WARNING NOVEL INI BIKIN NGAKAK!!!!
JIKA KALIAN MENEMUKAN KOMENTAR BERBEDA DI SETIAP BAB-NYA MAAF YAH, DIKARENAKAN NOVEL INI SUDAH DIROMBAK JADI SISA-SISA KOMENTAR LAMA MASIH TETAP ADA.
Hanya Sefruit Kisah Lanjutan Dari Novel [I Love You Pak Arman] Melanjutkan Kisah Pernikahan Absurd Sasa dan Andra yang dituntut harus memberikan cucu untuk orang tua mereka.
Bagaimanakah keabsurdan kisah pernikahan antara guru dan murid ini, dan juga jangan lupa kekocakan Genk Gesrek Ria, Rizky, Nino yang siap mengocok perut para pembaca.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CH. 17: Bikin Lagi
TINGGALKAN LIKE DAN KOMENTAR TERBAIK KALIAN!
Andra tengah dudukduduk disamping Sasa dengan nampan berisi makanan untuk Sasa, sudah hampir sejam dia disana dan Sasa belum juga membuka mulutnya untuk menerima makanan dari nya.
Sedangkan kedua bayinya kini tengah diruang bayi bersama Genk Gesrek dan Mamel juga Maksyi sehingga kini diruangan itu Andra dan Sasa hanya berdua saja.
"Makan dulu!" perintah Andra sembari menyuapi bubur kepada Sasa.
Sasa menggeleng tanda tak mau, dia mendorong sendok yang sedang di suapkan oleh Andra Kepadanya, semenjak melahirkan dua bayi kembarnya Sasa menjadi kurang nafsu makan.
"Makan gak! Kalau gak mau makan saya gigit kamu!" ancam Andra pada Sasa.
"Ancaman nya anti badai banget sih, aku gak mau makan, ribet banget sih, pak!" jawab Sasa memasang wajah kesalnya.
Melihat Sasa sangat keras kepala membuat Andra menaruh nampang piring itu di nakas samping ranjang Sasa dan terdiam menatap Sasa yang sedang balik menatapnya.
"Lihatnya gitu banget!" protes Sasa pada Andra.
"Salah aja saya dimata kamu yah," jawab Andra membuang mukanya ke arah tempat lain.
"Tuh kan, dibentak," ujar Sasa dengan nada yang di sedih-sedih kan.
Andra menghela napas panjang, dan berbalik mwnatap Sasa yang sedang berekspresi ingin menangis, yang membuat Andra mendekatkan bangkunya ke arah Sasa.
"Kamu mau apa?" tanya Andra selembut mungkin.
"Peluk!" pinta Sasa yang membuat Andra membantu Sasa berdiri dan meraihnya kedalam dekapannya.
Sasa membenamkan wajahnya di dada Andra menikmati momen tersebut, entah kenapa dia selalu nyaman berada didekat suaminya itu, walaupun suaminya kadang selalu membuatnya kesal. Tapi berada didekat Andra justru membuat dia sangat nyaman.
Keromantisan mereka berlanjut sampai akhirnya pasukan heboh Mamel dan Maksyi bersama genk gesrek, Ria, Rizky dan Nino masuk kedalam ruangan rawat Sasa.
Sasa dan Andra langsung melepas pelukannya sementara Mamel dan Maksyi tampak menggendong kedua bayi Andra.
"Namanya siapa?" tanya Mamel pada Andra dan Sasa.
Andra dan Sasa saling menukar pandangan sebelum sama-sama mengeluarkan senyum mereka karena sudah menyiapkan nama untuk kedua bayi kembar mereka.
"Yang Cowok Adi Gibran Andra Anindito dan yang cewek Alea Andra Anindito," jawab Andra yang membuat senyum sumringah Mamel dan Maksyi.
"Namanya bagus, sama kayak orangnya," jawab Mamel mencium kening Baby Gibran yang tengah digendong olehnya.
"Yang ini juga namanya lucu kayak orangnya," timpal Maksyi mencium kening Baby Alea.
"Heran deh!" teriak Ria membuat semua yang ada disana mengambil fokus kepadanya.
"Heran kenapa Ri?" tanya Sasa pada Ria.
"Yang ngandung kan lo, yang ngidam juga lo, tapi kenapa kedua anak lo dari ujung rambut sampai kuku kaki mirip sama Pak Andra semua yah? Heran!" jawab Ria menaruh tangan di keningnya.
Nino menyenggol lengan Ria yang membuat Ria berbalik padanya. "Jelas miriplah, orang Pak Andra yang buat,"
"Logika juga sih," jawab Ria yang membuat semua disana tersenyum kocak.
"Nanti Gibran ikut Oma Melati aja yah. Biar Oma yang rawat," ujar Mamel mencium kembali kening Gibran.
"Kalau Alea dengan Maksyi aja yah, biar Maksyi yang rawat," ujar Maksyi mendekap gemas pipi Alea.
Andra dan Sasa yang melihat itu mengerutkan kening dan bertanya. "Kalau Baby Alea dan Baby Gibran dibawah. Kami sama siapa?" tanya Andra bingung.
"Yah bikin lagi!" jawab Maksyi dan Mamel bersamaan.
Genk Gesrek yang ada disana hanya tertawa puas melihat jawaban Mamel dan Maksyi untuk Andra dan Sasa.
- TBC