"Ini semua bukan kemauan aku kan, aku juga tidak menginginkan semua ini terjadi, hanya saja kesalahan ku dalam memilih pasangan membuat aku terpaksa menerima perjodohan ini,...." Yunda menundukkan kepala nya berusaha menyembunyikan air mata nya yang hampir menetes,
Yuda yang duduk didepan nya hanya memutar bola mata malas, ia sangat benci melihat wanita menangis...
"Ingat Yunda, aku menyetujui pernikahan ini karna papaku, jadi jangan pernah berharap lebih dari hubungan ini,..."Ujar Yuda dengan tegas kemudian berdiri lalu meninggalkan Yunda yang hanya menunduk diam...
Akankah pernikahan kedua adik kakak ini berjalan mulus tanpa hambatan, atau malah akan hancur berantakan karna tidak ada nya cinta antara kedua nya???....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desi Ratnasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
16) Obat perangsang untuk Yuda
Setelah mendengar suara papa dan mama nya, rindu Yunda pun sedikit berkurang, ia pun segera bangkit dan keluar dari kamar langsung turun kedapur untuk membantu bi Marni memasak, Yunda sedikit tenang kala mengetahui jika kedua wanita yang selalu mengganggu nya itu sedang pergi keluar, entah pergi kemana dia orang itu Yunda tidak tau dan tidak ingin tau....
Sekitar 30 menit masakan pun sudah siap diatas meja makan, terdengar suara mobil Yuda pun telah datang, gegas bi Marni membuat teh hangat untuk Yuda kemudian memberikan nya pada Yunda untuk diserahkan pada Yuda....
"Neng Yunda ini teh nya tolong diberikan pada deng Yuda, biasanya dia meminta teh hangat disaat pulang kerja...."Yuda melihat bi Marni dengan tatapan memelas tapi ia pun tak bisa menolak....
Yunda mau tak mau harus memberikan teh itu pada Yuda walaupun suasana hati nya masih tidak kondusif pada kakak sepupunya itu, ia masih marah karna ucapan Yuda pada nya waktu itu....
Yunda mendorong pintu kamar dengan pelan mencondongkan kepala nya masuk mengintip keadaan didalam kamar, Yunda menarik napas lega kala mendengar gemercik air didalam kamar mandi, dengan buru-buru ia masuk dan meletakkan teh diatas nakas kemudian kembali keluar.....
Tak berselang lama kedatangan Yuda, mama Laras dan Jasmine pun datang, dengan perasaan gembira Jasmine memasuki rumah, ia mengedarkan pandangannya mencari sosok laki-laki yang selama ini ia incar berharap Yuda bisa melihat penampilan nya yang aduhai,...
Tapi sayang Yuda masih ada didalam kamar nya, Mama Laras yang mengetahui jika putra nya telah pulang, ia segera kedapur meminta bi Marni membuatkan teh untuk Yuda yang sebenarnya sudah diantara kekamar nya sedari tadi....
"Bi buatkan teh hangat untuk Yuda, pasti dia sangat kecapean!!..."seru mama Laras pada asisten rumah tangga nya....
"Maaf nyonya, teh nya sudah diantar oleh neng Yunda kekamar sedari tadi...."jawab Bi Marni menjelaskan....
"Oh baiklah saya akan melihat nya...."dengan buru-buru mama Laras naik kelantai dua dan langsung masuk kedalam kamar putra nya, pandangan nya kini tertuju pada teh yang ada diatas nakas, segera mama Laras mendekat keatas meja kemudian memasukkan sesuatu kedalam teh itu....
"Sebentar lagi Yuda akan menikah dengan Jasmine, perempuan yang kaya raya dan juga berpendidikan, tidak seperti Yunda yang hanya mengincar harta Yuda saja, setelah Yuda dan Jasmine bersatu aku tinggal menyusun rencana untuk membuat Yuda dan Yunda berpisah,...."Mama Laras benar-benar tidak waras, demi mendapatkan menantu yang sesuai keinginan nya ia rela melakukan apapun....
"Mama ngapain dikamar Yuda?...."Mama Laras sangat terkejut kala mendengar suara putra nya, ia pun membalikkan badan dan melihat Yuda yang baru saja keluar dari kamar mandi....
"Mama bawakan teh hangat untuk kamu, mama tau kamu pasti sangat kelelahan kan dikantor, kamu kan sangat suka dengan teh hangat saat pulang kerja makanya mama buatkan untuk kamu, jangan lupa diminum yaa!!!...."karna tak ingin ketahuan, mama Laras pun segera keluar, ada perasaan cemas takut jika Yuda melihat nya dan tidak meminum teh itu maka rencana kedua nya akan gagal total....
Yuda menaikkan kedua pundak nya, kemudian berjalan kearah nakas meneguk habis teh hangat yang di bawa Yunda untuk nya, kemudian masuk kedalam ruang ganti untuk memaki baju santai....
Makan malam tiba, Yunda baru muncul, dia baru saja kembali dari persembunyian nya, entah kemana dia pergi hanya Yunda dan tuhan yang tau, kini semua orang telah berkumpul dimeja makan termasuk Yuda, tapi lelaki itu seperti orang yang kebingungan, ada perasaan aneh dalam tubuh nya, tapi Yuda berusaha tenang dan menahan diri....
"Yud tolong setelah makan kamu antar Jasmine kerumah paman nya ya, enggak terlalu jauh kok dari sini palingan cuman satu jam perjalanan, mereka baru pindah kesini seminggu yang lalu dan ingin sekali bertemu dengan Jasmine...."Pinta mama Laras seraya memberikan kode pada Jasmine,.....
"Kenapa dia tidak pergi sendiri saja ma, Yuda sangat capek mau istirahat, atau mama saja yang menemani Jasmine...."Yuda menolak karna memang dia sangat lelah.....
"Kamu kan tau sendiri mama ini sudah tua, masa kamu tega sih membiarkan mama yang pergi, pokoknya mama engak mau tau kamu harus menemani Jasmine kesana,..."Mama Laras terus memaksa karna tidak ingin rencana nya gagal apa lagi dia tau jika Yuda telah minum teh itu,....
"Terserah mama saja...."Yuda tak mau berdebat dengan mama nya, ia pun terpaksa mengiyakan perintah sang mama, Yunda yang duduk disamping Yuda pun tak bereaksi apapun, tak ada ekspresi marah atau pun cemburu, dia cuek saja karna memang tak ada perasaan apapun pada Yuda.....
"Jasmine, dengarkan tante baik-baik, kamu harus mempergunakan kesempatan ini sebagai mungkin, kamu harus bisa membawa Yuda kedalam pelukan mu walaupun kamu harus mempertaruhkan keperawanan mu, Tante telah memberi Yuda obat perangsang jadi sekarang giliran kamu sayang,...."mama Laras membelai rambut sebahu Jasmine mewanti-wanti wanita itu agar rencana mereka harus berhasil....
"Jasmine janji Tante akan mempergunakan kesempatan ini sebaik-baiknya walaupun Jasmine harus kehilangan kesucian Jasmine yang penting aku bisa bersama Yuda, aku yakin suatu saat nanti Yuda akan kembali percaya padaku dan mencintaiku...."Jasmine dengan pede meyakinkan jika rencana nya akan berhasil, mama Yunda mengangguk senang kemudian menyuruh Jasmine untuk bersikap-siap....
"Ya sudah sekarang kamu siap-siap, pake gaun yang cantik dan seksi agar Yuda semakin tertarik saat melihat kamu...."Jasmine mengangguk kemudian berlalu kekamar untuk memaki baju yang seksi dan memoles wajah nya agar lebih menggoda.....
Sebentar lagi kamu akan jatuh ke tanganku Yuda, sudah aku katakan siapapun yang masuk kedalam genggaman ku tidak akan pernah lepas jika bukan aku sendiri yang melepaskan nya, buktinya mamamu sendiri yang menjeba mu agar kamu bersama ku, aku sudah tak sabar memadu kasih dengan mu malam ini....."Jasmine tersenyum menyeringai, melihat penampilan nya didalam cermin yang begitu seksi dan ful make up, kemudian ia pun keluar untuk menunggu Yuda,....
Sementara didalam kamar, Yuda mula mondar mandir, sekali-kali menuju balkon kamar untuk mencari angin, Yuda sangat bingung kala merasakan badan nya memanas, ada gejolak yang tubuh didalam dirinya dan Yuda sulit mengerti itu, Yuda Kemudian mengingat kejadian tadi sore kala mama nya datang membawa teh untuk nya, ia menduga-duga jika mama nya telah merencanakan sesuatu.....
"Aku yakin mama yang telah melakukan ini padaku, semua ini dia lakukan agar aku dan Jasmine, akhh mama benar-benar keterlaluan, aku tidak akan membiarkan rencana mama dan Jasmine berhasil, akan kubuat mereka berdua kecewa...."Yuda pun diam-diam menyusun rencana, Kemudian turun dan menghampiri Jasmine yang telah menunggu sedari tadi....