NovelToon NovelToon
Noda Nirmala

Noda Nirmala

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Balas Dendam / Rumah Tangga-Anak Genius / Tamat
Popularitas:138.9k
Nilai: 5
Nama Author: Ni R

Nirmala, seorang wanita muda yang sudah memiliki seorang anak berusia tiga tahun. Seorang anak laki-laki berparas tampan yang sampai detik ini tidak pernah tahu dengan ayah kandungnya.

Bahkan Nirmala sendiri tidak pernah tahu siapa ayah biologis dari anaknya. Hanya rupa yang Nirmala ingat, wajah pria brengsek yang sampai saat ini ia benci mati-matian.

Kejadian di masa lalu lah yang membuat Nirmala trauma untuk menjalin hubungan dengan laki-laki. Tapi, meskipun begitu Nirmala tetap sayang pada anaknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ni R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 17

"Keluar. Aku tidak mau melihat mu!" Usir Nirmala.

"Shaka anak ku. Aku juga berhak menjaganya," ucap Gaga membuat Nirmala tertawa.

"Seharusnya orang kaya seperti mu memiliki banyak cermin di rumah. Apa kau lupa bercermin hari ini?"

"Nir,...!" Dania menyentuh pundak Nirmala.

"Menghancurkan hidup ku dengan begitu mudahnya tanpa mengerti bagaimana sakitnya aku dan sekarang kau datang tanpa beban lalu mengakui anak ku sebagai anak mu. Wah, hebat sekali."

"Sebaiknya kita keluar!" Ajak Randi.

"Tapi Ran,....!"

"Sudahlah, kita masih bisa menunggu di luar."

"Keluar lah, kau tidak di butuhkan di sini. Dan satu hal lagi, jangan bersikap sok pahlawan untuk anak ku. Kau bukan siapa-siapa di mata kami."

Gaga ingin menyahut, tapi Randi keburu mendorong Gaga keluar dari ruang rawat.

"Kenapa kau mendorong ku hah?" Tanya Gaga kesal.

"Nirmala sedang marah pada mu. Percuma saja kau melawan, kau tetap salah meskipun di lihat dari teropong emas sekali pun."

"Shaka anak ku, aku berhak atas dirinya."

"Ucap lelaki tidak tahu diri dan tidak bermuka!" Sahut Randi benar-benar kesal, "tidak selamanya aturan hidup harus mengikuti mu Gaga. Lupakah kau bagaimana hancurnya hidup Nirmala setelah kau meninggalkan dia begitu saja?"

Gaga terdiam, pada akhirnya ia memutuskan untuk pergi dari rumah sakit begitu juga dengan Randi.

Sedangkan Nirmala, wanita ini terduduk lesu di samping anaknya yang kini sedang terlelap tidur.

"Aku akan mengurus biaya administrasi Shaka. Dan, tolong jaga Shaka sebentar ya."

"Pak Randi sudah mengurus semuanya tadi," ujar Dania memberitahu.

"Dan, aku tidak bisa hidup dengan melihat laki-laki yang sudah mengotori hidup ku."

Huft,....

Dania menghela nafas panjang kebingungan.

"Lantas, kau mau bagaimana Nir? Apa kau ingin pindah lagi? Jangan jadi wanita lemah yang hanya menghindari masalah. Masalah ini harus kau selesaikan jika tidak, kau pasti akan di hantui dengan rasa kebencian dan amarah. Kasihan Shaka."

Nirmala terdiam, bukan maunya seperti ini tapi keadaanlah yang memaksa.

Sedangkan Gaga, pria ini tidak kembali ke kantor melainkan pulang ke rumah. Tirta merasa heran melihat Gaga yang tidak seperti biasanya pulang lebih awal seperti ini.

"Tumben pulang awal. Apa kau sakit Gaga?" Tanya Tirta.

"Bukan aku yang sakit pah, tapi anak ku!" Ujar Gaga memberitahu sang papah.

"Heh, yang benar kau ini Gaga?" Tanya Tirta tidak percaya.

"Aku serius pah. Kenapa sih, tidak percaya sama anak sendiri?"

"Ayo antarkan papah sekarang juga ke rumah sakit," ajak Tirta yang tak sabaran untuk melihat cucunya.

Meskipun hasil tes DNA belum keluar, tapi Gaga sangat yakin jika Shaka adalah anak kandungnya.

"Pah, aku baru pulang loh!" Protes Gaga.

"Antarkan papah sekarang atau papah tendang kamu?" Ancam Tirta membuat Gaga kesal.

Mau tidak mau Gaga kembali ke rumah sakit bersama papahnya.

Sebenarnya Gaga merasa tidak enak hati pada Nirmala, tapi ia juga tak bisa membantah papahnya.

Krek....

Pintu terbuka, Nirmala dan Dania melihat ke arah pintu. Kedua wanita ini saling pandang saat melihat sosok pria paruh baya masuk kedalam. Beberapa saat, Nirmala lupa jika Shaka yang berada di gendongannya terus menangis.

"Maaf, anda siapa?" Tanya Dania sopan.

"Dia papah ku!" Jawab Gaga yang baru saja masuk.

"Kau,...mau apa kau datang ke sini lagi?" Nirmala ketus.

"Apa kau tidak suka melihat wajah bajingan ini?" Tanya Tirta pada Nirmala.

"Sangat muak!" Seru Nirmala.

"Sama, saya juga!" Sahut Tirta membuat seisi ruangan bingung, "saya sebagai bapak dari pria bajingan ini meminta maaf atas tindakan keji yang sudah ia lakukan pada mu," ucap Tirta sedikit membukukan tubuhnya.

Nirmala menoleh ke arah Dania, ia bingung ingin bilang apa.

"Apa yang kau gendong dan sedang menangis itu cucu ku?" Tanya Tirta lagi.

Nirmala tidak menjawab, wanita ini malah melirik tajam ke arah Gaga.

"Boleh saya menggendongnya sebentar?" Tirta meminta izin.

"Nir,....!" Dania memberi kode pada Nirmala.

"Boleh pak," jawab Nirmala pelan.

Tirta mengambil alih Shaka yang menangis saat di gendong mamahnya. Tapi, beberapa saat di gendong Tirta, Shaka berhenti menangis. Nirmala dan Dania sontak saja kaget melihat kejadian ini. Sedangkan Gaga hanya bisa diam saja.

"Oh, dia begitu mirip dengan Gaga kecil. Siapakah nama si tampan ini?" Tanya Tirta lagi dan lagi.

"Shaka pak," jawab Nirmala singkat.

"Kau,....!" Tirta menunjuk wajah anaknya, "ingin sekali papah menendang wajah mu itu. Dasar bajingan, dari siapa kau belajar menjadi lelaki bodoh hah?"

"Pah,....!" Gaga tak sampai hati untuk melawan.

"Bisakah kau keluar?" Pinta Nirmala.

"Aku tidak mau keluar!" Tolak Gaga.

"Pak, bisakah anda mengusir anak anda ini?" Nirmala meminta pada Tirta.

"Tentu, kenapa tidak? keluar lah kau Gaga!" Usir Tirta.

"Pah, Shaka anak ku. Aku juga ingin merawat dia." Protes Gaga.

"Keluar atau papah hajar kau!" Ancam Tirta, "ingat warisan!"

"Berikan saja semua warisan pada Shaka. Aku tidak takut, aku tidak butuh harta papah!"

Nirmala yang sangat membenci Gaga pada akhirnya menarik Gaga keluar.

"Tempatkan dirimu di posisi ku. Pasti kau akan melakukan hal yang sama!" Ujar Nirmala kemudian kembali masuk.

Randi yang baru saja datang hanya bisa bergeleng kepala melihat Gaga dan Nirmala.

"Aku bingung ingin bicara apa. Seharusnya aku berada di pihak Nirmala," ujar Randi.

"Jika kau berada di pihak Nirmala, siapa yang berada di pihak ku? Sudahlah papah ada di dalam bersama mereka."

"Apa, om Tirta ada di dalam? kok bisa? kenapa Nirmala tidak mengusir papah mu?"

"Banyak sekali pertanyaan mu ini. Membuat ku kesal saja!"

"Turunkan sedikit ego mu dan otak bodoh mu itu. Jika kau terus seperti ini, sampai kiamat sapi pun Nirmala akan membenci mu."

"Sejak ada Nirmala, kenapa mulut mu ini semakin kurang ajar pada ku? apa kau mau di pecat?"

"Kau berhutang budi pada ku begitu banyak. Pecat saja aku, tidak masalah." Randi mempersilahkan.

"Gaga,....!" Sapa Medina yang seolah lupa jika beberapa waktu lalu ia hampir mati di cekik Gaga.

Wajah Gaga berubah dingin.

"Mau apa kau kemari hah?"

"Aku tidak mengikuti mu. Jadi jangan percaya diri dulu. Aku hanya menemani saudara sepupu ku ini untuk periksa kandungan."

Gaga melirik perempuan yang berdiri di samping Medina.

"Ini bangsal anak-anak. Apa yang kau lakukan di sini?" Tanya Medina penasaran.

"Suka-suka hati ku ingin melakukan apa. Sudah tahu ini tempat anak-anak, kau juga kenapa berada di sini?"

"Hanya lihat-lihat saja!" Seru Medina.

Gaga muak pada Medina, ia mengajak Randi pergi.

"Gaga masih tampan, sama seperti dulu. Heran, kenapa dia selalu menolak mu?"

"Diam kau. Ayo pergi...!"

Medina dan Sofia kemudian pergi. Sofia tidak tahu jika ada Nirmala dan Dania di dalam ruang rawat tersebut.

1
Safitri Agus
gak ada lanjutannya Thor? dah tamat aja nih 🤭
Safitri Agus
🤭😂😂😂
Ririn Nursisminingsih
lama2 nirmala bikin jesek aja udah untung gaga bertanggung jawab
Ririn Nursisminingsih
pak tirta grcap juga😄😄
Ririn Nursisminingsih
dasar medina dan sofia uler berbisa
Ririn Nursisminingsih
pak tirta kereennn
Ririn Nursisminingsih
gaga kok lemot ya diambil rambutnya buat tes DNA
Ririn Nursisminingsih
gaga ini kok ndak gentle ceo.kok boding
Rita Juwita
seruu thor kenapa enggak di lanjutkan ceritanya..
Dian Romadhon
gaga bego nya kebangetan sumpah
Yuli Yanti
author ke biasan nih cerita nya lgi seru2 nya mlh d'gantung,lanjut thor
Yuli Yanti
mamfir lgi thor
aan zhafran
karyanya bagus
Firgi Septia
🤣🤣🤣🤣
G
lanjut trus thooorrrrrrr
Welda Arsy❤
baru mampir thoooor gassssslahhh baca nya🤭
Anonim
Lanjutannnnnnnnnnn
ℓ ι ƒ ι α 💕
kakaknya jahat banget sih. bukannya melindungi adiknya yg dulu jadi korban. terhasut sama istrinya yg ga bener. nanti pasti kakaknya menyesal
ℓ ι ƒ ι α 💕
bener2 deh, Medina ga tahu malu banget. muka tembok bgt. gedeg ih 😤😏
andina
lama sekali belum up
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!