NovelToon NovelToon
Kontrak Cinta Sang Kepala Pelayan

Kontrak Cinta Sang Kepala Pelayan

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:4.9k
Nilai: 5
Nama Author:

Punya ijazah S1 Akuntansi dengan predikat Cum Laude ternyata tidak berguna di hadapan tagihan rumah sakit yang mencapai ratusan juta. Demi menyelamatkan nyawa ibunya, Arini terpaksa membuang gengsinya dalam-dalam dan melamar menjadi kepala pelayan di penthouse mewah milik Adrian—seorang CEO muda kaya raya yang terkenal sedingin es kutub utara.Kerja keras Arini yang super rapi dan cerdas perlahan menarik perhatian sang Kakek pemilik takhta konglomerasi. Salah paham pun terjadi. Demi mempertahankan posisinya sebagai pewaris tunggal, Adrian terpaksa berbohong dan mengenalkan pelayannya itu sebagai calon istri.Sebuah kontrak pernikahan satu tahun akhirnya disodorkan di atas meja marmer.Gaji ratusan juta, seluruh utang lunas, dengan satu syarat mutlak: Dilarang saling jatuh cinta.Mampukah Arini bertahan menghadapi sikap dingin sang konglomerat di bawah satu atap yang sama? Ataukah pernikahan pura-pura ini justru akan mencairkan hati sang es kutub utara yang selama ini membeku?

Bab 16 (Runtuhnya Benteng di Realitas Jakarta)

Dua minggu di pulau pribadi Raja Ampat berlalu seperti sebuah mimpi indah yang terisolasi dari kejamnya dunia luar. Namun, roda bisnis Wijaya Group tidak pernah berhenti berputar. Jet pribadi membawa mereka kembali mendarat di Jakarta, menyergap Arini dan Adrian dengan hawa panas kota metropolitan dan realitas konflik yang telah setia menunggu di depan mata.Begitu pintu penthouse dibuka malam itu, Yudha sudah berdiri di ruang tengah dengan tablet kerjanya. Wajah sekretaris pribadi Adrian itu terlihat jauh lebih tegang dari biasanya.

"Selamat datang kembali, Pak Adrian, Nona Arini," sapa Yudha sembari membungkuk hormat, lalu dengan sigap menutup pintu ganda untuk memastikan privasi. "Saya terpaksa mengganggu kepulangan Anda karena ada perkembangan genting mengenai Pak Baskoro."

Adrian melonggarkan dasinya, ekspresi wajahnya seketika kembali ke mode CEO yang kaku dan waspada. "Apa yang dia temukan, Yudha?"

Yudha melirik Arini sekilas sebelum menyodorkan tabletnya. "Biro detektif swasta milik Baskoro berhasil menembus sistem administrasi lama di rumah sakit tempat ibu Nona Arini dirawat. Mereka mendapatkan bukti bahwa dana dua ratus juta rupiah itu ditransfer langsung atas perintah tertulis dari rekening pribadi Anda, Pak. Baskoro sudah menjadwalkan pertemuan darurat dengan Kakek Wijaya besok malam di kediaman utama Menteng untuk membongkar hal ini."

Mendengar hal itu, Arini merasakan hawa dingin seketika menjalar ke seluruh tubuhnya. Kegembiraan sisa bulan madu menguap tanpa bekas. "Baskoro tahu tentang kontrak kita?"

"Dia belum memegang fisik dokumen kontraknya, Nona Arini," potong Yudha cepat. "Tapi dengan bukti aliran dana darurat yang terjadi tepat sebelum pernikahan diumumkan, Baskoro memiliki narasi yang kuat untuk meyakinkan Kakek bahwa Anda berdua melakukan pernikahan transaksional demi mengamankan posisi CEO."

Adrian terdiam, menatap barisan data di layar tablet dengan rahang mengatup rapat. Setelah memberikan beberapa instruksi taktis kepada Yudha untuk mempersiapkan berkas tandingan besok malam, Yudha akhirnya berpamitan mundur dari penthouse.

Suasana ruang tengah kembali senyap. Kecemasan Arini melangkah terlalu jauh, mengira bahwa pernikahan ini akan hancur dan ia akan membawa masalah bagi Adrian. Namun, sebuah kehangatan besar mendadak membungkus jemari tangannya. Adrian menggenggam erat tangan kanan Arini, menautkan jemari mereka tanpa keraguan di bawah temaram lampu tawang.

"Jangan takut. Besok kita hadapi bersama," ucap Adrian rendah.

Malam semakin larut ketika mereka berdua masuk ke dalam kamar utama. Atmosfer ketegangan akibat ancaman Baskoro mendadak bergeser menjadi ketegangan romantis yang sangat pekat begitu pintu kamar ditutup. Guling yang biasanya menjadi pembatas kaku di atas seprai sutra abu-abu gelap itu kini sudah sengaja disingkirkan oleh Adrian ke dalam lemari sejak kepulangan mereka.

Arini berdiri kaku di dekat sisi ranjang, sementara Adrian melangkah mendekat setelah menanggalkan kemeja formalnya, menyisakan kaus oblong hitam santai. Aroma kayu cendana yang maskulin langsung mengepung indra penciuman Arini.

"Arini," panggil Adrian rendah, suaranya yang serak mengunci seluruh fokus perhatian gadis itu. Pria itu mengulurkan tangan, mengusap lembut helai rambut panjang Arini yang tergerai. "Besok kita akan menghadapi Kakek dan membuktikan kepada dunia bahwa pernikahan kita nyata. Tapi malam ini... di kamar ini, aku tidak ingin ada sandiwara lagi di antara kita."

Adrian menundukkan kepalanya, memotong sisa jarak hingga napas hangatnya menerpa bibir Arini. "Kontrak itu melarang kita melibatkan perasaan. Tapi dinding esku sudah cair sepenuhnya sejak di pulau itu. Aku menginginkanmu, Arini. Bukan sebagai pelayan atau rekan kontrak, melainkan sebagai istriku yang sesungguhnya. Aku ingin meminta hakku malam ini... jika kamu mengizinkannya."

Jantung Arini berdentum begitu keras hingga rongga dadanya terasa sesak. Pertanyaan tulus dari pria yang biasanya angkuh itu meruntuhkan seluruh benteng pertahanan terakhir di hatinya. Sebagai jawaban, Arini perlahan melingkarkan kedua tangan rampingnya di sekeliling leher kokoh Adrian, menatap manik mata suaminya dengan binar kepasrahan yang manis.

1
sakura
Hallow guys xixi mimin minta maaf karna seminggu ga update tapi tenang aja udah sekarang updatenya doble”. jangan lupa like,komen, dan share yaa cinta-cintaku🫶🏻
sakura
jangan lupa kasih like nya ya manteman,biar authornya ini jadi semangat buat nulisnya xixi😗🫶🏻🙆🏻‍♀️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!