Queeny adalah Vampir baik hati.
Memiliki kekuatan dan tangguh.
Queeny ditakdirkan sebagai 'sang Abadi'.
Yang mampu mengendalikan seluruh bangsa vampir.
Akankah Queeny mampu menjadi pemimpin seluruh Clan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dea Anggie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 16
KEDIAMAN FILP
-TAMAN BELAKANG-
Erick jalan jalan santai mengamati sekitar rumah.
Sesekali Erick terlihat memikirkan sesuatu lalu tersenyum kecil.
Dari jauh adikkya 'Ellie' melihat.
"aneh....."
"kak Erick tersenyum"
"belum pernah aku lihat kakakku tersenyum selama ini"
"kakak selalu dingin dan acuh"
batin Ellie.
Karena penasaran Ellie mendatangi Erick.
berjalan perlahan di belakang Erick dan berencana mengagetkan.
"ayolah adikku yang manis"
"jangan membuat kakakmu ini kesal"
Erick membalikan badan dan menatap Ellie.
Ellie kaget dan kecewa.
"yah.."
"kakak bisa nggak,pura pura nggak tau"
"kan aku mau buat kejutan"
Ellie kesal.
"hahahaha"
Erick tertawa.
"kamu tidak pernah berubah El,selalu menggoda kakak"
Erick mendekat dan mengacak rambut Ellie pelan.
"ih kakak"
"aku bukan adik kecilmu lagi"
"aku sudah dewasa sekarang"
Gerutu Ellie dan langsung berjalan.
Erick mengikuti langkah Ellie.
"ada apa kamu mencariku el?"
"Hmmm.. ntah lah"
"aku tadi melihatmu tersenyum"
"aku jadi penasaran"
Ellie terus berjalan menyusuri taman.
"kamu salah lihat pasti"
"mana bisa aku tersenyum"
Erick beralasan.
"mungkin karena tadi aku mikirin Queeny"
"jadi tanpa sadar aku tersenyum"
batin Erick.
"oh mungkin saja,,akhir akhir ini pandanganku buruk"
Ellie berhenti dan duduk di bangku,Erick mengikuti.
"sini aku lihat"
Erick mendekati wajah Ellie dan melihat matanya.
Erick melihat mata Ellie dan mengerutkan dahinya.
"besok pergilah ke rumah sakit"
"matamu iritasi"
kata Erick.
"hmm.. baiklah"
Ellie mengangguk.
Erick dan Ellie saling diam.
mereka larut dalam pikiran masing masing.
"kak?"
Ellie lirih memanggil kakaknya.
"ya.. ada apa?"
Erick memalingkan wajahnya menatap Ellie.
"Jika wanita menyatakan cinta pada laki laki,berlebihan tidak?"
Ellie menatap wajah Erick.
"ah.. kamu jatuh cinta?"
"pada siapa?"
"boleh kakak tahu"
Erick lembut bertanya.
"hmm dia pria tampan kak"
"pfofesor di kampusku"
Ellie tersenyum cantik.
Erick tersenyum.
"dasar adikku nakal,baru beberapa bulan masuk universitas sudah mencintai pria"
"Dia sangat tampan!"
"lebih tampan dari kakak!"
Ellie mengejek Erick.
"oh ya,kakak jadi penasaran"
"bukan manusia kan?"
tanya Erick pelan.
"tentu bukan,sepertinya juga dari bangsa vampir"
"aku pernah melihatnya menolong seseorang yang akan tertabrak mobil dijalan,dengan cepat dan gesit"
"ya.. tentu jika manusia pasti akan butuh waktu untuk menolong kan?"
Ellie menjelaskan.
"berhati hatilah"
nasihat Erick.
---
Keramaian kota.
Mattew sedang berjalan menyusuri jalan.
usai membeli buku di sebuah toko buku di sudut kota.
asik berjalan dan menikmati keramaian malam di depan mata,Mattew mendengar seseorang minta tolong.
Mattew berlari mencari sumber suara.
Tiba di sebuah rumah kosong.
Mattew mengintip dari lubang kecil dijendela rumah itu.
Seorang wanita cantik yang terikat di kursi,dengan 2 laki laki di depannya.
---
Di dalam rumah kosong.
"bos ini pasti orang kaya,bagaimana kalau kita minta tebusan yang banyak"
kata seorang berkulit hitam.
"tentu saja,tasnya dan isinya saja tidak lah cukup untuk kita"
"cantik dan sexy,kita nikmati saja dia dulu"
kata pria gendut berwajah jelek.
"sial!"
"jika karena aku tidak terluka,aku bisa gunakan sihirku"
batin wanita yang terikat dikursi.
"Tolong... Tolong.."
Wanita itu berteriak dan berusha melepakan diri,samapai tangannya terluka oleh tali.
"Dasar wanita,belum tersentuh sudah minta tolong"
orang berkulit hitam dengan sigap menutup mulut wanita itu dengan kain.
Si gendut mendekat dan merobek baju wanita itu.
Melihat dada yang mulus dan belahan yang sintal si gendut mengeluarkan air liurnya.
"hmmm... sungguh indah"
"woow bosss.. kita untung banyak"
si kulit hitam senang
wanita itu terus meronta ronta dikursi.
berteriak tapi mulutnya tertutup kain.
Wanita itu menangis.
Si gendut dengan perlahan hendak menyentuh dada wanita itu dan....
Bruaaaakkkk....
pintu di tendang hingga hancur.
si gendut dan si hitam melihat arah pintu.
"hei.. siapa kamu?"
"jangan ikut campur urusan kami"
si hitam mendekati.
Mattew menatap tajam tanpa bicara,di berjalan cepat melesat melewati si hitam dan sudah ada di hadapan si gendut.
"eh.. tadi depan pintu,sekarang sudah disini"
batin si gendut.
"siapa kamu anak muda"
"bairkan lah paman ini menikmati wanita cantik ini"
"jika kamu ingin,carilah sendiri"
"jangan berebut dengan paman tua ini"
si gendut berbicara.
Mattew langsung menghajar si gendut itu yang langsung terpental ke dinding.
"banyak omong!"
"sudah tua tidak tahu diri!"
kata Mattew dingin mendekati si gendut.
"boss boss,kamu tidak apa apa boss"
si hitam mendekati si gendut membantu berdiri.
"siapa pria ini?"
"dilihat dari gerakannya bukanlah manusia,vampir kah?"
batin wanita yaang terikat.
"kamu berani sekali menghajar boss kami,aku akan membunuhmu"
si hitam menyerang mattew.
Mattew langsung mencekik leher si hitam menariknya mendekat dan langsung menhisap darah si hitam.
si gendut melihat dan ketakutan.
"vammm.. vamm.. vammpir"
katanya gemetaran.
Wanita yang terikat dikursi pun kaget.
sekarang dia lebih tenang,dan tidak berontak lagi.
Mattew melempar tubuh si hitam ke lantai.
Mattew menatap di si gendut dengan tajam.
Terlihat taring yang panjang dan bekas darah di mulitnya,si gendut bersujud memohon ampun.
"ampun ampun"?"
"jangan membunuh ku"
si gendut meletakkan kepalanya di lantai.
"hmm.. bagaimana ya?"
"aku masih lapar"
kata Mattew.
"ampun tuan vampir"
"ampun,saya berjanji akan menjadi orang yang baik"
kata di gendut.
"benarkah?"
kata mattew mendekat.
"benar,benar saya berjanji"
si gendut menyakinkan.
"sayang sekali,aku masih.........."
Mattew mendekat dan berbisik
"lapar"
Mattew menghisap darah di gendut.
Si gendut pun tergeletak di lantai.
Mattew mengusap darah di mulutnya dengan sapu tanganya.
menyembunyikan taringnya.
Dan berbalik melesat mendekati wanita yang ada di kursi.
ishhh gak seruu dehh lanjut lagi laah kaaa
vampire maah bebasss ehehee