NovelToon NovelToon
Assassin Terhebat Terjebak Di dunia Novel Sebagai Antagonis

Assassin Terhebat Terjebak Di dunia Novel Sebagai Antagonis

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Sistem / Epik Petualangan / Masuk ke dalam novel / Barat / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Dewasrani

Seorang Pembunuh bayaran Terhebat sepanjang sejarah Dunia. mati Setelah berduel sangat panjang dengan musuhnya. dia kira dia telah mati namun dia malah Berengkarnasi kedalam Novel favoritnya!

Namun dia malah menjadi Salah Satu tokoh antagonis Dinovel Favoritnya! dan yang lebih membuatnya terkejut dia memasuki tubuh anak Tunggal seorang Archduke!

Didunia Pedang dan Sihir ini dia akan melakukan apapun untuk membelokkan Takdir dan menjadi Kuat bagaimanapun dan Apapun Caranya!

Mampukah Dia membelokkan Takdirnya?
Yuk pantengin Terus novel Ini untuk melihat kelanjutan ceritanya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewasrani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

17.Tower of the Gods IV

Setelah Ares melihat-lihat kemampuan bertarung Damon, Ia terpikir satu hal. Brutal!. Damon dengan Mudah merusak Barisan Monster yang hendak menyerang lalu membuat sebuah gerakan seperti Angin Puyuh yang memotong-motong Para monster.

Setiap gerakan yang dilakukannya murni dai insting yang dia miliki, Ares sendiri cukup kagum dengan kekuatan yang dia miliki karena Dilevelnya sekarang Dia bisa dengan mudah Membunuh Monsters dibawah Level 200.

Setelah lama mereka melakukan perburuan Mereka akhirnya memutuskan untuk berhenti melakukan perburuan dan fokus untuk mencari ArchDemon yang ia incar.

"Tuan, Kemana kita harus pergi sekarang?."Ucap Damon sambil Berlutut.

Ares mengusap dagunya lalu mengalihkan Pandangannya kepada Damon"Damon, Bisa kau cari sebuah Kuil dengan sebuah patung Ular Disekitar sini?."Ucap Ares lalu duduk diatas batu datar.

Damon dengan cepat mengangguk"Bisa tuan, Saya akan cari tempat itu!."Ucapnya lalu menghilang dari pandangan Ares.

Ares Menghela nafas pelan lalu Memijit keningnya"Sudah berapa hari aku disini? Empat? Atau lima Hari? Ah entahlah tapi aku yakin aku sudah disini setidaknya seminggu."Ucapnya Lemas.

Selama seminggu terakhir Ares dan Damon Fokus untuk menaikkan level dan meningkatkan Pengalaman Bertarung. Mereka juga Difokuskan untuk mencari Kuil yang selama seminggu terakhir ia cari tapi karena serangan Monster yang terjadi terlalu sering membuat Pencarian tempat ini terhambat.

akhirnya ares dan Damon Malah fokus untuk berburu Monster dan hampir melupakan Tugas utamanya. Tapi setidaknya ia bisa naik level dan mendapatkan Beberapa Item yang menurutnya Cukup Berguna.

"Meski item-item Ini cukup berguna tapi tetap saja ini tidak ada apa-apanya dibandingkan item yangku cari."

Ares menghela nafas Pelan lagi lalu mengambil makan ringan dari Storage Box. Ia mengunyahnya perlahan-lahan lalu meminum air sedikit.

"Ah! Buka status Windows."

[ Nama : Ares Von Dunkenheit ( Zero )

Level : 180

Race : Human → Human Chaos ↑

Title : The Jagger → Monster Hunter

JobClass : Profesional Engineer Lvl 3. World Disaster Lvl 1.

HP : 199.890

MP : 5.762

CE : 270

Poin stat yang dimiliki : 0

Power : 540 + 3.200

Defense : 430 + 2.300

Strength : 264 + 2.500

Dexterity : 232 + 2.750

Agility : 242 + 2.640

Vitality : 405 + 5.400

intelligence : 330 + 3.200

Constitution : 109 + 199

Stamina : 670 + 24.850

Luck : 87 + 67

Magic : 265

Chaos Energy : 54 ]

"Stat yang kumiliki meningkat pesat dan stat yang dulu berkurang sekarang telah bertambah, Aku harus semakin kuat."Ucap Ares sambil mengepalkan tangannya.

Dibandingkan dengan level yang dimiliki ayah dan kakeknya nya saat ini Dirinya hanyalah seekor lalat. Ayahnya adalah seorang SwordSaint yang merupakan Kesatria Terkuat dikerajaan Gottlich dengan Level 999+ dan memiliki Star Circle 12. Sementara kakeknya adalah Seorang Penguasa mutlak diwilayah Utara dan levelnya saat ini adalah 999+ dan mempunyai 13 Star Circle.

Melihat sebuah jurang yang amat besar antara dia dan ayahnya membuat Ares terbakar semangat dan memutuskan untuk memperdalam Ilmu Pedang dan terus menaikkan Levelnya, Namun semakin lama ia berlatih semakin ia berpikir Jurang antara ia dan ayahnya menjadi melebar.

Ares menundukan kepalanya dan ia dikagetkan dengan kemunculan Damon yang tepat disampingnya.

"Ah! Damon sejak kapan kau disana?!."Seru Ares.

"Hamba baru saja sampai tuan, Dan saya melaporkan kalau saya telah menemukan tempat yang Anda cari."Damon lalu menjelaskan tempat yang dia temui.

Ares mengangguk Puas karena ciri-ciri tempat yang dijelaskan Damon sama persis dengan Kuil ia yang cari. Dengan cepat Ares dan Damon melesat ketempat itu dan tidak perlu waktu lama mereka sampai ditempat itu.

Ares menatap sebuah Kuil kecil dengan Patung Seekor Manusia setengah Ular dan beberapa Lilin menyala disekitarnya.

"Ketemu kau ular Breng***!!!..."Ares lalu menekan Tombol rahasia Disisi lain kuil dan seketika sebuah Pintu kecil terbuka ditengah-tengah Kuil itu.

"Damon. Kau bersembunyilah didalam bayangan ku"Ucapnya lalu bergegas masuk kedalam Pintu rahasia itu sebelum pintunya tertutup.

Pintu itu tertutup dan seketika pemandangan menjadi gelap gulita namun baginya sekarang ini cukup terang karena Ares sendiri memiliki kemampuan Melihat dalam Gelap.

Ares masuk kedalam Ruangan-ruangan itu lalu mulai mencari ArchDemon yang incar dengan sembunyi-sembunyi. Tempat ini cukup Gelap membuatnya lebih mudah bersembunyi.

'Tempat ini lebih mirip sebuah Laboratorium seorang Alchemy dibandingkan sebuah ruangan biasa.'

Ares telah memeriksa hampir seluruh ruangan yang ada disini dan ia menyimpulkan satu hal, Tempat ini Adalah Sebuah Lab Laboratorium.

Ini dikuatkan dengan ditemukannya beberapa Potion-potion dengan berbagai warna dan beberapa Anggota Tubuh manusia dari yang balita sampai Yang tua.

'Archdemon ini memang seorang Psikopat, Dia bermain-main dengan anggota tubuh Anak-anak Kecil dan menjadikan Kulit balita sebagai Magic Scroll, Ini tidak bisa dibiarkan.'Batinnya lalu mencari keberadaan ArchDemon itu.

Setelah mencari cukup lama Ares akhirnya menemukan ArchDemon itu, Itu adalah seekor manusia setengah ular yang memiliki rambut Panjang dan memakai Pakaian seperti seorang Alchemy.

Ia terlihat sedang menguliti Seorang bayi yang telah kehilangan kepalanya"Sedikit lagi~ Sedikit lagi~ Sedikit lagi~"ArchDemon itu bersenandung kecil sambil menguliti Bayi itu.

"Sibangs**!!!..."Ares mengepalkan kedua tangannya.

ArchDemon itu yang sedang asik menguliti Bayi itu tiba-tiba Dikagetkan dengan Orang yang Berdiri dibelakangnya.

"Seru bukan?"Ucap Ares Dingin.

"Hah? Manusia bagaimana ka-!"

Ares mendorong ArchDemon itu sambil mencengkram erat Mulutnya, Wajah ArchDemon itu terbenam ditembok dan matanya menatap mata Ares yang dipenuhi niat Membunuh.

[ Anda mengaktifkan Passif Skill World Explosive ]

"Mahuhia mahihau! ( manusia Matikau! ) "ArchDemon itu menggunakan Tangannya yag tajam untuk menyerang Ares namun kedua tangan itu dihentikan oleh sebuah Tangan berwarna Hitam Legam yang muncul dari Bayangan.

"Kau yang harusnya mati! Bangsa*!!!...."Sebuah Pukulan dengan telak menghantam ArchDemon itu dan Pukulan menghasilkan sebuah ledakan yang membuat ArchDemon itu hampir kehilangan kesadaran

"Mau Pingsan? Tidak semudah itu!."Ares terus memukul ArchDemon itu dan hasil dari pukulnya membuat Seluruh Ruangan disana bergetar selama beberapa menit.

Ares melepaskan cengkeraman tangannya lalu mengambil sebuah Potion berwarna Merah yang ada Tidak jauh darinya.

"Jangan mati dulu karena penderitaanmu baru saja dimulai~"Ucap Ares sambil tersenyum Lebar.

ArchDemon itu hampir kehilangan setengah wajahnya karena kulit wajah disisi lain somplak dan matanya ikut keluar, meski begitu ia masih hidup meski merasakan sakit yang luar biasa.

Namun luka-luka itu menghilang ketika Ares menuangkan sebotol Potion Healing keArchDemon itu.

"Dasar manusia bodoh!."ArchDemon itu hendak menyerangnya namun tentakel-tentakel Berwarna Hitam muncul dan mengikat dirinya dengan erat dan lalu dipindahkan ke meja Operasi.

Mulutnya dibekap dan dia hanya bisa melihat Ares dengan mata merah menyala"Kubilang kan tenang saja karena penderitaan tiada akhir akan menghampiri dirimu~~"Ares mengambil sebuah pisau Bedah lalu menguliti ArchDemon itu hidup-hidup.

Ia menguliti ArchDemon itu dari ujung rambut sampai ujung kaki dan itu terus dia lakukan sampai ArchDemon itu memohon ampun, namun Ares tetap melakukan hal itu dan malah menikmati itu.

Setelah puas menguliti ArchDemon itu beberapa kali Ares lalu memutuskan untuk memotong-motong Tubuh ArchDemon itu. Ares dengan amat teliti Mennyayat anggota tubuh ArchDemon itu hingga terputus satu persatu.

lalu ia menjahitnya lagi dan menuangkan Potion Healing dan terus melakukan itu lagi-lagi Dan lagi namun ia merasa belum Puas.

Ares menggunakan Control darkness and Shadow untuk membuat beberapa tentakel-tentakel lalu ia memasukan Tentakel-tentakel itu kesemua Lubang yang ArchDemon itu miliki lalu mengacak-acak organ-organ Tubuhnya dari dalam hingga ia sekarat.

beberapa saat sebelum ia mati Ares menuangkan Sebotol Potion Healing dan seketika ia sembuh dan beberapa saat kemudian Ares terus melakukan hal yang sama selama seharian penuh.

ArchDemon itu sekarang mempunyai sinar mata yang seakan-akan ingin mati. Ares tersenyum lalu menjambak Rambut ArchDemon itu lalu berbisik sesuatu padanya.

"Kan sudah kubilang Penderitaan Tanpa akhir akan selalu menimpa dirimu."

ArchDemon itu menatap Ares dengan Ego yang sudah Rusak namun ia masih sedikit mempertahankan Jiwanya"Manusia....kenapa....kau....berbuat.... begini?."Ucapnya datar.

Ares menaikkan Alisnya ketika mendengar pertanyaan ArchDemon itu"Setelah kau menguliti Ratusan Balita dan memutilasi Ratusan orang kau berani bertanya begitu?"Ares berjalan lalu menjambak rambutnya kembali dan menatapnya dengan Dahi berkerut.

"Saat kau membunuh Orang-orang itu harusnya kau pernah berpikir akan mati atau setidaknya Disiksa. Dan sekarang pikiran itu aku buktikan sekarang."Ares lalu mendekatkan Wajahnya ketelinga ArchDemon itu lalu berbisik sesuatu hal.

"Tidak semua Iblis berwujud Manusia."Ucapnya lalu meninggalkan ArchDemon itu dengan siksaan yang terus berjalan.

1
Serena
Waw
Jack Strom
Legenda Sang Raja Pedang-nya mana, kok gak ada?
Jack Strom
Stat MC sudah OP, namun ngapa gak berfungsi ya?... Atau stat tersebut hanya buat pajangan saja kah?🤔
Jack Strom
Sudah begitu OP, tp MCnya masih penakut dan berwatak kejam tak manusiawi... Parah!!!
Jack Strom
MC nya berwatak kejam, tidak manusiawi... gak asik... 😔
Jack Strom
Ah, MC nya rada penakut, padahal sudah cukup OP,... M-E-N-G-E-C-E-W-A-K-A-N-!!!
Jack Strom
Sial, betul-betul Over Power... 😁😅😂🤣
Hakimi Yuuki
dari Jantung, berubah jadi Kantung
Hakimi Yuuki
kan rasnya udah jadi Chaos Human, maka ndak perlu lagi tulisan tambahan 'Human' itu kan
Knox Arcadia
sampah malah dikata jenius lelucon betul sepatutnya kalau jenius pangeran kena circle 5 dalam usia 17 tahun minimum pun cirvle 4
Aditya Maulana
Luar biasa
pembaca gabut
dasar 🗿 masokis
mantap gan
lanjut ke kultivatot
mantap gan
Andromeda?? kenapa GK arrogante saja
mantap gan
kepanjangan
Nathalie soraya
author typo masa manusia hidup ampek 197 padahal awalnya 16 tahun 🤭🤭
Nathalie soraya
namanya ganti lagi aduhhh
(⁠。⁠☬ Nana luce ☬⁠。⁠)
dari segi alur novel nya bagus tapi sayang sangat disayangkan karna kondisi kesehatan author yang memburuk membuat novel sebagus ini ditinggalkan. entah bagaimana kondisi author saat ini karna sudah sekitar 3 tahun novel ini menggantung.
(⁠。⁠☬ Nana luce ☬⁠。⁠)
katanya nih novel mau dilanjutin sama saudara nya penulis tapi mana lanjutannya? kok gak ada . tiba-tiba aja bilang permintaan maaf karna tulisannya beda sama penulis aslinya
(⁠。⁠☬ Nana luce ☬⁠。⁠)
penulis nya banyak drama
1. sang ibu gak ngijinin buat nulis novel
2. sakit parah
3. pulang kampung gak ada sinyal sampai harus manjat pohon kelapa yang tinggi banget
4. sekarang penulis nya kena hipnotis semua barang berharga di ambil wk

walaupun nih novel udh tamat tapi baca semua alesan penulis sewaktu Novel ini belum tamat ngeselin njir🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!