Di jaman kerajaan, Putri Lexi adalah istri kesayangan kaisar Qin, karena kasih sayang kaisar Qin terhadap putri Lexi mumbuat para selir iri. Puncak kemarahan para selir adalah ketika putri Lexi akan di angkat menjadi permasuri. Dengan dendam yang membara para selir menyewa pembunuh bayaran untuk membunuh putri Lexi. Pembunuhan pun terjadi namun jiwa putri Lexi time travel ke era modern dimana jiwanya masuk ke tubuh bernama Lexiani yang selalu di bully karena tubuhnya yang subur. Akan kah putri Lexi bisa bertahan di era modern ??
Kalo penasaran yuuuk simak novel ini ...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cucu Nuraeni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mencari Tubuh Yang Wangi
Hari hari Jordan sangat uring uringan, dia belum bisa mengetahui gadis yang menolongnya. Nick adalah sahabat Jordan, dia sangat hapal apa yang di inginkan Jordan.
Nick selama ini di percaya sebagai tangan kanan Jordan. Jadi mau tak mau dia harus mencari wanita yang pernah membantu Jordan malam itu.
Dengan membawa 20 pengawalnya dia langsung menuju ke tempat olah raga dekat apartemen sederhana Lexi.
Sebagian Foto Pengawal
Semua pengawal harus mencari gadis berkeringat yang wangi.
Para pengawal sangat bingung, dimana mana yang berkeringat pasti bau kecut, nah ini mencari gadis yang bau keringatnya wangi.
Ke dua puluh orang itu di bagi menjadi 4 group, agar lebih cepat mencarinya. Group pertama di pimpin oleh Tito, group ke dua oleh Dean group ketiga oleh Heri dan group ke empat oleh Rizal.
Setiap ketua groupnya menjadi bagian pengendus bau.
Para anak buahnya terkekeh melihat para ketuanya memasang wajah tak sedap di pandang.
Semua anggota group pengawal di gerakan di area olah raga itu, satu persatu gadis itu di tangkap, semua pada histeris dan ketakutan, suasana menjadi kacau karena kedatangan mereka sangat menyeramkan.
Ada yang menangis, ada yang terkecing kencing di celana karena ketakutan.
Demi suasana menjadi tenang akhirnya Tito mengumumkan bahwa mereka mecari gadis yang berkeringat harum.
Akhirnya para gadis tidak histeris ketakutan lagi, mereka berbaris untuk di cium bau keringatnya.
Para pengawal mencium para gadis yang baru berolahraga.
Tito, Dean, Heri dan Rizal memulai mencium para gadis yang berkeringat.
Penciuman pertama sampai ke baris ke 15 lancar. Tito dan yang lainnya minta di tulis oleh asistennya bau keringat yang di cium.
Namun saat mencium barisan ke1 6 Tito, Dean, Heri dan Rizal, tidak bisa menahannya mereka semua muntah dan di ganti oleh asistennya.
Semua pengawal bergantian mencium bau keringat yang tepat saat itu sedang berolah raga.
Jordan belum dapat info tentang gadis yang menolongnya dia sangat kesal, tak sabar menunggu kabar tentang gadis yang pernah menolongnya.
Dia lalu memanggil Nick, untuk mendapatkan beritanya.
Jordan : bagaimana hasilnya ?
Nick sangat panik karena belum menemukan gadis yang berkeringat wangi.
Tubuhnya sedikit bergetar karena takut sahabatnya marah.
Jordan : masa menemukan seorang gadis saja kamu tak bisa?
Bagaimana para pengawal yang di tugaskan kemarin?
Nick : para pengawal semua masuk rumah sakit ucapnya sambil bergetar
Jordan : mengapa ? Sambil mengerutkan keningnya.
Nick : semua pengawal pada dehidrasi, karena terlalu banyak muntah mencium bau keringat yang sudah berolah raga.
Jordan : haaah ????
Nick bingung dengan sahabatnya yang menjawab hah doang, dia harus tertawa atau menangis " apa kamu tidak tahu bagai mana tersiksanya para pengawal mencium bau keringat yang sudah berolah raga" ucapnya dalam hati.
Jordan : baiklah, lakukan lagi pencariannya sampai ketemu.
Nick : haaah ??? Sekarang dia yang terkejut.
Setelah mendengar intruksi sahabat sekaligus atasannya Nick mengumpulkan para pengawal lagi untuk mecari gadis yang keringatnya wangi.
Setelah terkumpul Nick bicara beberapa kata.
Nick : baiklah, kalian mulai sekarang mencari lagi gadis berkeringat wangi.
Para pengawal menjadi panik, dia mendengar para pengawal sebelumnya masuk rumah sakit karena mencari gadis berkeringat wangi.
Salah satu pengawal bernama Wandi maju ke depan bicara dengan Nick.
Wandi : tuan maaf kelancangan saya, kami didik hanya untuk menumpas kejahatan, dan melindungi tuannya. Kami tidak didik mencari bau keringat yang wangi.
Nick tertegun dengan ucapan salah satu pengawalnya, memang benar mereka tugasnya melindungi dan menumpas kejahatan yang mencederai tuannya.
Nick : aku tahu, kalian harus lebih cerdik pakai otak kalian !!! jika kalian medapatkan gadis itu, kalian akan mendapatkan 10x lipat dari gaji kalian, tolong garis bawahi semuanya !!! Bicara penuh ketegasan.
Para pengawal semua berseru " waaaah keren ini " mereka pun menjawab baiklah tuan saya akan mencarinya dengan semangat.
Cerita ini hanyalah fiktif belaka bila ada nama, tempat yang sama author mohon maaf yaa
Jangan lupa like dan comentnya...