NovelToon NovelToon
Loveless Marriage (Pernikahan Tanpa Cinta)

Loveless Marriage (Pernikahan Tanpa Cinta)

Status: tamat
Genre:Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Pernikahan Kilat / Angst / Menikah dengan Musuhku
Popularitas:4.1M
Nilai: 5
Nama Author: Alfiana

"Tolong jaga putriku, dia tidak memiliki siapapun lagi di dunia ini."

Kata yang terucap dari bibir pria tua renta yang menjadi korban kecelakaan karena dirinya.

Keenan Pradipta seorang pria yang baru saja menyandang gelar dari studi yang di gelutinya harus rela menikah dengan seorang gadis sebatang kara karena kecelakaan yang menewaskan sang ayah.

Kecelakaan yang bukan hanya merenggut nyawa tetapi juga kebahagiaan dan ingatan seorang gadis cantik dan lembut membuatnya harus bertanggung jawab sepenuhnya pada Kinanti Aurelia yang kini mengalami amnesia permanen.

Pernikahan yang tidak berdasarkan cinta tetapi kebohongan dan tanggungjawab, menjadikan Keenan tidak pernah menganggap Kinanti sebagai istrinya.

Akankah Kinanti memaafkan Keenan jika dirinya tahu bahwa suaminya lah yang menjadi alasan kepergian sang ayah dan hilang ingatan yang dialami oleh nya?

Tidak update setiap hari tapi di usahakan ✨

Follow Instagram aku Alfianaaa05_

Happy Reading Everyone 🐙

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alfiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 17

Keenan memakaikan salep di kaki Kinanti agar tak menimbulkan luka bakar nantinya, ia melakukan nya dengan lembut dan penuh kehati-hatian agar tak membuat Kinanti merasa sakit.

"Aduh." Desis Kinanti perlahan merasakan sedikit perih di luka nya.

Keenan menatap wajah Kinanti, ia meniup kaki Kinanti guna mengurangi rasa panas yang dirasakan istrinya itu.

"Sudah merasa baikan?" tanya Keenan setelah beberapa saat.

"Eummm, terima kasih." Jawab Kinanti menganggukkan kepalanya.

"Aku harus ke kantor, telepon aku jika membutuhkan sesuatu ya," ucap Keenan begitu perhatian kemudian pergi karena sudah terlambat datang ke kantor. 

Hal itu membuat keraguan akan cinta Ken hilang dalam diri Kinanti, keraguan yang beberapa hari ini ia rasakan hilang setelah melihat bagaimana Ken bersikap padanya.

"Ken, aku semakin mencintai mu." Gumam Kinanti tersenyum bahagia.

Keenan mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang, kecelakaan itu bukan hanya membuat nta trauma, tetapi juga sudah membuat luka takdir yang belum diketahui akhirnya seperti apa nantinya.

Keenan melemparkan kunci pada penjaga disana, ia segera masuk ke dalam kantor dan langsung pergi ke ruangan sang papa untuk menemuinya.

"Selamat pagi, Pak Ken. Ada yang bisa di bantu?" tanya Sekretaris ceo itu dengan sopan.

"Apa pak Harun ada, saya ingin bertemu dengannya." Tanya Ken menunjuk ruangan Harun.

"Baik tunggu sebentar ya," balasnya kemudian meraih gagang telepon untuk meminta persetujuan atasannya.

"Silahkan, Pak." Tutur sekretaris itu setelah selesai menelpon.

Keenan segera masuk ke dalam ruangan atasannya, ia mengetuk pintu terlebih dahulu sebelum masuk.

"Selamat pagi pak Harun dan pak Azka." Sapa Ken melihat papa dan om nya disana.

"Ken, kau baru datang?" tanya Azka mengerutkan kening nya.

"Maafkan saya, Pak. Hari ini saya datang terlambat karena ada suatu hal," jawab Keenan profesional.

"Duduklah, Ken." Pinta Harun menunjuk kursi di depannya.

Keenan menurut, ia duduk di depan Harun dan masih begitu formal pada sang papa.

"Hei, kenapa begitu serius. Katakan ada masalah apa sehingga kau datang terlambat?" tanya Harun menghilangkan rasa formal putranya.

" Kaki Kinanti tersiram air panas ketika membuatkan ku teh, Pa." Jawab Kerna to the point.

"Apa?! lalu bagaimana dia sekarang?" tanya Harun terkejut.

"Baik, Pa. Aku sudah memberi nya salep agar luka nya tak berbekas." Jawab Keenan menatap sang papa yang manggut-manggut.

"Jika istrimu sakit, kenapa kau bekerja, Ken?" tanya Azka ambigu.

"Maksud om?" tanya Keenan tidak mengerti.

"Seharusnya kau dirumah, Ken. Istrimu pasti membutuhkan mu," jelas Harun seraya bersandar di kursinya.

"Pa, Om. Kinanti hanya tersiram air panas dan bukan kecelakaan yang serius sehingga aku harus meninggalkan pekerjaan ku." Balas Ken datar dan tidak setuju atas ucapan papa dan om nya.

"Ini sudah siang, aku harus bekerja. Permisi." Pamit Ken kemudian beranjak dari duduknya dan keluar.

"Dia berbeda denganmu, Kak. Aku rasa dia jauh lebih tidak menghargai istrinya," ucap Azka membandingkan sikap Harun dan Keenan.

"Kau benar, hal ini membuat ku sangat bersalah pada Kinanti." Balas Harun merasa tak bisa menasehati sang putra untuk menghargai istrinya.

"Kakak ipar pasti bisa membuat Ken paham, dia pro dalam meluluhkan tumpukan batu dalam hati Ken. Sama seperti yang dia lakukan padamu." Celetuk Azka nyengir kuda.

***

Kinanti tidak mandi karena takut kaki nya akan tersiram air, ia memutuskan untuk mencuci muka dan langsung berganti pakaian. 

Disaat sedang tenang memakai baju, tiba tiba pintu terbuka. Kinanti melototkan matanya melihat Ken masuk, sementara dirinya baru memakai pakaian dalam saja.

"Ken aku mohon jangan balik badan!" teriak Kinanti membuat Ken terkejut tapi tatap tak membalik badannya.

"Ada apa? kenapa kau melarang ku?" tanya Keenan dengan nada lelah.

"Aku sedang berganti baju, sebentar." Jawab Kinanti berhasil membuat Ken terdiam dan tanpa pikir panjang keluar dari kamar dengan membanting pintunya.

"Astaga." Sentak Kinanti buru buru memakai pakaian nya.

Setelah selesai, dengan sedikit pincang ia keluar dari kamar. Kinanti sesekali berpegangan pada apapun disana untuk menghampiri Keenan diruang tamu.

"Ken aku sudah selesai, cepatlah mandi." Ucap Kinanti sambil terus melangkah mendekati ruang tamu.

Tiba tiba kakinya terasa nyut, Kinanti tersandung karpet bulu yang ada disana dan tanpa sengaja menimpa tubuh Keenan di sofa.

"Awwww, maaf…" ucap Kinanti membenarkan posisinya namun kesulitan.

"Kau ini, benar benar….." ucapan Ken terhenti ketika menyadari betapa dekat wajah nya dengan wajah Kinanti.

"Ken, aku….." ucapan Kinanti juga terhenti ketika menyadari hal yang sama.

Mata saling beradu pandang, Keenan menatap mata bergantian dengan bibir yang telah membuatnya tak bisa tidur semalam.

Bibir tipis Kinanti yang tidak terpoles apapun namun tetap berwarna pink berhasil mengambil kesadaran Ken, entah keberanian dari mana ia menarik kepala Kinanti sehingga bibir mereka saling menempel satu sama lain.

Untuk sesaat Kinanti terkejut, namun melihat Ken yang memejamkan matanya membuat Kinanti terbawa arus dan ikut menikmati ciuman yang terasa memabukkan ini.

AWWWW😍

BERSAMBUNG.................

1
ayu cantik
suka
ayu cantik
bagus
Sultan Scout
Luar biasa
Sultan Scout
Lumayan
74 Jameela
Apik kaaak
Rubiyanti
Luar biasa
Fadillah Ahmad
Meski ada adegan dewasanya tapi tidak fulgar,ini lah yang aku suka dari NovelToon. Kreen dan luar biasa.
Fadillah Ahmad
Ini lah yang aku sula dari NovelToon,walau pun ada adegan dewasanya,tetapi tidak fulgar,dan masih enak di baca dan di nikmati. Kreen.
Mami Radifa
Luar biasa
Mami Radifa
Suka klo baca novel yg keluarganya bahagia dan rukun" nggak banyak kebencian 🥰🥰👍👍👍
Mami Radifa
/Tongue//Whimper//Whimper//Whimper//Smirk//Smirk//Smirk//Tongue/
Mami Radifa
Mlenyotttt.... Melelehhh /Drool//Drool//Drool//Drool//Kiss//Kiss//Rose//Rose//Rose/
Mami Radifa
Happy walaupun baru sedikit
Mami Radifa
/Drool//Drool//Drool//Scream//Scream/
Mami Radifa
/Cry//Cry//Cry//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob/
Mami Radifa
Dasar Thor tukang gantung"pas lgi seru" nya /Shy//Shy//Shy//Shy/
Mami Radifa
/Smirk//Joyful//Grin//Facepalm/
Mami Radifa
/Good//Good//Good//Good//Good//Kiss//Kiss//Kiss//Kiss//Rose//Rose//Rose//Rose/
Mami Radifa
Wahhhh..... Thor ini mah d tinggal pas panas"nya /Proud//Smug//Sob//Sob//Sob/ok thor lanjut d lapak utama yg udah lama d tinggal kan pasangan uwuuuu/Drool//Drool//Drool//Drool/
Mami Radifa
Wahhhhh kacau /Slight//Grimace//Silent//Shy/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!