NovelToon NovelToon
Auristela (Mu'Alaf Cantik)

Auristela (Mu'Alaf Cantik)

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:583.4k
Nilai: 4.6
Nama Author: RahmaYesi.614

Kisah perjalanan seorang wanita yang pindah keyakinan demi pria yang dicintainya. Namun, setelah menikah, bukan kebahagiaan yang didapatnya. Dia kehilangan bayi yang bahkan belum sempat dilahirkannya, lalu pada hari itu juga dia di ceraikan oleh pria yang dianggapnya akan mencintai dan melindunginya.

Akankah dia tetap teguh dengan keyakinan barunya? Lalu bagaimana kelanjutan kehidupannya. Yuk, saksikan kisahnya dalam novel "Auristela (Mu'alaf cantik)"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RahmaYesi.614, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bunga bunga

Siang ini Al janjian dengan Erna untuk bertemu di kantor bang Adin. Dia berangkat sendiri tanpa Haris. Karena Haris, sedang ke Bogor untuk menjemput ibunya, lalu ke Pesantren untuk menjemput Rizki.

Dalam perjalanan menuju kantor Al mendengar murrotal Qur'an melalui headphone. Mulutnya juga ikut komat kamit mengikuti suara bacaan yang didengarnya. Hingga panggilan masuk ke ponselnya menghentikan bacaan murrotal itu.

"Haris?" Kenapa dia menelponku." Menekan tombol hijau. Panggilanpun terhubung.

"Assalamualaikum, Ris. Ada apa?"

"Waalaikum salam, mas Al. Begini, aku sudah tiba di Bogor. Tapi, Ibu nggak dirumah. Aku telpon nggak diangkat. Coba deh mas Al yang telpon." Jelasnya.

"O gitu. Ok, bentar ya Ris, aku telpon ibuk dulu." Mengalihkan panggilan Haris. Al segera menelpon ibunya.

"Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif, silahkan tinggalkan pesan suara…" Begitulah pemberitahuan saat menelpon ibuk.

"Ibu kemana ya? Nggak biasanya telponnya mati." Ujarnya yang mulai khawatir.

Al lengah, dia melupakan kalau dirinya sedang mengemudi dijalan raya, sehingga dia tidak melihat ada mobil yang hendak menepi tepat didepan mobilnya. Mobil itu sudah menyalakan lampu sen kirinya, dan memperpelan lajunya.

Brruaaakkk…

Mobil Al menabrak bagian belakang mobil itu. Al kaget, dia bahkan terhantuk kebagian setir mobilnya.

"Astaghfirullah, ya Allah." Ucapnya.

Al pun langsung turun dari mobilnya. Dia segera memeriksa keadaan mobil didepannya. Dia mengetuk kaca jendela mobil itu. Pemiliknya pun menurunkan kaca mobil.

"Maaf mbak, saya tadi melamun." Ucap Al begitu melihat pemilik mobil itu.

"Tidak apa Mas, saya juga kurang hati hati." Keluar dari mobilnya.

Sementara itu dibelakang sana, sudah ada beberapa mobil yang mengantri untuk lewat. Sehingga mereka menyadari, harusnya mereka menepikan mobil.

"Kita nepi dulu ya mbak." Saran Al.

Lalu merekapun menepikan mobil mereka. Barulah kemudian keduanya keluar dari mobil untuk membicarakan apa yang harusnya dibicarakan.

"Sebenarnya saya buru buru mbak, jadi bagaimana? Mau langsung saya panggilakan orang bengkel?" Tanya Al buru buru, tanpa menyadari siapa lawan bicaranya.

"Tidak Apa, mas Al. Lagian mobil saya juga hanya sedikit lecet bagian belakangnya. Jika sedang buru buru, silahkan saja." Ujar wanita bercadar itu.

Al termangah saat wanita itu mengenali dirinya. Namun, sesaat dia tersadar, bahwa dirinya seorang public figur, jadi wajar dong dia dikenal oleh siapapun.

"Sekali lagi saya benar benar minta maaf." Menyesal, karena harus segera pergi.

Wanita bercadar itu hanya tersenyum, terlihat dari kedua bola matanya. Dan saat itu jugalah, Al tidak sengaja melihat mata wanita itu. Dia terdiam sesaat, lalu mengalihkan pandangannya.

"Auristela Az-Zahra, kan?" Tebaknya.

"Hah?" Bingung karena Al bisa mengenali namanya.

"Huh, akhirnya ketemu lagi. Terimakasih juga untuk malam itu, karena sudah membantu saya dan mendengar cerita saya." Ucap Al ramah.

"Ternyata mas Al sudah tahu siapa saya." Tersenyum senang.

"Aduh, sebenarnya saya masih mau ngobrol sama mbak Auri. Tapi, saya buru buru." Mengeluarkan kartu namanya, yang disana ada alamat kantor kecil tempat Al mengatur manajemen keartisannya.

"Ini kartu nama saya. Ada nomor telpon juga disana." Menunjukkan nomor telpon dikartu namanya itu.

Dengan senang hati Auri mengambil kartu nama itu, lalu melihat nomor telpon yang dimaksud oleh Al.

"Kalau begitu saya permisi. Assalamualaikum." Ucap Al sambil melangkah menuju mobilnya.

"Waalaikumsalam warohmatullah." Jawab Auri, sambil menatap kepergian Al.

Lalu, seketika keduanya lupa kemana tujuan mereka. Baik Al maupun Auri, sama sama merasakan rasa sesak namun menggelitik. Keduanya merasa ada bunga bunga yang entah bunga apa itu menghiasi hati mereka, sehingga keduanya sama sama beristighfar dan menggelengkan kepala mengusir perasaan aneh itu.

1
Haida Royana
lho kog ngono ,bpkne Auri
Endang Sulistia
y udah rud...latihan dari sekarang ya 🤭😄😄😄
Endang Sulistia
jodohnya aurel
Endang Sulistia
kampret kau vin
Mama Gezkara
Luar biasa
Mama Gezkara
kak othor.... aku suka sekali dengan ceritanya... semangat yaaa
❣@Sha_Putrie❣
kurang pas sih Thor menurutku nama Calvin untuk putra pemilik pondok pesantren he..he..
Lilik Setyorini
Luar biasa, mangkin seru ceritanya, penuh inspiratif
Susanti Liau
Biasa
Susanti Liau
Buruk
Ika
bagus banget ceritanya
Neulis Saja
kayanya pas Al sama auri utk merajut mahligai rumah tangga karena keduanya sama2 tersakiti oleh org yg dicintainya. okay lah i agree 👌
Neulis Saja
kalau mau bunuh diri udah lanjutkan saja kenapa malah berharap ada yg nolong hah?
Neulis Saja
it's better to get a divorce
Neulis Saja
ehm kalau lakinya yg setia,istrinya yg selingkuh atau sebaiknya suami yg selingkuh istrinya yg setia ah dunia hanya memperdaya manusia saja bagi yg tipis iman mungkin setipis tisu
Neulis Saja
menyimak dari pembicaraan Al Fatih dan gio kayanya yg selingkuh adalah marsya masa iya anak masih kecil ikut dgn bapaknya yg hrs ninggalin karena kerja, hrsnya dan lebih deket dgn ibunya ini malah lebih deket dgn bapaknya, dari sini jadi curiga ?
Neulis Saja
ehm suri, you have to be patient because Allah is with those who are patient
Neulis Saja
auri, don't cry show that you are strong and you are not a weak woman 💪
Neulis Saja
tdk mengerti dgn Kelvin ko menyalahkan auri dia terjatuh di kamar mandi kenapa bawa2 tdk patuh sama suami keluar rumah, hai kau Kelvin Jaka sembung lho! suami macam apa kau menyalahkan yg kecelakaan yg tdk disengaja yg nama terpeleset bisa siapa saja dan bisa kapan aja tahu agama tapi gemblung lho 😲
Neulis Saja
auri, if you are in doubt leave, and if you are sure you must Istiqomah to your religion ☝️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!