Aditiya Kusuma pria tampan dan gagah keturunan dari Ayah Doni dan Ibu Dian,Ayah yang seorang guru juga Dosen berpawakan tinggi besar,sedang Ibu yang seorang chef sangat cantik dan putih,membuat Aditiya menjadi laki laki yang sempurna dalam hal wajah dan perawakan.
Aditiya rupanya terkenal sebagai playboy di sekolahnya,banyak teman sekolahnya yang jadi korban gombalannya.
sampai akhirnya Aditiya di bawa Kaka nya ke kota untuk kuliah,Aditiya yang ingin meneruskan usaha orang tuanya sebagai pembuat Kue dan juga pemilik restoran mengambil jurusan tata boga.
Dan jiwa playboy nya pun masih ada sampai di tempat kuliahnya,sampai akhirnya ada sebuah kejadian yang membuat Aditiya insaf jadi playboy,apa dan bagai mana kok Aditya bisa insaf jadi playboy,,kita lanjut baca aja yuk,semoga suka dengan cerita ini...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tuti yuningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Adit Menemui Marsa
Marsel sedikit kaget mendengar perkataan Adit yang bilang dirinya brengsek.
"Kamu bilang Aku brengsek Dit,,kalau Aku brengsek kamu apa,,kamu itu bapaknya berengsek tau ngga,,"Kata Marsel sambil tertawa.
Adit yang mendengar Marsel tertawa justru makin kesal,dan bangun dari duduknya lalu mau pergi,Memeng benar sih yang di katakan Marsel tentang dirinya,Adit sadar suka Gonta ganti cewek,kalau cewek yang ingin di permainkan Marsel itu bukan Marsa Adit mungkin bodo amat,tapi melihat Marsa yang hanya ingin di buat mainan sama Marsel Adit seakan tidak terima.
"Dit kamu mau ke mana,,,?kamu marah sama becandaannya Marsel"tanya Anka.
"Siapa yang marah,,Aku mau ke toilet,,"kata Adit.
"Mana mungkin dia marah,memang kenyataanya ,,"
"Tapi kamu ngomongnya kenceng gitu Sel,takutnya Adit ngga suka ,karena banyak orang yang dengar,,"Marsel hanya senyum bodo amat.
Adit rupanya tidak ke toilet,tapi Adit mencari Marsa,"Mas saya mau minta tolong panggilkan pelayan yang namanya Marsa bisa ngga,,"
"Ada apa ya Mas cari Marsa,apa dia buat kesalahan,kalau iya tolong di maafkan soalnya Marsa masih baru kerja di sini,,"
"Oh ngga,, Marsa ngga buat kesalahan,saya cuman ada perlu bentar,,"
"Syukur lah,,tunggu Mas saya panggilkan dulu,"Adit mengangguk sambil melihat ke depan takut Anka dan Marsel melihatnya.
Anka yang sudah lapar tidak tunggu Adit,Anka langsung aja makan,"Kamu ngga tunggu Adit,,?"tanya Marsel.
"Aku dah lapar,,Adit lagia lama,buang air besar kali dia,,"
"Iya juga sih,,Ka,,kamu masih suka sama Adit,,?"
"Suka apa nih maksudnya,,?"
"Ngga usah sok bingung,,kamu tau maksudku,,Aku bisa lihat kalau kamu tuh suka sama Adit Ka,,"
"Sok tau kamu Sel,,Aku ngga suka tuh sama Adit,,"
"Ya terserah deh kalau kamu ngga mau ngaku,,tapi yang Aku lihat kamu tuh suka,cuman ngga berani bilang,lagian kamu udah tau Adit playboy,tapi ya kamu masih suka aja sih Ka,,"
"Cinta itu buta Sel,,"Marsel mengangguk dengar jawaban Anka.
"Biar Aku simpan rasa ini,Aku ngga mau kalau dengan rasa yang aku rasakan ini ,justru nanti akan jadi bumerang untuk persahabatan kita,"kata Anka sambil menyiapkan makanan ke dalam mulutnya.
Marsa lalu keluar dari dapur untuk menemui orang yang katanya ingin bicara dengannya.
"Hai,,,,"kata Adit,Marsa hanya tersenyum tipis.
"Kenapa kamu datang ke kota ngga kabari Aku,,apa kamu udah lama di kota,,?"
"Aku ngga mau ngerepotin Kaka,Aku sudah 4 bulan di kota dan kerja di restoran ini,,"
"Apa kamu betah,,"
"Betah,,orangnya baik baik semua,,"
"Orangnya baik baik,apa karena kamu sama anak pemilik restoran ini berpacaran,,"kata kata Adit membuat Marsa kaget,Adit kok bisa tau,padahal Marsel bilang ngga boleh ada orang yang tau,Marsa sedikit tengak tengok takut ada orang dengar.
"Kak,,dari mana Kaka tau,,?"
"Dari Marsel ,dia yang bilang sendiri,kenapa kamu mau pacaran sama dia sih Sa,,dia itu brengsek kaya Aku,,"
"Kak Marsel nya yang maksa,katanya suka sama Aku dan ingin Aku jadi pacarnya,,"
"Trus kenapa kamu trima,?"
"Karena kak Marsel mengancam,kalau Aku tidak mau jadi pacarnya ,Aku akan di pecat,sedang cari kerjaan di kota kan susah kak,makanya Aku mau,,"
"Brengsek banget tuh Marsel,,"dalam hati Adit.
"No telfon kamu masih yang lama kan,,?"Marsa mengangguk.
"Ya udah Aku pergi dulu,nanti Aku telfon kamu,"Marsa hanya mengangguk,dan melihat Adit berjalan menjauhinya.
"Kamu lama amat sih Dit ke toilet,,"
"Aku sakit perut,kamu udah makan aja sih Ka,,ngga tungguin Aku,,"
"Aku udah lapar,nungguin kamu keburu aku pingsan nanti,"
"Lebay lu,,"sambil Adit makan.
Ketiganya lanjut mengobrol,"Sel,,pelayan di sini pake sif apa ngga kerjanya,,?"tanya Adit,rupanya ingin tau jam kerja Marsa.
"Pakek Sif lah,kalau dari pagi jam 4 sore sudah pulang,kalau yang jam 4 sampai jam 11 malam,,"
"Oh gitu,,"
"Ngapain kamu tanya kaya gitu Dit,kamu mau ikut kerja di sini,?uang jajan kamu udah ngga di jatah lagi yah"tanya Anka sambil becanda.
"Ngga lah mana mungkin uang jajanku di setop,Aku tuh justru mulai besok mau kerja di kantor kaku,jadi kita akan jarang main kalau pulang kuliah,,"
"Yah,,ngga seru dong,,"
"Aku tuh mau cari ilmu dan cari duit,"
"Biar aja Ka,,Aku pengin lihat dia kuat apa ngga,kalau dia kerja pasti capek,dan ngga bisa ajak cewek cewek pergi lagi pasti nanti,"
"Eeett siapa bilang,justru nanti Aku jadi lebih berani,karena ada modal,tuh cewek nanti bisa Aku ajakin belanja maunya dia,,itu hebat kan,emang kamu bisa sel,,"
"Eehh ngehina kamu Dit,Aku bisa dong,,"
"Ayo aja kita lihat nanti kalau aku sudah kerja,"
"Baik,,Ka kamu jadi saksi yah kalau kita nanti akan ajak cewek kita belanja sepuasnya,dan nanti siapa yang kantongnya langsung kosong dia yang kalah,"Anka langsung bilang siap.
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...