NovelToon NovelToon
HASRAT CINTA

HASRAT CINTA

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Komedi / Tamat
Popularitas:445.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: Jesyca

Jesyca jeje

Bolehkan sekali kita berkhayal?
Seandainya pun boleh, pastikan khayalan tersebut dapat terwujudkan.

Kisah sosok seorang pendamba cinta, setelah sekian lamanya terjebak dalam penyakit yang entah sejak kapan datangnya, dan bertemu dengan wanita yang mampu menimbulkan hasratnya kembali.

Akankah pria itu sembuh, ataukah sebaliknya, apa yang terjadi?

Yuk lanjut aja bacanya, jangan lupa dukung author dengan cara like, komen dan vote ya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jesyca, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps #17

Ruang yang gelap gulita, hanya cahaya rembulan yang menerangi, seorang gadis terus menangis. Ya, gadis itu adalah Amira, ia menenggelamkan wajah nya di bantal agar suara tangisannya tidak terdengar oleh orang lain. Amira terus menangis sampai sesegukan, dan rasa haus di tenggorokan tidak dapat ia tahan lagi.

Gadis itu membuka pintu kamar dengan pelan, sedikit mengeluarkan kepala untuk mengintip keadaan di sana, di rasa sudah aman, gadis itu berjalan ke arah dapur dengan mengendap-endap, ia tidak ingin ada yang melihat mata sembab nya.

"Eemmm.. Akhirnya dingin juga tenggorokanku. "Amira berbicara pada diri sendiri.

Botol berisi air dingin itu mendarat lagi di bibir Amira, gadis itu ingin menenggak habis isi botol, karna ia rasa tenggorokannya cukup kering..

Tanpa gadis itu sadari, sepasang mata dari tadi memperhatikannya.

"Hal apa yang membuatmu sebegitunya kehausan? "

Uhuk.. Uhukk..

Amira tersedak karna mendengar ada seorang pria di sana, ia pun menoleh ke asal suara. Seketika mata nya membulat tak percaya, lelaki yang ia tangisi dan meninggalkannya tanpa sebab kini tepat berdiri di hadapannya.

"Mas Ronal. "

"Ya, ini aku, ku lihat hidup mu baik-baik saja. "

Amira tidak menghiraukan ucapan Ronal. Gadis itu melangkah dengan cepat, ia tidak ingin melihat lagi lelaki yang tidak bertanggung jawab, yang meninggalkan kekasihnya tanpa sebab di saat kekasihnya sangat membutuhkan keberadaannya. Tetapi langkah nya terhenti, Ronal menarik tangannya dan membawa Amira kedalam pelukannya.

"Maafin, Mas Mir. "

Amira tidak merespon dan terus meronta-ronta agar pria itu melepaskannya.

"Mir, dengerin penjelasan Mas dulu. "

"Enggak ada yang perlu di jelasin lagi Mas, dan lepasin tangan Mas, aku tidak ingin terlibat dengan mu lagi. "Mata gadis itu mulai berkaca-kaca.

"Mir, Mas ngaku salah, saat itu Mas ninggalin kamu tanpa sebab, tapi Mas punya alasan kenapa Mas ninggalin kamu. "

"Cukup Mas, aku tidak ingin mendengarnya. "Air mata Amira menetes tanpa permisi.

"Mir, saat itu Mas nggak punya pilihan lain, Mas terpaksa ngelakuin ini, Mas mohon dengerin penjelasan dari Mas dulu. "

"Mas, kamu sudah memiliki keluarga, aku tidak ingin mengganggu atau pun merusak rumah tanggamu, saat ini aku sudah memiliki kehidupan sendiri dan sudah melupakanmu, jadi aku mohon jangan ganggu aku lagi. "

"Enggak Mir, di hati Mas cuman ada kamu, dari dulu Mas mencari mu, tapi kamu tidak ada kabar. Mas sudah mendatangi rumah mu, tapi semua tetanggamu bilang kedua orang tua mu sudah meninggal, Mas bertanya keberadaanmu, tetapi mereka tidak ada yang tau. Mas mohon Mir, dengerin penjelasan Mas dulu. "

"Sudahlah Mas, tidak ada yang perlu di jelaskan lagi, kita sekarang memiliki hidup masing-masing, anggap saja kamu tidak pernah mengenal ku. "Gadis itu terus menitikan air mata, ia mengingat masa di mana kedua orang tua nya meninggalkannya seorang diri, saat itu ia butuh sandaran untuk mengurangi beban hidupnya, dan seorang pacar yang juga menghilang tiada kabar.

Amira menepiskan tangan Ronal dan ia melangkahkan kaki dengan cepat menuju kamarnya. Gadis itu mengunci pintu kamar dan membenamkan wajahnya di bantal, ia kembali menangis.

Flashback ON

Di sekolah Kartika X109

Gadis yang masih memakai seragam putih abu-abu. Saat ini Amira masih duduk di kelas XI jurusan IPS. Gadis yang ceria dan memiliki banyak sahabat.

Ayah Amira seorang pengusaha properti yang cukup sukses. Saat itu Amira anak yang cukup di manjakan oleh uang, apa yang ia inginkan, gadis itu langsung membeli nya.

Suatu hari, Amira tengah berbelanja di Mall bersama teman-teman nya. Gadis itu tidak sengaja menabrak seseorang.

Bugghh..

"Maaf.. Om, saya tidak sengaja, saya berjalan tidak melihat dengan benar. "Amira membungkukkan badannya.

"Sudah, tidak apa-apa. "Pria itu tersenyum ramah.

"Terimakasih, kami permisi dulu. "Amira menggandeng temannya dan berjalan melewati pria itu.

"Aduh.. Gile parah Mir, ganteng bener tu cowok, walaupun aku lihat umur nya jauh dari kita, tapi karisma nya itu buat jantung gue mau lompat. "Ujar Teman Amira kegirangan.

"Apaan sih, lo, kalau udah liat cowok tampan cowok sendiri di lupain. "

"Cowok gue juga nggak kalah tampannya, tapi kalau di bandingkan Oom tadi, cowok gue pasti kalah isi dompetnya. "

"Dasar, cewek matre lo. "

"Gue gak matre Mir, tapi gue mencoba membenahi perekonomian hidup gue."

"Yee.. Itu mah sama aja kali. "Hahahaha... Mereka tertawa ria.

"Mir, gue duluan ya, cowok gue udah jemput tu. Teman Amira menunjuk sosok pria yang duduk di atas motor. Besok kita jumpa lagi di sekolah. By.. By. "

"Iya.. Hati-hati. "Amira pun menuju motor metic nya dan melajukan kendaraannya untuk pulang kerumah.

Di tengah-tengah jalan yang lumayan sepi, motor Amira tiba-giba mogok, ia pun turun untuk mengecek, ternyata bensinnya habis, tadi ia lupa untuk mengisi bensin.

"Aduh.. Pake mogok segala, mana jalanan sepi banget lagi. "Amira bergumam sendiri.

Mobil sport berwarna kuning melintas melewati gadis yang tengah menuntun motornya. Mobil kuning itu tiba-tiba memundurkan kendaraannya.

Itukan cewek di Mall tadi, motor nya kenapa di dorong? Rusak kali ya.

Pria yang memakai kemeja putih menghampiri Amira.

"Motor nya kenapa, dek? "

"Eh... Aku lupa isi bensin tadi. "

Ini kan cowok di Mall tadi, kalo di lihat lebih lama benar-benar tampan. Gumam Amira dalam hati.

"Yaudah, kamu naik bareng saya aja, nanti motor kamu di antar kerumah sama orang bawahan saya. "

"Enggak usah Om, aku takut merepotkan. "

"Tidak kok, jangan takut, saya tidak akan macam-macam kok, ayo saya antar pulang. "

"Emm.. Yaudah deh, kalo Om maksa. "Amira menepikan motor nya dan meninggalkan nya di sana. Pria itu pun menghubungi bawahannya untuk mengurus motor Amira.

Di dalam mobil, Amira tampak canggung, karna ia tidak tau ingin memulai obrolan dari mana, ia memutuskan untuk berdiam diri.

"Oya, kita belum kenalan, nama aku Ronal, nama kamu sapa. "Suara pria itu memecah keheningan

"Nama aku Amira Om. "

"Panggil saja aku Mas, aku belum cukup tua kau panggil Om. "Ronal terkekeh.

"Iya Om, eh Mas. "Amira tersenyum canggung.

"Amira masih sekolah ya?"

"Iya Mas. "Jawabnya singkat.

"Kelas berapa? "

"Masih kelas XI Mas. "

"Masih cukup Muda ya, rencana tamat sekolah mau kuliah ambil jurusan apa? "

"Belum tau ni Mas, belum memikirkan sampai di situ. "

"Belajarlah dengan rajin, agar kesempatan baik selalu mengiringi langkah kita. "

"Iya Mas, oya Mas, di depan ada persimpanga,di situ rumah Amira. "Amira menunjuk memberi arahan kepada Ronal, pria itupun menepikan kendaraannya.

"Makasih tumpangannya Mas, Amira membuka seat belt dan membuka pintu mobil. "

"Tunggu Mir. "Ronal memegang tangan Amira.

"Kenapa Mas. "

"Eh.. Maaf, itu, emm.. Aku boleh gak minta nomor handphone kamu, buat nambah teman aja, ya teman. "Ronal berbicara dengan terbata-bata.

"Ohh... Sini handphone Mas. "Pria itu memberikan benda pipih nya dan Amira pun langsung mengetik nomornya.

"Aku simpan ya, kedepannya kita bisa sering ketemukan? "

Wanita itu tidak menjawab, hanya mengangguk dan tersenyum malu.

"Amira masuk ya Mas. "

"Iya. "Ronal tersenyum..

Sejak saat itu mereka saling menghubungi dan sering jalan-jalan bersama. Ronal sering main kerumah Amira, dan Amira sering mampir ke Apartemen Ronal.

Sudah beberapa bulan mereka saling mengenal. Amira kini sudah kelas XII. Saat kenaikan kelas menjadi momen paling bahagia menurut Amira.

Ronal datang kesekolahan Amira, saat itu semua Murid dan para Guru sedang berdiri di halaman sekolah. Ya, saat itu adalah hari penerimaan Rangking kelas untuk murid yang berprestasi.

Ronal yang dari jauh hari sudah menyusun rencana dan meminta ijin kepada kepala sekolah dan para guru untuk memberi kujutan pada Amira. Baginya sangat mudah, karna kepala sekolah adalah Pamannya dan Ayah nya berinfestasi cukup besar di sana.

Seorang guru memanggil nama Amira untuk maju ketempat yang ditunjuk. Gadis itu pun berjalan menuju tempat yang di anjurkan guru tadi. Amira terlihat biasa saja dan tidak menaruh curiga.

Beberapa saat suasana hening tak ada suara. Dan di salah satu sisi seorang pria berbadan tegap dengan memegang boneka panda berukuran besar dan buket bunga mawar merah. Pria itu berjalan dengan santai melewati murid-murid di sana.

Kini pria itu sudah berdiri tepat di hadapan Amira, gadis itu menatap takjub dan menutup mulut nya dengan telapak tangan, ia tidak menyangka apa yang Ronal lakukan.

"Apa yang kamu lakukan di sini?" Tanya Amira sambil berbisik.

"Ingin memberimu kejutan. "Jawan Ronal santai.

"Memberiku kejutan? Kenapa harus di sekolah? Kau bisa melakukan di tempat lain. "

"Aku ingin sekarang, aku melakukan ini karna ingin kau tidak akan melupakan moment ini. "

Pria itu langsung berlutut di hadapan Amira dan di saksikan para guru dan semua murid. Ronal menyodorkan buket mawar merah di depan Amira.

"Amira.. Sudah lama aku menyimpan rasa ini, rasa yang cukup membingungkan bagiku, terkadang aku susah tidur karna memikirkan mu, aku tau ini terlalu cepat dan berlebihan, tapi aku lakukan ini semua karna aku ingin memilikimu, aku ingin kau menjadi milikku dan semoga kedepannya kita bisa menuju ke jenjang lebih serius dan melakukan hal bersama-sama. Amira.. Maukah kamu jadi pacarku. "Ronal menebar senyum manisnya.

"Terima.. Terima... Terima. "Begitulah suara serempak dari guru dan para murid..

Tanpa sadar Amira menitikan Air matanya. Ini pengalaman pertamanya untuk menjalin cinta, dan momen yang akan ia ingat sepanjang hidupnya.

"Iya.. Aku terima. "Amira mengambil buket Bunga Mawar merah itu dan memengang tangan Ronal untuk berdiri.

Ronal yang mendengar ucapan cinta nya di terima Amira, ia langsung memeluk Amira kegirangan..

"Terimakasih, sayang. "Kilas Ronal mencium kening Amira.

Ciee.. Ciee.. Cie..

Begitulah suara dari semua mata yang menyaksikan, dan mereka ikut tersenyum bahagia melihat dua insan yang sedang memadu cinta dengan romantisnya.

Mereka menjalin hubungan dengan baik, selalu melakukan hal positif, sering menghabiskan waktu bersama, dan Ronal selalu ada waktu untuk Amira.

Dan tiba saat di mana Ronal tidak mengabari Amira, Ronal hilang tanpa sebab bagai di telan bumi. Saat di mana Amira tengah berduka karna kehilangan kedua orang tuannya. Amira sudah mencoba mencari keberadaan Ronal, tapi itu sia-sia. Dari saat itu Amira bertekat melupakan Ronal dan tidak menjalin hubungan dengan pria manapun.

Flashback Oof

Bersambung..

Jangan lupa vote ya teman, maaf kalo typo masih betebaran..

1
vannyaa
koq si amira murahan bgt ya thor ngeri cwe pelakor
Shedah Humaira
bagus cerita kak.....lanjut kak
Ety Susanti
lanjut
Yulis Bunda Raffa
hadeeuuuu amira labil bangt....
Bernadina Natalia Bere
Amira kyak cwek murahan larinya kok mlah ke ronal ga tau apa ronal punya istri anak.walaupun ronal mntan nya tp jgn gitu donk...
~lk~
apaan si sjka ngegantungin deh ni author😎
Vivi Bundanya Al
lanjut donk
oren
amira jalang
oren
dasar cwek murahan
oren
amira mili ronal bnyak yg skit hti
oren
sdh dgn ronal dgn adit lagi ciuman
oren
amira maunya dua2nya
Nur Kholidah
lanjuttt
Salma
bikin penasaran deh
Salma
lanjut lanjut lagi seru ni bacanya
Mohammad Sulthon
jd ikut bingung. ..km pasti bingung jgkn thoooor
Mohammad Sulthon
yess
..adit good joob
Mohammad Sulthon
msukn dikit... tiap ada prcakapan sebaikny dksih kterangan siapa yg bicara... biar qt2 yg bc g bingung... lanjuuuut
Erni Rospita
bukan amira yg slh tpi yg salh tu,,,, ya knpa hrus ronal ya yg jadi suami amira thour jgn bkin skit hti,,, udah temuin aja iamira sama suruhan adit cpt bwa amira nya tmpt adit biar semua aman
Erni Rospita
kasihan adit skluarga thour,,,, msa keluarga baik"di kasih cobaan begitu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!