NovelToon NovelToon
Mencintaimu Menyakitkan

Mencintaimu Menyakitkan

Status: tamat
Genre:Patahhati / Lari Saat Hamil / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Indriani Sonaris

Aiden yang telah terbiasa menikmati rasa sakit karena mencintai Agneta. Ia sudah menutup hati untuk wanita manapun. Menjadi sosok yang dingin dan begitu tak tersentuh.
Sejak Agneta memilih Davero, ia memilih pergi menjauh meninggalkan Indonesia. Dan mulai menetap di Negara A tepatnya di kota N dan mulai merintis kariernya di sana.
Tetapi takdir mempertemukan dirinya dengan masalalunya. Masalalu yang merupakan kesalahannya...
Catherin....
Akankah Catherin meluluhkan hati Aiden, dan menggantikan posisi Agneta di dalam hatinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Indriani Sonaris, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 16

Saatini Aiden

menemui Evelyn di restaurant yang ada di sebrang apartemen mereka.

                Aiden tengah berjalan

menuju ke arah meja dimana Evelyn sudah duduk dengan anggun dan tersenyum ke

arahnya.

                “Hai,” sapa Evelyn

membuat Aiden tersenyum dan duduk di hadapan Evelyn.

                “Sudah menunggu lama?”

tanya Aiden.

                “Tidak. Aku baru

sampai 5 menit yang lalu,” seru Evelyn.

                “Sudah pesan?” tanya

Aiden.

                “Belum. Aku menunggu

kamu. Baiklah mau pesan apa?” tanya Evelyn seraya melambaikan tangannya pada

salah satu waiter.

                Mereka berdua memesan

makanan kepada waiters.

                “Jangan lupa satu

botol anggur terbaik,” seru Evelyn yang di angguki oleh waiters itu dan berlalu

pergi meninggalkan mereka berdua.

                “Jadi apa yang sedang

kamu kerjakan sekarang?” tanya Aiden.

                “Aku kembali ke pekerjaanku

sebelumnya. Tetapi bukan sebagai asisten desaigner lagi, sekarang akulah

desaignernya,” seru Evelyn.

                “Syukurlah. Sudah aku

katakan kamu itu berbakat Eve.”

                Evelyn tersenyum

tersipu. “Lalu kamu sendiri bagaimana? Apa sekarang kamu sudah menemukan seseorang

setelah 3 tahun berlalu?” tanya Evelyn sangat berharap Aiden masih sendiri.

                Aiden hanya tersenyum

kecil.

                “Tidak ada yang

berubah dengan hidupku, Eve. Aku masih tetap sama seperti dulu,” jawab Aiden

mampu membuat Evelyn sangat bahagia mendengarnya.

                Pesanan mereka datang.

Dua piring steak kini tersaji di hadapan mereka. Waiter itu kini menuangkan

anggur jenis terbaik ke dalam gelas berkaki.

                “Mari kita bersulang

terlebih dahulu. Untuk pertemuan kita berdua,” seru Evelyn mengangkat gelas

miliknya.

                “Baiklah,” seru Aiden

ikut mengangkat gelasnya dan mereka bersulang bersama.

                Setelah menyesap

sedikit anggurnya, mereka berdua pun menikmati makanan mereka dengan berbagai

obrolan mengenai banyak hal.

                ---

                Aiden baru saja sampai

di apartemennya setelah menikmati makan malam bersama Evelyn.

                Ia mendaratkan

pantatnya ke atas sofa. Dering handphone menyadarkannya. Aiden mengangkat

sambungan telpon itu.

                “Ya Mike?

                “......”

                “Apa kamu sudah bisa

mengatasi berita berita yang saat ini tranding itu?” tanya Aiden.

                “.....”

                “Kenapa sulit?

Biasanya kamu sangat mampu menyelesaikan masalah seperti ini.”

                “.....”

                “Kalau begitu, coba

kamu cari informasi yang lebih tranding untuk meredakan berita tentang

Catherine.”

                “......”

                “Ah, aku ada beberapa

informasi tentang salah satu menteri yang memiliki skandal. Aku ingin kamu

menyebarkan informasi ini.”

                “......”

                “Kalau terjadi

sesuatu, aku yang akan bertanggung jawab.”

                “......”

                “Aku harus

menolongnya. Tolong lakukan ini untukku.”

                “.....”

                “Catherine bukan siapa-siapa.”

                “......”

                “Aku perduli padanya.”

                “......”

                “Ya, aku tau resikonya

kalau berurusan dengan seorang Menteri. Aku tidak masalah kalau harus di

berhentikan dari firma hukum.”

                “.......”

                “Lakukan saja.”

                “.....”

                “Apa? Tidak Mike, aku

tidak mencintainya.”

                “.....”

                “Sudahlah jangan

banyak bertanya. Kau lakukan saja, dan nanti datanya aku email kepadamu.”

                “.....”

                “Baiklah weekend ini

kita bertemu di klab nya Harry.”

                “.....”

                Aiden menutup

sambungan telponnya dan termenung sesaat.

                Kau sudah gila, Aiden. Kenapa kamu ingin melakukan semua ini demi wanita itu. Apa kamu mencintainya....

                Kau bahkan bisa di berhentikan

dari firma hukum karena ini.

                Aiden termenung memikirkan ucapan Mike. Apakah dia mencintai Catherine?

                “Tidak, itu tidak

mungkin,” gumam Aiden mengusap wajahnya. “Aku hanya perduli padanya sebagai

sahabat.”

                Saat ini Catherine

akan mengadakan pertemuan dengan salah satu clientnya.

Aiden tampak sudah datang di ruang meeting bersama dengan Catherine juga salah

satu Manager.

                Catherine berusaha

mengabaikan keberadaan Aiden dan berbincang beberapa hal dengan Managernya.

Aiden sesekali melihat ke arah Catherine yang terlihat jelas menghindarinya

juga menjaga jarak darinya.

                Sebenarnya sikap

dingin Catherine ini menyakiti dirinya. Tetapi Aiden sendiri tidak berani

melangkah dan mengambil sikap. Ia merasa takut akan dirinya juga perasaannya

sendiri. Ia tidak berani untuk membuat sebuah hubungan lagi. Ada keraguan didalam

hatinya. Tetapi kondisi seperti ini pun membuat dia tidak nyaman.

                “Permisi Mrs.

Catherine. Mr. Alan dari perusahaan Qla sudah datang.”

                “Persilakan masuk,”

ucap Catherine.

                Terlihat tiga orang

pria masuk ke dalam ruangan itu.

                “Selamat siang,” sapa

salah seorang dari mereka.

                “Alan?” seru Catherine

beranjak dari duduknya dan menghampiri pria yang merupakan Ceo dari perusahaan

Qla.

                “Catherine. Apa

kabar?” seru Alan.

                Deg

                Aiden membeku saat melihat Catherine berpelukan bahkan

mencium pipi kiri dan kanan Alan tanpa ragu.

                “Aku baik. Aku tidak

menyangka akhirnya perusahaan kita bisa bekerja sama,” seru Catherine.

                “Aku sudah menunggu

saat seperti ini,” seru Alan.

                Mereka duduk bersama,

dan saling berdekatan. Tatapan tajam Aiden tak lepas dari mereka berdua. Entah

kenapa ada rasa yang terbakar dari dirinya melihat semua itu.

                “Aku baru pindah dan

mulai mengelola perusahaan yang di sini. Makanya aku langsung menghubungimu dan

mengajakmu untuk bekerja sama,” seru Alan.

                “Aku juga sempat kaget

mendapat email darimu,” seru Catherine. Raut wajah catherine berubah seketika.

                Yang tadi begitu

dingin, kini terlihat begitu ramah dan bersahabat. Aiden merasa sangat kesal

karena hal itu.

                Sebenarnya siapa Alan ini? Batin Aiden terlihat mengepalkan kedua

tangannya.

                “Bisa kita mulai

meetingnya.” Ucapan Aiden yang penuh penekanan membuat Catherine dan Alan

melihat ke arahnya.

                “Baiklah. Mr. Alan

kenalkan ini Mr. Aiden, dia adalah pengacara di perusahaan ini. Dan ini Mr.

Sihab kepala Manager di sini,” ucap Catherine.

                Alan pun mulai

memperkenalkan siapa saja yang bersama dirinya.

                Kemudian setelah sesi

perkenalan. Mereka pun membahas mengenai kerja sama mereka.

                Aiden kembali di buat

emosi dan terbakar karena melihat mereka berdua yang sangat akrab satu sama

lain. Bahkan Catherine tanpa ragu untuk tersenyum dan tertawa. Bahkan tangannya

sesekali menepuk pelan lengan Alan tampak begitu akrab.

                Aiden memalingkan

wajahnya dan menghirup udara untuk menenangkan dirinya yang rasanya ingin

sekali melayangkan tinjunya ke wajah Alan dan menjauhkan Alan dari Catherine.

Aidenmembuntuti

Catherine menuju ruangan Catherine setelah meeting bersama Alan selesai.

                “Siapa pria itu?”

tanya Aiden to the point saat mereka sampai didalam ruangan milik Catherine.

                “Sedang apa anda di

sini, Mr. Aiden? Apa ada hal yang tidak anda pahami mengenai kerja sama tadi?”

tanya Catherine kembali dingin dan bersikap formal menatap ke arah Aiden.

                “Cukup Cath. Jangan

bersikap dingin lagi padaku,” seru Aiden berjalan mendekati Catherine.

                “Tolong pergilah, Mr.

Aiden.” Catherine memalingkan wajahnya saat Aiden berdiri di hadapannya.

                “Siapa pria itu?

Kenapa kalian sangat akrab?” tanya Aiden.

                “Apa urusannya

denganmu. Sudah aku katakan jangan urusin lagi hidupku dan jangan ganggu

kehidupanku lagi. Kita di sini hanya sebagai rekan kerja, dan jangan lupa Mr.

Aiden. Aku adalah atasanmu!”

                Aiden membeku

mendengar penuturan Catherine barusan.

                “Pergilah, aku ingin

istirahat.” Catherine berpaling menuju kursi kebesarannya.

                Aiden beranjak pergi

dan sedikit keras saat menutup pintu ruangan. Catherine yang masih berdiri

dengan berpegangan pada kursi kebesarannya memejamkan matanya dengan tangannya

mencengkram kulit dari kursi.

                ‘Berhenti untuk memperdulikanku, Aiden. Jangan semakin menyiksa hatiku.

Aku sangat terluka karenamu,’ batin Catherine dan tanpa sadar air matanya

kembali jatuh membasahi pipinya.

1
Siarsazkia Siarsazkia
setelah bertahun ku tunggu akhirnya
Elok Pratiwi
tidak menarik
Amrisa Simatupang
jgn macam macam Aiden,ntar ada mine yg kedua Lo.. nikahi mommy mine dulu
Amrisa Simatupang
ayo mine jgn menyerah... ayo Aiden berjuanglah 🙏😁
Amrisa Simatupang
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
bunda R2
lanjut up lg kak thor,,,udah lama baru up lg😁
bunda R2
👍👍
Amrisa Simatupang
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹😂🌹
Rinnie Hassan Azhoeri
thor ini kenapa di ulang lagi....
maunya sih extra part nya saja thooor....
hehehe maaf yaa....
Susi Yanti
udah , cuma sampai dsn critanya ?
Tulip
Aiden sdh mulai nih mesumnya mau kumat
Tulip
🤣🤣🤣🤣
Tulip
🤣🤣🤣🤣yok kita bentur kepala aiden
Tulip
masak gak tau dg isi hati sendiri aiden... dulu gimana waktu sm agneta terbakar gak lihat agneta sm varo. pengen tak getok tu si aiden
Tulip
e. e. e. masih kok cemburu kan cath kamu anggap sahabat
Tulip
dasar gak peka aiden, masak gak tau alasan cathetrin pergi.
Tulip
merasa ya aiden tersindir. samalah dgmu aiden saat sm cathren menyebutkan nama wanita lain.
Tulip
masak lupa dg kesalahan masa lalu ketika bersama ageta. sungguh terlalu
Tulip
mmmm anknya aiden dg masa lalunya kali ya
faa
bener banget takdir d dunia novel ada d tangan autor😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!