Arum mencintai sepupunya sendiri yang bernama Angga. Gadis itu tahu jika cinta itu salah dan tidak seharusnya terjadi.
Meskipun Angga sudah memiliki kekasih, tetapi Arum tetap tidak bisa menghilangkan rasa cinta itu dari hatinya.
Bagaimana caranya Arum menghilangkan perasaan nya terhadap Angga jika mereka saja berada satu atap yang sama?
Apakah Angga akhirnya tahu jika sepupunya itu memiliki perasaan terhadapnya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Navizaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Godaan Angga
Happy Reading.
Sedangkan Arum sendiri memang benar-benar ke toilet saat menyadari ponselnya bergetar dan melihat nama Angga di layar.
Jantung Arum berdetak kencang saat Angga melakukan panggilan video call dengan nya. Padahal dia sudah berusaha untuk tidak menghubungi atau mengirim pesan pada kakak sepupunya itu.
Hari ini tepat dua bulan Angga pergi meninggalkan Jakarta, dia sudah belajar di sebuah Universitas tebaik di kota London.
Setiap ada waktu luang Angga selalu memberi kabar lewat WA kepada keluarga nya. Seperti malam ini, dia sedang melakukan panggilan video kepada Arum, karena adik sepupunya itu dua hari sudah tidak mengabari apa-apa, ternyata Rindu yang di rasakan Angga meluluh lantakkan pertahanannya.
Di London saat ini tentu saja masih malam karena perbedaan waktu.
Arum menghirup nafas dalam-dalam, dia mengangkat panggilan itu dengan hati yang berdebar.
"Halo Arum!"
Arum bisa menatap wajah tampan kakak sepupunya itu di layar. Sungguh rasa rindu itu kini pun terobati sudah.
"Hai kak Angga, apa yang sedang kamu lakukan sekarang?" tanya Arum tersenyum.
Yang tampak semakin cantik dilayar membuat Angga merasa bahagia karena berhasil mengobati keresahannya sejak tadi.
Angga memandang wajah gadis itu dengan tersenyum.
"Aku sedang melakukan video call dengan seorang gadis cantik, apa kamu mau kenalan sama dia?" jawab Angga terkekeh.
"Iihh kak Angga jangan bercanda!" rajuk Arum yang wajahnya menjadi bersemu merah.
Entah kenapa sekarang Angga jadi bisa menggombal.
"Aku tidak bercanda, kamu memang cantik, Arum," ucap Angga tersenyum.
Deg, deg deg ...
Mendengar ucapan sang kakak sepupu, jantung Arum berdebar-debar kencang. Dia menjadi salah tingkah karena dipuji oleh Angga seperti itu.
Tentu saja Arum merasa sangat bahagia, apalagi Angga sekarang jadi bisa menggodanya. Apa hanya karena tinggal di luar negeri membuat Angga benar-benar jago menggombal.
"Kenapa wajahmu memerah? Apa kamu malu?" tanya Angga yang kali ini lebih blak-blakan.
"Eh, enggak kok, siapa yang malu," jawab Arum cepat.
"Itu pipimu jadi merah kaya tomat," jawab Angga tersenyum jahil.
"Udah kak Angga jangan goda Arum terus, aku tutup ni teleponnya!" ancam Arum.
"Eh, jangan donk, akukan masih kangen" jawab Angga jujur.
Jantung Arum menjadi semakin kencang debarannya. Sungguh perasaan membuncah kini ia rasakan.
'Ya Tuhan, ada apa dengan ku. Kenapa aku senang sekaligus malu mendengar ucapan kak Angga, ya tentu saja dia rindu, akukan adik sepupu nya, bukan rindu untuk wanita yang spesial. Batin Arum.
"Arum, kenapa diam? Apa kamu tidak merindukanku?" tanya Angga yang melihat adiknya hanya diam saja.
"Tentu saja aku sangat rindu, kapan kamu pulang ke Jakarta?"
"Ehhmm, entahlah, aku harus belajar dan mengikuti les, jadinya ya aku tidak memikirkan untuk pulang," jawab Angga.
"Hem, baiklah"
"Dimana Della?" tanya Angga.
"Della lagi makan di kantin, kak."
"Oke, kakak benar-benar rindu sama kamu dan Della, kamu masih sekolah, kan? Kalau gitu aku tutup dulu teleponnya, ya?"
"Iya, kak!"
"Heem, ya sudah, bye Arum."
"Bye kak Angga."
Tut ....
Arum mendekap ponselnya di depan dada, senyum lebar nampak tersungging di bibirnya. Entah kenapa semakin kesini Angga benar-benar semakin membuat nya memiliki perasaan yang aneh.
'Apakah ini cinta atau hanya sekedar sayang?'
'Ya Tuhan, Arum kamu tidak boleh mencintai saudara mu sendiri!! Bukankah kamu dan Angga saudara sepupu, bahkan Ayahmu adalah adik dari Daddy Rian!'
Tiba-tiba wajah Arum jadi semakin murung, apalagi setelah berhasil membuat pertahanan tembok hatinya luluh dengan perasaannya terhadap Angga
Semua harapan Arum sia-sia, harapan cinta dari seorang pria yang ia cintai adalah perasaan yang terlarang.
Bersambung.
DAN TERLALU BANYAK MEMBATIN..JADI KESANNYA TERLALU BANYAK DRAMA..
MAAF YA THOR,KENAPA NAMA PERAN SELALAU SALAH?? Tadi DIAH JADI BIANCA, SEKARANG RIAN JADI STEVEN..🤦🤦🤦🙇🙇
MAMPIR THOR 🙋🙋😃