NovelToon NovelToon
My Wife Is Bad Girl

My Wife Is Bad Girl

Status: tamat
Genre:Teen / Komedi / Perjodohan / Tamat
Popularitas:269.4k
Nilai: 5
Nama Author: Yayang Irma

Deskripsi:

Bagaimana jadinya jika seorang Bad girl dan sang musuh bebuyutan yaitu si Ketos es balok, di persatuan oleh ikatan pernikahan akibat perjodohan yang sudah direncanakan oleh kedua orang tua mereka.

KENZIE CALVIONA HARRIS

Cowok yang terkenal akan kedinginannya dan ketegasannya dalam mengatur juga menghukum orang yang melanggar aturan sekolah.......

KIARA PERMATA NUGRAHA

Gadis cantik yang hobinya buat ulah, pecicilan,suka balap motor liar, dan yang pasti gak pernah ada kapok ya bolak balik masuk BK sampai dapat surat peringatan dari kantor.......

Bagaimana kah kisah kelanjutan mereka. Apa pernikahannya akan berakhir bahagia hingga akhir dan saling mencintai satu sama lain. Atau akan berakhir di tengah jalan??

biar gak penasaran, yuk baca ceritanya!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayang Irma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 14

Kini langit telah berganti malam dan Ken tengah duduk disofa depan televisi sambil mengerjakan pekerjaan kantornya dari rumah.

Sedangkan Ara dia baru saja kembali dari dapur dengan membawa nampan berisi sepiring buah-buahan yang telah di kupasnya tadi, dan dua cangkir coklat panas untuknya juga Ken.

Ara duduk selonjoran dibawah sofa lalu menyalakan televisinya, dan memakan buah tadi. Sesekali dia menyuapi Ken yang berada disampingnya diatas sofa.

"Aaaa..." ucap Ara menyodorkan buah yang ditusuknya dengan garpu pada Ken dan diterima dengan senang hati. Lalu setelah itu Ken menutup laptopnya dan turun dari sofa untuk duduk dibawah bersama Ara.

Setelah itu dia mengangkat Ara untuk duduk dipangkuannya, dan bermanja pada Ara dengan memeluknya dari belakang dan menyembunyikan wajahnya diceruk leher Ara dengan sesekali menjilatnya membuat Ara merasa geli.

"Haha..geli Ken" Ara menggeliat geli. "Ra?" Panggil Ken membuat Ara menoleh kearahnya dengan mengangkat alisnya seolah bertanya 'apa'. Ken yang mengerti itu pun melanjutkan perkataannya " gue mau lo penuhi kewajiban lo sebagai seorang istri!" ucap Ken membuat Ara malah bingung tidak mengerti.

"Mak-maksud Lo" ucap Ara gugup karena sebenarnya dia mengerti arah bicara Ken. "Akhh.. gue tahu hal ini cepat atau lambat akan terjadi." batinnya.

"Maksud gue, gue mau lo penuhi kewajiban lo sebagai istri yang juga diatas ranjang" Ken mengatakan itu dengan menatap lekat mata Ara. "Tapi, kalau lo belum siap gue gak bakal maksa kok, gue bisa nunggu sampai lo siap." lanjut Ken mengeratkan pelukannya.

"Siapa bilang kalau gue gak siap?!" ucap Ara membalikkan tubuhnya kearah Ken lalu menarik tengkuk Ken dan mencium bibir Ken dengan ganas, membuat Ken sedikit terkejut dengan aksinya lalu membalas ciumannya.

Mereka berciuman cukup lama sampai mereka melepaskan tautan ciuman mereka. Ken menatap Ara sambil mengatur nafasnya begitu pun dengan Ara.

"Kita lanjutin dikamar" ucap Ken menggendong Ara ala bridal style menuju kekamar.

Saat mereka sampai dikamar Ken menurunkan Ara ditempat tidur dan mulai membuka pakaiannya, lalu dia juga membuka pakaian Ara sampai mereka berdua telanjang tanpa sehelai benang pun.

Dan setelah itu mereka pun melewati malam pertama panjang mereka yang terlewat.

**

Sedangkan dilain tempat.. terlihat sosok pria yang tengah menelpon dengan seseorang dikamarnya yang terlihat gelap karena dia tidak menyalakan lampunya.

"Dengar kalian harus melakukan semuanya sesuai dengan rencana!" ucapnya lalu sambung telpon itu pun terputus. Kemudian dia pun tersenyum devil saat memikirkan kembali rencananya.

"Kiara karena lo gak mau sama gue maka jangan salahkan gue yang bertindak gegabah!" ucapnya pelan melihat layar ponselnya yang terpasang foto seorang wanita cantik yang tengah tersenyum manis.

Keesokan paginya...

Ken bangun terlebih dulu dan melihat wajah Ara yang kini telah sepenuhnya menjadi miliknya. kemudian Ken tersenyum saat melihat bekas gigitan manis yang di buatnya tadi malam.

Cupp~

Ken mencium kening Ara lalu bangkit dari tempat tidurnya menuju kamar mandi. Dan setelahnya dia pun turun untuk menyiapkan sarapan, tapi saat dia sampai di dapur Ken melihat dua orang wanita paruh baya yang tengah menyiapkan sarapan untuknya.

Dua orang wanita itu adalah Mama ya dan mertuanya. "Mama, Bunda, kenapa kalian bisa ada disini?" tanya Ken membuat kedua wanita paruh baya itu menoleh padanya.

"Akh.. kamu udah bangun ya." ucap Sherly santai dan melanjutkan acara masaknya tanpa terganggu. "Bunda sama Mama sengaja datang kesini pagi-pagi mau ngagetin kalian." ucap Lova tersenyum.

"Uumm... bukan itu, tapi kenapa kalian bisa masuk?"

"Karena Mama punya kunci cadangan apartemen kamu" jawab Sherly lagi dengan santai. Dan setelah itu terdengar teriakkan Ara dari arah kamar.

"KENZIEEEE! APA YANG LO LAKUIN KE GUEEEEE!!!" teriak Ara mengangetkan mereka semua tapi setelah itu Lova dan Sherly senyum² gak jelas seolah mengerti kenapa Ara berteriak, apalagi ketika mereka melihat wajah Ken yang bersemu merah.

Beberapa saat kemudian Ara turun kebawah dengan memakai sweater Hoodie milik Ken dengan celana hotpants berwarna biru tua.

"Ken pokoknya lo harus tanggung jawab!! liat semua bintik merah yang lo buat semalem! Jelas banget." omel Ara pada Ken sambil duduk di kursi makan dan belum menyadari bahwa disana ada Lova dan Sherly.

Dan saat dia melihat ada tangan wanita paruh baya yang tengah menyajikan lauk makanan Ara pun melihat wajahnya dan betapa terkejutnya dia dan seketika wajahnya langsung berubah merah.

Lalu menggerutu sebal pada Ken yang dari tadi hanya diam dan tidak memberitahunya. "ish.. kenapa lo gak bilang kalau bunda sama Mama ada disini?" gerutu Ara mencubit pinggang Ken kesal. "Aww sstt.. kamu kan gak nanya." ucap Ken yang justru mendapat cubitan lagi dari Ara dengan lebih keras.

"Hmm.. kayaknya bentar lagi kita bakal dapet cucu nih" goda Sherly membuat Ara kembali tersipu. "Hahaha iya nih" setuju Lova ikut menggoda Ara. "Ihh Mama sama Bunda apaan sih" ucap Ara malu.

"Hahaha baru kali ini Bunda liat kamu malu kayak gitu" tawa Lova membuat Ara kesal "emangnya Ara gak punya malu gitu" sebal Ara. "Kamu kan emang gak pernah punya rasa malu, malahan bisanya juga malu-maluin" sambung Ken membuatnya mendapat jitakkan dari Ara.

"Elo! Bukannya belain istrinya ini malah ikut-ikutan ngeledek lagi" dan suasana pagi itu pun dipenuhi canda tawa.

Setelah selesai sarapan mereka semua berkumpul di ruang tengah. "Ma,Bun kenapa kalian datang cuma berdua? Ayah sama Papa kemana?" tanya Ara ikut melihat siaran TV yang disetel oleh Mama ya.

"Oh mereka berdua ya kerja lah" jawab kedua bersamaan. "tapi ini kan akhir pekan?" ucap Ara.

"Ya,namanya juga orang sibuk ya gitu"

Sedangkan Ken, dia juga pamit untuk pergi ke kantor untuk menyerahkan beberapa berkas ke Papa ya. Dan sekarang hanya tinggal Ara, Elly, Lova dan Sherly.

Jika kalian bertanya kenapa Elly juga disana, ya jawabannya karena dia tinggal didepan pintu apartemen Ken alias tetangga Ken juga Ara.

*Kantor..

tok..tok..tok..

suara pintu ruangan Ken diketuk. "masuk" instruksi Ken dan masuklah wanita yang bekerja sebagai sekertarisnya itu dengan memakai pakaian ketat yang kekurangan bahan juga hiasan make-up yang tebal seperti tante².

"ada apa?" dingin Ken ketika melirik sekilas Diana Nasution yang merupakan sekertarisnya itu.

"saya membawakan anda kopi, Tuan" ucap Diana dengan genit dan suara yang sengaja di imut-imut kan.

"hmm" respon Ken membuat Diana geram karena selalu diperlakukan dengan dingin oleh atasannya ini. "kenapa masih disini? keluar!" ucap Ken lagi-lagi dingin dengan mata tajam menatap Diana.

tapi itu tidak membuat Diana gentar yang justru malah mendekatinya lalu berusaha untuk menggapai dasinya. namun langsung ditepis kasar oleh Ken.

"mau apa kamu?" ucap Ken tambah dingin karena semakin muak dengan kelakuan wanita yang ada didepannya ini. "sa-saya hanya ingin membantu anda untuk membenarkan dasi anda yang sedikit miring" ucap Diana sedikit takut.

"tidak perlu! sekarang pergi keluar atau saya akan memecat anda sekarang juga!" usir Ken dan Diana langsung pergi dari sana.

ketika Diana sudah diluar dia pun menggigit ujung kukunya geram. "gue harus dapatin pak Ken supaya gue gak perlu capek-capek kerja lagi!!" gumamnya "tapi dia begitu dingin dan menyeramkan." lanjutnya.

dan beberapa saat kemudian datang seorang anak muda yang akan memasuki ruangan Ken tanpa mengetuk pintu atau bahkan bertanya pada Diana.

"ekhem maaf, anda tidak bisa masuk sembarangan kedalam ruangan direktur Ken, apa lagi anda belum mempunyai janji" cegahnya menghalangi Ara untuk masuk. Ara mengangkat sebelah alisnya "apa gue perlu buat janji,buat ketemu sama su..eh pacar gue?" tanya Ara akan mendorong pintu ruangan Ken.

"pacar? maaf nona tapi anda tetap tidak bisa masuk" ucap Diana masih bersikukuh, "ck.dari mana coba asal usul perempuan ini, udah gak sopan ngaku-ngaku pacarnya pak Ken lagi" batinnya menatap tak suka pada Ara.

lalu Diana melihat bintik merah didekat telinga Ara, membuatnya tambah tidak suka padanya. "cih.ternyata cuma cewek murahan!" batinnya lagi memandang rendah Ara.

Ara yang sudah malas berurusan dengan tante² yang ada didepannya pun menggedor pintu ruangan Ken membuat Ken kaget dan langsung keluar. "ada apa in.. sayank kenapa gak langsung masuk aja?" kaget Ken ketika melihat Ara sudah sampai di depan ruangannya.

"ck. tuh salahin tante² yang ada didepan Lo. gue dilarang masuk sama dia" aduk Ara sedikit kesal dan langsung masuk kedalam ruangan Ken.

*Next…

1
Kimie‮➢
terlalu klise
AIDA-sya Sya
kalo Ara beneran hamil..
berarti ini kasus yg agak jarang terjadi... dimana bukan si istri yg mual malah si suami..
mwahahahhahahabahhaha...
intinya kebalik .../Facepalm//Facepalm//Facepalm/
AIDA-sya Sya
mungkin karena aku baca sehari satu chapter ya...,aku baru tau kalo Atha itu cowok...ahahahahaha/Facepalm//Facepalm//Facepalm/astaghfirullah...
AIDA-sya Sya
kalo ngk bilang apa apa ke orang terdekat... itu malah lebih berbahaya../Speechless//Speechless//Speechless/
AIDA-sya Sya
"ayo sini..,aku akan menghapus kenangan burukmu tentang hujan "


kadang aku pengen orang (suami) bilang kek gitu sama aku..
AIDA-sya Sya
/Doge//Doge//Doge//Doge//Doge/
AIDA-sya Sya
tentang typo..
mwahahahhahahabahhaha 😂😂😂
AIDA-sya Sya
aku juga ngk suka hujan..
kecuali pas makan mie .. dan tenang pahalanya...
AIDA-sya Sya
baru di pikirin...tiba tiba nongol nih..anak..
AIDA-sya Sya
/Pooh-poos///Speechless//Speechless/Speechless/
AIDA-sya Sya
astaghfirullah... padahal aku lagi puasa..
malah kebagian eps kek gini/Toasted/
AIDA-sya Sya
pacar itu...biar pun pada akhirnya menikah dengannya..
pernikahannya akan kurang barokah..
/CoolGuy/
AIDA-sya Sya
entah kenapa..aku bahagia..
AIDA-sya Sya
pengen ketawa/Curse//Curse//Curse/
AIDA-sya Sya
rajin menabung di warung /Facepalm//Facepalm//Curse/
AIDA-sya Sya
mungkin kita...beda alam dan beda tradisi ya...
pulang dari rumah sakit/setelah siuman dari koma.., malah karaoke an../Sweat//Sweat/
klo di rumah ya.. selamatan gitu.. undang kiai suruh doakan..
atau paling ngk..ya.. sedekah..
.
ya... mungkin karena ini cuma novel..
hehehehe... jadi ceritanya.. karaoke an untuk selamatan../Smirk/
AIDA-sya Sya
aku... penasaran... sebenarnya orang yg koma itu..., merasa seperti apa...
seperti tidur...., atau...yg lainnya..
apa orang koma...bisa bermimpi ..
apa tidak...?!/Doubt/
AIDA-sya Sya
memakan....
agak terkejut sihhh...
/Toasted//Toasted//Toasted/..
tapi aku tau klo ini salah ketik../Smirk//Smirk//Smirk/
AIDA-sya Sya
si Gisel ini agak gi*a..../Speechless/
AIDA-sya Sya
Rika...
kayak nama anak aku.../Smile/
yahh... walau aku belum punya anak sih../Proud/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!