NovelToon NovelToon
CEO KU AYAH DARI ANAKKU

CEO KU AYAH DARI ANAKKU

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:58.7M
Nilai: 4.7
Nama Author: Fafacho

"Dia anakku bukan anak orang lain, dan tubuhmu serta dirimu adalah milikku"
~ Rendra~

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fafacho, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ep 17

Rendra masih terduduk diam di sebelah Adiba saat ini, bedanya kini dia duduk di lantai sambil terus memegangi tangan Adiba. Dia tak pergi kemanapun sampai Adiba sadar, kalau perempuan itu belum sadar juga dia tidak akan pernah pergi.

“Kak aku pergi dulu, aku harus kuliah. Mata kuliahku sebentar lagi dimulai” pamit jeremy dnegan perlahan sambil melihat kakaknya tidak tega. Kakaknya tersebut sepertinya benar-benar merasa menyesal akan apa yang dia lakukan selama ini pada perempuan it. Meskipun dia tidak tahu sepenuhnya apa yang dilakukan kakaknya tapi dia bisa melihat penyesalan tersebut bahkan bukan hanya penesalan saja tetapi juga cinta yang kakaknya rasakan pada wanita itu.

Rendra hanya mengangguk menangapi adiknya yang akan pergi, dia sama sekali tak lengah melihat kemana-mana. Fokusnya hanya pada Adiba, dia berharap perempuan itu segera sadar.

Jeremy langsung melangkah pergi dari ruangan tersebut meninggalkan Rendra dan juga Adiba hanya berdua saja.

“kenapa kamu pingsan lama sekali,” ucap Rendra sambil menyisihkan rambut Adiba yang menutupi wajahnya.

“Kamu tampak beda sekarang, lebih cantik dan seperti lebih dewasa” gumam Rendra mengagumi sosok Adiba yang masih pingsan.

Adiba yang merasakan wajahnya diusap, langsung terperanjat dan dia bangun seketika. Entah mengapa dia langsung terbangun setelah mimpi anaknya yang tersenyum gembira. Dan dia langsung kaget saat melihat rendra yang tengah duduk dilantai menatap dirinya dan pria itu abru saja habis melakukan apa padanya karena tangannya yang ada di dahinya.

“Apa yang kau lakukan padaku barusan” tukas Adiba langsung menutupi dirinya dnegan tangan.

“Aku tidak melakukan apa-pa padamu” ucap Rendra,

“Syukurlah kamu sudah bangun, aku sangat khawatir padamu” ucap rendra lagi dan akan meraih tangan Adiba.

“jangan sentuh aku” pungkas Adiba sambil menepis tangan Rendra matanya menatap nyalang Rendra.

“Pria bejat sepertimu tidka mungkin tidak melakukan apa-apa padaku, apalagi aku dalam keadaan tidak sadar. Dasar pria bejat, pria bajingan” kata-kata makin penuh kebencian terlontar dari mulut Adiba.

“Ya aku memang seperti itu, tapi aku sekarang tidak seperti itu. aku minta maaf atas apa yang aku lakukan padamu dulu. aku menyesal, maafkan” ucap Rendra dan akan memeluk Adiba. Tetapi Adiba langsung mendorongnya membuat Rendra terdorong di lantai.

“Pergi dari sini, pergi dari ruangan ku” usir Adiba pada Rendra.

“Nggak, aku nggak akan pergi sebelum kamu memaafkan diriku. Aku salah, aku minta maaf. Aku menyesali apa yang kau lakukan dulu padamu. Aku..aku merindukanmu sangat, aku,aku mencintaimu Adiba” ucap rendra perlahan mendekati Adiba. Tetapi Adiba langsung berdiri,

“Kalau kau tidak mau pergi dari sini, aku saja yang pergi. Aku tidak ingin bertemu pria bejat seperti dirimu” ucap Adiba dan langsung berjalan pergi

Rendra yang masih terduduk di lantai buru-buru berdiri dan mengejar Adiba, dia langsung menarik lengan Adiba dan mendorong Adiba kedinding, ia menghimpit perempuan itu.

“aku saja yang pergi dari ruangan mu, tapi kau jawab pertanyaan ku. Kau..apa kau melakukan apa yang ku suruh waktu itu untuk menggugurkan anak kita” ucap rendra, dia sedikit merasa takut menanyakan hal itu. itu sebuah kebodohan yang pernah dia lakukan karena menyuruh Adiba membunuh anaknya sendiri anak mereka.

“kenapa kau tanyakan itu? apa perduli mu. Tentu saja aku sudah menggugurkannya bukannya kau tidak menginginkan anak itu, kau pikir aku akan mempertahankannya disaat ayahnya sendiri tidak menginginkannya. Dia hanya penghalang diriku untuk sukses tentu saja aku hilangkan sesuai perintah dari pria bejat sepertimu” ucap Adiba dengan sangat tajam hingga mampu menohok hati Rendra, hatinya hancur mendengar itu. mendengar kalau anaknya telah tiada. Seketika tubuhnya terasa tak berdaya memberikan kesempatan pada Adiba. Adiba langsung mendorong rendra kuat membuat dia terbebas dari kungkungan pria tersebut.

“Aku saja yang pergi,” pungkas Adiba menatap rendra, dia mengepalkan tangannya mengumpulkan kekuatan dirinya saat ini agar lebih berani menghadapi Rendra. Karena sepertinya Rendra bukanlah orang sembarangan di perusahaan tempatnya bekerja.

Adiba langsung melenggang pergi meninggalkan Rendra yang tampak terpukul, dia hanya bisa diam melihat Adiba yang berjalan tergesa-gesa meninggalkannya. Dia biarkan saja dulu perempuan itu pergi darinya, karena dia sekarang begitu lemah menyesali apa yang terjadi akibat perbuatanya dulu. Tidak seharusnya dulu dia menyuruh Adiba menggugurkan anak mereka, hatinya hancur saat ini mengetahui hal itu.

......................

Adiba mengemudikan mobilnya dengan sedikit lebih cepat, dia sesekali melihat kebelakang saat berada dibelokkan. Dia takut kalau ada yang mengikuti dirinya saat ini, dia tidak ingin Rendra mengetahui dirinya tinggal dimana. Karena dia tidak ingin pria bejat itu mengetahui soal anaknya.

Adiba langsung memasukkan mobilnya ke pekarangan sebuah rumah, dia menghentikan mobil tersebut tepat di gerbang garasi yang tertutup. Dia keluar dair mobil dengan terburu-buru.

Bertepatan dnegan itu wanita paruh baya dan seorang gadis remaja keluar menggandeng tangan bocah kecil yang berumur lima tahun lebih.

“Loh Diba, kok sudah pulang” ucap Bunda Julia, Bibi dari Adiba tetapi Adiba memanggilnya bunda. Perempuan itu dan keluarganya yang selama ini mengurus Adiba dan juga anaknya. Karena hanya keluarga mereka yang menerima Adiba dulu. orang tua Adiba sampai saat ini belum bisa menerima dirinya bahkan komunikasi saja terputus sejak Lima tahu lalu. Keluarga Julia memang keluarga yang baik dan menjaga dirinya bahkan saat dia mendapat pekerjaan di jakarta mereka semua turun ikut ke kota ini menyewakan rumah mereka yang ada di Surabaya dan pindah kesini.

“Bunda, Chika, ayo masuk. Tutup pintunya” ucap Diba terburu-buru dan dia sesekali melihat ke belakang.

Adiba langsung menggendong anaknya,

“kenapa Ma,? Kenapa kita macuk” tanya bocah kecil itu

“Adiba ada apa?” tanya bunda sambil memegang bahu Adiba yang tampak cemas.

“Ayo bunda masuk, ayo bun” ucap Adiba bak anak kecil yang merengek pada orang tuanya.

“Ada apa sih mbak? Kita mau jalan-jalan” ucap Chika.

“jalan-jalan besok ya, kita masuk saja Chik, ayo bunda, Chika” tukas Adiba menarik kedua orang itu.

Terpaksa mereka menuruti permintaan Adiba untuk amsuk kedalam meskipun mereka bingung kenapa harus buru-buru untuk masuk kedalam rumah.

...................

Rendra duduk di kursi yang berada di rungannya. Dia diam tak bersemangat sekarang, harapan dirinya yang dia bangun meski itu mustahil hancur seketika saat dia mengetahui bahwa anaknya sudah tidak ada.

Dia pikir Adiba tidak akan melakukannya, karena dia sangat tahu Adiba bukanlah orang yang tega pada siapapun. Apalagi ini pada anaknya meskipun dirinya sudah menyuruh untuk menggugurkannya dulu tapi dia masih berpikir Adiba tidak akan melakukannya.

Tapi kenyataan ini begitu mengejutkan dirinya, anaknya sudah tiada. Dan Adiba membenci dirinya. Bagaimana cara dia selanjutnya agar bisa meminta maaf pada Adiba dan menjadikan perempuan itu miliknya. Alasan dia untuk mendapatkan Adiba kembali sudah tiada lalu apa yang bisa dia lakukan sekarang.

“Apa yang harus aku lakukan, maafkan Papa nak. Papa minta maaf, Papa harap kamu bahagia di sana doakan Papa juga agar papa bisa kembali dnegan mamamu,” gumam Rendra penuh harap, dia mendoakan semoga anaknya yang telah damai bagia di pangkuan tuhan dan dia harap dirinya bisa menebus semua kesalahannya pada Adiba sekaligus ingin kembali pada perempuan tersebut.

°°°

T.B.C

1
ayu cantik
suka
emak gue
memang begitu adanya kan,bang Tama yang menolong Diba disaat terpuruk nya disaat dia gak punya siapa2
emak gue
masih gak terima semudah itu Rendra 😡😡
emak gue
kok aku masih gregeten sama Rendra ya harusnya dia mengambil hati Diba itu sehalus mungkin karena di a yg meninggalkan luka terdalam pada Diba tapi dia maksa trs gak mikirin perasaan wanita apa🥺
emak gue
kok Rendra lgsg dipertemukan dengan anaknya sih thoor gak dipikin menderita dan mengemis dulu untuk bertemu anaknya gak impas dong sama penderitaannya diba
Borahe 🍉🧡
harusnya kmu introspeksi diri. Bukan malah nyalahin org terus
Borahe 🍉🧡
dih 🙄
Borahe 🍉🧡
labil sekali Rendra di sini 🙄
Borahe 🍉🧡
baca kesekian kalinya😍😋
Fafacho: wiih makasih kk
total 1 replies
ikaa
ep 23
Paon Nini
pak Frans yang punya kerjaan ini
Paon Nini
dibuang tapi masih difasilitasi, nah ini si Adiba udahlah dibuang, tanpa uang sepeserpun lagi... hanya karena nafsu binatangnya si Rendra.
Arif Tegal
cari uang belum bisa kenapa cari masalah aja
SJR
Assalamu'alaikum semuanya, mampir yuk ke novel ku ini, "ISTRI BERCADAR MILIK KETOS TAMPAN", saling suportnya dan jangan lupa like dan follow ya 🙏🤗😊❤️
juwita
itu anak yg dl k. suruh gugurkan Rendra. coba klo anaknya tau klo papa nya g mau dia
juwita
kau sendiri yg nolak adiba nyuruh gugurin anak mu. mlh nyalahin org lain dasar pecundang
juwita
Luar biasa
juwita
kmnya yg bego bukannya blg malah mewek
juwita
calon dokter bego knpa g jujur spa tau klo jujur org tuanya akn memaafkan. heran deh smua author klo ceritanya cwek di perkosa g akn jujur bs cm nangis diam di buat karakter bego sm authornya
sakura
....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!