NovelToon NovelToon
BUKAN SALAH NIRA

BUKAN SALAH NIRA

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda
Popularitas:79.3k
Nilai: 5
Nama Author: Apri Ana

Spin of Senandung Lara.
Baca Senandung Lara lebih dahulu agar tidak bingung dengan jalan ceritanya.

Dendam pada Friska membuat Raka melampiaskan pada Nira yang tak lain adalah adik dari Friska.
Raka memperkosa Nira hingga mengandung dan membuat Nira terpaksa menikah dengan Raka, pria yang tidak Ia cintai.

Akankah pernikahan mereka bahagia jika niat Raka hanya balas dendam, lalu bagaimana dengan kekasih Nira yang tak lain adalah Vans sahabat Raka sendiri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Apri Ana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

17

Raka yang sudah rapi mengenakan setelan kantornya, kini turun ke bawah untuk sarapan melihat Nira berbicara sendiri membuatnya heran.

"Ada apa?" tanya Raka mengampiri Nira yang berdiri didepan tempat sampah.

Nira menunjuk ke arah jus alpukat yang Ia buang, "Aku merasa tidak enak harus membuangnya."

Raka menghela nafas panjang, "Kenapa tidak di minum?"

"Entahlah, sejak kemarin aku tidak ingin meminumnya." ungkap Nira.

"Ya sudah, jangan sampai Vans tahu atau dia akan marah." kata Raka yang di angguki Nira.

Selesai sarapan Raka berangkat ke kantor dan tak berapa lama Vans datang kerumah.

"Pagi sekali." kata Nira karena biasanya Vans datang sekitar pukul sembilan lebih.

"Kau tidak suka melihatku datang pagi?" tanya Vans dengan nada sinis.

Nira langsung panik, tidak ingin membuat Vans kesal, "Bukan begitu maksudku, aku suka melihatmu, sangat suka."

Vans mendengus sebal, Ia memasuki rumah dan langsung duduk di sofa, diikuti oleh Nira.

"Apa jus ku kemarin sudah di minum?" tanya Vans yang langsung membuat Nira gugup.

"Egh, su sudah."

Vans menyipitkan matanya, "Sudah kau habiskan?"

Nira mengangguk,

"Kau tidak merasakan apapun?"

"Merasakan apa?" tanya Nira heran.

"Tidak, tidak ada. apa jusnya enak? aku membeli di tempat yang biasa kita beli dulu."

Nira mengangguk, "Rasanya masih sama, enak sekali. manisnya pas." ungkap Nira membuat Vans tersenyum kecut.

"Padahal aku membuatnya sendiri, tidak di beri gula jadi bagaimana bisa rasanya manis?" batin Vans akhirnya tahu jika Nira tidak meminum jus yang Ia bawa.

"Apa kau sudah mulai menyukai Raka?"

"Tidak, tentu saja tidak. kenapa harus menanyakan itu?" heran Nira.

"Aku hanya memastikan saja. jangan pernah mencoba menyukainya atau aku akan membunuhnya." ancam Vans yang langsung membuat jantung Nira berdegup sangat kencang.

"Jangan seperti ini, kamu orang baik, jangan lakukan hal yang jahat." kata Nira sambil mengenggam tangan Vans.

"Aku tidak peduli, dia sudah merebut kebahagiaanku, bagaimana bisa aku hanya diam saja!"

Nira menghela nafas panjang, "Dia bahkan membiarkan kita masih bersama."

"Tapi dia sudah membuatmu hamil!"

"Baiklah, baiklah, aku minta maaf karena tidak bisa menjaga diri ku dengan baik."

Wajah Nira terlihat sangat menyesal membuat emosi Vans sedikit mereda.

Vans mendekat lalu memeluk Nira, "Hiduplah bersamaku, ku mohon." pinta Vans dengan suara serak.

"Aku harus bagaimana Vans? aku tidak bisa meninggalkan Raka sekarang. sabarlah sampai aku melahirkan anaknya." kata Nira seolah bingung dengan apa yang harus Ia lakukan.

"Gugurkan anak itu!"

Nira melepaskan pelukan Vans, menatapnya tak percaya.

"Kau gila!"

"Katakan aku gila, aku hanya ingin bersama mu!"

Nira menggelengkan kepala nya tak percaya, bukan ini bukan cinta, Vans tidak mencintainya, Vans terobsesi padanya.

Nira memudurkan badannnya, menjauh dari Vans, perasaan takut mulai muncul.

"Kau harus menggugurkan kandungan itu!" Vans mencekal tangan Nira yang ingin menjauh darinya.

"Tidak, lepaskan aku!" teriak Nira memberanikan diri.

Vans terlihat emosi, Ia mencekal kedua tangan Nira dan menidihnya di sofa, "Apa kau sudah mencintai Raka huh sampai kau tidak bisa menyakiti anaknya!"

Nira mulai menangis, "jika aku sudah mencintainya, aku tidak mungkin menemui mu seperti ini."

Melihat isakan tangis Nira membuat Vans tidak tega dan akhirnya melepaskan cekalannya, Nira benar apa yang Nira katakan benar, jika dia tidak mencintai Vans, tidak mungkin Nira masih menemui Vans seperti ini.

"Tapi aku hanya ingin selalu bersama mu!"

"Beri aku waktu sebentar lagi." pinta Nira.

"Kau janji tidak akan mencintai Raka?" tanya Vans membuat Nira terdiam.

"Kau diam?" Vans tersenyum hambar, Ia berdiri dan langsung meninggalkan Nira yang masih terdiam.

"Bos..." Boni tampak khawatir melihat Vans memasuki mobil dengan raut wajah berantakan.

"Rencanamu gagal, dia bahkan tidak meminumnya." kata Vans dengan raut wajah kecewa.

"Kita coba sekali lagi bos!"

Vans menggelengkan kepalanya, "Tidak, untuk saat ini mungkin aku tidak akan menganggunya lagi, biarkan saja dia bersama Raka!"

"Apa Bos yakin?" tanya Boni merasa tidak percaya karena selama ini Vans sangat bucin dengan Nira.

Vans mengangguk, "Aku lelah, memaksa untuk bersama nya sementara dia sudah bersama orang lain."

Boni menghela nafas panjang, Ia sungguh merasa prihatin dengan keadaan bosnya itu. Boni memang menyarankan rencana jahat, dengan memberikan jus berisi obat pengugur kandungan agar Nira keguguran dan kembali pada Vans namun nyatanya rencana itu tidak berhasil.

"Apa kita harus membunuh Raka bos?"

Vans diam, hanya menatap Boni tanpa mengatakan apapun.

...

Beberapa hari berlalu, keadaan Ratna membaik pasca operasi dan hari ini Ratna bisa dibawa pulang kerumah.

"Dari mana kau mendapatkan uang untuk operasi ibu?" tanya Zian saat melihat Nada dan ibunya pulang dari rumah sakit. Zian melihat tumor ibunya sudah tidak ada.

"Aku di pinjami bosku."

"Bos yang kemarin mengantarmu kerumah sakit?" tanya Boni.

Nada mengangguk, "Dia lumayan juga, kenapa tidak kau goda saja agar jadi kekasihmu!"

Nada menatap kesal ke arah kakaknya, "Kau gila? dia sudah mempunyai istri, aku tidak akan pernah menganggunya!"

"Ck, dasar wanita bodoh. jika kau menjadi simpanannya kau akan mendapatkan banyak uang darinya tanpa harus bekerja!"

Nada tak lagi mengubris omong kosong Zian, Ia memilih mengantar ibunya ke kamar untuk istirahat.

"Apa yang di katakan kakak mu benar Nada." kata Ratna saat Nada menyelimuti Ratna.

"Apa maksud ibu?"

"Jika kau bisa mengodanya mungkin kau tidak perlu bekerja keras untuk membayar hutang."

"Ibu! jangan berpikir seperti itu. dia sudah baik denganku, aku tidak akan melakukan apapun apalagi merusak rumah tangganya!" kata Nada kesal dengan ibunya.

"Ibu pikir dia juga menyukaimu, jika dia tidak menyukaimu tidak mungkin dia membayar tagihan rumah sakit sebanyak itu bahkan sampai mengantarmu kerumah sakit." kata Ratna meyakinkan Nada.

Nada hanya diam, tidak lagi menjawab, Ia memilih pergi keluar karena tidak ingin mendengar komentar apapun lagi.

"Tidak Nada, tetaplah seperti ini. jangan merusak rumah tangga orang meskipun kau juga menyukai pak Raka, jangan sampai kau menjadi orang ketiga." gumam Nada.

"Jika aku jadi dirimu, aku pasti akan mengoda pria itu." suara Zian berada dibelakangnya.

"Aku tidak akan melakukannya!"

"Kau bodoh dan naif!" ejek Zian.

"Tidak peduli apapun, aku tidak akan menjadi orang ketiga."

Zian berdecak kesal, "Ini kesempatan untukmu agar bisa menjadi kaya, apa kau tidak ingin membahagiakan ibu?"

"Tentu saja aku akan membahagiakan Ibu tapi dengan cara ku bukan cara buruk mu!"

Zian tersenyum sinis, "Kau bodoh, dasar gadis bodoh."

"Lalu kau apa? hanya menumpang hidup tanpa melakukan apapun! menyusahkan ibu saja!" skak Nada yang akhirnya membuat Zian kesal dan pergi meninggalkan Nada.

BERSAMBUNG...

jangan lupa like vote dan komen

1
Arwondo Arni
semoga Vans jodoh nada kasihan nada,dan Raka bahagia dgn Kel kecilnya
Arwondo Arni
semoga nada dpt pertolongan
Yuli Astuti
raka pake blush-on 🤭
Yuli Astuti
nah kan
Yuli Astuti
jgn2 keluarganya nada
Yuli Astuti
good, 2 d point
Yuli Astuti
hmmm
Yuli Astuti
emak ketan 😏
Yuli Astuti
ngeri di jompa jampe dah itu makanan Bu ratna
Yuli Astuti
nah kannnn
Yuli Astuti
nah kan
Yuli Astuti
takutnya jg di kasih apa2 itu jusnya. rencana anak buah vans
Yuli Astuti
oooalahhh
Yuli Astuti
haduhhh...... keliatan dari cctv
Yuli Astuti
oooooo
Yuli Astuti
waduh
Yuli Astuti
Raka nackal
certa bya bgus ka ayoo lnjut dong
menunggu kelanjutan nya
tolong lanjut dong min
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!