Bagaimana jadinya jika kalian dijadikan jaminan hutang oleh Om kalian sendiri?, yah itulah yang terjadi kepada Risa, tanpa dia ketahui, dia dijadikan jaminan hutang oleh Om nya sendiri, padahal Risa tidak tahu menahu tentang masalah hutang pamannya.
Risa seorang gadis SMA kelas 2 yang memiliki kehidupan yang cukup rumit, dia gadis yang ceria dan baik, Risa memiliki ibu yang bernama Yuni dan ayahnya bernama Yusuf.
Ibunya Risa memiliki 4 saudara yaitu Om Bima dia kakak pertama dari ibunya Risa, Tante Jasmin kakak kedua, dan Om Pito adalah adik dari ibunya Risa, Ibunya Risa anak ketiga dari empat bersaudara.
Bagaimana kelanjutan ceritanya, bisa kalian baca langsung aja😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Apriani Ait, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kedatangan Tante Yuli
Risa pun langsung bergegas kembali menuju kamarnya Wulan, baru saja Risa ingin membuka pintu kamarnya Wulan tapi Wulan sudah lebih dulu membukanya.
"Udah selesai lo Ris?"tanya Wulan
"Iyah udah"
"Kenapa lo gak sekalian mandi aja dikamar mandi kakak gue"godanya Wulan
"Gila lo yah, ogah gue"
"Hehehe, becanda, ya udah, cepetan sana mandi, abis itu giliran gue mandi"ucapnya Wulan
"Okeh"mereka berdua pun masuk kedalam kamar Wulan dan Risa pun segera mandi setelah Risa selesai mandi, gantian Wulan yang masuk kekamar mandi.
"Seger nya"ucap Wulan yang baru saja keluar dari kamar mandi dan sudah mengenakan baju tidur
"Eh Wul, terus besok gimana, kitakan sekolah, buku sama baju seragam gimana?"tanya Jessi
"Iya yah kok gue gak kepikiran"ucap Wulan
"Ya udah bentar"ucap Wulan lalu dia pun langsung bergegas keluar dari kamarnya
"Kakakkkkkk, buka pintunya cepetan"teriak Wulan
"Berisik"ucap Ervin lalu diapun langsung membukakan pintu kamarnya
"Apa?"tanya Ervin
"ihh, jutek banget sih punya kakak"gerutu Wulan
"Itu kak besok kan sekolah, terus baju seragam sama buku Risa sama Jessi gimana?"tanya Wulan
"Kamu tenang aja kakak udah minta pak Jono buat ambilin buku sama baju seragam mereka, bentar lagi paling juga dateng"ucap Ervin
"Ouhh, okeh makasih"ucap Wulan, dan diapun kembali masuk kedalam kamarnya
Ervin POV
Saat Ervin sedang duduk santai di balkon kamarnya, sambil melihat indahnya bintang di langit, tiba-tiba handphonenya berdering, Ervin pun segera mengangkat teleponnya.
"Hallo mah"ucap Ervin
"Ervin gimana, kami sudah menemukan perempuan yang tepat buat kamu,kamu ingatkan waktu kamu tinggal beberapa Minggu lagi?"ucap mamanya Ervin diseberang telepon
"Iya mah, aku inget kok, dan aku juga udah nemuin perempuan yang menurut aku tepat"
"Siapa dia?"
"Risa, teman sekolahnya Wulan"
"Apa, teman sekolah Wulan, kamu yakin bakalan nikah sama perempuan itu, terus kamu yakin kalau dia itu baik?"
"Aku yakin mah, Mama tenang aja, aku udah lumayan tau tentang dia kok"jelasnya Ervin
"Tapi bagaimana diakan masih sekolah?"
"Itu tidak akan menjadi masalah mah, aku akan menikah dengan dia di Amerika dan dia juga masih bisa sekolah setelah nanti menikah dengan ku"
"Baiklah, Mama harap ini pilihan yang tepat, Mama bakal sampaikan semua ini sama grandma dan juga grandpa"ucapnya
"Iya mah"
"Ya udah Mama tutup telponnya"Ucapnya Mamanya Ervin
Setelah obrolan Ervin dan Mamanya berakhir, Ervin pun menyimpan kembali ponselnya dimeja yang berada didepannya
"Semoga aja, ini pilihan tepat"ucap Ervin berbicara sendiri, lalu diapun beranjak dari duduknya dan masuk kedalam kamarnya
Sedangkan dikamarnya Wulan, mereka bertiga sedang membicarakan hal-hal yang kurang penting.
"Eh ini udah masuk jam makan malem, kita turun yuk"ajak Wulan
"Ayo, let's go, gue juga udah laper"ucap Risa yang memang sudah merasa lapar, Risa adalah orang yang sangat suka dengan makanan
"Lo mah, dimana aja, kapan aja pasti laper mulu"ucap Jessi
"Biarin lah, yang penting gue sehat"ucapnya Risa
Merekapun segera turun ke lantai bawah untuk makan malam, begitupun dengan Ervin, saat Wulan, Risa dan juga Jessi keluar dari kamar Wulan, Ervin pun keluar dari kamarnya dan mereka berpapasan.
"Malam tuan"ucap Jessi, Ervin menjawab ucapan Jessi hanya dengan senyumannya saja, lalu diapun pergi menuju meja makan diikuti oleh Wulan, Risa dan Jessi
Saat mereka sampai dimeja makan, merekapun segera duduk dan langsung menikmati makanan yang sudah disajikan.
"Maaf tuan, diluar ada seseorang yang ingin bertemu dengan tuan"ucapnya pak Jono
"Siapa memangnya?"tanya Ervin
"Saya tidak tahu tuan"
"Baiklah, suruh dia masuk"perintahnya Ervin
"Baik tuan"pak Jono pun segera menyuruh seseorang yang sedang menunggu Ervin masuk kedalam rumah
"Bagaimana pak, tuan Ervin nya ada?"tanya seorang wanita itu
"Ada, silahkan anda masuk dulu"ucap pak Jono mempersilahkan masuk
"Baik, terimakasih"ucapnya
"Wahhh, gila ni rumah gede banget"ucapnya wanita tersebut kagum
"Selamat malam tuan Ervin"
"Malam, siapa anda?"tanya Ervin
"Perkenalkan saya Yuli istrinya Pito"yah dan wanita itu adalah Yuli istri om Pito
"Ohhh, ada keperluan apa anda kemari?"
"Begini tuan, saya ingin meminjam uang lagi, saya dan suami saya kan sudah menyerahkan Risa pada tuan, tuan bebas mau melakukan apa saja pada Risa, saya benar-benar membutuhkan uang itu"ucapnya tanpa merasa malu
Sedangkan Risa, ternyata dia mendengar semua apa yang dibicarakan oleh Yuni tantenya sendiri, dan Risa yang tahu bahwa tantenya itu hanya ingin memeras uang dari tuan Ervin dan menjadikannya tumbal, diapun langsung menghampiri tantenya itu sambil menangis.
"Tidak, jangan berikan dia uang sepeserpun"teriak Risa, Ervin dan juga Tante Yuli yang mendengarnya pun merasa kaget
"Risa ngapain kamu disini?"tanya Tante Yuli
"Bukan urusan tante, dan aku ingetin sama tante jangan pernah minta uang lagi pada tuan Ervin"tegasnya Risa
"Emangnya kamu siapa, ngatur ngatur segala, tante kan minta uang sama tuan Ervin bukan sama kamu"
"Aku calon istrinya"dengan sengaja Risa menekan perkataannya
"Kamu tuh jangan berharap banyak deh, tuan Ervin itu gak pernah nganggep kamu, jadi jangan sok-sok an"Risa yang mendengarnya pun sudah tidak bisa menahan air matanya lagi, dan entah kenapa Ervin yang mendengarnya pun merasa marah
"Risa lebih baik kamu masuk kekamar, biar saya urus semua ini"ucap Ervin pada Risa
"Tapi tuan"ucap Risa sambil menatap Ervin dengan mata yang berkaca-kaca
Risa pun tidak bisa membantah omongan Ervin, karena dia takut Ervin akan marah.
"Berapa uang yang anda inginkan?"tanya Ervin
"50juta tuan"ucapnya tante Yuli penuh semangat
"Baik, ini"ucap Ervin sambil memberikan cek dengan jumlah 50juta
"Jika sudah tidak ada keperluan lagi, silahkan anda pergi"ucap Ervin
"Baik tuan, terimakasih"ucapnya lalu Tante Yuli pun pergi
"Hah dasar wanita tidak tahu malu, lihat saja nanti"ucap Ervin saat tante Yuli sudah pergi
Ervin pun bergegas pergi menuju kamarnya untuk mengistirahatkan badannya
-
-
-
Hello semuanya, makasih buat kalian yang udah mampir kekarya aku😊 semoga kalian suka sama ceritanya 🌹😊 tetap semangat buat semuanya
aku tunggu novel selanjutnya....👍👍
kok gampang x sipito minjam duit tanpa kenal siapa dia...