NovelToon NovelToon
Bertukar Suami

Bertukar Suami

Status: tamat
Genre:Romantis / Badboy / Perjodohan / Menantu Pria/matrilokal / Tamat
Popularitas:3.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Dewi Sri

Kami dikandung di rahim yang sama dan dalam waktu yang sama. Namun, kenapa aku tak seberuntung Kak Keyla?

Please beri dukungan yang banyak sama author biar semangat lanjutkan karyanya. 🙏🙏🙏🙏

Beri vote, like, dan komentar ya!!!


😊😊😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi Sri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hikmah

Di dalam kamar Kayla segera menggendong tubuh mungil Kaysa. Sungguh dia merasa sangat iri dengan Kayra. Dia sebagai Kakak merasa kalah saing dengan adiknya kembarnya.

"Ra, sungguh aku iri sekali denganmu," ucap Kayla mencium gemas pipi Kaysa.

Kayra langsung mengkerutkan keningnya bingung.

"Iri kenapa, Mbak?" tanya Kayra merasa aneh.

"Aku iri karena kamu sekali buat langsung jadi. Sementara aku yang tiap malam buat nggak jadi-jadi," jawab Kayla tersenyum kikuk. Dia kembali menciumi seluruh wajah Kaysa.

"Hisk, Mbak ini apaan, sih!" Kayra tersipu malu.

"Itu semua sudah ada garisnya masing-masing, Mbak. Mungkin, bulan besok Mbak tiba-tiba hamil," balas Kayra tersenyum.

"Aamiin. Semoga saja ucapanmu diijabah sama Tuhan," balas Kayla tersenyum senang.

"Oh ya, kita ke depan yuk! Di depan ada kedua mertua mbak juga," ajak Kayla tersenyum.

"Iya, Mbak." Kayra mengangguk.

"Oh ya, Mbak duluan saja sama Kaysa. Aku mau ganti baju dulu," perintah Kayra tersenyum.

"Oke."

"Ayo kita ke depan ketemu Oma sama Opa," ajak bicara Kayla pada Kaysa sambil melangkah keluar.

Kini Kayra sudah sendirian. Dia segera turun dari kasur. Begitu dia hendak berdiri dengan sempurna. Punggungnya kembali terasa sangat sakit.

"Astaga, ini sangat sakit sekali. Setttt." Kayra meringis.

Dia terus mencoba meluruskan punggungnya agar bisa tegak dengan sempurna. Namun, usahanya itu gagal. Rasa sakitnya semakin terasa.

"Bagaimana ini jika sampai Mbak Kayla tahu? Aku mohon beri kesembuhan pada hamba yang lemah ini. Hanya Engkau maha pemurah lagi maha penyayang," gumam Kayra terus berusaha.

Di ruang tamu David sudah menyuguhkan teh buatannya pada para tamu. Ketika melihat kakak iparnya keluar dari kamar istrinya sambil menggendong anaknya, dia langsung membatin dalam hatinya.

"Ups, pasti dia saat ini sedang kesulitan untuk menyusul keluar karena tubuhnya sakit. Apa sebaiknya, aku bantu dia lagi agar orang-orang ini tidak merasa curiga kenapa dia lama sekali keluarnya." David melirik ke arah kamar Kayra.

Sementara ibunya Damar langsung menyuruh sang menantu mendekatinya karena begitu ingin menggendong cucu.

"Kay, bawa kemari! Ibu ingin sekali menggendongnya," pinta ibunya Damar tidak sabar.

"Iya, Bu!" Kayla segera mendekati ibu mertuanya sambil tersenyum.

Dia memberikan Kaysa pada ibu mertuanya. Damar dan bapaknya pun segera bangkit dari kursi karena ingin melihat bayi Kayra juga. Semalam, Damar langsung memutuskan pulang saja karena sudah malam.

"Ya Tuhan, dia imut sekali!" puji bapaknya Damar langsung mendaratkan bibirnya ke wajah Kaysa bertubi-tubi.

"Ayo Pak, gantian! Damar pun ingin menciumnya juga," pinta Damar tidak sabar.

"Sebentar lagi! Bapak masih ingin menciuminya," tolak bapaknya Damar. Dia kembali menciumi pipi Kaysa bertubi-tubi.

"Aihhh, cepat dong!" pinta Damar tidak sabar lagi.

"Iya, sabar!" Bapaknya Damar terus menciumi pipi Kaysa gemas.

Damar langsung memasang wajah cemberut.

Hal itu membuat ibunya Damar menggelengkan kepalanya sambil tersenyum geli.

"Kapan ya, kita punya cucu juga? Rasanya aku tidak sabar lagi menggendongnya setiap hari," ucap bapaknya Damar segera menghentikan aksinya.

Kayla langsung tersenyum kecut mendengarnya. Dia merasa begitu malu karena belum bisa mewujudkan keinginan mertuanya.

"Bapak tenang saja! Damar yakin kalau tahun ini, kami juga akan segera diberi momongan," sahut Damar tersenyum. Dia segera menggeser posisi bapaknya karena tidak sabar ingin mencium Kaysa juga.

"Aamiin," sahut mereka semuanya tersenyum.

David tidak merespon kegiatan empat orang tersebut. Dia masih saja dengan lamunannya.

"Tuh kan benar dia tidak segera kaluar. Lebih baik, aku membantunya agar orang-orang ini tidak merasa curiga," batin David yakin.

"Silahkan teh sama camilannya dinikmati. Aku mohon izin sebentar untuk ke kamar melihat istriku. Sepertinya, dia butuh bantuanku," pamit David tersenyum.

"Iya, silahkan!" sahut semuanya.

David segera meninggalkan mereka. Dia segera melangkah menuju kamar istrinya. Begitu dia membuka pintunya, terlihat istrinya itu masih saja berdiri di pinggiran kasur. Tangannya terus berpegang pada ujung kepala ranjang.

"Ayo aku bantu," ucap David lirih. Dia memasang wajah malas. Lalu, melangkah mendekati istrinya.

Kayra langsung menatap ke arahnya sambil tersenyum.

"Iya, Mas. Tapi, aku ingin mengganti pakaian dulu sebentar. Bajuku ini bau keringat," balas Kayra.

"Hemmm." David langsung memenggokkan langkahnya menuju lemari pakaian.

Setelah mendapatkan bajunya, dia segera mendekati istrinya.

"Ini bajunya!" Dia mengulurkan baju Kayra dengan wajah malas.

"Terima kasih, Mas." Kayra menerimanya dengan senang hati. Lalu, menjatuhkan bokongnya di kasur kembali.

Pelan-pelan, Kayra berusaha membuka pakaiannya. Namun, karena punggungnya terlalu sakit. Kegiatannya itu tersendat-sendat.

"Huh, manja sekali! Mari aku bantu! Kamu menghadaplah ke arah sana," pinta David jengkel dengan suara lirih.

"I-iya, Mas." Kayra segera merubah posisinya.

Pelan-pelan David mengangkat baju istrinya. Begitu sudah berhasil dilepas, matanya langsung fokus menatap warna merah kebiruan yang terlukis di punggung istrinya.

Dia menghela napas kasar. "Kamu tunggu sebentar!" tegas David segera menyingkir.

"Iya, Mas." Kayra langsung menengok suaminya. Bibirnya melengkung saat melihat suaminya sibuk mencari sesuatu di dalam laci lemarinya.

"Kamu memang kasar, Mas. Tapi, setidaknya kamu masih mau mengobatiku," batin Kayra senang.

Tak lama David mendekati Kayra lagi. Tangannya segera membuka kotak salep untuk mengobati luka lebam di punggung istrinya.

"Tahan! Ini pasti lumayan sakit," aba-aba David.

"Iya, Mas." Kayra tersenyum. Lalu, memejamkan matanya.

Pelan-pelan David mengolesi seluruh area berwarna merah kebiruan pada punggung istrinya. Sebenarnya, Kayra ingin sekali berteriak karena sentuhan lembut itu masih terasa sangat menyakitkan. Dia menggigit bibirnya agar tidak mengeluarkan suara sama sekali.

"Sudah! Ayo sekarang pakai bajumu," ucap David.

"I-iya, Mas." Kayra segera membuka matanya.

David dengan telaten memakaikan baju ke tubuh istrinya. Kayra langsung tersenyum bahagia mendapatkan perlakuan istinewa ini dari suaminya.

"Ayo menghadap kemari! Aku bantu mengganti yang bawah!" perintah David.

"Iya, Mas." Kayra segera merubah posisinya menghadap sang suami.

Pelan-pelan David menarik turun androk yang dikenakan istrinya. Lalu, menggantinya dengan yang bersih.

"Sudahkan! Ayo kita keluar sekarang!" ajak David.

"Iya, Mas." Kayra segera turun dari ranjang.

Pelan-pelan dia mencoba menegakkan posisi tubuhnya saat berdiri. Dan syukurlah sudah bisa. Olesan salep di punggungnya mulai menyerap. Jadi, rasa hangat dari efek salepnya sedikit meredakan rasa nyerinya.

David segera merangkul tubuh istrinya. Lalu, melangkah hati-hati keluar dari kamar. Tentu saja hal itu membuat Kayra semakin senang dan bahagia. Menurutnya, kejadian buruk tadi pagi membawa hikmah besar pada kedekatan dia dan suaminya.

"Terima kasih Ya Tuhan, walaupun ini terasa sangat menyakitkan, tapi setidaknya ada kebahagiaan yang aku dapatkan juga karenanya," batin Kayra tersenyum. Dia menatap inten wajah suaminya. Sungguh ingin sekali dia mengecupnya.

"Bisakah kamu tidak menatapku seperti itu," ucap David jengkel.

1
ᥫ᭡ིྀℜ𝔦𝔫𝔦 𝔤𝔢𝔪𝔦𝔫𝔦 ིྀও•∘
judul sm isi cerita kok beda ya🤣
Calon Makmum
Luar biasa
Darna Wati
aku pikir david akan kecewa sm kayra...
Darna Wati
Astaqfirullah.. semoga tdk terjadi
Lisa
Thor cerita season 2 ga di lanjutin yaa
Yuha Amri
aku emosi baca ini novel karena si kaira bego amat terlalu lemah
Dewi AmarRaya
ini bertukar suaminya dmn ya
tari
sedihhh
Salawati Ray
judulnya bertukar suami tp kok beda jln ceritanya
Amar arjuna
lanjut
Ida Darwati
tapi saya sakit hti klo ingwett kasyra,,seperti wanita terhina
Nur Oh
mana bisa,pasti ketahuanlah dia habus operasi lahiran diperutnya,kecuali lahir normal,trs asi juga g keluar dari PD Kayla😇😇
Siti Brtampubolon
😭😭😭😭😭😭
reinbow milk boba
gimn klo alur cerita ny ta menyebutkan tata cara ..ibadahn suatu agama... smua agama pasti ta meluruskan PE zinahan.
reinbow milk boba
jujur aku mpe trharu bc novel ini bagus banget ..jd k pikiran saat hamil ..ngidam sesuatu g k sampean .meski David kasar sama kayra tp tetep mehatikan..apa yg d inginkan saat hamil😭😭
Arie Marchella
fgbb
Rani Pramudyo Ningtyas
terlalu lemah Kayra nya ... jd terkesan lemot ... cerdas dikit Kayra ... biar bacanya seru ...
Agus Apriansyah
awal2 baca sedih mulu,tapi pas udh tuker suami ceritanya jdi seru
Nika Ibumemi Sugiarto
mantap
Elli Sahrida
kayra nya suka melamun, mikir jadi kesannya lemot ya, kebanyakan mikir
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!