NovelToon NovelToon
Bidadari Surga Untuk Alwi

Bidadari Surga Untuk Alwi

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Spiritual / Cintamanis / Tamat
Popularitas:181.1k
Nilai: 4.8
Nama Author: poppy susan

Alwi yang merupakan seorang ustazd muda harus rela dijodohkan dengan seorang wanita pilihan Uminya. Alwi ikhlas menerima perjodohan yang dilakukan dengan jalan ta'aruf itu. Tapi sayang, sang wanita sama sekali tidak mencintai Alwi dan justru secara diam-diam sering bertemu dengan pria lain.

Alwi selalu sabar dan berprilaku lembut kepada sang istri sehingga kesabaran dan kelembutan Alwi dijadikan alasan untuk sang istri terus dan terus mengkhianati Alwi.

Dengan kesabaran Alwi yang sangat luar biasa, akankan Alloh menghadiahi Bidadari surga untuk Alwi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17 "BSUA"

🕌

🕌

🕌

🕌

🕌

Satu minggu kemudian...

Hari ini adalah hari dimana akan diadakan akad nikah antara Alwi dan Annisa, tidak banyak tamu yang diundang hanya keluarga dan teman dekat saja yang diundang serta santri dan santriwati yang akan menjadi saksi atas janji suci yang sebentar lagi akan Alwi ucapkan.

"Ternyata akhirnya Alwi pun berjodoh dengan Annisa," seru Abi Idris.

"Iya Bi, Syfa memang bodoh menyia-nyiakan laki-laki sholeh seperti Alwi," sahut Umi Aisyah.

Kedua orangtua Syfa hanya bisa menatap sedih kepada Alwi yang saat ini sedang menunggu proses ijab kabul. Orangtua Syfa dari dulu sangat menginginkan Alwi menjadi menantunya tapi sayang puterinya sendiri sudah mempermalukan mereka.

"Alwi ada sedikit petuah yang ingin Abah sampaikan kepadamu," seru Kyai Abdullah.

"Silakan Kyai."

"Saat kita menikah, terutama kamu yang sebagai seorang laki-laki saat kamu mengucapkan kalimat akad nikah maknanya itu sangat dalam sekali. Maknanya adalah saya terima semua kebaikan yang ada di istri saya dan saya pun siap menanggung apapun kekurangan yang nanti ada di dalam diri istri saya. Kalimat itu yang akan kamu ucapkan saat akad nanti bukan hanya kamu berjanji untuk Abah saja yang notabene sebagai orangtua Annisa tapi kamu juga akan berjanji di hadapan Allah jadi jangan main-main dengan akad nikah karena itu merupakan perjanjian yang kuat, kesepakatan yang agung, Malaikat mencatat, semesta menjadi saksi, dan Allah menerima janji kita disaat itu."

"Jadi intinya saat ini kamu bukan hanya berjanji kepada puteri Abah Annisa ataupun kepada Abah sendiri, tapi yang terpenting kamu harus selalu ingat kalau kamu sedang berjanji kepada Allah. Jadi seorang suami itu tidak mudah, kalau kamu laki-laki beriman pasti kamu tidak akan menodai kata-kata itu, dan pastinya kamu akan bisa lebih menahan hawa nafsumu."

Alwi sangat meresapi apa yang dikatakan Kyai Abdullah yang sebentar lagi akan menjadi mertuanya itu.

"Apa kamu paham, Nak?" tanya Kyai Abdullah.

"Paham Kyai, sangat paham."

"Alhamdulillah, ya sudah mari sekarang kita mulai saja acara ijab kabulnya," seru Kyai Abdullah.

Sementara itu di dalam kamar Annisa, dia begitu memegang erat tangan Sarah dan juga Addiba. Annisa begitu sangat gugup dan jantungnya pun berdetak tak karuan.

"Banyak istigfar Nis, jangan gugup Ust.Alwi adalah laki-laki yang sholeh, aku yakin dia akan membahagiakan kamu," seru Sarah.

"Amin."

Tidak lama kemudian terdengar suara Alwi yang dengan lantangnya mengucapkan ijab kabul membuat Annisa mengucapkan Hamdallah.

"Alhamdulillah."

Sarah langsung memeluk Annisa. "Ya Allah, selamat ya Nis akhirnya sekarang kamu sudah menjadi istri orang."

"Iya, terima kasih Sar."

Annisa melepaskan pelukannya dan beralih memeluk Addiba Kakaknya.

"Selamat ya Dek, sekarang kamu sudah menjadi seorang istri jadilah istri yang penurut dan sholehah jangan melawan kepada suami kamu, kamu harus patuh kepada perintah suamimu selama itu masih berada dalam ajaran islam dan tidak menyimpang dari Al-qur'an dan Hadist."

"Iya Kak."

Addiba melepaskan pelukannya. "Jangan nangis, carilah pahala sebanyak-banyaknya dari suamimu."

Annisa menganggukkan kepalanya, tidak lama kemudian pintu ruangan pun terbuka.

"Nak, ayo keluar ijab kabulnya sudah selesai," seru Umi Aminah.

Addiba dan Sarah pun menuntun Annisa ke tempat dimana diadakannya acara akad nikah. Annisa tampil dengan sangat cantik bahkan wajah Annisa terlihat sangat bersinar memancarkan kecantikan yang membuat semua mata tidak mau berpaling darinya.

Annisa berdiri di samping Alwi, ada perasaan canggung pada keduanya. Perlahan Annisa mengambil tangan Alwi dan mencium punggung tangan Alwi dengan sangat khidmat.

Tangan Alwi terlihat gemetaran, satu tangannya lagi terulur dan menyentuh kepala Annisa. Annisa mengangkat wajahnya dan memberanikan menatap laki-laki yang saat ini sudah sah menjadi suaminya.

"Terima kasih sudah mau menjadi istriku," seru Alwi.

Annisa tersenyum dan menganggukan kepalanya, perlahan Alwi mendekat dan mencium kening Annisa begitu lama.

"Bahkan dulu Alwi tidak melakukan itu kepada Syfa saat akad nikah, apa Alwi sudah tahu bagaimana sifat dan kelakuan Syfa," batin Abi Idris.

Setelah acara akad nikah selesai, para tamu undangan beserta santri dan santriwati dipersilakan untuk menyantap hidangan yang sudah disediakan.

"Alhamdulillah, cie-cie yang sudah halal dari tadi gandengan terus," goda Sarah.

Wajah Annisa dan Alwi seketika memerah, Annisa ingin melepaskan genggaman tangan Alwi tapi Alwi tidak melepaskannya dan akhirnya Annisa hanya bisa tersenyum canggung.

"Ah iya, suamimu mana? kenapa kamu sendirian?" tanya Alwi.

Sarah dan Annisa saling pandang satu sama lain, Sarah bingung harus menjawab apa karena Sarah tidak mau sampai merusak momen bahagia antara Alwi dan Annisa.

"Oh..dia lagi ada kerjaan jadi ga bisa datang," dusta Sarah.

"Oh begitu."

"Ya sudah, kalian lanjutkan saja acara mesra-mesraannya aku pamit ke belakang dulu," seru Sarah.

Annisa pun menganggukan kepalanya, Alwi tersenyum ke arah Annisa membuat jantung Annisa lagi-lagi berdetak tak karuan dan Annisa langsung menundukan kepalanya.

"Kenapa kamu menunduk?" tanya Alwi.

"Malu Mas, karena Mas dari tadi lihatin aku terus," sahut Annisa.

"Kenapa malu? kamu kan saat ini sedang dilihat oleh suamimu."

"Tetap saja malu Mas."

Alwi pun tersenyum melihat tingkah Annisa yang sangat polos itu.

Waktu pun berjalan dengan cepat, acara pun sudah selesai. Annisa mengajak Alwi untuk beristirahat dikamarnya.

"Ayo Mas masuk!"

Annisa sangat malu, karena baru pertama kali ini ada laki-laki selain Abahnya yang masuk ke dalam kamarnya. Alwi tampak memperhatikan setiap sudut kamar Annisa yang sangat bersih dan tertata rapi itu.

Alwi melihat banyak sekali buku di dalam kamar Annisa yang tersusun rapi di lemari buku kecil yang ada di sudut kamar Annisa.

"Kamu suka baca?" tanya Alwi.

"Suka banget Mas."

Alwi mengangguk-nganggukan kepalanya, hingga akhirnya Alwi kembali melihat ke arah Annisa dan itu sukses membuat Annisa salah tingkah.

"Apa Mas mau mandi duluan? biar Nisa ambilkan handuknya."

Annisa hendak melangkahkan kakinya mengambil handuk, tapi dengan cepat Alwi menahan lengan Annisa. Perlahan Alwi mendekati Annisa, diusapnya wajah Annisa membuat Annisa memejamkan matanya.

"Apa kamu merasa terpaksa menikah denganku?" tanya Alwi.

Annisa membuka matanya dan menatap dalam kepada kedua bola mata Alwi.

"Tidak Mas, Nisa percaya dengan ketentuan Allah dan Nisa pun sudah melakukan shalat istikharah untuk meminta jawaban dari Allah dan jawaban Allah sekarang ada di hadapan Nisa. Nisa selalu ingat dengan kata-kata Mas dulu, sekuat apapun kita menjauhi seseorang kalau seseorang itu ditakdirkan untuk kita maka dia akan terus mendekat, dan sekuat apapun kita mempertahankan seseorang kalau seseorang itu tidak ditakdirkan untuk kita maka orang itu akan pergi menjauh," sahut Annisa.

"Kamu ridho menjadi istriku?" tanya Alwi kembali.

"Ridho lillahi ta'ala."

Perlahan Alwi membuka kerudung panjang yang sudah menutup kepala Annisa, terurailah rambut panjang Annisa yang begitu indah.

"Subhanallah, sungguh ciptaanmu sangat sempurna," seru Alwi.

Setelah itu, entah siapa yang memulainya tapi saat ini Alwi dan Annisa sedang melaksanakan sunnah Rasul.

Tidak ada hal yang paling membahagiakan selain bisa melepaskan semua rasa cinta dan kasih sayang bersama orang yang sama-sama mencintai kita.

🕌

🕌

🕌

🕌

🕌

Jangan lupa

like

gift

vote n

komen

TERIMA KASIH

LOVE YOU

1
Ari Sawitri
kamu ga punya kaca dirumah Syifa? duh sayang sekali baju sdh syar'i dan nama sdh bagus tp kelakuan dan watak kayak ga beragama 😒
Ari Sawitri
kenapa tdk bilang walaupun duda tp masih perjaka 🤭😁
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
terimakasih tor sehat n sukses selalu love sekebon
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
gugat cerai ....wong nikah siri kok ...tinggal lewat SMS aja ...kelar
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
karma mu
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
emak salah satu ...emak emak disitu ..jiahhhhhh
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
liat nanti Nissa mantan mu n pelakor akan kena karma ya kl tuhan berkenan kamu akan melihatnya .....nantikan y
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
ngak tau malu bener bener Syifa otaknya dah separoh kali ye
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
fazri salah kamar Oey
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
tor kasih emak peran disana sebentar mau tak kasih sambel setan tuh Syifa ngak ngacaaa apaaaa
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
emak yakin Syifa lahir dr tanah sengketa kali yeee
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
suka sama Sarah ..ustad Alwi ngk menye menye euy
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
Abbad ajegile sampe di kerebutin 2 gadis ..busyet dah ..
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
ada grup kampus ....sebarlah kayay seru tuh oopsss
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
mantap euy pak uastad
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
gantung pak ustaddd
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
Taulah tapi sayangya die diam ....coba kalo emak beuhhhh dah pake toa di siarin di masjid ada istri pergi ke hotel sama laki orang ....
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
Syifa nangis di pojokan ....
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
tukeran aja apa ya jodohnya ...tapi kan Alwi blm sentuh Syifa ...bagaiman dengan abad n Sarah dah disentuh blm yaaa
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
kita liat aja nanti cerai dr Alwi ...ditinggal sama pacarnya mau jadi apa Syifa ....lontxxxxxxx
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!