NovelToon NovelToon
Mencintai Pria Yang Sama

Mencintai Pria Yang Sama

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:137.8k
Nilai: 5
Nama Author: Hafizoh

Erisa mencintai seorang laki-laki dalam diam ketika duduk di bangku SMP namun pertemuan mereka hanya singkat karena laki-laki itu pindah sekolah hingga membuat Erisa tak bisa melihatnya lagi tapi tak sedikitpun merubah perasaan cinta Erisa.

Namun saat mereka masing-masing sudah sukses siapa sangka Erisa mendapat kenyataan pahit dan kekecewaan karena laki-laki yang menjadi cinta pertamanya akan menjadi kakak iparnya yang tak lain adalah suami saudara kembarannya.

Saudara kembar yang sebenarnya adalah orang lain, yang di urus dan di besarkan oleh kedua orang tuanya dari bayi hingga menuju ke jenjang pernikahan namun tak ada yang tau akan tentang kebenaran itu kecuali kedua orang tua mereka.

Akankah Erisa bisa menerima takdirnya dan mengikhlaskan cinta pertamanya?
Dan akankah identitas Erisa dan Elisa terbongkar?
Simak terus cerita mereka berdua di novel ini....

Selamat membaca 🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hafizoh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17

Di Kairo Mesir Erisa sangat sedih mengingat bahwa hari ini adalah hari pernikahan saudara kembarnya dengan Rendi Dewantoro cinta pertamanya, apalagi dua minggu yang lalu mendapat video kiriman dari sang ibu waktu lamaran saudara kembarnya saja Erisa merasa begitu sakit dan seharian menangis. Dan hari ini hatinya seperti di tusuk seribu jarum, luka tak berdarah memang sangat menyakitkan dari pada luka yang darahnya mengalir.

Erisa masih tak menyangka cinta pertama yang diharapkannya menjadi jodohnya justru menjadi kakak iparnya dan berjodoh dengan saudara kembarnya, andai waktu bisa di putar dirinya memilih lebih baik tak pernah bertemu dengan Rendi waktu duduk di bangku SMP dulu agar dirinya tak merasakan sakit saat ini. Untuk mengerjakan tugas-tugas kuliahnya saja Erisa sudah tak semangat, apalagi mau makan rasanya semua makan terasa hambar dimulutnya.

"Ya Allah, apakah begini takdir yang harus aku jalani" ucap Erisa sembari terus menyeka air matanya yang tak henti-henti mengalir

Lagi-lagi Erisa hanya bisa mencurahkan segala isi hatinya di diary miliknya yang telah menjadi temannya dari awal dirinya duduk di bangku SMP sampai detik ini, setelah puas menulis isi hatinya di diary miliknya Erisa memilih untuk tidur siang agar pikirannya sedikit lebih tenang. Erisa pun segera membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur, kemudian dirinya berusaha memejamkan kedua kelopak matanya agar bisa secepatnya terlelap.

Erisa keluar dari sebuah mobil yang berhenti tepat di depan lobi hotel, dengan pelan Erisa melangkahkan kakinya menelusuri aula gedung hotel yang di hiasi oleh dekorasi bunga yang bernuansa putih hijau. Erisa terus melangkahkan kakinya sampai berhenti di pelaminan tempat orang sedang melaksanakan acara pernikahan, bahkan disana banyak para tamu yang menghadir acara pernikahan tersebut.

Erisa kembali melangkahkan kakinya menaiki anak tangga satu persatu ingin mendekati sepasang pengantin yang tengah bahagia, ketika sepasang pengantin itu menoleh ke arah Erisa membuat Erisa begitu terkejut ternyata yang menjadi pengantin adalah saudara kembarnya dan Rendi laki-laki yang diam-diam dicintainya selama ini.

"Kak Elisa...." ucap Erisa tertahan tak sanggup dirinya mengucap satu kata pun

"Erisa, kenapa kamu menangis. Ini kan hari bahagia kakak, seharusnya kamu ikut bahagia" kata Elisa sembari menghampiri saudara kembarnya itu

"Kakak tega, kakak tau gak kalau Rendi adalah laki-laki yang dulu pernah aku ceritakan ke kakak. Tapi sekarang kakak justru menikah dengannya" kata Erisa dengan air mata yang terus berderai

"Apa? kakak gak tau, maafkan kakak" kata Elisa hendak memeluk saudara kembarnya

Namun Erisa menolak untuk di peluk oleh Elisa dan justru Erisa mendorong tubuh Elisa sampai terjatuh ke bawah, meski pun antara pelaminan dengan lantai bagian bawah sangat rendah namun ternyata mengakibatkan Elisa terluka karena kepalanya terbentur oleh anak tangga.

"Elisa....." teriak Rendi bersamaan dengan kedua orang tua Erisa dan Elisa

"Kak Elisa, maaf Erisa gak sengaja" kata Erisa yang merasa bersalah sembari melihat kedua tangannya yang telah membuat Elisa terjatuh

"Ini semua gara-gara kamu" kata Rendi menunjuk Erisa tepat di depan wajah Erisa

"Erisa gak sengaja"

"Erisa gak sengaja"

"Erisa gak sengaja"

"Kak Elisa......." teriak Erisa terbangun dari tidurnya dengan keringat yang membasahi seluruh keningnya

Erisa segera duduk dan menyadarkan tubuhnya di sandaran tempat tidur, mimpinya barusan seperti nyata dan Erisa tak mungkin melakukan hal seperti itu meski dirinya harus kehilangan orang yang dicintainya. Erisa melihat jam wekernya yang sudah menunjukan waktu sholat dzuhur, Erisa segera beranjak dan memilih ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu.

Dengan khusyuk Erisa menunaikan kewajibannya sebagai hamba-NYA, selesai sholat Erisa berdoa memohon keikhlasan kepada MAHA KUASA atas takdir yang kini terjadi pada dirinya dan tak lupa dirinya mendoakan kedua orang tuanya serta saudara kembarnya yang hari ini tengah bahagia. Setelah itu dilanjutkannya untuk membaca al-quran sejenak agar hatinya bisa lebih tenang, Erisa tak ingin larut dalam kesedihan hanya karena mencintai hamba-NYA terlalu berlebihan melebihi cinta kepada MAHA KUASA.

Setelah hati dan pikirannya lebih tenang dan baik Erisa ingin melanjutkan mengerjakan tugas-tugas kuliahnya yang sudah banyak menumpuk, apalagi tiga bulan lagi dirinya harus mengajukan judul skripsinya yang dimana masa-masa akhir kuliah yang begitu sulit. Dengan tekun dan telaten Erisa mengerjakan tugas kuliahnya satu persatu, hingga tak terasa semua tugas kuliahnya pun selesai dan kini waktunya Erisa makan siang.

Erisa keluar dari kamar asramanya dan berjalan menuju dapur yang terletak di paling ujung, disana sudah banyak teman-temannya yang lain sedang mengantri untuk mengambil jatah makan siang mereka. Meski sudah usia dua puluh tahun lebih sifat Erisa tak berubah yaitu pemalu dan pendiam, sampai detik ini pun dirinya masih suka sendiri bahkan ngobrol dengan teman-temannya seperlunya saja jika itu benar-benar penting.

Di asrama pun Erisa memilih kamar tidur sendirian saking tak mau privasinya di ganggu orang lain meski biaya asrama itu lebih mahal dari yang lain, beruntungnya kedua orang tuanya menyanggupi permintaan Erisa sehingga Erisa tak begitu kesusahan mendapat kamar fasilitas hanya sendiri. Erisa memang sangat berbeda dengan Elisa, sedangkan Elisa sangat ramah dan bahkan dirinya selalu menerima apa pun keputusan kedua orang tuanya selagi itu baik.

"Erisa, gimana tugas kuliah kamu. Udah selesai semua gak?" tanya Aisyah saat mereka berdua berbarengan mengambil jatah makan mereka

"Udah, barusan" jawab Erisa singkat dan jelas

"Aku ada yang kurang ngerti, boleh gak aku minta ajarin" kata Aisyah lagi sedikit memelas

"Iya, ke kamar nanti" jawab Erisa lagi sembari mengambil beberapa makan dan meletakkan ke dalam piringnya

"Oke, terima kasih ya" kata Aisyah bahagia karena akhirnya tugas kuliahnya tentu bisa di kerjakan kalau di bantu oleh Erisa yang memang memiliki kecerdasan di atas rata-rata

Erisa hanya menganggukkan kepalanya sembari menaikkan sudut bibirnya sedikit di balik niqabnya, setelah itu Erisa yang selesai mengambil makanannya segera mencari tempat duduk yang kosong dan seperti biasa dirinya akan mencari kursi kosong paling pojok. Erisa menikmati makanan dengan tenang tanpa menghiraukan orang-orang disekitarnya yang begitu berisik, bagi Erisa itu tak penting selagi mereka tak menganggu dirinya.

Selesai makan Erisa langsung mencuci piring bekas makannya dan meletakkan kembali ke tempat semula, kemudian dirinya melangkahkan kaki meninggalkan area dapur dan menuju kamar tidurnya. Tiba di depan kamarnya ternyata sudah ada Aisyah yang menunggunya, Erisa pun mempersilahkan Aisyah untuk masuk ke dalam kamar tidurnya.

Aisyah yang melihat sekeliling kamar tidur milik Erisa begitu kagum, semua barang tertata dengan sangat rapi dan bahkan kamar tidur milik Erisa begitu harum dan bersih sama seperti pemiliknya yang kelihatan memang orangnya pembersih.

1
ayu cantik
suka
falea sezi
emank jahat bgt anak angkat g tau diri
falea sezi
anak jalang bahagia anak mu Mdnerrita aneh bgt ne orang tua
mimma
Luar biasa
Marisa Hafizoh (hafizoh_17): terima kasih bintangnya
total 1 replies
Bilqies
keren thor ceritanya, jadi penasaran
Bilqies
Hay kak aku mampir yaa,
jangan lupa mampir juga di karyaku
"Mencintaimu dalam DIAM"
Ahmad Ridho Rahmani
Luar biasa
❤️⃟Wᵃfyulia❀∂я ❀ ⃟⃟ˢᵏ
nnti kalo udh ada anak mgkn rendi akan berubah. semoga
Marisa Hafizoh (hafizoh_17): ini Kak author rekomendasi judul novel anak Erisa dan Rendi nomor dua "Dikira Cupu Ternyata Suhu"
total 1 replies
Nurul Istiqomah
udh hampir baca semua novelnya thor..keren dan bagus cerita nya
Marisa Hafizoh (hafizoh_17): terima kasih sudah mampir dan baca novel ini
total 1 replies
Hanipah Fitri
masih nyimak
amelia alfatih
maaf kak itu yg judul hijrah setelah patah hati itu yg mana
Chocolla: Hai kak, mampir yuk ke ceritaku 😊
total 2 replies
Jantung Taman
Ih! Kenapa ceritanya relate bangeeeeet! Semangat kak!
Marisa Hafizoh (hafizoh_17): terima kasih
total 1 replies
rayya firman
smoga ibu n debay sehat dan di lancarkan semua urusan Aamiin.. SmaNgat thor
Marisa Hafizoh (hafizoh_17): terima kasih
total 1 replies
adalahdarling
jangan PHP-in aku thor, cukup cerita aku aja sama dia yg gk tau endingnya, cerita ini mah jangan thor!
Marisa Hafizoh (hafizoh_17): 😃😃😃😃😃😃
total 1 replies
Berkilau
Komentarku mendarat untukmu Thor!! Seneng banget bisa baca cerita ini~
Marisa Hafizoh (hafizoh_17): silahkan dinikmati ceritanya, thanks udh mampir
total 1 replies
rayya firman
SmaNgat
rayya firman
SmaNgat thor
Windy Miller
akhirnya up juga sekian lama perjuangan ku menunggu .hehehe lanjut ! cemangat
Marisa Hafizoh (hafizoh_17): iya akan lanjut terus meski sedikit jarang, terima kasih masih setia menunggu
total 1 replies
moonjuice
Ceritanya menarik, nih! Boleh kali thor dilanjut?
Marisa Hafizoh (hafizoh_17): terima kasih lanjut lagi meski gak setiap hari up nya
total 1 replies
rayya firman
SmaNgat thor
Marisa Hafizoh (hafizoh_17): oke thanks udah mampir
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!