acara grand opening tersebut dengan Mita sebagai super model brand ambasador mereka”lanjut nouval karena sesungguhnya nouval sedang menjaga perasaan Rasya maka dari itu nouval tidak menyebutkan namanya.
Mita!? Aku lupa jika aku pernah hampir gila karena kepergiannya keluar negeri yang mendadak demi mengejar karirnya.dan hari ini aku mendapatkan berita bahwa Mita akan kembali ke Indonesia.kenapa terdengar seperti biasa saja ya,serasa tidak ada yang spesial.dan aku pun lupa kapan terakhir aku merindukannya!?
“Pa,,,apa anda baik baik saja!?”
Pertanyaan nouval membuyarkan semua lamunan Rasya.
“Akh,iya saya baik baik saja”ucap Rasya sambil tersenyum
“Ini pa,undangan untuk bapa,launching film perdana di bioskop yang akan di adakan akhir pekan ini.undangannya berlaku untuk dua orang,siapa tau bapa akan mengajak nona pergi kencan”ucap nouval sambil tersenyum,menggoda atasannya tersebut dengan memberikan sebuah undangan yang berwarna hitam kombinasi gold yang terlihat sangat mewah dan elegan.
Rasya tahu maksud asistennya tersebut sehingga Rasya menerima undangan yang diberikan nouval sambil menghadiahkan nouval dengan tatapan tajamnya tapi di balas dengan senyuman nakal dari bibir tebal nouval.
“Ya sudah pa,saya permisi keluar untuk melanjutkan pekerjaan saya”pamit nouval
“hmm”jawab singkat Rasya.
Dan dalam waktu yang bersamaan dengan keluarnya nouval dari ruangan Rasya.masuklah Dion yang akan memberikan laporan hasil perusahaan selama kurun waktu tiga bulan kebelakang dan memberikan informasi jadwal jadwal Rasya selanjutnya.
“bagaimana kabar anda pa,!?”sapa Dion pada atasannya
“Alhamdulillah lebih baik”jawab Rasya yang mendekati Dion dan mempersilahkan Dion duduk di sofa yang ada didalam ruangan kantornya.
“saya membawa hasil laporan selama tiga bulan kebelakang,dan ada beberapa dokumen yang harus anda pelajari dan di tandatangani”jelas Dion sambil memberikan beberapa map sebagai hasil laporan.
“Apa semua baik baik saja!?”
“Alhamdulillah pa,sejauh ini tidak ada kendala yang begitu signifikan tapi pa,,,”dion menjeda ucapannya
“Tapi apa!?”tanya Rasya penasaran
“Akan ada kunjungan klien penting di SR travel.beliau akan datang untuk survey apakah travel kita layak untuk menjadi travel yang akan menghandle semua fasilitas umroh dan haji dengan baik untuk mereka hadiahkan pada ribuan karyawannya.dan rencananya jika beliau berkenan,setiap bulannya travel kita akan memberangkatkan beberapa karyawannya secara bergantian untuk umroh dan untuk setahun sekali mereka memberangkatkan karyawannya haji.”jelas Dion panjang lebar
“Bagus dong,jadi kita memiliki jadwal tetap untuk bisa memberangkatkan haji dan umroh”ucap Rasya antusias
“Masalahnya,beliau akan survey minggu ni sedangkan jadwal bapa satu Minggu ini sangat padat.”
Rasya pun terlihat berpikir dengan alasan Dion
“Klien ini cukup penting pa mengingat dalam satu perusahaan saja beliau memiliki banyak karyawan sedangkan perusahaannya tercatat lebih dari sepuluh anak cabang yang tersebar di seluruh pulau Jawa belum lagi Sumatra dan Kalimantan”
“Bagaimana kalau kita meminta tolong pada Nissa!?bukankah sebelumnya bang Safi sudah pernah mengajarkan Nissa tentang menghadapi calon traveler!?
Usul Rasya
“Tapi pa,apa anda yakin mengikut sertakan nona di perusahaan,bagaimana jika nanti relasinya bertambah luas dan ,,,”dion pun menjeda ucapannya sehingga membuat Rasya menjadi penasaran
“Dan apa mas!?”
“bagaimana jika ada yang menyukai nona dan dapat mengambil hati nona apa anda siap pa!?”tanya Dion
Mendengar ucapan dan pertanyaan Dion membuat jantung Rasya serasa dihantam batu tak kasat mata.entah mengapa Rasya merasakan ada debaran ketakutan ketika mendengar ucapan yang dilontarkan oleh Dion.namun Rasya pun berusaha menepis semua perasaan anehnya tersebut.
“Apa pemilik perusahaan tersebut pengusahaan muda dan masih single!?”tanya Rasya asal
“Beliau pria paruh baya yang sudah memiliki anak dan cucu”jawab Dion mantap
“Jadi tidak ada yang perlu di khawatirkan,karena Nissa bukan tipe wanita perusak rumah tangga orang”ucap Rasya sambil berusaha mencoba menenangkan dirinya sendiri.
“Lagi pula kenapa juga saya mesti takut”kali ini Rasya mengucapkan kalimat yang membuat Dion merasa tidak yakin dengan ucapan bos mudanya tersebut.bukankah selama ini Rasya sudah mulai terbiasa dengan Nissa dan Bu Rita dan Dion pun tahu bahwa Rasya sudah tidak lagi galau karena kepergian Mita.karena hari harinya kini hanya dipenuhi dengan Nissa dan ibunya.
Namun sepertinya,Rasya masih sangat malu mengakui perasaanya pada Nissa mengingat Rasya yang hanya menganggap Nissa adalah calon kakak iparnya membuat perasaannya untuk Nissa selalu di tepisnya.
-
-
-
like,like,like dan koment 🤗
stop normalisasi kelakuan salah yang menguntungkan pemeran utama wanita(sudut pandang kalian pembaca wanita)
ELO SAPA BHEKTI, LO CMA ANAK SATU YG BRU KNL MA NISSA UDH JATUH CINTA, SBLM JATUH CINTA, LO CARI DLU INFORMASI SIAPA TU NISSA, MSH SINGLE ATAU UDH BRSUAMI, KLO MSH SINGLE WAJAR LO JATUH CINTA, INI ISTRI ORANG..
DN SI BHEKTI ITU DI PRESSURE SDIKIT AGAR JGN DEKATI ISTRI ORANG
INGAT NOVEL YG BERJUDUL DI KIRA SECURITY, TRNYATA SULTAN.. MNTAN PACAR SI SULTAN YG MODEL, TPI AKHIRNYA MNIKAH SAMA SANG ASSISTENT SULTAN, SI ASSISTEN JUGA DITINGGALKN SI MODEL UNTUK TRIMA TAWARAN MODEL LN, PDHAL ASSISTEN SDH MLARANG,, BIAR ISTIRAHAT BUAT PROMIL, TPI DIMODEL TTP NGOTOT, AKHIRNYA SI MODEL BRANGKAT KE LN, NAH DISANA MLH SLINGKUH DN HAMIL SMA LKI2 AGENSI YG MNAUNGINYA DI LN...