"Siapa wanita yang rela Suaminya Menikah lagi..??"
Sama halnya dengan wanita bernama
Afifah Hilya Nafisah (21), wanita berdarah Sunda dan Jerman tersebut, entah mengapa kontra sekali dengan kata POLIGAMI.
Kalo di tanya mengapa dia begitu benci poligami bahkan dia sendiri belum menikah? alasannya karena kebanyakan sekarang orang berpoligami karena kepuasan batin semata ,(nafsu). bukan seperti Nabi. yang memang niat untuk membantu para janda.
Lantas bagaimana ??
Ketika takdir justru membawa dia kedalam kehidupan POLIGAMI, bukan menjadi wanita yang yang justru terusik akan adanya madu, Namun justru dirinyalah yang menjadi madu??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Muhammad Yunus, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Flashback.
Dan setelah nya Azam dan kedua sahabatnya dibawa kekantor polisi. Dan keluarga ketiganya pun segera kekantor polisi.
Azam memberitahu yang sebenarnya kepada semuanya, namun karena Cctv kamar hotel yang tidak fungsi membuat keterangan Azam tidak begitu dipercayai, sedangkan Susi dan Ismi hanya menangis, membuat Azam sedikit emosi karena akhirnya Azam seperti membela dirinya sendiri.
Sedangkan Ayah Azam yang menerima kabar bahwa Azam digerebek polisi di dalam kamar hotel yang didalamnya terdapat dua gadis tanpa busana dan Azam yang hanya mengenakan handuk kecil, langsung tak sadarkan diri.
Keluarga Susi sangat murka mendengar penjelasan Azam. Namun sang Ayah mempercayai Azam karena melihat Susi yang berani meminum barang haram pasti Susi sudah terjerumus ke dalam asmara terlarang, karena sebenarnya sang Ayah juga merasakan keganjalan yang sama dengan Azam.
Ayah Susi memohon kepada Azam agar mau menikahi Susi agar Susi tidak makin terjerumus . Azam bingung harus bagaimana, Ia dan Susi berbeda agama, namun belum sempat Azam menjelaskan, Ayah dari Susi terjatuh dari kursi, membuat semua orang panik dan segera membawa Ayah Susi kerumah sakit.
Pada akhirnya kasus yang menimpa mereka bertiga diselesaikan dengan kekeluargaan.
Azam sangat terpukul mengetahui kondisi sang Papa yang belum ada kemajuan, hingga pada suatu malam sang Papa membuka kedua matanya, beliau menangis, meminta maaf kepada Azam karena tidak bisa menjadi papa yang baik untuk Azam, Azam memeluk Papanya, sang Papa meminta kepada istrinya yang taklain adalah m6ama Azam untuk menuntun beliau memeluk agama Islam, Mama Azam menangis sejadi jadinya, kemudian memanggilkan ustadz untuk menuntun sang suami memeluk Islam, hingga sang Papa selesai bersyahadat, beliau menghembuskan napas terakhirnya.
Disaat yang hampir sama Papa Susi juga menghembuskan napasnya yang terakhir, dengan memberikan Azam sebuah surat permohonan untuk bisa menikahi Susi, agar dapat membantu Susi berubah.
Azam yang kala itu masih berusia 24th masih merasa ragu, pasalnya ia hanya menganggap Susi hanya sebatas sahabat , bahkan seorang adek bagaimana bisa Ia akan menikahinya dan lagi tentang perbedaan keyakinan membuatnya jadi serba salah.
Hingga suatu pagi Azam bertemu dengan pemuda seusianya yang berjalan dengan mengendong seekor kucing yang nampak terluka, Azam memperhatikan pemuda itu mengobatinya dan memberikan makanan kemudian membawanya pergi, Azam mengikuti langkah pemuda itu hingga sampai di depan sebuah masjid, dan mulai dari situlah Azam sedikit demi sedikit mengenal Islam melalui pemuda yang akhirnya menjadi seorang sahabat
Hingga usia 26 tahun Azam memantapkan niatnya untuk memeluk agama Islam, dan memantapkan hatinya untuk menikahi Susi dengan tujuan ingin menolong dan membawanya kembali seperti kodrat nya.
Namum beberapa tahun ia menikahi Susi tidak ada yang berubah Susi semakin liar beberapa kali Azam menemukan Susi menemui Ismi diam-diam sedangkan keluarga Ismi seolah sudah menyerah menghadapi sikap Susi dan Ismi , hingga akhirnya keluarga sahabatnya itu memohon kepada Azam agar menikahi Ismi agar Azam bisa memantau hubungan keduanya, dengan banyaknya permasalahan yang terjadi bertubi tubi, Azam menerima permintaan keluarga Ismi dengan sarat Ismi agar mau memeluk agama Islam.
Azam berharap adanya hubungan antara mereka Ismi dan Susi bisa melupakan semua, Azam juga berharap bahwa pernikahan mereka bertiga akan menjadi pernikahan yang sesungguhnya, dan pada akhirnya Ismi bersedia memeluk agama Islam, dan niat ini iklas karena dirinya sendiri, setelah berbulan-bulan Ismi merenungkan semuanya, dan dukungan dari keluarga, akhirnya Azam menikahi Ismi menjadi istrinya yang kedua
lagi seru2 nya ada gangguan.