Ayunindya Maheswari biasa dipanggil Nindy..cewek cantik multi talenta berusia 19 tahun menjadi cewek yang jutek dan ketus pada setiap laki-laki karena trauma masa lalunya...
Arion Adhitama pria yang sempurna dipuja banyak wanita dan terkenal dengan playboy nya..
mereka dipertemukan secara tidak sengaja..dan akhirnya Arion di playboy terpikat dengan Nindy..
apa yang akan terjadi selanjutnya???
apakah Nindy akan membalas cinta Arion dan bisa menyembuhkan traumanya dimasa lalu??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon agnisyam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Akan ku buka hatimu untukku
🎶🎶🎶
"hallo.. Opa sayaaank.."
"hehehe..gimana keadaan kamu sayaaank...??"
"i am fine Opa..!!"
"bagus laah...kamu udah makan siang sayaaank...??"
"belum..masih di belikan Hesti Opa,,karena Nindy mau mandi dulu,tadi habis main volly jadi berkeringat..."
"za udah.. bersenang-senanglah sayang..."
"asiyaaap..."setelah mematikan sambungan telp dari Opa nya.. Nindy melanjutkan jalannya menuju ke kamar..saat didepan pintu kamar...
"hey Nindy..."sapa Arion
"ada apa lagi.." ucap Nindy malas...
"nih...buat loe..pasti belum makan siang kan??"
"?? loe g racun gue kan??"
"za g laaah...masak iya sih,gue racun cewek secantik loe..."
"ok,gue terima...!!" membuka hendel pintu dan mau masuk ke kamar...
"loe g ucapin terima kasih gitu,,atau tawarin gue masuk dulu kek..."
"heemmh..🤨🤨 tuan,,kalau mau ngasih itu jangan pamrih..kalau g ikhlas g usah dikasih ke gue,,"
"gue ikhlas dan g pamrih..."
"lalu..."
"Ok..gue pergi,,selamat menikmati yaach,,semoga suka.."
"heemmh... Braaakk.."
Nindy langsung masuk ke kamarnya,,dan menutup pintu dengan kencang,dan itu membuat Arion kaget..
"astaga...selain jutek dia juga sangat kasar dan galak..."sambil bergidik ngeri dan pergi dari situ..
Nindy mandi dan berganti pakaian..lalu nungguin Hesti balik kamar...
"nin..nih pesenan loe...sambil menaruh makanan diatas meja..."
"trim's yaach.."
"looo..kok udah ada makanan..loe udah beli yaach..??"
"dikasih tadii...!!"
"siapa yang ngasih..??kak Ratna??"
"bukan..Arion!!"
"what...??kak Arion?? dia kesini..??"
"g,..tadi ketemu didepan..lalu ngasih ini..."sambil membuka makanan dari Hesti..
"waah.. sepertinya kak Arion naksir loe deh..."
"ngaco...jangan ngawur loe.."
"beneran nin..g mungkin kak Arion perhatian sama loe,kalau dia g suka..dan loe ngapain makan itu??kenapa g makan yang dikasihkan kak Arion...??"
"gue takut diracun.."
"hehe loe ini ada-ada saja...g mungkin lah..kak Arion kayak gitu..."
"mungkin aja..hes,loe tau gimana pertama kali gue ketemu dia..??" sambil membuang bungkus makanan ke tempat sampah..yang isinya udah berpindah ke perutnya...
"g..kan kamu g pernah cerita..!!"
"jadi..gue ketemu dia pas ada di area balap liar yang diadakannya.." lalu Nindy menceritakan semuanya dari awal sampai akhir...
"wooow..nin,loe bener-bener luar biasa,,gue tambah kagum sama loe...!!"
"g usah lebay deh..."
"hahaha..kita istirahat aja yuuk..tar sore kita jalan-jalan dan belanja.."
"ide bagus cantiiiik..."
merekapun langsung tidur dengan pulasnya..hingga sore menjelang...merekapun telah bersiap mau keluar kamar..
"are you ready???"
"ready...yuk kita berangkat sekarang nin...pasti tar kita lama pilih-pilih juga.."
"Ok.."mereka pun langsung berangkat menuju pusat oleh-oleh yang ada di sekitar situ...
saat membuka pintu toko ternyata malah barengan sama Arion cs..
"woow.. surprise sekalii..."
"biasa aja.."
"hay nin..kenalin gue Boby.."
"salam kenal kak Bob...!!"
"lagi mau cari oleh-oleh yaach...??"
"iyaa..nemenin Hesti,,"
"barengan kita-kita aja sekalian...gimana??pasti seru...!!"
"boleh..asal kak Boby bisa menjamin temen kakak ini udah dikasih suntik rabies,,biar g terlalu ganas buasnya..."sambil nunjuk arion
"hahaha... Ok-ok,gue bisa jamin itu,iya kan Kris..??bila perlu gue akan mengikat lehernya,,gimana..??"
"boleh,,jika itu diperlukan..yuuk kak,kita masuk.."
mereka masuk dan berbelanja oleh-oleh disana,,Nindy lumayan banyak membeli oleh-oleh..
"keluarga loe banyak yaach nin..??"
"g,,kenapa tanya gitu kak bob...??"
"kok belanjaan loe banyak banget,,buat siapa aja...??"
"OOO..ini semua buat bibi-bibi yang dirumah.."
"waah..selain cantik,,kamu juga baik hati yaach.."
"biasa aja kok kak Bob...kalau kita masih bisa berbagi,,kenapa g kita lakuin...lagian ini juga g tiap hari..."
"bener kata loe nin.." Arion yang melihat interaksi mereka sangat sebal dan kesal dibuatnya...
"Kris,Bob kita balik kamar sekarang.."
"kok buru-buru sih Ar..g seru loe..."
"terseraaaah..."sambil pergi meninggalkan mereka semua.."
"eeh..dia kenapa Bob..??"kaget dan bingung dengan sikap Arion yang aneh itu,,
"udah..ikutin aja,daripada dia ngamuk tar..!!" Boby dan Kris pamitan pada Hesti dan Nindy..dan langsung menyusul kepergian Arion...
"hes..loe belanjanya udah belum??"
"udah nih..mau balik ke kamar langsung gue,,mau telp mama dulu,,sapa tau ada yang mau dititipin..."
"kalau gitu,,gue nitip belanjaan yaach,,bawa sekalian ke kamar😁😁"
"huuuh...untung gue baik,,,jadi g nolak deh..."
"loe yang terbaik cantiiiik..."
"loe paling tau itu...hehehe..."
mereka berpisah didepan toko oleh-oleh itu,,Nindy masih lanjut jalan-jalan,sedangkan Hesti balik ke kamarnya...
Nindy berjalan menyusuri pantai di sore hari..dia duduk di pasir..dan memainkannya dengan jari-jari lentiknya...sambil memandangi langit sore yang indah itu...
"kok sendirian..??"tanya Arion sambil duduk disampingnya dan menyerahkan es kelapa muda pada Nindy..
"loe juga kan...?"
"hehe gue kan sengaja samperin loe..."sambil meminum es yang dibawanya tadi..
"kenapa..??loe mau kepo-in gue lagi??"
"emangnya boleh??"
"g..."ikut meminum es yang diberikan Arion padanya...
"lalu..kenapa loe bilang gitu ke gue,...??"
"cuma masti-in aja...biar loe g terlalu berharap...!!"
"gue cuma mau kasih ini ke loe..."
"kayak artis aja..kasih tanda tangan ke gue...!!"
"kan loe pernah telat...jadi,,tar saat diminta TTD seniornya loe kasihin ini aja,,pasti g akan kena masalah lagi.."menerima kertas yang disodorkan Arion padanya..dan mengantonginya...
"huuuh...semua masalah gue datangnya dari loe..."
"maafin gue,,kalau udah jadi sumber masalah buat loe...dan gue juga minta maaf karena sikap wanita gue ke loe semalam..."
"g masalah...santai aja kaliii..."
"loe g marah atau kesal gitu..."
"g..bunda gue ngajarin gue,,untuk g benci sama orang...apa lagi yang udah jahatin kita...!!"
"kenapa gitu..??"
"entahlah...katanya kalau kita membalasnya...apa bedanya kita dengannya... sama-sama jahatnya kan..??"
"apa loe selalu turutin kata bunda loe...??"
"g.."
"lalu..."
"ada kalanya gue juga g sependapat dengan apa yang diajarkannya..."
"dan apa yang loe lakuin kalau g sejalan dengan bunda loe..."
"gue lakuin yang gue anggap benar aja...dan mempertanggung jawabkannya sendiri nantinya.."
"contohnya...??"
"bunda selalu bilang..tetaplah tersenyum meski hati terasa sakit atau sedih...gue g pernah bisa lakuin itu...karena menurut gue itu membohongi diri sendiri dan orang lain.."
"terus loe gimana??"
"yaaach...mau gimana lagi..
suka.......gue katakan
benci.....gue tunjakkan
sayang...gue buktikan
sakit hati....gue ingat
kecewa...gue perlihatkan
karena gue bukan tipe orang yang suka memberi senyum kebohongan...."
"loe pernah sakit hati dan kecewa...??"
"pernah...."
"pada siapa...??"
"loe g perlu tau itu..."
"apa itu yang membuat loe jutek dan cuek dengan semua cowok??"
"g semua,,sebagian besar aja!! mungkin...bisa dikatakan seperti itu..."
"apa itu sudah lama...atau baru-baru ini aja??"
"sangat lama bahkan lama sekali..."
"kenapa tidak mencoba dilupakannya..."
"seandainya bisa...gue lebih memilih kehilangan sebagian ingatan gue...dari pada harus terus mengingatnya..."
"segitu dalamnya loe menyukainya??hingga loe g pernah bisa melupakannya,meski udah buat loe terluka,kecewa dan sakit hati???"
"gue tak pernah mencintainya...bahkan kalau gue bisa memilih..gue g akan memilih dia sebagai cinta pertama gue...hingga bisa membuat luka hati yang sangat dalam..bahkan gue g tau sampai kapan bisa bertahan...untuk mengobatinya...!!"
"loe g cinta...kenapa bisa sampai sesakit itu...??"
"ada saatnya kita tak ada pilihan kan??meski tak mencintainya,,kalau dia punya hubungan dengan kita,,ada kalanya itu juga bisa melukai kita sangat dalam..."
"apa tak ada tempat yang tersisa dihati loe,,untuk seorang cowok yang lain..."
"mungkin ada...kalau dia bisa menyembuhkan luka dihati...dan merubah pandangan ku terhadap laki-laki..."
"loe baru 19th,tapi pemikiranmu sangat rumit..."
"hehe..jangan permasalahkan usia..karena kedewasaan tidak diukur dari usia seseorang...tapi dari bagaimana dia menyikapi suatu masalah yang dihadapinya..."
"loe sangat istimewa.."
"gue manusia,bukan nasi goreng..yang ada pilihan biasa atau istimewa.."
"hahaha..gue suka gaya loe..."
"tapi gue g lagi bergaya..."
"apa gue ada kesempatan buat bisa Deket dengan loe..??"
"kita udah Deket tuan...bahkan duduk bersebelahan..."
"bukan itu maksudnya...apa ada kemungkinan gue bisa masuk ke hati loe...??"
"hahaha...hati gue udah terkunci,dan kuncinya hilang entah kemana...berhentilah merayu,,lebih baik loe gilir tuh... cewek-cewek koleksi loe yang udah antri minta ditemani.."
"hehe..gue akan cari kunci hati loe...kalau g ketemu gue akan paksa masuk dengan mendobrak nya..."
"pintu yang dipaksa membukanya akan rusak,,begitu juga dengan hati..."
"kalau gitu...gue akan buat duplikat kunci hati loe..."
"terserah loe..gue udah ingetin loe....tapi sepertinya loe harus bekerja lebih keras untuk itu..."
"gue bukan tipe orang yang mudah menyerah..."
"gue tau itu...terbukti dari banyaknya cewek yang loe miliki..."
"hehehe gue g pernah main dengan hati..."
"tapi loe melukai banyak hati..." sambil berdiri dan berjalan kearah bibir panti...dan Arion mengikutinya...
"gue g melukai hati mereka....gue membayarnya untuk itu...uang g ada gunanya buat gue..."
"uang memang g berguna..karena masih ada ATM dan kartu kredit...hehe,,hati manusia ada didalam..mana loe tau udah melukainya atau tidak..."
"huuuffh...gue g pernah benar Dimata loe.."
"hehe..sorry,gue g maksud salah-in loe,,itu hak loe..."
"gue lagi proses pencarian...selama ini yang deketin gue cuma karena gue tampan,kaya,sukses..dan punya segalanya...itu semua sangat memuakkan,mereka seperti penjilat,bukankah itu menjijikkan..??"
"gue g perlu tau urusan loe..dan juga g mau tau...."
"kenapa loe bisa punya phobia pada gelap??"
"ituuu...bukan urusan loe...gue pergi dulu,,rasanya JJS nya udah cukup.. thanks udah temenin gue..."mau pergi menjauh tapi ditahan oleh Arion..
"hey...loe g mau jawab pertanyaan gue g masalah,,tapi jangan kabur gitu aja...gue g akan maksa loe buat jawab kalau loe g siap jawab..."
mereka menghabiskan sore itu dengan berjalan ditepi pantai,,tanpa bicara apapun lagi...hanya sibuk dengan hati dan ukurannya masing-masing...hingga gelap datang dan mereka pun kembali kekamar masing-masing...
"gadis ini sangat tertutup...begitu dalamkah lukanya?? laki-laki mana yang sangat tega melukai hatinya sampai separah ini...usianya baru 19th,tapi luka hatinya udah sangat lama...apa diusia yang masih belia dia udah cinta-cintaan dengan seorang laki-laki...apa itu cinta masa kecilnya..?? bahkan dia terlihat sangat tegar,meski nyatanya rapuh didalam...gue akan buka hati loe untuk gue... bersiap-siap lah untuk menerima kehadiran gue dihati loe..." gumam Arion dalam hatinya...