NovelToon NovelToon
Tiba-tiba Transmigrasi Ke Zaman Kuno

Tiba-tiba Transmigrasi Ke Zaman Kuno

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Ruang Ajaib / Romansa pedesaan
Popularitas:19.1k
Nilai: 5
Nama Author: Jasmine Oke

#Ruang Ajaib # fantasi wanita # romansa pedesaan

Song Xinglan tidak sengaja menemukan batu Giok Permata Rubi, dia tidak menyangka batu tersebut yang membawanya pindah ke zaman lain yang tidak ada dalam sejarah, zaman yang serba kekurangan dan miskin dengan sumber makanan, dan dia menjadi putri bungsu di keluarga Song.






"Hah... banyak sekali kekayaan di sini, apakah masyarakat disini tidak mengetahuinya!" Gumam Song Xinglan sambil melihat sekelilingnya dengan mata berbinar...!!!

"Ini bukan daerah miskin tapi daerah kaya dengan sumber daya! Karena aku sudah disini, keluarga song akan jaya di tanganku!." Gumamnya lagi.

Ya sekarang Song Xinglang berada di pegunungan, tadinya dia ingin mencari peruntungan untuk mengisi perutnya yang lapar, setelah tiba di pegunungan mata sangat berbinar melihat tumbuhan begitu banyak disana yang bisa di makan..

.

.

.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jasmine Oke, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

16. wei jingbei marah

"Jingguo gege lepaskan lan jiejie, jangan sakiti dia." Teriak Wei Jingjing ia sudah menangis dengan tersedu-sedu ia takut jika kejadian ini membuat lan jiejie tidak mau lagi bermain dengannya.

Sedangkan song xinglan meringis menahan sakit dipergelangan tangannya.

"Lepaskan aku, apa kamu mau menghancurkan tanganku, tanganku sakit.. hiks.." ia tidak tahan lagi karena sakit itu, baru kali ini dia di perlakukan seperti ini,

di zaman modern dia keluarga kaya, apapun yang dia mau selalu dilayani, disini dia dimanja tidak pernah disakiti seperti ini, saat berlatih bela diripun ia menghindari latihan yang berat.

Benar yang dikatak Baihu ilmu beladirinya hanya standar, itu benar semuanya.

Wei jingguo tidak mendengarkan tangisan song xinglan hatinya sangat marah, melihat perempuan asing dirumahnya.

karena tidak menemukan adik-adiknya, dia juga tidak menemukan warga di sekitar untuk bertanya, ia sudah berkeliling desa tapi tidak menemukan adiknya.

Jalannya terhenti mendengar tangisan wei Jingjing di belakang, ia menoleh benar ia melihat jingjing menangis mengejarnya.

"Jingguo gege lepaskan lan jiejie jangan sakiti dia." Ucapnya menangis tersedu-sedu, secara reflek ia melepaskan cengkramannya.

Song xinglan terduduk lemas sambil memegang tangan yang lemas tidak bertenaga, ia takut apakah tangannya patah.

"Hiks .... apakah tanganku patah mengapa tidak bisa digerakkan lagi." Ia menangis kali ini menangis sungguhan, ia takut tangannya benar-benar patah.

"Jiejie maaf!!! aku akan membawamu ke tabib." Ucap wei Jingjing ia memeluk song xinglan sedang ia masih menangis memandang tangannya, tidak merasakan pelukan Jingjing.

Saat itu wei jingbei juga datang, ia melotot kepada wei jingguo.

"Gege kali ini kamu benar-benar keterlaluan." Ucapnya marah kepada wei jingguo, lalu ia menghampiri song xinglan.

Membuat wei jingguo mematung, baru kali ini adik nya jingbei marah padanya, semuanya gara-gara perempuan ini, siapa perempuan ini pikirnya, yang membuat wei Jingjing dan jingbei luluh, yang selama ini dikatakan tidak mau berteman dengan orang lain.

Apakah benar ia melakukan kesalahan pikirnya, melihat tangan song xinglan yang memerah dan ada jejak kehitaman disana darah dalam, memang benar ia menggenggamnya dengan kuat.

"Hah!" Ucapnya sambil mengusap wajahnya kasar, tadi dia hanya terbawa emosi, ia tidak memperhatikan yang lain, tidak melihat adiknya sudah ada dirumah tujuan hanya pada song xinglan orang asing.

Ia tidak mengira ternyata adiknya mengenal orang asing ini, bukan kenal biasa tapi sangat akrab, baru ia sadar bahwa ia memang melakukan kesalahan.

"Jiejie, ayo berdiri aku akan membawamu ke tabib." Ucap wei jingbei sambil membantu song berdiri.

Baru song xinglan sadar dari keterkejutan, dan dia merasakan pelukan Jingjing.

Meski tangannya sakit tidak mungkin dia menjatuhkan anak itu saat dia berdiri, ia melerai pelukan sambil mengusap air mata jingjing dengan tangannya satu lagi.

"Jingjing, jangan menangis jiejie tidak apa-apa, apakah kamu bisa berdiri sekarang tolong bantu jiejie, katanya mau membawa jiejie ke tabib." Ucapnya lembut.

"Iya, ayo aku bantu jiejie." Ucap sambil membantu song xinglan berdiri, disisi kanan dibantu oleh wei jingbei disisi kiri dibantu oleh wei jingjing, saat dia hampir berdiri, tiba-tiba...

"Aaahk..!!" Ia terjatuh lagi ternyata kakinya terkilir habis sudah harapannya untuk mencari sumber daya untuk ruang bai lianhua nya.

Ia menghapus air matanya yang keluar begitu saja, sekarang ia benar-benar sedih, kakinya tidak bisa berjalan tangannya lumpuh.

"Jiejie kenapa?" Ucap wei jingbei ketakutan melihat song xinglan terjatuh lagi.

"Jingbei aku tidak bisa berdiri lagi sepertinya kakiku terkilir, aku tidak sengaja terseleo karena lubang lantai itu." Ucapnya sambil menunjuk lubang di lantai.

"Ini semua salahku, jika aku tidak meminta pulang, dan menunggu gege dengan patuh ini semua tidak terjadi." Ucap Wei Jingjing ia kembali menangis.

"Kenapa menangis begitu ini bukan salah jingjing dan jiejie juga tidak apa-apa?." Ucapnya menenangkan wei Jingjing, setelah wei Jingjing tenang, lalu ia meminta wei jingbei mencarikan sesuatu.

"Jingbei carikan jiejie tongkat." Ucapnya kepada jingbei

 " baiklah di belakang ada tongkat, yang pas untuk jiejie." Ucapnya langsung berlari kebelakang.

Sedangkan wei jingguo hanya menjadi patung disana...

Tidak lama setelah itu wei jingbei kembali sambil membawa tongkat, lalu ia berikan kepada song xinglan.

"Terimakasih, jingbei kamu baik sekali, tolong bawa jingjing ke kamarnya dia tertidur mungkin kelelahan menangis." Ucap song xinglan, sebelum wei jingbei mengambil adiknya wei jingguo sudah mengendong wei jingjing.

Tanpa bicara dia langsung membawa wei Jingjing ke kamarnya, sedangkan song xinglan hanya memperhatikan punggung itu dari belakang dengan pandangan tidak bisa di artikan.

Lalu ia berdiri, dengan bantuan tongkat juga bantuan wei jingbei.

"Jingbei kembalilah tidak usah mengantarku, tenangkan jingjing setelah ia bangun nanti, bahwa jiejie tidak apa-apa." Ucapnya lembut,

ia tidak bisa mengelus kepala jingbei, tangan satu lagi lemas terkulai dan satu lagi memegang tongkat.

"Baiklah jiejie, benaran kamu tidak apa-apa." Ucap wei jingbei masih cemas, " bagaimana aku membawamu ke tabib terlebih dahulu." Ucapnya lagi.

"Tidak usah, jika dibawa ke tabib keluarga ku pasti tahu, aku tidak apa-apa, percayalah!" Ucapnya lagi, lalu ia berjalan menuju rumahnya.

Sedangkan Wei jingguo setelah mengantar wei Jingjing ke kamar ia kembali lagi, untuk menemui song xinglan, tetapi ia tidak melihatnya hanya adiknya sendirian disana.

"Jingbei, kenama dia?" Ucapnya maksudnya song xinglan.

"Sudah pergi, dia berjalan dengan tertatih-tatih, tangannya satu lagi patah, jingguo gege coba pikirkan, dia gadis di keluarga song, dia selalu dimanjakan tidak ada yang pernah menyakitinya, keluarganya selalu melindunginya seperti kaca"

" tetapi saat dia mengantar jingjing pulang, kamu tanpa bertanya langsung mencengkram tanganya dengan kuat, dengan tidak sadar melukai kakinya juga,"

" tulangnya rapuh tapi kamu menyakitinya begitu, jangan samakan dia dengan gadis-gadis yang mendekatimu selama ini"

"Tetapi untuk Lan jiejie kamu tidak bisa menyakitinya, karena dia tidak menganggumu mengapa kamu menyakitinya, hah!." Ucapnya panjang lebar, baru kali ini wei jingbei berbicara sepanjang itu hanya demi song xinglan.

"Kamu memarahi gegemu hanya demi perempuan itu." Ucap wei jingguo tidak percaya, dengan adiknya satu ini.

"Iya, kami menyukainya dia tulus kepada kami tidak ada kepura-puraan, bersiaplah dengan kemarahan jingjing, gege" Ucapnya lalu ia masuk kedalam rumah mengabaikan wei jingguo yang sedang bengong.

Sebelum masuk kedalam ia menghentikan langkahnya dan berbicara lagi.

°°°°

Bersambung...!!!

°

°

°

《Mohon dukungan dan sarannya ya teman-teman!!! Jangan lupa like, komen dan vote karena satu komentar dari teman-teman adalah dukungan yang sangat berarti untuk author juga untuk penyemangat author!!》

♡Terimakasih😊

1
kaylla salsabella
semoga lan lan
Erna Fkpg
terimakasih thor tetap semangat
kaylla salsabella
lanjut thor
Erna Fkpg
lanjut thor 💪💪💪
kaylla salsabella
lanjut😍😍😍
Cty Badria
💪💪💪💪💪
Sribundanya Gifran
lanjut up lagi thor
kaylla salsabella
ayo lan lan beri air juga sama keluarga wei biar cepet sembuh
kaylla salsabella
wah kecebur
Mineaa
Ayo Xinglan.....plototin balik tuh uler...
pasti auto kabur.....😁
Memyr 67
𝗍𝖾𝗀𝖺𝗇𝗀
Sribundanya Gifran
lanjut
Mineaa
Seruuuu,.....di tunggu update nya kk author.......🤗
Aulia
ceritanya bagus thor
Sribundanya Gifran
lanjut up lagi thor
Memyr 67
𝖺𝗉𝖺 𝖻𝖾𝗇𝖺𝗋? 𝗎𝖻𝗂 𝗃𝖺𝗅𝖺𝗍 𝗒𝗀 𝖽𝗂𝗍𝖺𝗇𝖺𝗆 𝗀𝖺𝗀𝖺𝗇𝗀𝗇𝗒𝖺? 𝗌𝖾𝗉𝖾𝗇𝗀𝖾𝗍𝖺𝗁𝗎𝖺𝗇 𝖺𝗄𝗎, 𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝗆𝖾𝗇𝖺𝗇𝖺𝗆 𝗎𝖻𝗂 𝗃𝖺𝗅𝖺𝗋, 𝗒𝗀 𝖽𝗂𝗍𝖺𝗇𝖺𝗆 𝗎𝖻𝗂𝗇𝗒𝖺. 𝗄𝖺𝗋𝖾𝗇𝖺 𝗀𝖺𝗀𝖺𝗇𝗀 𝗎𝖻𝗂 𝗃𝖺𝗅𝖺𝗋 𝗄𝖾𝖼𝗂𝗅 𝖽𝖺𝗇 𝗅𝖾𝗆𝖺𝗁 𝗌𝖾𝗉𝖾𝗋𝗍𝗂 𝗀𝖺𝗀𝖺𝗇𝗀 𝗄𝖾𝗇𝗍𝖺𝗇𝗀. 𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝗎𝖻𝗂 𝗄𝖺𝗒𝗎/𝗌𝗂𝗇𝗀𝗄𝗈𝗇𝗀 𝖻𝖺𝗋𝗎 𝖽𝗂𝗍𝖺𝗇𝖺𝗆 𝗀𝖺𝗀𝖺𝗇𝗀𝗇𝗒𝖺
Yunita Widiastuti: batang bisa.. ditaruh di pot tumbuh subur apalagi di tanah...
total 2 replies
kaylla salsabella
lagi😍😍
kaylla salsabella
lanjut thor
reaaannaaa
lama2 muak dengan kelakuan mc,sok tapi goblok
Sekar
lanjut thor😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!