NovelToon NovelToon
Emergency Bed Tuan Muda Kato

Emergency Bed Tuan Muda Kato

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Patahhati / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: uma_bhie

Hai semua! selamat datang di karya keLima uma_bhie.
mohon perhatiannya, agar tidak melakukan bom like di lapak, Uma_bhie.


Lolly white. harus mengalami sebuah peristiwa memilukan, di saat dirinya harus berjuang untuk memenuhi kebutuhan kedua adiknya dan pengobatan sang ibu yang sedang koma.

sebagai anak pertama, Lolly menjadi tulang punggung keluarga.
meskipun jiwanya rapuh, namun Lolly terus berjuang keras.

namun perjuangannya, harus di nodai sebuah peristiwa memilukan, yang membuatnya kehilangan sebuah kehormatan sebagai seorang wanita.

Hidupnya hancur seketika, dan berulang kali ia mencoba mengakhiri hidupnya.

Tapi, saat memandangi kedua adiknya, Lolly mencoba bangkit kembali dari keterpurukannya dan traumanya.


Di saat dirinya mulai bangkit kembali, dari depresi dan traumanya. ia harus, menerima kenyataan. kalau dirinya sedang mengandung benih dari seorang pria yang telah menghancurkan hidupnya.


akankah, Lolly menerima kenyataan itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon uma_bhie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 17

"Keluar lah. Aku tahu, kamu pasti hanya berpura-pura!" Seru Lion berwajah sinis.

"CK! Lion terdengar berdecak jengah.

Lion mengikuti egonya yang merasa Lolly hanya berpura-pura saja. Pria itu menyakinkan dirinya, kalau wanita yang ketakutan di bawah meja makan — sedang melakoni peran sandiwara.

"Hey! Keluarlah." Gertaknya tidak berperasaan.

Lion kini melangkah lebih dekat ke meja, ia kini menyingkirkan meja makan lusuh Lolly kasar.

Membuat wanita yang ketakutan itu, semakin gemetar takut dan beringsut untuk melindungi dirinya sendiri.

"Prang"

"Argh! Tolong, jangan sentuh saya. Saya mohon, tuan," Pekik Lolly yang kini menutup kedua telinganya dengan menggunakan telapak tangan dan kelopak matanya terpejam erat.

"Mohon jangan sentuh, saya," racau Lolly yang tubuhnya semakin ketakutan.

"Cih! Aku tahu, ini semua hanya akting semata," decih Lion , kini berjongkok di depan tubuh Lolly yang beringsut di ujung sana dengan, wajah semakin pias dan tubuh semakin gemetar.

"Berhentilah dan kemari," bentak Lion jengah.

Ia lantas mengulurkan tangan kiri kekarnya untuk menarik tubuh gemetar Lolly. Pria arogan itu, sudah muak melihat tingkah Lolly yang menurutnya hanyalah akting.

"TIDAK! TIDAK… TOLONG LEPASKAN SAYA, TUAN!" histeris Lolly dengan respon tubuh yang tidak bisa dikendalikan saat, Lion menyentuhnya secara kasar.

Membuat bayangan-bayang kejadian kemarin malam terus menghantui Lolly, dan kini ia, merasa seperti Dejavu.

"PERGI! PERGI. SAYA MOHON PERGILAH!" teriak Lolly yang suaranya mengisi seluruh rumah sederhananya.

Wajah Lion kini semakin terlihat jengah, muak melihat tingkah Lolly yang menurutnya hanya sandiwara.

Pria itu lantas, menyentak lengan mungil Lolly dan menariknya kasar dari sudut ruangan yang membuatnya sulit untuk menjangkau Lolly.

Menarik kasar lengan lemah tak berdaya wanita malang itu dan menghempaskannya di lantai kasar.

Wajah suram, tatapan tajam dan garis wajah mengetat sehingga menghasilkan bunyi gigi yang saling bergesekan nyaring. Beginilah raut wajah Lion ketika berhasil membawa Lolly dari tempat beringsut nya.

Deru nafas pria arogan itu, terlihat menahan gejolak emosi, ketika melihat wanita di bawahnya masih memperlihatkan ekspresi wajah ketakutan.

Pria dengan tubuh kekar itu, berjongkok di depan tubuh gemetar sang wanita. Menatapnya nyalang dengan sikap arogan tidak perikemanusiaan.

Pria dengan mata tajam itu, meriah garis wajah teduh sang wanita, menyempitnya kasar dan mengarahkan sikap garang kepada wanita malang itu.

Terbalik dengan ekspresi wajah sang wanita yang, terlihat begitu ketakutan. Apalagi mendapatkan sentuhan kasar dari, pria yang sudah melecehkannya.

Tubuhnya bertambah gemetar hebat, penampilan berantakan, wajah yang kian bertambah pias. Air mata dan keringat dingin bercampur membasahi wajah cantiknya yang di nodai rasa ketakutan.

Tubuh terasa lemas tak bertulang, dada berdebar kencang saat mendapatkan sentuhan itu. Sentuhan yang sangat menyakitkan baginya.

Sang wanita kini duduk dengan mengatupkan kedua kaki gemetaran di depan dada, memeluknya erat. Seakan menjadikannya Patukan untuk berlindung, wajah yang ditutupi rambut yang sudah lembab oleh keringat di sela lututnya yang bersembunyi.

Sesekali mata merah ketakutan itu melirik pria di hadapannya, dan kembali memejamkan mata. Berdoa dalam hati, agar pria di depannya ini segera menghilang.

"Buka matamu. Dan … tatap aku. Pasti ini adalah rencana kamu kan. Agar aku merasa bersalah dan bertanggung jawab atas kejadian kemarin malam, JAWAB." Lion masih menjepit kuat rahang wajah Lolly dan berteriak di depan wajah ketakutan itu.

"Ayo katakan. Ini semua hanya rencana licikmu, murahan," gertak Lion emosi.

"Tidak! Lepaskan saya. Jangan… sentuh, p-pergi." Racau Lolly yang menyingkirkan tangan keras Lion dari wajahnya yang tampak membekas jejak jepitan tangan Lion.

"Tolong… jangan sentuh saya. Sakit… ini sungguh, sakit. "

"Aku, kotor, aku kotor, t-tubuh ini … sudah ternodai, AKU SUDAH KOTOR. IBU… MAAF AKU. MAAF TIDAK BISA MENJAGA KEHORMATAN KU." Lolly terus meracau dan berganti ekspresi histeris kesedihan.

Suara histeris Lolly terdengar hingga keluar rumah. namun tidak ada yang peduli dengan teriakan gadis itu.

Itu karena di lingkungan tempat tinggal mereka, sangat acuh dengan kehidupan bertetangga. Lagipula di kawasan itu, sangat terlihat sepi di pagi hari, seakan tidak ada aktivitas satu orangpun di sekitar rumah Lolly.

Lion masih menelisik ekspresi wanita di hadapannya dengan sangat lekat.

Lion pun masih berperang dengan ego dan lubuk hatinya. Egonya mengatakan, kalau perilaku Lolly hanya sekedar sandiwara, tapi … hatinya mengatakan lain. Ada rasa bersalah, tersirat di dalam lubuk hatinya itu. Namun, semuanya tersingkirkan oleh keegoisan tuan muda arogan itu. Apalagi, saat Lion mengingat perbuatan Lolly yang sudah memisahkan dirinya dengan sang kekasih, yaitu — Samantha brown.

Sementara wanita malang itu masih, terisak pilu sembari mengusap sekujur tubuhnya dengan kasar.

Lolly masih merasa nyata, bekas sentuhan paksa Lion kemarin malam yang memberikan bekas luka dalam dan juga trauma.

1
Wahyu Suroso
LBH setuju d jauhkan dari lion yang bodoh ...masa keluarga kaya otaknya bleng
ronarona rahma
/Sob//Sob//Sob//Sob//Sob/
Eka Yuliana Ahmad
ibu yang sangat luar biasa/Heart//Heart/
HNF G
koq digantung kek jemuran sih☹️☹️☹️☹️
HNF G
ngarep.com😄😄😄😄😄
HNF G
cieeee..... cemburu nih. udah mulai posesif aja ya😅😅😅😅😅
HNF G
mau ketawa takut dosa🤭🤭🤭🤭
HNF G
gak sadar udah memproklamirkan hubungan dia sm si imut lolly 🤭🤭🤭🤭
HNF G
si lolly cantiknya kebangetan,gak ada obat, makanya si lion jd mupeng mulu liatnya 😄😄😄😄😄
HNF G
mantull.... turunan kembar 5 jd sekali bikin lgsg dpt 3😄😄😄😄😄😄😄
HNF G
masa cepet amat udah morning sickness aja😅😅😅😅😅
HNF G
hahaha paraaah 😅😅😅🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
HNF G
nikmatin aja loll🤭🤭🤭
HNF G
nyosor mulu ah si lion, biar terbiasa dan gak takut lg ya😅😅😅
HNF G
hahahaha...... ternyata 🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
HNF G
hahahaha..... penonton bingung
HNF G
hahahaha..... kesempatan dlm kesempitan 😅😅😅😅😅
HNF G
modus deh si lion😅😅😅😅😅
HNF G
sainganmu tuh, romantis abis😄😄😄😄
HNF G
terlalu PD😄😄😄😄😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!