kisah 3 orang sahabat yang di pertemukan di suatu perusahaan yang ternyata banyak menyimpan misteri.
ternyata salah satu nya bisa melihat yang tak bisa orang lihat pada umumnya..
dapat kah ketiga nya memecahkan misteri yang ada dan tetap bersahabat walau banyak rintangan yang di hadapi...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon astiasri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
TEMAN HANTU ( EGA)
Ketika Asti sedang asyik melihat pemandangan dari jendela, tiba-tiba pak Reza menghentikan mobilnya tepat di rumah makan yang bisa terbilang mewah dan elegan.
"Saya lapar,kamu juga lapar kan,kita makan dulu ya sebelum pulang!"ucap pak Reza sambil membuka sabuk pengaman.
"Asti gak biasa makan disini pak,gak nyari tempat yang biasa aja ya pak!"ujar Asti.
"Kamu tenang aja,saya yang traktir, kamu udah bantu saya."kata pak Reza sambil membuka pintu mobil.
Akhirnya Asti mengalah dan menuruti permintaan pak Reza,Asti pun turun dari mobil.
Sebenarnya Asti tidak enak hati,dia kan bukan siapa-siapa nya pak Reza kenal juga baru beberapa hari ini tapi dia sudah naik mobil bersama dan sekarang di ajak makan bersama.
Tapi ya sudahlah inikan hanya kebetulan bukan Asti yang merencanakan.
Asti dan Reza sudah ada di depan pintu rumah makan tersebut dengan segera seorang pelayan membukakan pintu sambil mengucapkan selamat datang dengan senyuman yang manis.
Asti dan Reza pun membalas senyuman nya,kemudian keduanya langsung memilih tempat duduk yang kosong.
Mereka memilih kursi yang dekat dengan panggung live music,ketika sudah duduk seorang pelayan menghampiri dan memberikan daftar menu.
"Saya yang ini aja ya mbak,Asti mau yang mana?"tanya Reza.
"Samain aja pak!"jawab Asti singkat.
Pelayan mengulang kembali pesanan yang sudah di order,seperti sengaja di lama-lama kan karena senang melihat wajah Reza yang memang tampan.
Namun pak Reza tidak menggubrisnya,dia hanya mengangguk saja tanpa melihat wajah sang pelayan.
Sang pelayan pun pergi dengan muka cemberut.
Tak lama pesanan datang,ketika keduanya sedang menikmati makanannya.
Para pemain band datang dan menyanyikan sebuah lagu.
"Salah satu lagu lawas yang cukup menyayat hati, Manusia Bodoh.."ucap sang vokalis.
Dahulu terasa indah
Tak ingin lupakan
Bermesraan slalu jadi
Satu kenangan manis
Tiada yang salah
Hanya aku, manusia bodoh
Yang biarkan semua
Ini permainanku berulang-ulang kali
Mencoba bertahan sekuat hati
Layaknya karang yang dihempas sang ombak
Jalani hidup dalam buai belaka
Serahkan cinta tulus di dalam takdir
Tak ayal tingkah laku mu
Buatku putus asa
Kadang akal sehat ini
Tak cukup membendungnya
Hanya kepedihan
Yang slalu datang menertawakan ku
Dia belahan jiwa
Tega menari indah di atas tangisanku
Mencoba bertahan sekuat hati
Layaknya karang yang dihempas sang ombak
Jalani hidup dalam buai belaka
Serahkan cinta tulus di dalam takdir
Tapi sampai kapankah
Ku harus menanggungnya?
Kutukan cinta ini
Semua kisah pasti ada akhir
Yang harus dilalui
Begitu juga akhir kisah ini
Yakin ku indah
Mencoba bertahan sekuat hati
Layaknya karang yang dihempas sang ombak
Jalani hidup dalam buai belaka
Serahkan cinta tulus di dalam takdir
Tapi sampai kapankah
Ku harus menanggungnya?
Kutukan cinta ini
Bersemayam dalam kalbu
Tak terasa air mata Asti berjatuhan mendengar lagu ini,hingga dia menangis tersedu-sedu.
lagu ini seperti kisah dirinya dan juga Reza.
Asti langsung mengusap wajah nya dengan tisu,namun tetap saja dia tidak bisa menutupi nya di depan Reza,ketika Reza melihat kearah Asti.
"Kamu nangis,kenapa makanan nya enak ya,gak pernah makan disini!"tanya Reza sambil tertawa mengejek.
"Dasar ya bapak gak peka banget,lagu nya pak sedih banget,kaya kisah pak Reza sama kak Nadia."ujar Asti sambil sesenggukan.
Reza tidak menjawab dia hanya diam,namun terlihat jelas mata pak Reza berkaca-kaca.
"Sebentar ya pak Asti mau ke toilet dulu,mau cuci muka."kata Asti.
Asti membasuh wajah nya dengan air kemudian melihat cermin,betapa kagetnya Asti melihat sebuah penampakan hantu perempuan berambut panjang dengan menggunakan seragam cleaning servis.
Dia begitu pucat dengan mata cekung yang dalam,dan wajah nya penuh dengan luka yang mengering.
"Maaf aku mengagetkan mu,aku tau kamu bisa melihat ku kan?"ucap hantu tersebut.
"Iya,Asti kaget,kamu mau minta tolong ya!"ujar Asti.
"Aku bukan nya ingin meminta tolong,tapi aku hanya ingin menceritakan kisah ku saja kepada mu,aku tau kamu orang yang baik."ucap hantu itu lagi.
Asti mengangguk kan kepala nya,hantu itu pun bercerita bagaimana awal dia bekerja hingga peristiwa tragis yang dia alami,dia di perkosa dan di bunuh oleh sekelompok preman sebenarnya kasus nya pun sudah berhasil diungkap oleh kepolisian, sekelompok preman itu pun sudah mendapatkan hukuman setimpal tapi dia masih belum ikhlas menerima kenyataan bahwa dia sudah tiada dan dia juga memikirkan ayah ibu nya di kampung yang sangat mengharapkan nya menjadi orang sukses.
Setelah menceritakan semuanya hantu perempuan tersebut pun pergi,Asti kembali menangis mendengar cerita hantu perempuan tersebut begitu tersentuh hatinya.
Reza yang kebingungan karena sudah hampir setengah jam Asti belum juga kembali dari toilet,dia khawatir terjadi apa-apa dan dia pun menyusul ke toilet.
Toilet tampak sepi hanya beberapa saja orang yang lalu lalang masuk kedalamnya,lalu dimana Asti,.
Reza pun berteriak di depan toilet wanita.
"Asti,kamu masih didalam!"teriak Reza.
Asti baru tersadar dia kemari dengan pak Reza pasti mencarinya karena tidak kunjung kembali.
"Ya pak,ini Asti mau keluar!"jawab Asti sambil membuka pintu.
Ketika Asti melihat Reza dia dengan spontan memeluk Reza untuk menenangkan hati nya yang sedang sedih. Reza tidak menolak nya malah dia membiarkan saja kemeja nya basah karena air mata Asti berlinang.
"Kamu kenapa,masa sampe segitunya cuma denger lagu melow aja gak berhenti-henti nangisnya?"tanya pak Reza keheranan.
"Masalah lagu udah lewat,tadi di toilet ada hantu perempuan yang cerita kisah hidup nya."jawab Asti masih dengan nada sesenggukan.
"Ternyata hantunya lagi curhat ya!"kata pak Reza sambil senyum sendiri.
"Jangan gitu pak,dia masih ada loh di sini!"seru Asti.
"Aduh maaf ya,habis nya hantunya tau aja kalo Asti ini anak nya cengeng,lagu sedih aja dia nangis."ucap pak Reza lagi.
Sekarang Asti yang tersenyum ternyata atasan nya ada sisi baik nya juga ya!
Mereka pun pergi dari toilet tersebut dan langsung menuju parkiran.
Keduanya pun pulang.
Sesampainya di rumah handphone Asti berdering, ternyata Lala, baru beberapa detik Asti mengangkat telepon dari Lala ternyata Meli juga menghubungi nya.
"Ya udah Lala Meli Asti gabungin sambil video call aja!"ajak Asti.
"Oke."jawab Lala dan Meli.
"Gimana sama hantu nenek-nenek itu,Lala penasaran tau?"tanya Lala.
"Iya sama Meli juga penasaran!"ujar Meli menimpali.
"Iya ternyata hantu nenek-nenek itu nenek nya mantan nya pak Reza kak Nadia namanya,mereka itu udah serius lah hubungan nya udah sampe mau nikah dan nenek itu setuju banget sama hubungan mereka,tapi tiba-tiba kak Nadia itu cerita sama nenek nya kalo dia diputusin sama pak Reza tanpa ngejelasin akar masalah nya itu siapa,gak lama kemudian nenek meninggal dan dia bawa dendam sama pak Reza itu,tapi sesungguhnya yang salah adalah kak Nadia sendiri karena selingkuh sama laki-laki lain."gitu ceritanya.
"Gak nyangka banget pak Reza bisa di selingkuhi."kata Meli.
"Ya padahal kurang apa coba pak Reza,sempurna gitu!"sahut Lala.
"Asti juga gak nyangka,kok bisa ya seorang pak Reza di khianati cintanya."ungkap Asti.
"Nah mumpung lagi video call,ini Lala mau kenalin seseorang sama kak Asti,kak Meli,keliatan gak?"ucap Lala.
"Emang dia siapa la,pacar Lala kok malem-malem gini ada di rumah Lala?"tanya Meli.
"Tapi kok mukanya pucat gitu ya!"ujar Asti.
"Kak Asti,kak meli jangan kaget ya dia TEMAN HANTU lala, EGA namanya.."ungkap Lala.
"APA...."sahut Asti dan Meli.
"Kak Asti sama kak Meli tenang aja dia gak jahat kok!"ucap Lala menyakinkan.
Yang Asti dan Meli lihat gambaran Ega adalah seorang laki-laki yang mungkin umurnya lebih muda dari Asti dan Meli,mempunyai wajah yang lumayan tampan,tubuh yang tinggi hidung mancung serta kulit yang putih pucat.
Dia sedang memakai kemeja kotak-kotak lengkap dengan celana jeans dan sepatu sport nya.
"Lala kenal dimana sama Ega?"tanya Meli penasaran.
"Besok aja ya di tempat kerja Lala ceritanya,Lala udah ngantuk banget ini,bye kak Asti,bye kak Meli.."
ucap Lala lalu menutup sambungan nya.
"Iya Asti juga udah capek banget,bye Lala,bye Meli.."ujar Asti.
"Oke kalo gitu,good night semuanya,have nice dream.."sahut Meli.
Kini Asti Lala dan meli mempunyai seorang teman hantu yang mungkin bisa membantu mereka semua dalam segala hal yang akan terjadi selanjutnya.
Kak @Andini Andana yuk mampir.