NovelToon NovelToon
Sistem Analisis Nilai : Bangkitnya Sang Penguasa Bisnis

Sistem Analisis Nilai : Bangkitnya Sang Penguasa Bisnis

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Dikelilingi wanita cantik / Kehidupan di Sekolah/Kampus
Popularitas:13.2k
Nilai: 5
Nama Author: R.A Wibowo

ini adalah part 2 dari novel "Diremehkan Karena Miskin Ternyata aku punya sistem analisis nilai"

disarankan baca part 1 terlebih dahulu
**

setelah mendapatkan kemampuan sistem, kehidupan Rahmat Pratama berubah drastis. Dia yang awalnya dihina, miskin, dan terlilit hutang, kini telah berdiri di puncak .

Namun, kejayaan itu hanyalah awal dari badai yang sesungguhnya.

Saat Rahmat merasa telah menguasai segalanya, sebuah serangan siber mematikan dari organisasi misterius bernama Black Spider nyaris menghapus seluruh asetnya.

Sertifikat Galeria yang ia bangun dengan darah dan keringat hampir saja berpindah tangan dalam hitungan detik.
Black spider kembali menyerang, bukan dengan fisik melainkan dengan serangan dari dalam.

Rahmat juga menyadari satu kenyataan pahit: Sistem Analisis Nilai miliknya bukan

sekadar keberuntungan jatuh dari langit.
Ada sejarah gelap yang ditinggalkan oleh sang pemilik pendahulu, dan mengenai sang pencipta asli yang kini datang untuk menagih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R.A Wibowo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14—Misteri Armand

Kehadiran Armand di ambang pintu seperti sebuah penyelamat yang turun dari langit.  Akhirnya dia datang, dia sudah menyiapkan alibi paling mantap dengan Armand.

Pria itu melangkah masuk dengan gaya tenang namun berwibawa. Mantel panjangnya yang sedikit berdebu memberikan kesan seorang pengelana atau kolektor yang baru saja pulang dari ekspedisi jauh.

Seorang pria yang bisa dibilang banyak membantu dia dengan kemampuan analisis nilai rahmat bisa melihat barang rongsokan yang bernilai puluhan hingga ratusan juta, dulu rahmat sering datang ke Armand untuk menjual barang ke dia, puncaknya ada di koin VOC mereka menjual sampai pelelangan internasional.

Hari ini dia mengundang Armand untuk membantu membuat alibi, pak tua itu pasti akan membantu.

Dewi terperangah, ia segera menghapus air matanya dan berdiri dengan kikuk. "Siapa... siapa Anda?"

Armand melepas topi fedoranya, membungkuk sopan dengan senyum ramah yang terlihat dari balik matanya yang tajam.

"Maaf mengagetkan Anda, Nyonya. Nama saya Armand. Saya adalah rekan bisnis, sekaligus... ya, bisa dibilang guru bagi putra Anda dalam bidang yang sangat khusus."

Dewi menoleh ke arah Rahmat, mencari penjelasan.

"Bu, inilah alasan Rahmat bisa punya uang sebanyak itu," Rahmat langsung menyambut umpan dari Armand. "Pak Armand adalah kolektor barang antik kelas kakap. Berkat Sistem— maksud Rahmat, berkat mata Rahmat yang jeli melihat detail, Pak Armand sering mengajak Rahmat mencari barang-barang langka yang tersembunyi di pasar loak atau lelang kecil."

Armand tertawa kecil, suara beratnya memenuhi ruangan. "Anak Anda ini rendah hati, Nyonya. Minggu lalu, dia menemukan sebuah koin emas VOC langka di sebuah toko rongsokan yang penjualnya saja tidak tahu itu apa. Dia membelinya seharga sepuluh ribu rupiah, dan saya saat saya melihat apa yang dia dapatkan, saya terkejut dan mengatakan itu barang mewah.

Kami segera pergi ke Pelalangan dan berhasil menjualnya ke kolektor di Belanda seharga hampir satu miliar. Dan itu baru satu koin."

Tentu itu tidak bohong, semuanya adalah kenyataan. Yang jadi pembeda adalah cara Rahmat mendapatkan kon itu dan penghapusan tentang sistem.

Armand mengeluarkan sebuah amplop tebal dari balik mantelnya, lalu meletakkannya di meja granit.

"Ini adalah bagi hasil untuk Rahmat atas temuan terakhirnya: sebuah artefak keramik Dinasti Ming yang tertimbun di gudang tua. Keuntungan bersihnya sangat besar, dan Rahmat berhak mendapatkan bagiannya."

Dewi menatap amplop itu dengan tangan gemetar. "Barang antik? Jadi... ini bukan uang ilegal?"

"Sama sekali tidak, Nyonya," Armand meyakinkan dengan nada yang sangat meyakinkan.

"Ini murni jual-beli pengetahuan. Rahmat punya bakat yang tidak dimiliki orang lain dalam menganalisis nilai barang. Di dunia kolektor, mata seperti milik Rahmat itu harganya tak ternilai."

"Anak ini bisa melihat barang barang rongsokan yang sebenarnya seharusnya ratusan juta bahkan miliaran dan terkadang menjual ke saya bahkan ikut Pelelangan segala."

Mendengar penjelasan logis dan melihat sosok Armand yang terlihat seperti pria terhormat, bahu Dewi perlahan meluruh. Beban berat yang menghimpit dadanya sejak tadi seolah terangkat. Dia menatap Rahmat dengan bangga, sekaligus haru.

"Kenapa kamu tidak bilang dari awal, Nak? Ibu sampai berpikir yang tidak-tidak," bisik Dewi sambil mengusap kepala Rahmat.

Rahmat hanya tersenyum tipis. "Rahmat ingin semuanya beres dulu, Bu. Rahmat tidak mau Ibu pusing dengan urusan bisnis yang berisiko."

Setelah Dewi masuk ke kamarnya untuk beristirahat dengan hati yang lebih tenang, suasana di ruang tamu langsung berubah. Kehangatan tadi lenyap, digantikan oleh aura dingin yang menusuk.

Rahmat menatap Armand dengan tajam. "Terima kasih atas aktingnya, Pak tua. Tepat waktu sekali."

Armand menyandarkan punggungnya di pilar putih, senyumnya kini berubah menjadi lebih serius. "Aku tidak sepenuhnya berbohong, Rahmat. Bakatmu memang gila. "

"Alya ikut juga pak?"

Ia tanpa sadar mengatakan hal tersebut. Alya Pramudipta, dia adalah anak dari Armand. Seorang primodia SMA Garuda anak 11 IPA 1, dulu rahmat sempat menyelamatkan gadis itu dari pencurian jambret dan hubungan mereka mulai membaik.

Gadis itu mulai menaruh perasaan pribadi terhadap Rahmat.

"Iya dia ikut. Kangen sama istri mudamu?"

"Hahaha,"

Dia cuma bisa terkekeh dan berharap gadis itu melupaka apa yang terjad kemarin.

Alya saat itu berkunjung ke galerianya atas permintaan rahmat, tapi tiba-tiba dia mendapatkan panggilan dari Anisa untuk datang ke polsek atas kejadian kasus bunuh diri Reno yang langka, karena hal itu dia menyuruh Alya untuk segera pulang dan entah bagaimana gadis itu menganggapnya dengan tindakan mengusir serta dia jelas kesal karena merasa tidak diprioritaskan.

.

Bahkan jelas-jelas ngambek dan setelah itu pun dia tidak mengirim satu pesan pun, entah dia akan marah atau tidak.

Rahmat melirik sekali lagi ke Armand. Seperti biasa kemampuan sistemnya tidak bisa mengalisis dia.

Semua serba [ ???? ] Sama seperti biasanya.

"Pak tua, aku sudah memikirkan ini sejak lama... Tapi siapa dirmu Sebenarnya?!"

Suasana di ruang tamu yang megah itu mendadak sunyi. Pertanyaan Rahmat meluncur seperti anak panah yang tajam, membelah udara yang tadinya penuh basa-basi.

Armand tidak langsung menjawab. Pria itu justru merogoh saku mantelnya, mengeluarkan sebuah cerutu tua yang belum dinyalakan, lalu memutarnya perlahan di antara jemari yang tampak kasar—bekas luka-luka lama yang tidak bisa disembunyikan oleh setelan mewahnya.

"Siapa aku?"

Armand mengulang pertanyaan itu dengan nada rendah, hampir seperti bisikan. Dia menatap langit-langit mansion yang tinggi, lalu beralih menatap Rahmat dengan sorot mata yang membuat bulu kuduk berdiri.

"Pertanyaan yang bagus untuk seseorang yang baru saja membeli mansion seharga belasan miliar dengan sekali tekan."

Armand melangkah mendekat, aroma tembakau tua dan parfum kayu cendana tercium kuat.

"Kau kesal karena kemampuan aneh milikmu itu memberikan tanda tanya besar saat menatapku, bukan?"

Rahmat tersentak. Jantungnya berdegup kencang. 'Kemampuan!" Bagaimana pria ini tahu tentang 'itu? Selama ini Rahmat sangat berhati-hati, bahkan di depan ibunya sendiri.

"Jangan kaget begitu," Armand terkekeh, namun tawanya tidak sampai ke mata. "Dunia ini jauh lebih luas dari sekadar angka-angka digital di layar HP-mu, Rahmat. Ada hal-hal di dunia ini yang memang tidak diciptakan untuk bisa 'dianalisis' oleh mesin. Aku adalah salah satunya."

Pria tua itu kemudian menepuk bahu Rahmat dengan keras.

"Anggap saja aku adalah penjaga gerbang. Aku sudah melihat banyak orang sepertimu muncul dan tenggelam dalam sejarah. Ada yang menjadi raja, ada yang berakhir di selokan karena keserakahan. Aku di sini bukan untuk menjadi musuhmu, tapi untuk memastikan kau tidak mati terlalu cepat sebelum mencapai potensi maksimalmu. Atau paling baik kamu tidak terjatuh dalam keserakahan sendiri."

Rahmat mengepalkan tangannya. "Itu bukan jawaban, Pak Tua. Kau tahu tentang kemampuanku? Siapa sebenarnya kamu!?"

Armand berbalik menuju pintu, memutuskan untuk tidak menjawab.

"Kenapa kamu tidak mengecek sendiri dengan kemampuanmu ? Oh kamu tidak bisa ya..."

Rahmat terlihat serius. Kalung valora di lehernya masih terpasang dan melihat itu membuat Armand tersenyum.

"Kalung itu cocok untukmu. Jadi nostalgia. Coba gunakan kemampuan anehmu itu ke kalungmu, jawaban mungkin ada di sana."

Armand mengenakan kembali topi fedoranya

. "Dan untuk Alya... dia ada di mobil. Dia sedang marah besar, jadi aku akan kembali sebentar, kamu kalau mau lihat dia juga boleh."

Klik.

Pintu tertutup. Rahmat berdiri terpaku di tengah ruang tamu mansionnya yang sepi. Di kepalanya, layar sistemnya masih berkedip-kedip merah, mencoba memproses data Armand yang tetap berakhir dengan simbol:

[DATA TERENKRIPSI - LEVEL TIDAK TERJANGKAU].

[Data tidak bisa diakses! Terkunci oleh otoritas tertinggi!]

Rahmat mengalihkan pandangannya ke kalung valora.

Dulu dia tidak bisa melihat semua data di kalung ini kalau dia bisa melihat dan mendapatkan jawaban maka... Dia akan lakukan

1
Serath
nulis tema sistem mudah gak bg? dapat retensinya gampang gak? /NosePick//Grin/
Manusia Biasa: kalau fantim gimana bang🗿
total 4 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
hampir lupa belom komentar 🤣🤣🤣balik lagi pokoknya asik dah luu Rahmat keren
Manusia Biasa: tiba tiba jadi protektif jir wkwk, orang ada agensi yang mau nawarin malah🗿
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
ajib banget mantappp dah udah sultan tampan skill music mumpuni walupun dapet dari sistem 🤭🤣🤣🤣😛
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
aduh kasian Alya namanya juga baru pertama kali perform maklumi lah
Manusia Biasa: tenang ada mc yang siap mengatasi semua
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
mau ketawa lihat reaksinya Rozak parah 🤣🤣😭😭😭
Manusia Biasa: sampai pingsan 😭
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
wahhh ide Rahmat memang mantap sudah tau kalo di kuntit paparazi yang mau menjatuhkan mental Alya dan Kanaya🤭🤣🤣
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
selidiki itu Alfian ini keknya punya skill tersembunyi dia nih 🤭🤔
Manusia Biasa: oya tuh mencurigakan
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
apakah Alfian ini punya sistem juga kek Rahmat tapi sepertinya nggak deh 🤔
Manusia Biasa: yang jelas bukan orang biasa dan pasti penting😂
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
koplakkkk alias somplak nih jadi ketawa 🤣🤣🤣🤣dahlah kalian berdua siap siap jadi tim sorak pakai rumbai rumbai🤭🤣
Manusia Biasa: wkwkw yang nulis kemarin juga ngakak ngakak sendiri 😭
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
Rahmat edaaaan dikelilingi cewek cantik semua baru semuanya punya kelebihan masing-masing gileeee bener 🤣🤣🤣🤭
Manusia Biasa: namanya orang ganteng sama kaya sih kak bebas
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
pastinya Alya sudah jatuh cinta sama Rahmat kan dan bisa jadi memang nanti akan jadi calon mantu ibu Dewi mungkinnnnn🤭😛
Manusia Biasa: waduhh gimana ya. nantikan saja yang jadi pendamping siapa😂
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
wesss pokoke semua skill apapun dikuasai oleh Rahmat wong punya sistem analisis sendiri 🤭
Manusia Biasa: serba bisa jadinya
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
Rahmat emang keren 🤭🤣🤣🤣 akhirnya Kanaya sama Alya bisa jadi satu karena mereka akan perform bersama Rahmat juga trio wik wik🤭🤣🤣🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️
Manusia Biasa: efek wkp kak, bangun malam malam masak mie rebus😭 haha
total 3 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
nah pass bertiga sama Kanaya lah kan dia juga tadinya mau ngajak luu Mat🤭🤣🤣
Manusia Biasa: siap siap bikin geger para murid laki di sana😂😭
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
duhhh Rahmat hoki permintaan Alya sangat sederhana ternyata 🤭🤣🤣🤣
Manusia Biasa
HEI GAYS judul novel saya ganti jadi sistem analisis nilai : Bangkitnya sang penguasa bisnis karena masalah kontrak doaka semoga berjalan lancar agar novel ini bisa berlanjut, semoga kalian gak bingung kenapa judulnya tiba-tiba ganti
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
ayo Rahmat semangat pasti Alya masih marah sama kamu wkwkwk usahain pakai rayuan apa kek 😛🤣🤣
Manusia Biasa: wkwkw harus sedia gombalan🗿
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
ayahnya Alya pasti akan membantu Rahmat supaya ibu Dewi tak curiga anaknya melakukan pekerjaan ilegal🤭
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
kalo dikasih tau yang sebenarnya malah bingung nanti ibunya jadi dikasih penjelasan seperti tadi dapat bonus hadiah dari hotel dibelikan rumah buat ibu Dewi
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
keren emang analisa Anissa ini cocok jadi anggota police iyalah bapaknya komandan 🤭🤣🤣🤣🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️
Manusia Biasa: wkwkw emang udah jalur takdir ya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!