Kehidupan ala Barat ++
Bagaimana jadinya jika kau jatuh cinta pada seorang gadis yang bisa melihat masa depan?
Bertemu dengannya pertama kali langsung merubah hidup Ryuga. Ia begitu tertarik dengan penampilan Yumi, gadis yang sering membawa payung berwarna hitam kemanapun ia pergi meski hari terlihat begitu cerah.
Amanda Yumi, seorang gadis yang bisa melihat masa depan. Namun, ia sendiri tak bisa melihat masa depan akan berapa kali ia jatuh cinta. Termasuk dengan hadirnya cinta yang diberikan Ryuga Oliver kepadanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon La-Rayya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
17. Anniversary
Ryu dan Yumi sudah secara resmi bersama sebagai sepasang kekasih, sejak tanggal 14 februari. Dan hari ini adalah anniversary bulan pertama mereka. Dan Henry akhirnya mengetahui tentang hubungan mereka berdua.
Yumi merasa begitu gugup saat Henry mengetahui semuanya. Yumi merasa begitu bersalah karena menyembunyikan status hubungannya dengan Ryu kepada sahabat baiknya itu. Jadi saat Henry berlari keluar dari dalam klinik, Yumi berusaha untuk mengejarnya dan menjelaskan semuanya. Tapi Henry bahkan tidak mau berbalik dan melihat kembali ke arah Yumi, ketika yumi memanggil namanya. Henry bahkan tidak menjawab panggilan Yumi. Hal itu akhirnya membuat Yumi berpikir bahwa hubungan pertemanan dirinya dan Henry akhirnya berakhir.
Yumi berpikir bahwa Henry sudah menyerah dengan kelakuan Yumi yang selalu saja menyembunyikan hubungan percintaan nya dengan siapapun. Jadi Yumi merasa begitu sedih saat itu dan memutuskan untuk membatalkan rencana yang dibuatnya bersama Ryu malam itu.
Yumi tidak berhenti berusaha untuk menghubungi Henry selama hampir 2 jam. Sampai pada akhirnya Henry menjawab panggilannya. Sebelum itu, Yumi begitu sedih dan hampir saja ingin menangis.
Setelah bisa berbicara dengan Henry, Yumi merasa begitu lega dan bahagia, karena dia mengetahui bahwa Henry masih mau menjadi sahabat terbaiknya. Dan semua pikiran negatif yang dipikirkan Yumi sejak tadi, langsung hilang begitu saja dari dalam kepalanya. Yumi dan Henry pun melanjutkan percakapan mereka dengan membahas hal-hal kecil untuk menghilangkan rasa canggung diantara mereka berdua. Akhirnya Yumi pun memutuskan sambungan telpon itu dengan hati yang lega.
Yumi masih punya waktu yang sangat banyak pada sore harinya. Sebenarnya dia masih memiliki waktu yang cukup untuk melanjutkan rencananya bersama Ryu untuk merayakan satu bulan hubungan mereka berdua. Tapi sesuatu hal terasa tidak benar bagi Yumi. Hal itu membuat Yumi tidak lagi ingin pergi berkencan. Jadi, dia pun memutuskan untuk berdiam diri di dalam rumah untuk beristirahat.
Yumi membuka jurnal nya dan menuliskan sesuatu hal yang penting mengenai apa yang dia lihat hari ini.
Memiliki sahabat terbaik 99%
'Semuanya mungkin tidak bisa 100% sempurna. Tapi setidaknya aku bisa mengetahui bahwa, aku bisa tetap memiliki dia di sisiku, meski sebenarnya aku mempunyai banyak masalah yang tengah aku alami.'
Setelah menulis hal itu, Yumi melihat-lihat halaman lainnya dari jurnalnya. Dan kemudian, dia melihat sesuatu lagi, sebuah tulisan yang dia tulis saat dirinya mabuk malam itu bersama Ryu.
'Ryuga Oliver, memiliki keluarga baru 89%'
Yumi hanya tertawa ketika dia melihat tulisannya itu. Tapi sesuatu tiba-tiba mengganjal dalam pikirannya, dan itu membuat hatinya terasa sakit.
'Apakah itu berarti bahwa dia akan membangun keluarga barunya sendiri? Kemudian dia akan menikah dengan seorang gadis yang memang dia sukai dan memiliki anak mereka sendiri. Apakah dia akhirnya akan memiliki keluarganya sendiri, sama seperti yang dia harap kan selama ini?'
Bagi Yumi, semua itu adalah berita yang bagus. Sebenarnya berita bahagia yang sangat bagus, yang membuat Yumi akhirnya berteriak dan menangis dengan air mata yang mengalir di pipinya. Tapi Yumi bingung kepada dirinya sendiri. Kenapa dia harus merasa seperti itu? Kenapa dia harus merasa bahwa semuanya tidak adil untuk dirinya bahkan sebenarnya dia sendiri sudah tahu itu semua sejak awal.
Kenyataannya adalah Yumi tidak pernah berencana untuk memiliki hubungan dengan Ryu. Yumi hanya ingin membantu Ryu dan memberikan dukungan dan kepedulian kepadanya. Sebagai seorang teman dan seseorang yang lebih tua dari dirinya.
Yumi tidak pernah berpikir untuk memiliki hubungan lagi setelah patah hati yang pertama kali dia rasakan. Dan itulah kenapa Yumi tidak pernah berpikir tentang kemungkinan bahwa Ryu akan mengakui perasaan cintanya kepada dirinya.
Yumi sebenarnya ingin menolak Ryu dan memberitahukan kepada Ryu bahwa dia tidak percaya kepada cinta lagi. Dia lalu mengatakan kepada Ryu bahwa mereka tidak seharusnya untuk bersama. Tapi saat Yumi melihat mata Ryu, semua alasan yang ingin dia dikatakan menjadi hilang begitu saja. Yumi dapat melihat dengan jelas begitu besar ketulusan yang terlihat di mata Ryu. Mata Ryu benar-benar memperlihatkan rasa cinta yang begitu mendalam untuk dirinya.
Kejujuran dari setiap tindakan dan kata-kata yang di ucapkan Ryu, benar-benar tak bisa ditolak dan dihentikan Yumi. Dia malah membuatnya tidak bisa berkata apa-apa.
Ryu mengatakan kepada Yumi bahwa dia akan menunggu jawaban dari Yumi malah meminta suaminya mempunyai ide lucu. Saat itu, Yumi mengajak Ryu masuk ke rumah kaca itu. Yumi sudah melihat kemungkinan yang terjadi dengan kemampuannya. Dan hasilnya adalah seimbang dan akurat. Lima puluh persen kemungkinan bahwa Ryu akan berhasil mengalahkan rekor waktu yang tercepat dari rumah kaca itu. Rekor waktu sebenarnya adalah rekor dirinya sendiri. Setelah putus cinta, Claudia begitu terpuruk hingga membuat Henry menariknya masuk kembali ke dalam rumah kaca itu, hanya untum melupakan masalahnya dan bersenang-senang.
Yumi menggunakan kemampuannya untuk bisa keluar dari dalam rumah kaca itu. Namun, Yumi terus aja mencoba untuk mengalahkan rekor nya sendiri.
Saat Yumi meninggalkan Ryu di pintu masuk dari rumah kaca itu, dia dengan cepat berlari untuk bisa keluar dari rumah kaca dan menunggu dengan sabar di pintu keluar sambil melihat ke arah jam di tangannya.
6... 5... 4... 3 ....
Ryu akhirnya keluar dari sebuah pintu dan berdiri di hadapan Yumi dengan wajah yang terlihat bahwa dia akan menangis sebentar lagi. Dan saat itulah Ryu rekor Yumi. Ryu memang sudah mengalahkan rekor dari permainan itu. Ryu bahkan bisa keluar dari rumah kaca itu tanpa menggunakan kemampuan ajaib apapun, seperti menggunakan kode yang curang atau yang lainnya. Hal itu lah yang membuat Yumi merasa terkesan dan bahagia. Yumi bahkan tidak merasa tersaingi karena dia kehilangan rekor terpentingnya di permainan itu, atau kalah dari taruhannya. Mungkin karena dari dalam hatinya yang terdalam, dia sungguh berharap bahwa Ryu akan menang taruhan darinya.
Setelah resmi berpacaran, Ryu tidak pernah ketinggalan sehari pun untuk mengunjungi Yumi setiap siang harinya di klinik Yumi, dan mereka selalu berkencan di akhir pekan. Semuanya begitu sempurna. Tapi untuk Yumi, itu semua terlalu sempurna untuk menjadi kenyataan. Yummy selalu memiliki keraguan, kesalahan dan ketidak kepercayaan dari dalam dirinya yang membuatnya tidak ingin mencintai Ryu terlalu dalam.
Hanya dengan mengingat semua kenangan bahagia yang sudah mereka lalui bersama, membuat raut wajah Claudia langsung memerah. Lalu dengan membaca tulisan yang dituliskan di jurnal nya membuat Yumi merasa begitu sedih malam itu. Bukannya bahagia karena merayakan 1 bulan mereka, Yumi malah menangis hingga tertidur lelap.
Bersambung....