Anna adalah Seorang gadis berusia 25 thn, putri dari Pak Ahmad dan Ibu Yuni, Anna perempuan yang sangat Baik, Sholeh, tegas, dan Kekeh atas Pwndirian nya.
Devan, Devan (27 Thn) dia adalah calon Bos besar di perusahaan, yang sangat di Impikan oleh Anna, namun Devan aladah orang yang sangat tidak suka dengan cara berpakaian Anna yang tertutup Sempurna, Devan ingin Anna merubah Penampilan nya,
Akan kah Anna menuruti Kemauan Devan untuk Mengubah cara Berpakaian nya ?? hanya Karna Anna sangat menginginkan sekali , berkerja di perusahaan Devan.
Yo lanjut unguk Membaca, Semoga Suka dan di tunggu vote, like dan coment nya.
Kisah mereka sangat menguras air mata
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wanita Biasa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
( cemas )
BAB 16
Devan pun sampai di rumah anna. langsung menekan bel rumah Anna.
Rumah Ana pun terbuka, yang Devan lihat di balik pintu itu ternyata bukan Anna, melainkan Ibu nya Anna.
"Assalammualaikum, Siang tante ?? " sapa Devan cemas.
"Waalaikumsallam, nak Devan. Ko terburu-buru begitu !! da apa ?? " Ibunda Anna cemas.
"Tante, aku boleh bertemu sama Anna sebentar aja !! " Devan memohon pada Ibunya Anna.
"Silahkan masuk nak Devan, tante bikinkan dulu minum. "
Ibu Anna pun menemui Anna.
"Sayang di depan ada nak Devan !! dia sangat kusut sekali, dan cemas !! "
Anna pun kaget, ingin sekali Anna lari menemui Devan namun sayang pikiran nya telah menghentikan langkah kaki nya itu.
"Kenapa Ann ?? apa ada masalah ?? " tanya Ibu Anna.
"Ga Bun, cuma aku pikir ini yang terbaik, aku bakalan kuat kalo aku sendiri yang di benci oleh keluarga Devan, tapi kalo Ayah Devan sudah berani bicara kasar pada Ayah, mohon maaf, aku lebih baik mundur !! " Anna sangat risau.
"Nak hadapi, jangan pergi, Devan sedang membutuhkan mu, bantu dia, walau pun kalian seandai nya tida berjodoh, setida nya kamu sudah berusaha !! " ucap Ibu Anna.
Anna pun sejenak merenungkan perkataan Ibu nya, dan Anna pun menurutinya. " Baik lah bu !! "
Anna pun turun, untuk menemui Devan.
"Assalammualaikum, Mas ?? " sapa Anna, pada Devan yang dari tadi hanya menunduk saja.
Devan pun langsung terperanjat melihat Anna.
"Waalaikumsalam Ann. " Jawab Devan sangat cemas.
Anna pun duduk di sofa yang sama dengan Devan.
Devan pun menghampiri Anna, ingin sekali memegang tangan Anna, namun Anna menolak nya, tapi Devan sadar karakter Anna seperti apa.
"Ann, Mas mohon jangan begini, untuk sekarang kekuatan Mas hanya kamu, kalo kamu seperti ini. Siapa yang akan Mas perjuangin !! " Devan memohon.
"Mas, aku paling ga bisa lihat orang tua ku dapat perlakuan tidak baik dari oranglain !! " ucap Anna.
"Maksud nya??"
"Mas aku bisa terima, aku di pecat secara sepihak, aku gak papa, karna itu semua hak Pak Wijaya, tapi aku ga bisa terima kalo Pak Wijaya dateng ke sini dan bicara tidak baik pada Ayah tentang aku !! Aku tau mas orangtua ku pasti sakit mendengar perkataan Ayah mas Devan, tapi mereka coba untuk bersabar. Dan mereka lakuin semua itu hanya untuk ku. " anna kelihatan menahan rasa sakit dan amarah nya.
"Jadi Papah, datang kesini ?? bertemu ayah kamu Ann ?? " Devan ta habis pikir.
"Iya mas, tapi Ayah ku sengaja tidak menceritakan nya, karna takut memperkeruh suasana !! " Anna sangat kesal.
"Ya ampun pah, begitu besar nya rasa, ingin memisahkan antara aku dan Anna. " dalam hati Devan.
"Ann, maaf kan Mas, karna Mas dengan sengaja menyeret kamu dalam masalah ini, tapi tolong Ann cabut kembali semua perkataan yang ada di dalam pesan itu. " Devan sangat terpukul.
"Tapi mas, ku tidak mau jadi bayang-bayang antara Mas sama Siska, Siska bisa ngasih apa yang kamu mau Mas, Siska selalu ada kapan pun kamu butuh, sedang kan aku, apa Mas ?? " Anna sangat menahan air mata nya agar tida jatuh.
"Ann, Mas minta maaf waktu kamu liat mas sama Siska, mas udah coba menghindar Ann, tapi kamu lihat sendiri Ann, Mas saat itu hanya memikirkan kamu cuma kamu Ann !! " Devan sedikit menekan nada bicaranya Devan pun sangat ta karuan saat itu.
"Ann, jika kamu bersedia sekarang pun Mas siap Ann nikahin kamu, halalin kamu. Mas tidak butuh restu dari Papah, yang Mas butuh dan yang Mau mau cuma kamu !! " Devan menatap Anna dengan penuh keyakinan.
"Astagfirulloh mas, jangan ngomong begitu, restu orang tua itu penting, dan aku butuh itu !! " tegas Anna.
"Untuk detik ini tolong Ann, kalau ada Apa-apa bicara sama Mas, jangan sungkan, apalagi soal pemecatan kenapa kamu terima surat pemecatan itu ? tanpa bertanya terlebih dahulu, coba kalo kamu terlebih dahulu menghubungi Mas, Mas pasti akan merobek kertas pemecatan itu Ann !! "
"Gak papa mas, semua pasti ada hikmah nya, aku bisa ko nyari kerjaan lain lagi. " ucap Anna.
"Gak Ann, kamu di rumah aja jangan kemana-mana, aku ga mau kamu dapet kerjaan baru trus ketemu sama teman baru, sudah kamu di rumah aja, kalau butuh Apa-apa bilang sama Mas !! " tegur Devan.
"Makasih Mas, gak usah repot repot, alhamdulilah untuk semua kebutuhan aku, Insya Alloh ada !! "
"Poko nya Mas ga mau kamu nyari kerjaan lain !! "
"Liat nanti ya mas ?? " jawab Anna simple.
"Kita mulai lagi ya Ann, terus semangatin Mas, doa in agar semua berjalan dengan cepat, dengan akhir sesuai yang kita mau !! "
"Tapi mas*****, " Anna pun berhenti sejenak. " "Aku coba ya Mas, mudah-mudahan Alloh selalu melindungi kita semua, dan semoga Ayah Mas Devan tidak bertindak lebih jauh lagi !! "
Devan pun tenang setelah mendengar keputusan Anna, Devan pun pamit untuk kembali ke kantor nya..
Devan sangat kaget saat tiba di ruangan nya.
"Papah, sejak kapan disini ?? " tanya Devan, kaget setelah lihat ada orang di ruangan nya, ternyata itu Ayah nya.
"Sejak kamu meninggalkan kantor ini !! " jawab ayah Devan ketus. " Bagaimana, apa sudah siap ?? " tanya ayah Devan.
"Maksud nya ?? " jawab Devan bingung.
"Pernikahan kamu akan segera di tetap kan dengan Siska, Papah pun sudah mengantongi tgl nya. "
"Pah, aku ga suka sama Siska, tolong pah ngertiin perasaan aku, ini tentang masa depan aku pah, apa Oapah tega kalau anak papah menghabiskan sisa waktunya dengan seseorang yang ga di cintai sama sekali ?? Pah aku tuh anak Papah, bukan sebuah barang yang harus Papah berikan untuk membayar hutang budi, aku tuh manusia pah bukan barang !! " Devan menghela nafas berat,
"Dev, apa masih kurang apa yang sudah Papah kasih ke kamu ?? Papah begini justru Papah mikirin masa depan kamu, dengan kamu bersama Siska, semua akan baik-baik saja bahkan lebih baik dari sekarang. " jawab Ayah Devan, sangat tegas.
"Pah, STOP****. ini tuh bukan untuk kebaikan masa depan aku, tapi kebaikan masa tua Papah, aku bisa Pah berdiri tanpa bantuan Siska, aku bisa bahagian Papah di masa tua Papah, aku janji pah !! " ucap Devan sangat lirih.
Ayah Devan pun sempat terpukul hati nya. Ketika melihat anak semata wayang nya ambruk di hadapan nya. Namun Ayah Devan malah pergi begitu saja tanpa memperdulikan Devan.
"Pah sebegitu keras nya hati mu pah !! " ucap Devan sangat kecewa., kini Devan benar-benar di posisi yang sangat sulit, dalam kerjaan pun Devan sangat tida fokus. sehingga Devan ingin mengirim pesan singkat pada Ayah nya.
"Pah jika papah memang sudah tidak perduli lagi sama aku, maafin aku. Aku ga bisa jadi anak yang baik buat papah, maafin aku pah, aku sudah gagal menjadi anak papah !! "
Devan sangat kalut, Devan pun mengirim pesan singkat pada Anna.
"Ann, maaf in Mas, kalau Mas bakalan jarang kasih kabar, Mas pengen nenangin pikiran untuk sementara waktu, kamu baik baik ya ??mudah-mudahan pas nanti Mas balik, keadaan sudah berpihak sama kita !! "
mampir juga di karya ku kakak dan semoga bermanfaat kakak 🙏
ditunggu kelanjutanx🙏🙏🙏
*hujan dibalik punggung
*suamiku ceo ganas
salam dari kamulah harapanku
BELUM SIAP MENIKAH(BADBOY VS GOODGIRL)
5 like untukkmu
mari kita lanjut baca lagiiiiii
*HUJaN DIBALIK PUnGGUNg
*SUAMiKU CEO GANAS