NovelToon NovelToon
Olm, Osa Si Salamander

Olm, Osa Si Salamander

Status: sedang berlangsung
Genre:Petualangan / Teen / Romantis
Popularitas:27.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Naufal Wichaksana

Bercerita tentang perjuangan seorang gadis lulusan SMA yang harus menerima kenyataan pahit tentang penglihatannya yang perlahan membuta. Ia pengidap glaukoma.

Kisahnya untuk mengejar harapan dengan menelusuri Bumi Timur Indonesia menjadi tantangan bersama dengan keempat temannya. Hingga percekcokkan terjadi: percintaan, persahabatan, dan keegoisan diri sendiri, menjadikan trip mereka dipenuhi warna.

Bermacam warna yang terakhir dia lihat. Hingga akhirnya menjadi monokrom tak terlihat.

📍Update seminggu 2-3 bab.

-San
3 Oktober 2020

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naufal Wichaksana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 17:Diriku Seperti Bilangan Ganjil dan Singularitas

Sehari setelah Anggi bangun dari koma karena usaha bunuh dri yang di gagalkan oleh Kenzo.Anggi membuka matanya yang tajam,jari telunjuknya mulai bergerak-gerak,ia melihat di sekelilingnya,hanya ada kantung infus disebelahnya.Tangannya tak bisa digerakkan karena dipasang selang infus.Ia ingin bangkit dari tempat tidur,namun tak bisa,karena rasa sakit bekas tusukan pisau masih belum sepenuhnya pulih.

"Aduuhh....."

"Apa ini?Dimana a...aku?"

"Aku belum mati?"

"Siapa yang menolongku?A...aku lupa?".Gumam Anggi dalam hati.Ia masih bingung dengan kejadian yang menimpanya dan siapa yang menolongnya pada saat kejadian itu terjadi karena jiwanya belum menyatu pada raga.

"Cklek...".Suara pintu ruangan Anggi di rawat terbuka

"Eh,Anggi,kamu sudah siuman?Wah baru saja aku meminta izin pada Dosenmu karena kamu sakit".

Anggi mulai ingat semua kejadian itu,namun ia tak mengacuhkan perkataan Kenzo,mungkn karena masih marah dengan perlakuan Kenzo padanya waktu itu.

"M...Maaf ya,so...soal kemarin,membuatmu terpuruk".Kenzo duduk disebelah Anggi yang sedang terbaring ditempat tidur.

"Nggak perlu!"

"Seharusnya kamu jauhi aku Zo,aku ini pembawa petaka"

"Seharusnya aku sendiri,seperti bilangan ganjil".Jawab Anggi,si Mahasiswi jurusan Matematika itu dengan tegas dan lantang.

"Bilangan ganjil?Maksudnya apa gi?".Tanya Kenzo dengan tatapan ingin tahu.

"Masa kamu tidak paham?"

"Bilangan ganjil,pasti sudah paham kan?Yaitu bilangan yang salah satu nominalnya tak berpasangan".Jawab Anggi dengan aura yang mulai terpancar.

"Lah terus?".Kenzo masih gak paham.

"Hufftt.....Zo belum paham ya?"

"Untuk mencari nilai tengah atau median,disarankan sebuah data harus mempunyai bilangan ganjil"

"Seperti itu aku,sebagai nilai tengah tau nilai ganjil itu,yang harus dibuang agar nilai yang lain menjadi seimbang dan berpasangan".

"Aku tak layak hidup".Jawab Anggi dengan panjang lebar,namun dalam benaknya masih ada keinginan untuk mengakhiri hidupnya.

"Oh...mentang-mentang anak Matematika kamu jadi songong ya,hehehe....".

"Tapi,percuma saja kamu bosan hidup dan membuat kiasan tentang bilangan ganjil itu,itu bakalan seperti singularitas.

"Hah?".Kali ini Anggi nyengir,gak paham yang dimaksud Kenzo dan rasa putus asanya perlahan luntur.

"Jadi intinya,singularitas itu tekanan besar yang terjadi terhadap massa gravitasi namun tidak membuat tekanan atau tetap menjadi nol".

"Jadi ibaratkan seluruh manusia yang ada di bumi ini melompat secara bersamaan,namun tidak ada yang terjadi,karena tekanan yang diterima sama dengan nol".

"Gitu juga kamu,percuma bunuh diri,toh gak akan ada hasilnya buat kamu ataupun orang lain.Malah memperburuk suasana.Paham ya?".Kenzo menjelaskan panjang kali lebar sama dengan luas dengan teori fisikanya.

".....".Anggi hanya diam dan termenung,matanya mulai memantulkan bayangan Kenzo yang sedang menatapnya dengan penuh harapan.

"Matamu....?"

"Hah?Kenapa mataku?Kotor ya?".Anggi mulai teralihkan.

"Matamu berbinar,bulat dan indah".Kenzo caper.....

"AAHHHH....!!!!!"

"Kenzo jahat!!"

"Sana kamu pergi!Orang lagi sedih malah ngerayu!!".Anggi menjerit sebal dan mendorong Kenzo untuk keluar.

"Hehehehe.....udah gak sedih kan?".Kenzo mencoba untuk menghibur.

"KELUAR.....!!!!".Anggi berontak.

Kenzo keluar dari kamarnya,namun sebelumnya dia sudah meninggalkan makanan untuk dimakan.Di tengah perjalanan,ia bertemu dengan Ara yang datang untuk menjenguk Anggi.Ia sedikit terbantu,karena ada orang lain yang mau merawat Anggi ditengah kesibukannya akan tugas kuliahnya.

Malam pun tiba,Kenzo yang masih terbangun pada pukul 02:00 itu masih sibuk mengerjakan tugasnya sambil mengunyah onigiri udang kesukaannya.Ia memandangi buku tugas yang dipenuhi dengan angka dan gambar ilustrasi serta tulisan katakana tentang kesetimbangan benda tegar.

Tugas pun selesai pada pukul 03:00 pagi,ia terbaring ditempat tidur seperti posisi bintang laut.Penglihatannya perlahan kabur,memudar dan gelap gulita.....(TIDOR).

Keesokan harinya,pukul 08:00 pagi,ia bersiap-siap untuk berangkat kuliah lagi.Jam pertama dimulai pada pukul 09:00 pagi,yaitu mata pelajaran pembiayaan konstruksi (RAB).Ia berangkat menggunakan sepeda yang difasilitasi asrama dengan waktu tempuh 15 menit.

Sesampainya di kelas pertama,jam pelajaran hampir dimulai,Kenzo hanya membaca-baca kembali bukunya sebelum jam pelajaran dimulai.Di sekelilingnya,tidak ada orang yang asyik bermain HP,game ataupun ghibah.Mereka semua hanya belajar,membuka buku atau mengerjakan soal latihan melalui laptop.Ya...tipikal orang Jepang.

Jam pelajaran dimulai,Dosen khusus pembiayaan konstruksi yaitu Dosen Megure memulai pembahasannya tentang tugas yang akan diberikannya pada setiap siswa.

"今日、私はあなたに割り当てを与えます、それは建築工事の費用の草案を作る仕事ですあなたは5人の4つのグループに分けられます。"

"Kyō, watashi wa anata ni wariate o ataemasu, soreha kenchiku kōji no hiyō no sōan o tsukuru shigotodesu anata wa 5-ri no 4tsu no gurūpu ni wake raremasu."

(Hari ini saya akan memberikan tugas pada kalian,yaitu tugas membuat rancangan biaya suatu konstruksi bangunan.Kalian akan saya bagi 4 kelompok yang beranggotakan 5 orang).Dosen Megure menjelaskan tugas yang akan diberikan.

Kenzo beranggotakan Chen,Tostsumo,Sina dan dia sendiri sedang membahas tentang objek konstruksi yang akan mereka hitung berapa anggaran biayanya.

*Btw,ini scene Anggi,jadi kita tinggalkan sejenak tentang Kenzo

\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~

Sementara Anggi yang masih terbaring lemas di ranjang rumah sakit di datangi banyak temannya,temannya memberi dukungan padanya agar memiliki semangat hidup yang lebih.

"Anggi, how are you doing now?"

(Anggi,bagaimana keadaanmu sekarang?).Tanya Ara dengan cemas.

"I'm ok".Jawab Anggi singkat dengan sedikit senyuman

"I hope you don't repeat your actions again, please..."

(Aku harap kamu tidak mengulangi perbuatanmu lagi,tolong...).Ara menjawab dengan penuh harapan.

"Thank you Ara, I will not repeat it again. After that happened"

(Terimakasih Ara,aku tidak akan mengulanginya lagi.Setelah hal itu terjadi).

"สู้ต่อไป!"

"S̄ū̂ t̀x pị!"

(Tetap semangat!).Ara memberi semangat dengan Bahasa Thai.

Anggi nyengir saja,karena gak paham.

Semangat dalam diri Anggi sudah mulai kembali,ia sudah pulang dari RS setelah kedatangan Ara.

Sesampainya di asrama,ia langsung membuka buku Matematikanya dan mengerjakan tugas yang ada didalamnya.Namun,ketika dia membuka halaman ke-210,ia menemukan kalung bertuiskan AA itu yang diberikan Adiknya sesaat sebelum adiknya Ami kecelakaan.

"Eh,Ka...kalung ini?"

"Semoga tenang disana,Ami".Gumam Anggi dalam hati dan menyimpan kalung itu didalam tasnya.

"Aku gak boleh putus asa untuk sekarang,seperti kata Kenzo waktu itu,"tidak ada waktu untuk beristirahat",saatnya bangkit,dan ubah hidupku yang sedang terpuruk ini,aku gak mau Ibu dirumah tahu tentang kejadian bunuh diri waktu itu".

"Makasih Zo,hihihi.....".Jawab Anggi dengan tawa kecil.

Hidup Anggi sekarang menjadi lebih baik setelah kejadian itu,masa lalunya ia jadikan sebagai motivasi untuk menatap masa depan,bukan untuk berputus asa.Kenzo,pemuda yang dulunya pemalas itu kini telah merubah hidupnya,Anggi lebih terbuka dan percaya diri.

Harry S. Truman

“Work Hard. Do your best. Keep your word. Never get too big for your britches. Trust in God. Have no fear; and Never forget a friend.”

“Bekerja keras. Lakukan yang terbaik. Simpan kata-kata Anda Jangan terlalu sombong. Percaya kepada Tuhan. Jangan takut; dan jangan pernah lupakan teman.”

Bersambung...

 

 

 

 

 

 

 

 

1
jumria ria
lanjutkn
Mommy Rara
bagus banget thor 🥰 aku like sampe sini nyicil ya. aku juga udah klik favorit karyamu. jangan lupa feedback.
Princess Mellow😭♡
aku dtgg membawa like rate yah kak,, trus smgt.. 😁😁

slm dri Yogyakarta love story mampir yahh 😊
Mommy Rara
mampir author yang keren 🥰 udah kasih
like sampe sini, aku juga sudah klik favorit karyamu, klik favorit juga karyaku ya, kita saling dukung.
San!
Bisa belajar sekalian baca ini
jumria ria
lanjut..
Nadya Lutfina
Hai aku dah mampir nih
San!
Lanjut lagi
San!
Sukses thor karyanya
San!
Goo ke Jepang!!!
San!
Sukaaaa
San!
lanjuutt....
San!
Keren gila baru tau arti Clover itu
jumria ria
lanjutkn
Lestari Ze
kejadian baru smlm kok tiba² anggi udah hamil yah. ??
Lestari Ze: Oohh gitu ya.. mksh penjelasannya
total 4 replies
Nata
Komentar sesuai novel ya, jgn spam promosi. Mksh
Katlyin Ilona
Sepuluh jempol untuk karya hebatmu. Tetap semangat selalu.

Salam Lewat Ta'aruf Kita Bertemu 🙏
🍫Moonlight🍫🌠
thanks udah mampir di karya ku...semangat trus ya
Zhi Zha Jela
jadi teringat masa SMA🤗🤗
Neng Yuni (Ig @nona_ale04): Haii kakak, mampir yu kenovel aku yang judulnya May I Love For Twice. Aku harap kedatangannya ya kakak 🙏😊😊
total 1 replies
Mommy Rara
miss sweety mampir lagi thor, bawa banyak like sampe sini..balik mampir ya..

miss sweety udah klik favorit karyamu, kita saling dukung 🤗 semangat up...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!