NovelToon NovelToon
Jino Dan Kisya 2

Jino Dan Kisya 2

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:762.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: Evangelin Harvey

Babak kedua rumah tangga Jino dan Kisya, tentang Jino dan kisya serta anak-anak tercinta.

Semua tentang kisah anak-anak Jino dan Kisya, Geovano, Keyza dan Georzio. Akankah mereka memiliki kisah yang sama dengan kisah orang tua mereka, ataukah mereka memiliki kisah yang lain yang lebih pelik?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Evangelin Harvey, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Remang Rembulan

Telepon pun berdering itu adalah telepon dari Asya. Zio pun tersenyum miring dengan segera dia menerima panggilan telepon dari gadisnya.

Sudah bersiap dan dia akan segera pergi ke Hotel malam nanti. Dia pun sudah tidak sabar dia ingin segera menemui Asya disana. Remaja itu benar-benar sangat menggebu dia harus bisa meredam rasa cemburunya dengan memeluk sang gadis, itulah cara dia untuk melampiaskan semua kekesalannya.

Akhirnya malam pun tiba, sesuai dengan rencana dia langsung masuk ke sebuah kamar nomer 009. Zio langsung masuk ke dalam kamar tersebut. Zio kini sedang mandi membersihkan tubuhnya dari sisa-sisa keringat.

Di saat dia sedang mandi tiba-tiba saja seorang gadis masuk, gadis tersebut mematikan lampu kamar hotelnya.

Dia terkejut kamar hotelnya menjadi gelap. Dia pun dengan segera keluar hanya menggunakan handuk saja memperlihatkan roti sobeknya yang berwarna putih dan mulus benar-benar sangat memikat.

"Kamu sudah datang, baby?" kata Zio sambil tersenyum miring, dia itu sudah membalut tubuhnya dengan wangi sabun aromaterafi sehingga membuat gadis itu benar-benar terpikat dengan bau sabunnya.

"Baby ... sini!" ajak Zio pada gadis itu. Lalu gadis itu pun menghampiri Zio dengan tubuh yang bergetar.

Gadis itu merasa sangat ketakutan. Tubuhnya bergetar tak bisa lagi bisa dia kendalikan. Dan gadis itu mau tidak mau harus menurut keinginan dari pria yang kini ada di hadapannya. Suasana kamar masih sangat gelap, remang-remang rembulan menelusup masuk ke dalam celah jendela kamar hotel tersebut. Membuat suasana tambah romantis.

Aura romantis terpancar memang, cuma terasa oleh pria tersebut saja, tidak dengan si gadis, gadis itu masih bergetar ketakutan sedangkan Zio kini mulai memeluk tubuh langsing gadis tersebut. Tanpa bisa menolak gadis itu hanya bisa terdiam dengan tetesan air matanya yang mulai menjalar ke seluruh pipi manisnya.

"Kamu ketakutan Baby, apakah ini yang pertama untukmu, kalau ini untuk yang pertama, aku akan berhati-hati, aku tidak akan pernah membuat kamu terlalu sakit." Zio mulai memberikan sebuah kata-kata romantis pada garis tersebut.

Gadis itu tidak menyela sama sekali, dia merasa sangat sedih, takut dan benar-benar merasa sangat terhina, karena harus menyerahkan diri pada seorang pria dengan cara seperti itu. Apalah daya, itu sudah menjadi pilihannya, dia harus menuruti kata dari pria itu, dia harus benar-benar menjadi gadis yang penurut. Kalau tidak itu pasti akan bahaya untuknya.

Di usianya yang ke tujuh belas tahun, gadis itu bahkan belum pernah bersentuhan dengan laki-laki, tapi kali ini dia benar-benar merasa sangat heran kenapa bisa dia berbuat seperti itu. Pikirnya pun memang terlalu sempit. Tetapi apakah dayanya nasi sudah menjadi bubur. Kini gadis itu sudah berada di dalam pelukan pria tersebut.

Satu persatu kain sudah dilepas dan semuanya, sekarang yang tersisa hanya tumbuh polos yang putih dan sangat mulus. Cahaya rembulan memang masuk ke dalam ruangan tersebut, tetapi wajah gadis tersebut tidak terlihat dengan jelas, Zio hanya bisa merasakan kehangatan gadis tersebut.

Zio mulai menelusuri seluruh tubuh gadis tersebut, menghujaninya dengan kecupan mesra dan gadis itu mulai menggeliat tatkala tubuhnya satu persatu disentuh oleh pria tersebut.

"Jangan lakukan lagi, ini selalu sakit," ucap gadis itu kepada pemuda yang kini sudah mulai menyatukan tubuh mereka. Gadis itu mulai merintih kesakitan seluruh tubuhnya merasa hancur, hatinya pun terasa hancur. Tidak ada kenikmatan sama sekali yang dia rasakan, yang ada hanya rasa perih dan terasa sesak dalam hatinya.

Tetapi Zio tidak menghiraukan ucapan gadis tersebut. Zio terus melakukan tugasnya sebagai seorang laki-laki, dia terus memuaskan dirinya tanpa menghiraukan gadis tersebut, memang dia melakukannya dengan lembut tetapi buat gadis itu tetap saja merasa tersakiti.

Isakan tangis dan suara kepuasan terdengar beriringan, bersatu dalam sebuah keringat yang yang mengalir deras. Tubuh mereka telah bersatu dan menyisakan percikan darah yang menetes secara perlahan. Gadis itu benar-benar merasa tersakiti. Daerah pangkal pahanya sudah tidak berasa lagi, benar-benar sakit.

Sampai akhirnya pria itu melepaskan penyatuan tubuh mereka. Entah kenapa tiba-tiba saja Zio melepas pengaman yang dia kenakan.

"Ini terlalu nikmat, aku ingin mencoba tanpa pengaman,"bkata Zio di dalam hatinya, sambil melepaskan pengamat tersebut. Lalu langsung menyatukan kembali tubuh mereka.

Zio kali ini benar-benar tanpa pengaman, dia benar-benar terbuai sebuah kenikmatan menjelajahi seluruh tubuhnya sampai akhirnya gunung itu pun terus menyemburkan lahar panas yang menerpa seluruh ruas samudra. Benar-benar Zio merasakan Kelelahan yang teramat dalam ketika kepuasan itu sudah membuat tubuhnya tak berdaya.

Dikecupnya gadis tersebut sebagai tanda terima kasih. Tapi gadis itu masih terisak air matanya masih menetes dengan deras. Dia benar-benar merasa sangat sakit hati, hidupnya kini sudah hancur tapi apalah dayanya, dia kini sudah bukan gadis suci lagi. Dia sudah ternoda dan melepaskan segel dengan cara seperti itu.

Mereka berdua kini sedang mengatur nafas mereka. Degupan jantung yang bersatu membuat mereka mengharuskan untuk beristirahat dari rasa lelah dan kepuasan yang menyatu, dan sampai akhirnya mereka pun terlelap dalam kelam malam, dengan tubuh polos yang masih berpelukan. Mereka melupakan semuanya dan tertidur di bawah cahaya mimpi.

Sampai akhirnya pagi pun tiba matahari sudah menelusup masuk ke dalam celah kamar tersebut. Zio pun mencoba untuk terbangun, tubuhnya begitu lelah akibat pergolakan yang semalam, remaja berusia hampir delapan belas tahun itu sudah bekerja keras seperti itu, benar-benar tidak bermoral.

Pria itu membuka matanya lalu melihat ke sampingnya ada seorang gadis polos memeluk tubuhnya. Tubuhnya memang sangat putih. Gadis itu memiliki tubuh yang sangat ideal, Zio pun langsung menatap wajah gadis tersebut. Alangkah terkejutnya Zio ketika mendapati bahwa ternyata gadis yang sedang dalam peluknya bukanlah Asya.

Matanya Zio terbelalak tak percaya dengan apa yang dia lihat saat ini. Kenapa dia bisa salah orang seperti itu? Zio pun mencoba untuk bangun dengan perlahan Ia membuka seluruh selimut yang dikenakan oleh mereka berdua.

Terlihat seorang gadis dengan tubuh yang sangat molek putih bersih tanpa satu noda pun. Gadis itu terlihat lelap, karena kelelahan. Zio menelan ludah karena ternyata gadis itu lebih cantik dari pada Asya. Senyum devil Zio torehkan.

"Mau mancing ikan malah dapat udang." remaja itu tersenyum manis dengan tatapan elang seolah sedang memeriksa seluruh tubuh gadis yang sedang tertidur lelap itu. Apalagi sekarang Zio melihat percikan darah segar di sprei putihnya.

"Udang segar."

🎀🎀🎀

1
Minthil She Judhezt
lanjutkan karya u Thor
Titin Putri
kok renta thor padahal usianya masih 47 dan 45,masih muda lah....belum 50
kartini
kok udah end aja
Veronica Limbong
parahhh dikit bngt yg ngasih hadiah😀pdhl yg baca bnyk🤔
Veronica Limbong
kokk gd yg ngasihh pod y
Veronica Limbong
yg pertama sukses hbs .g tau yg ini
greennakisyah
babang vano ada ceritanya sendiri ga thor
r!ndu
kakak,,,skrang buat karya di mna ya..kok dsni gak ada smua.
Neli Lestari Abriyanti
Lintang....didik tuh anak Loh😡😡
ig@imaaa_ayuuu: Hello kak, maaf ganggu. Jika berkenan mampir yuk ke cerita baruku.

Judul: TERPAKSA MENIKAHI COWOK KAMPUNG.

Genre: Romantis, komedi.

Jika benar" berkenan tinggal klik aja yah profilku. Mksh🙏🥰
total 1 replies
oppa seo joon
gada kabar pdhal bagys
Ema Sham
lanjut....lanjut
sherly
vano kenapa bersikap seperti itu.. si zionya kan jd tambah banyak tingkah karna didukung ama vanoooo...vano hrsnya tegasss
sherly
astagaaa si zio lebih parah dr jino.muda..sabar ya abang vanooooo
sherly
jinoooo yg bucinnnn
Siti Kumriyah
kok...😲 and sih...☹️, ada kelanjutannya nggak ya....🤔
Siti Kumriyah
baby vanoku....tak terasa kau sudah tumbuh dewasa, semoga kebahagiaan selalu menyertaimu nak....😍
rosma dvt
lanjuttt ahh thorr, harusss lanjuttt
rosma dvt
malahh ends
rosma dvt
lagi serius"nya baca
rosma dvt
ceritanya kokk nggantung sii
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!