NovelToon NovelToon
The Story of Three Brothers

The Story of Three Brothers

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Keluarga & Kasih Sayang / Tamat
Popularitas:524.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Hana Reeves

Giliran trio kampret Generasi Keenam Pratomo dengan kisah pribadinya masing-masing.

Arkananta Baskara putra Bimasena Baskara dan Arimbi Giandra.

Valentino Reeves putra Hoshi Reeves dan Rina Kareem.

Shinichi Park putra Hideo Kojima Park dan Fayza Sky.

Tiga sepupu yang sebaya, hanya selisih setahunan, dikenal sebagai saudara yang kompak. Sama-sama cerdas, jenius tapi juga Membagongkan.

Ini adalah cerita sisi lain dari ketiganya.

Follow my IG @hana_reeves_nt

Dilarang menjiplak karena jiwa gesrek kita berbeda dan hargai hasil pemikiran author.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ke Indramayu

Pagi ini trio kampret memutuskan berangkat ke Indramayu menggunakan Mercedes G-Class warna hitam milik Arkananta. Mereka membawakan ikan salmon yang diminta Zinnia dan disimpan di dalam cooler.

"Gasendra sudah di Indramayu?" tanya Arka yang menyetir.

"Sudah. Ini sudah di rumah sama Mbak Zee dan Jasmine." Shinichi membaca chat di ponselnya. "Ini Damian laporan kalau bang Sean ke Dubai lagi."

"Masih kekeuh tuh bang Sean?" Valentino menoleh ke arah Shinichi yang duduk di belakang.

"Masih lah V. Kan bang Sean sebenarnya cinta mati sama mbak Zee tapi kan kita tahu sendiri, mereka masih belum bisa rekonsiliasi apalagi Oom Ayrton dan Opa Karl masih mode marah."

"Wajar lah..." ucap Arka.

Valentino membuka ponselnya untuk mencari tahu seseorang yang dicarinya usai lulus SMA tidak ada kabar. Kemana anak itu? Katanya ke Barcelona tapi orang yang aku suruh cari tidak ketemu. Pria tampan itu memandang ke arah luar jendela.

Mana nomer ponselnya juga tidak aktif. Valentino menghela nafas panjang berulang kali membuat Arkananta menoleh.

"Elu kenapa Parkir Valet?"

"Nggak papa." Valentino melihat ponselnya lagi.

"Mbak Zee katanya masak lodeh sama ikan asin. Ada sambal dan kerupuk plus tempe goreng" lapor Shinichi.

"Enak tuh!" ujar Arka.

"Ah elu mah semua makanan cuma ada enak dan enak sekali kecuali kayu dan batu" kekeh Valentino.

"Nikmat mana yang kau dustakan? Ikan asin, nasi panas, sambal, tempe goreng, kerupuk plus sayur lodeh. Uuuuhhhh aku sudah ngeceesss!" Arka mengelap mulutnya.

"Jorok ih!" sungut Valentino.

"Biarin!"

***

Tiga jam kemudian mobil mewah itu tiba di rumah dengan gaya Amerika bertembok batu warna krem setelah dipersilahkan masuk oleh penjaga rumah keamanan Al Jordan dan Ramadhan Securitas.

Shinichi langsung heboh melihat pemandangan sawah luas yang tampak dari kisi-kisi pagar tembok. "Wah, mbak Zee panen raya lagi ini!"

"Alhamdulillah lah, Shin. Rejeki anaknya mbak Zee" ucap Arka sambil membuka bagasi mobil.

"Assalamualaikum" sapa Valentino dan tampak seorang remaja seumuran trio kampret keluar dari pintu utama yang terbuka.

"Wa'alaikum salam." Gasendra menghampiri ketiga sepupunya.

"Kenapa sih anak-anak Dubai pada gelontor tingginya? Bikin gerhana tahu nggak!" umpat Valentino yang kesal kalah tinggi dengan Gasendra.

"Bukannya itu ucapannya Oom Hoshi ke papa dan para Oom Emir" kekeh Gasendra.

"Kan gue anaknya, Sendra!"

"Sudah pada datang?" Zinnia keluar dengan perutnya yang membuncit.

"Mbak Zeeeee!" Shinichi langsung menghambur memeluk kakaknya.

"Woooiii! Ini dibawa dulu kampret! Shinchaaannn!" teriak Arka yang terpaksa menahan cooler dengan pahanya gara-gara Shinichi main lepas pegangannya.

"Aku mau berpelukan sama keponakan aku dulu, Arkaaaa. Halo keponakan Oom Shinichi yang yakin Solihin madarun pasti ganteng dan imutnya macam Oomnya ini. Boy, ingat-ingat ajaran Oom Shinichi. Memelaslah kalau ingin sesuatu karena pasti berhasilnya."

Ketiga pria tampan itu hanya melongo sedangkan Zinnia cekikikan mendengar ucapan absurd adik sepupunya.

"Jangan diajarin kayak gitu, kungkang!" hardik Valentino yang membantu membawakan cooler bersama Arkananta sedangkan Gasendra membawa duffle bag mereka.

"Lho itu ajaran yang bagus daripada nangis guling - guling model tantrum begitu, kan nggak elok" sahut Shinichi cuek sambil memeluk Zinnia.

"Ya ampun mbak, si Shinchan disuruh pulang aja! Bikin sepet mata!" omel Gasendra.

"Eh sudah-sudah. Yuk makan siang dulu" ajak Zinnia sambil digandeng Shinichi.

"Mbak Zee terlalu manjain si kungkang!" sungut Valentino.

"Lho memang kenapa? Shinichi nggak salah kok" jawab Zinnia yang membuat Shinichi semakin mendongak sombong.

"Mbak, mbok sekali-kali Shinchan kamu marahi kenapa? Kacau deh!" pinta Gasendra.

"Lho kalau Shinchan nakal ya dimarahi tho dik" kekeh Zinnia yang sekarang sudah duduk di kursi makan. Kehamilannya ini memang lebih membuatnya cepat lelah apalagi bayinya termasuk aktif kalau mendengar suara para oomnya yang trio kampret.

"Mbak Zee masih fase ngidam nggak?" tanya Arkananta.

"Mbak pengen pretzel dengan resep asli Jerman."

"Lha, Jasmine nggak bisa buat?" Valentino menatap pengawal pribadi kakaknya.

"Sudah saya coba tuan Reeves tapi nona Zinnia tidak cocok" jawab Jasmine.

"Coba aku hubungi Oom Rajendra, boleh nggak pinjam chefnya di RR's Meal buat kemari membuatkan pretzel." Arkananta melihat jam dinding yang menunjukkan pukul sebelas siang yang berarti New York pukul sepuluh malam dimana biasanya Rajendra masih ada di restoran.

"Kok mbak nggak bilang?" tanya Gasendra yang memang baru datang semalam dari Bandung.

"Mbak nggak mau repotin, dik."

"Namanya ngidam itu harus dituruti mbak. Aku nggak mau keponakan aku ngeces nanti" sahut Shinichi.

"Soalnya kamu tukang ngeces, Shin" gelak Valentino.

"Eh nggak yaaa! Enak saja! Tanya mommy, aku itu anak paling manis kalau tidur. Kata mommy aku tuh sangat menggemaskan, tahu nggak? Tanya mbak Zee!" balas Shinichi sebal.

"Iya, kamu memang imut kok, Shin" kekeh Zinnia.

"Nah kan! Mbak Zee saja mengakuinya dan berarti keponakan aku bakalan sama imutnya sama aku."

"Asal kelakuan nggak mirip kamu saja Shin. Bisa puyeng mbakku!" cebik Gasendra.

"Mbak, kata Oom Jendra nanti chef Alan akan disini buat bikin pretzel. Besok kita jemput saja pagi-pagi, mumpung Minggu pasti sepi lah." Arkananta laporan ke Zinnia.

"Eh jangan lupa ini long weekend lho, kan Senin libur" celetuk Valentino.

"Makanya kita pagi-pagi V. Nanti chef Alan disini sampai fase ngidam mbak Zee berkurang. Mbak Zee minta makanan Eropa, chef Alan ahlinya."

"Duh, mbak Zee jadi nggak enak."

"Kata Oom Jendra demi cucu."

"Udah mbak, namanya orang ngidam kok" senyum Shinichi. "Yuk makan! Aku lapar nih!"

Lodeh ikan tempe sambal

***

Usai makan siang, Valentino masuk ke dalam kamarnya untuk membuka email dari tabnya. Dirinya sangat penasaran keberadaan gadis bermata biru yang menarik perhatiannya sejak SMA.

Serius amat lu bang

Suara ponselnya membuat Valentino mengambil dari tasnya dan mengangkat nya.

"Sudah ketemu?" tanyanya tanpa basa basi.

"Terakhir dia ada di Barcelona lalu pindah kuliah ke Swiss, Mr Reeves."

"Swiss?"

"Iya benar. Tepatnya di Geneva. Nona Katya kuliah di University of Geneva. Dia mengambil psikologi." Orang kepercayaan Valentino melaporkan.

Bukannya itu kampusnya mbak Zee dulu kuliah? Jadi si mata biru adik kelasnya mbak Zee?

"Oke. Terimakasih. Nanti aku kirim uang untuk bayaran kamu. Oh, setelahnya kamu pergi ke Geneva, awasi Katya karena aku tidak bisa kemana-mana selama masih kuliah di Jakarta."

"Baik Mr Reeves. Oh, maaf saya lancang tapi bukankah kakak anda Miss Zinnia Schumacher alumni University of Geneva juga?"

"Betul. Kenapa?"

"Saya bisa masuk kesana dengan alasan Miss Zinnia."

"Terserah kamu yang penting kamu berikan laporan ke saya."

"Baik Mr Reeves."

Panggilan itu pun selesai dan Valentino mulai berselancar mencari tahu kampus almamater Zinnia.

Akhirnya ketemu juga!

***

Yuhuuuu Up Malam Yaaaa

Thank you for reading and support author

Don't forget to like vote and gift

Tararengkyu ❤️🙂❤️

1
Sativa Kyu
👍👍👍
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🙏🙏
total 1 replies
Andriani Rahmi
absurd nya sinchan 🤣🤣🤣
Ninik Rochaini
aq paling seneng klrg ini gegeran...psti seru...aq nunggu up ny ghost detective bc ulang satu persatu novelmu lg mbk...seruuuu😄😄
Ninik Rochaini
ya ampun....om kampret ny🤣🤣🤣🤣
Ninik Rochaini
isok ae julukane🤣🤣
Ninik Rochaini
sll seru klu diceritakan lg sm cucu2 ny
Ninik Rochaini
aq mampir lg sambil nunggu ghost detective yg mau gegeran...aq suka trio kampret ini...😍😍🤣🤣🤣
INFINIXSAYAH
MB Hana KLO bisa cerita Viviane Jamie, my annoying bodyguard d NT dong 🙏
Hana Reeves: sudah ada di trio MAE di NT. Monggo dicari
total 1 replies
Ndo0
ada ceritanya gak Damian -reema ini?
Hana Reeves: ada di The Emir and The Ordinary Girl
total 1 replies
Ndo0
disini Rase siapa ya?
muhammad ibnuarfan
😄operasi plastik jempol kaki...ya Allah...ngakak aku🤣🤣🤣
muhammad ibnuarfan
dasar sinichi...bikin gemeshhhh🤣🤣🤣
muhammad ibnuarfan
udah baca aku...bagus...semuanya bagus...gak pesenin lah pokok nya
muhammad ibnuarfan
gak sabar pengen baca kisah nya si shin pas ledakin lift...🤣🤣
lia rahma
ngabrut dah ini mah bacanya
sukses selalu ya n ditunggu cerita2 lainnya yang udah end tentunya
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🙏🙏
total 1 replies
ǝs
Luar biasa
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
meizko
Shinchan ptak nya lg lurus,, ngomong nya jg lg lempeng...
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
Hana Reeves
udah ada. cari aja di akun aku kelompok gen ke enam
Repi ganz
ini ud ada apa blm ceritanya KA Hana...
Hana Reeves: udah ada di generasi keenam di akun aku
total 1 replies
Repi ganz
qhibah berjamaah ya bang🤭😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!