NovelToon NovelToon
MIE AYAM BECEK (PESUGIHAN)

MIE AYAM BECEK (PESUGIHAN)

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Hantu / Mata Batin / Iblis
Popularitas:150.7k
Nilai: 5
Nama Author: Pitriyani Calam

Karya ini dibuat dari hasil pemikiran Author dan hanya Rilis di Noveltoon.
Mohon maaf apabila ada kesamaan tempat dan nama karakter dalam cerita.

Pernah melihat tempat makan yang selalu ramai pengunjung?

Apa yang ada dalam benak kalian?

👉🏻 Rasa yang enak?
👉🏻 Viral?
👉🏻 Murah?
👉🏻 Instagrammable?
👉🏻 Pesugihan?

Jaman sekarang jarang sekali orang akan berpikir bahwa warung atau tempat makan tersebut memakai ilmu pesugihan khususnya untuk anak-anak muda yang kekinian.

Tempat ramai akan dengan cepat menjadi viral jadi mereka hanya beranggapan bahwa makanan ditempat tersebut lagi tren.

Apa masih ada yang menggunakan pesugihan?
Ada!!! mungkin hanya segelintir orang saja dan niat nya hanya untuk menarik pelanggan agar makan ditempat tersebut.

Ingat!!!
Saya tidak mengajak kalian untuk mempercayai hal seperti ini dan bagi yang tidak percaya mohon hormati orang yang memiliki kelebihan untuk hal spritual baik di dunia online maupun real.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pitriyani Calam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cerita Fahmi

Fahmi kesal kenapa dirinya tidak bisa jujur. Dia takut kakak nya terkejut apabila tau kenyataan bahwa ibu nya telah menduakan bapak.

"Sial" teriak Fahmi di atas motor

Motor terus melaju tanpa tujuan, tiba-tiba saja berhenti di depan kost Agus. "Kenapa berhenti disini sih motor" ucap Fahmi bingung

"Om Fahmi" teriak Agam senang melihat om nya dan Fahmi juga tersenyum

"Agam lagi apa?" tanya Fahmi mendudukan Agam di atas motor

"Lagi main" Agam menekan-nekan tombol klakson

"Hust, nanti di pak rt marah. ibu mana?" Fahmi memarkirkan motor di dalam kost Agus

"Ada di dalam, Agam sudah izin main di luar" Agam di gendongan Fahmi

"Assalamualaikum" Fahmi dan Agam

"Wa'alaikumussalam, loh Fahmi. Agam kok bisa sama kamu" Namira

"Ini teh, ketemu di depan. Aa kerja ya" Fahmi menurunkan Agam dan mencium tangan kakak iparnya

"Masih siang begini pasti aa kerja atuh, dek" Namira memberikan minuman

"Teh" panggil Fahmi

Namira melihat keanehan dari wajah Fahmi, dari mata nya terlihat kesedihan yang mendalam.

"Fahmi ada masalah?" tanya Namira baik-baik

"Bisa telepon aa untuk pulang" pinta Fahmi, sebab dia bingung harus ke siapa lagi cerita

Namira ragu untuk menelpon suaminya, apalagi masih siang kalau pulang sekarang pasti uang makan hariannya juga akan di potong oleh perusahaan. Tetapi dia juga kasihan dengan adik iparnya yang hanya menunduk.

"Sebelum teteh menelepon aa, teteh mau tanya sama Fahmi. Apa Fahmi melakukam kesalahan besar?" Namira sangat berhati-hati bicara pada Fahmi seperti mental Fahmi benar-benar sedang goyah

Fahmi hanya menggelengkan kepala.

Namira mencoba menghubungi suaminya sambil melirik ke arah Fahmi yang masih menunduk.

📱Namira

Assalamualaikum

📱Agus

Wa'alaikumussalam, ada apa neng?

📱Namira

Sebelum nya neng minta maaf a, sudah ganggu waktu kerja aa

📱Agus

Bicaranya nggak boleh begitu ya, aa juga lagi istirahat jadi nggak ada yang ganggu

📱Namira

Aa bisa pulang sekarang

📱Agus

Hah, Neng sehat kan? (khawatir)

📱Namira

Alhamdulillah neng sehat, a. Cuma ada seseorang yang menunggu dan membutuhkan aa saat ini

📱Agus

Siapa?

📱Namira

Aa pulang ya, neng tunggu.

Agus segera izin ke bagian HRD. Setelah dapat izin dia segera bergegas pulang mengendarai sepeda motor nya sedikit kencang sambil bershalawat.

Perjalanan 45 menit dari tempat kerja ke kost.

"Assalamualaikum" Agus

"Wa'alaikumussalam"

"Fahmi disimi" Agus heran ada adiknya

"Fahmi, teteh bicara sebentar dengan aa ya" Namira

"Iya teh, terima kasih" Fahmi

Namira mengajak suaminya ke luar.

"Bocah itu ngapain kesini, orang yang tunggu aa siapa?" Agus mencari seseorang

"Dengerin neng dulu, yang minta aa pulang itu Fahmi. Dia minta tolong ke teteh suruh telepon aa, seperti Fahmi lagi ada masalah dirumah, aa aja bicara baik-baik ya" Namira

"Sudah makan, dek?" tanya Agus melihat Fahmi yang menunduk

"Belum lapar" Fahmi menjawab jujur bahwa dirinya belum makan

"Makan ya, mau sama bakso apa nasi padang" Agus

"Nggak lapar, a" Fahmi

Namira sibuk melipat pakaian sambil menemani Agam main mobil-mobilan.

"Dek" panggil Agus menyentuh Fahmi

"Fahmi berantem dengan ibu, Fahmi membentak ibu, Fahmi juga teriak di depan wajah ibu" Fahmi mulai bicara dengan kepala menunduk

Terkejut!! Agus sangat terkejut adiknya berani melakukan itu. Namira mengelus punggung suami nya.

"Astaghfirullah" ucap Agus beristighfar

"Alasannya apa?" tanya Agus mencoba tenang

"Fahmi benci ibu" Fahmi meneteskan air mata

"Coba Fahmi istighfar, sebut nama Allah" Agus menatap Fahmi

"Apa salah Fahmi melakukan itu semua sama ibu?" Fahmi menatap kakak laki-laki nya

"Jelas salah, sesalah atau seburuk apapun ibu kita tetap saja kita wajib menghormati dan menghargai sebab kita lahir dari rahim beliau. Ibu rela melahirkan kita mempertaruhkan nyawa nya agar anak-anak bisa melihat dunia" tutur Agus

"Fahmi, benci ibu" Fahmi

"Boleh aa tau kenapa dari tadi Fahmi bilang benci ibu" Agus

"Beberapa kali Fahmi melihat ibu jalan bersama laki-laki di mall yang jauh dari rumah, semenjak bergaul dengan bu Sarah, Fahmi sudah curiga tapi selalu Fahmi tepis nggak mungkin ibu Fahmi begitu ibu Fahmi orang baik. Tapi kenyataannya ibu selingkuh selama ini Fahmi diam dan tadi Fahmi tanpa sadar membentak dan berteriak di depan wajah ibu" tutur Fahmi terisak

Apa iya ibu selingkuh, untuk apa? Bukannya usaha bapak lagi maju-maju nya. Batin Agus belum bisa berbicara banyak dengan Fahmi

Batin nya juga ikut tergoyah mendengar ibu nya selingkuh. Namira terus mengelus punggung sang suami untuk memberikan kekuatan.

"Siapa yang sudah tau masalah ini" Agus

"Hanya Fahmi dan aa" Fahmi

"Saat Fahmi marah apa ada yang tau" Agus melihat adiknya dengan rasa iba, Fahmi menganggukkan kepala

"Siapa?" tanya Agus

"Teteh" Fahmi menjawab singkat

"Apa Fatimah nggak marah kamu membentak ibu?" Agus

"Marah banget, cuma Fahmi tinggal pergi. Aku juga nggak tau mau pergi kemana tapi arah motor berhenti disini" Fahmi

"Kenapa nggak bilang pada Fatimah?" Agus

"Fahmi takut teteh lebih down" Fahmi

"Alangkah baiknya kita cari bukti terlebih dahulu apa benar ibu selingkuh siapa tau itu hanya teman bu Sarah yang kebetulan terlihat cuma berduaan" Agus mencoba berpikir positif

"Ini sudah Fahmi duga, pasti nggak akan ada yang percaya dengan Fahmi" Fahmi berdiri hendak pergi lagi dari kost Agus

Dengan cepat Agus menahan tangan adiknya.

"Duduk dulu, bukan aa nggak percaya sama Fahmi. Aa kan bilang alangkah baiknya kita cari bukti yang lebih akurat apa benar ibu selingkuh dari bapak supaya nggak jadi fitnah, dek" Agus

Fahmi hanya menatap kakaknya. "Fahmi nggak butuh bukti apapun lagi, apa yang Fahmi lihat sudah cukup jelas dan nyata" ucap Fahmi segera berlari ke arah parkiran

Agus mengejar adiknya yang lagi rapuh. "Kamu mau kemana?" tanya Agus khawatir

"Kemana pun motor ini berjalan" Fahmi memakai jaket dan helm nya

"Ayo masuk lagi, istirahat di dalam" Agus membuka resleting jaket Fahmi dan mengajak ke dalam kamar nya lagi.

Rumah

"Ibu jangan buruk sangka, mana mungkin Arifin ngajarin Fahmi menjadi anak durhaka" Fatimah tidak percaya

"Arifin itu pasti dendam sama keluarga kita, karena bapak usaha nya maju sedangkan bapaknya si Arifin jualan begitu-begitu aja nggak ada kemajuan" bu Intan

"Rezeki orang sudah diatur dan masing-masing punya takaran tersendiri. mungkin bapaknya Arifin jualan masih biasa tapi siapa yang tau bahwa mereka menjadi keluarga yang bahagia dibandingkan orang yang banyak uang dan kekuasaan tapi menjadi keluarga yang berantakan" tutur Fatimah

Bersambung...

...🍌Happy Reading🍌...

1
Ayuk Witanto
betul
kagome
tau tu bu intan. otaknya udah gk geser lagi tapi kebaliik😮‍💨🙏
kagome
tau tu bu intan. otaknya udah gk geser lagi tapi kebaliik😮‍💨🙏
Syaila Rifka
kok GK dilanjut lagi kk
Nur Bahagia
jangan2 nanti agam yg di jadiin tumbal oleh bu intan
Nur Bahagia
licik 🤨
Nur Bahagia
😅🤣
Nur Bahagia
nah kannn benerr tebakan ku
Nur Bahagia
ritual plus2 kayaknya.. makanya lama 🤭
neng ade
mungkin saat Pak Min pingsan sampai sekarang belum ada yang menolong.. wajarlah kalau Fatimah dan Agus gelisah
neng ade
semoga Yuslan dan Meisya berjodoh..
neng ade
semoga Meisha cepat sembuh dan cepat pulih kembali seperti semula
neng ade
hebat Yuslan ternyata tau banyak tentang sekte yang di ketuai Yoseph
neng ade
pak Min lagi ditemani sama Bu Intan maka nya jadi senyum-senyum..
neng ade
semoga cepat ketahuan kalau pak Min itu ikut perkumpulan sesat
neng ade
syukurlah istrinya Anwar mau terima Abdi dengan tulus
neng ade
ternyata sekarang pak Min udah tergabung dalam perkumpulan sesat itu
neng ade
semoga aja anak-anak nya pak RW ga kenapa kenapa
neng ade
lama-lama Ki Idam akan jadi korban juga
neng ade
ini novel nya udah lama juga ya thor saat mau puasa tapi aku baru Nemu dan langsung baca novelnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!