NovelToon NovelToon
Menikahi Pria Dewasa

Menikahi Pria Dewasa

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / CEO / Percintaan Konglomerat / Tamat
Popularitas:455.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: PutrieRose

Brianna, gadis berumur 20 tahun. Yang selalu menghabiskan harinya hanya untuk bersenang-senang. Tidak mau melanjutkan ke perguruan tinggi dan hanya menjadi benalu di rumah. Anak tunggal yang pasti akan mewarisi semua harta kekayaan orang tuanya.

Henry, pria dewasa berumur 35 tahun yang belum menginginkan untuk menikah selepas kehilangan tunangannya 10 tahun silam. Olivia yang merupakan tunangannya dinyatakan hilang dan jejaknya tak dapat dicari hingga detik ini.

Abraham yang merupakan ayah dari Brianna menjodohkan putrinya dengan putra dari sahabat lamanya. Berharap setelah menikah Brianna akan berubah menjadi seseorang yang lebih menghargai hidup dan masa depannya.

Saat Brianna bertemu dengan sosok Henry, mereka berdua sama-sama terkejut. Karna mereka sebelumnya pernah bertemu dalam sebuah tragedi tak terduga.

Bagaimana kisah rumah tangga Anna si gadis nakal dan Henry si pria dewasa?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon PutrieRose, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 17 MALAM PANAS

Semua orang langsung memandangi Anna. Mereka saling berbisik karna tidak tahu kalau Anna yang masih muda ternyata sudah menikah.

Henry membawa Anna pergi dari sana, Anna begitu malu akibat dari pernyataan suaminya barusan.

"Kenapa kau membongkarnya!" Acara reuni hari ini sangat kacau. Teman-temannya pasti akan membencinya karna sudah membuat acaranya berantakan.

"Anna, kenapa kau membawa suamimu? Jadi begini, teman kita jadi korbannya. Alden sangat kesakitan, juga teman yang lain merasa tidak terima." Satu pesan masuk dari Lysa. Matanya berkaca-kaca membaca pesan darinya. Ia merasa sangat bersalah atas apa yang sudah terjadi.

"Kau tidak mau pulang?" teriak Henry yang sudah berada di dalam mobil. Anna menghapus air matanya cepat dan langsung masuk ke dalam mobil.

Sesampainya di depan gedung apartemen, Anna langsung berlari masuk. Ia menuju kamar mandi. Di dalam sana, ia luapkan segala emosi dan kesedihannya.

Mungkin hingga saat ini, teman-temannya masih membicarakan soal dirinya yang sudah menikah. Apalagi mereka lihat bagaimana suaminya yang memang sudah terlihat sangat dewasa. Lebih cocok menjadi seorang paman daripada suami. Apalagi jarak usia mereka yang cukup jauh yaitu 15 tahun.

Henry menghempaskan tubuhnya di ranjang. Bayangan soal Alden yang ingin mencium istrinya kembali melintas di kepalanya. Ia begitu kesal melihatnya.

"Anna!!!!!" teriaknya kesal. Seharusnya gadis itu bisa menjaga diri. Harusnya ia menolak dengan apa yang ingin dilakukan temannya itu.

Tok!

Tok!

Tok!

Henry mengetok pintunya dengan kasar. Tapi tak ada sahutan di dalam. "Buka Anna!!!" teriakannya juga tak indahkan oleh istrinya. Hanya ada suara kran mengalir. "Buka! Atau akan aku dobrak!" ancamnya kemudian.

Pria itu sepertinya masih diselimuti emosi.

KLEK!

Tak mau membuat suasana menjadi panas, Anna akhirnya membuka pintu. Ia berdiri di pintu dengan baju yang basah dan wajah yang kusut. Gadis itu sengaja membasahi tubuhnya dengan dress yang masih menempel. Wajahnya menunduk dengan jari jemarinya yang saling ia tautkan satu sama lain.

Henry tidak tega melihat wajah istrinya yang seperti itu. Mungkin ia kesal karna sudah memukuli temannya dan juga mengatakan bahwa mereka suami istri. Tapi bukankah semua itu adalah fakta?

"Jangan membuatku marah lagi, Anna!" Anna terdiam, ia tak mau menatap suaminya. "Cepat ganti baju! Kau bisa sakit," tuturnya. Kini nada bicaranya sudah sedikit lembut. Tadinya ia ingin memarahi Anna, tapi ia urungkan melihat ekspresi wajahnya seperti itu.

Dengan langkah gontai, Anna menuju lemari mengambil baju. Lalu ia kembali memasuki kamar mandi.

TING!

Bunyi notifikasi pesan masuk, Henry merogoh sakunya.

"Henry, apa kamu sudah tidur, sayang? Ibu rindu, kenapa kamu tidak mau menjawab setiap panggilan telepon dari Ibu. Apa kamu terlalu sibuk memadu kasih dengan Anna?" (Emot tertawa)

Pesan dari ibunya membuat bibirnya sedikit menyunggingkan senyumannya. Jane memang selalu berhasil membuat suasana hatinya kembali membaik.

Anna keluar dari kamar mandi dan mendapati suaminya yang sedang senyam-senyum seraya melihat layar ponselnya. Entah apa yang sedang suaminya lihat di ponsel miliknya. Ia tak menghiraukannya. Tubuhnya lelah, ia memilih keluar kamar untuk bersantai saja di atas sofa.

Melihat pintu kamar mandi yang sudah terbuka, Henry sampai tak menyadari bahwa istrinya sudah keluar. Ia pun mencari keberadaan istrinya. Ternyata Anna sedang duduk di sofa. Ia berjalan dengan bertelanjang dada, malam ini begitu panas.

Suara langkah kaki Henry terdengar, Anna langsung menoleh. Ia bisa melihat tubuh indah suaminya.

"Tidur di dalam!" perintahnya.

Anna menggeleng. "Tidak mau, aku di sini saja."

"Oh, kau mau aku gendong lagi?" godanya.

"Tidak!" jawabnya tegas.

Henry tiba-tiba mendekat dan menggendongnya dengan paksa. "Lepas!" Anna memberontak saat Henry mencoba menggendongnya. Tapi karna tenaga Henry lebih kuat darinya, Anna pun kalah. Henry pun menghempaskan tubuh istrinya ke atas ranjang.

Henry menarik selimut tebal dan menutupi tubuh istrinya. "Tidak mau!" Anna menolak terus setiap perlakuan suaminya.

"Kau ini keras kepala!" bentaknya. Sesaat Anna terdiam, jika sudah begini terlihat menyeramkan. Tapi bukan Anna jika dia tidak bisa melawan suaminya. Di rumah pun ia sering menentang ayahnya.

"Aku mau pulang besok! Aku akan mengatakan pada semuanya bahwa kau sudah bertunangan. Dan kita akan segera berpisah!"

Mendengar perkataan istrinya dia tertawa. "Apa kau lupa? Semuanya sudah tahu bahkan sebelum kita menikah."

"Tidak peduli! Intinya aku merasa dibohongi dan aku ingin kita berpisah secepatnya!"

Kini Henry sedikit ketakutan atas perkataan istrinya yang sepertinya sungguhan. Ia berpikir jika Anna benar-benar ingin berpisah. Padahal Zion belum menikah, ini tidak bisa dibiarkan.

"Jangan mengancam ku! Jika kau tak ingin aku melakukan apa yang seharusnya aku lakukan!" ancamnya. Anna tak mengerti, ia tetap saja bersikukuh akan mengatakan pada keluarganya.

"Aww ...." Henry mencengkeram erat lengannya. Niatnya tidak menyakiti, tapi sepertinya ia terlalu kuat memegangnya. Ia menyibak selimut yang menutupi tubuh istrinya. Dengan satu gerakan Henry sudah berada di atas tubuh istrinya. "Ma-mau apa kau?" Anna ketakutan sekarang.

"Mau apa? Mau sesuatu yang belum pernah kau rasakan!" jawabnya dengan senyuman mematikan.

"Ja-jangan—" Belum selesai berbicara, bibirnya sudah dilahap oleh suaminya. Henry memberikan ciuman panasnya malam ini. Istrinya tak berdaya di bawahnya. Anna tak bisa berkutik, ia terlalu lemah untuk melawannya. Pria itu memegangi dagunya, ciuman mereka berlangsung lama. Hingga sesaat Henry melepaskan ciumannya, napas Anna tersengal-sengal.

Jiwa kelakian Henry kemudian bangkit. Ia tak sabar untuk melakukan yang lebih. Perlu diakui tubuh istrinya begitu menggoda. Ia hampir menahan hasratnya setiap hari. Ia lelaki dewasa yang berumur matang, tentu berduaan setiap hari dengan seorang wanita tak memungkiri dirinya yang selalu tergoda.

Ciumannya kini merambat ke leher jenjangnya. Anna memejamkan matanya. Ia baru kali ini merasakan satu hal aneh yang ada di tubuhnya. Ia terus menolak dengan caranya sendiri, tapi gagal.

Tangan nakalnya ia mulai membuka satu persatu kancing piyama Anna. Baru tiga kancing yang lepas, sudah menampakkan kedua buah dadanya yang berukuran sedang itu. Bra pink yang ia kenakan terlihat menggoda. Henry menelan salivanya melihat pemandangan indah di depan mata.

Malam sunyi yang panas, mereka lalui bersama. Sentuhan-sentuhan lembut yang Henry lakukan membuat Anna terlena. Juga karna tubuhnya yang lelah sedari tadi sudah mencoba melawan.

Henry berdiri dan membuka celananya. Anna bisa melihat semuanya. Dan tiba-tiba ia ikut terbangun.

"Hentikan!" Anna yang sudah setengah telanjang, berteriak dengan suara yang lemah.

Henry yang hasratnya sudah dipucuk, kembali membungkam mulut istrinya dengan ciuman panasnya kembali. Ia membuat gadis itu tak berdaya lagi dibawah tubuhnya. Seluruh pakaiannya sudah berhasil ia lucuti. Kini tak ada lagi pakaian yang menempel di tubuh mereka masing-masing.

1
Qaisaa Nazarudin
PRIA PALING BODOH,TAMPA MENCARI TAU KEBENARAN NYA TERLEBIH DAHULU,MALAH MENGAMBIL TINDAKAN MEMBABI BUTA, CINTA SIH CINTA TAPI JANGAN DI BUTA KAN DENGAN CINTA JUGA..
Qaisaa Nazarudin
ORTU YG TERLALU IKUT CAMPUR URUSAN RT ANAK JUGA GAK BAGUS..DULU MAKSA2 ANNA NIKAH,LHA SEKARANG MALAH MAKSA PISAH..EMANG ORTU YG EGOIS,MAUNYA MEREKA INI APA YA?? HERAN DEH..🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Sok tau..Kenapa gak ditanya kebenaran nya sama Henry..Semua Orang di novel ini suka menduga2 sendiri tanpa tau kebenaran nya.. ckk kesel aku..
Qaisaa Nazarudin
Kalo ini alasannya gak masuk akal,Bukan kah dari awal ortunya Anna tau kalo Henry itu udah punya tunangan,Dan tunangannya menghilang?? Tapi mereka yg keukeuh untuk menikah kan Anna dengan Henry..Lha sekarang anak kalian udah Hamil,kenapa di pisahkan,Heran deh dengan ORTU KAYAK GINI,MAU NYA MENANG SENDIRI..
Qaisaa Nazarudin
Noh pergi jemput Istri kamu,jaga dia baik2 jangan berusaha jadi PELAKOR..
Qaisaa Nazarudin
RATA-RATA NOVEL YG KU BACA ALURNYA PASTI SAMA,MENGHILANG BERTAHUN2 ATAU BERSELINGKUH BERTAHUN2,EH SAAT PASANGAN YG DI TINGGAL UDAH BAHAGIA,MALAH NONGOL LAGI DENGAN ALASAN MASIH CINTA,DAN DRAMA SOK TERSAKITI.. HADEUUHH...
Qaisaa Nazarudin
Ckk baper nih CEWEK,Harusnya bisa nebak kan didepan keluarga besar,ya pastilah Henry cuman DRAMA doang..
Qaisaa Nazarudin
Lha ngarep...Bukan kah dari awal Perjodohan juga kamu yg nolak mentah-mentah..terus kenapa sekarang malah sok tersakiti..
Rika Fitria
Luar biasa
Uncle Mumble
👍🏻👍🏻👍🏻
Uncle Mumble
hajar!! bantai!!! cincang!!! ratakan!!!!
Uncle Mumble
baru tau ya...? blom tempenya tar nongol 😂😂😂
Uncle Mumble
curiga Olip Oil yg nongol
Uncle Mumble
kan kan kan...
Congrats Henry!!!
buang Olivia kelaoot 😂😂😂
Uncle Mumble
makin semangat urg bacanya 🤭🤭
Uncle Mumble
jangan² Anna hamidun...🤭 👍🏻👍🏻👍🏻
Uncle Mumble
checkmate... U R Dead Alden 😂😂😂
Uncle Mumble
nah... kena kali ini si Henry... 😂😂🤣
Uncle Mumble
😂😂😂
Uncle Mumble
like this... 👍🏻👍🏻👍🏻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!