NovelToon NovelToon
Ditinggal Menjelang Nikah

Ditinggal Menjelang Nikah

Status: tamat
Genre:Hamil di luar nikah / Pengantin Pengganti / Nikah Kontrak / Romansa / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 4.7
Nama Author: CovieVy

Blurb:

Seminggu menjelang pernikahaannya, Anna mendapatkan berita tidak terduga. Zico, sang tunangan menikah dengan wanita lain, di mana Anna telah siap memberikan kejutan atas kehamilannya.

Tidak menerima kenyataan ia ditinggal menikah saat hamil, Anna memilih untuk mengakhiri hidupnya. Akan tetapi, Amar hadir menyelamatkannya.

Amar dipaksa untuk menikahi Anna oleh neneknya ... Bagaimana kelanjutannya? Apakah Amar bersedia menikahi Anna, sementara ia sendiri memiliki seorang kekasih?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CovieVy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

16. Petuah Papi

"Ayo Anna ... Kamu ikut Papi dan Mami saja." Sugiono mencoba menarik tangan putrinya dengan kasar.

"Aaaggh, Pih?" ringisnya merasakan sakit yang luar biasa masih belum reda juga.

"Papi, Anna itu masih sakit? Papi jangan tarik-tarik Anna dong?" Renata menghalangi tingkah sang suami.

Nenek menepuk lengan Amar gemas. "Kamu sih? Membuat orang tua Anna marah? Kamu harus pandai menjaga perasaan mertuamu dong?" bisik Nenek Andari gemas.

"Tapi, Nek? Aku kan tidak mengada-ada."

Nenek menepuk kembali lengan Amar memberikan kode pada bibirnya.

"Maaf, Pak Sugiono. Kami pulang bersama Amar saja, tidak apa-apa kok. Dia memang sibuk, tetapi dia bertanggung jawab."

Anna melepaskan tangan sang ayah memasang wajah memohon. "Gak apa Papi, kami ini baik-baik saja. Papi dan Mami jangan khawatir terlalu berlebihan gitu?" Anna mengusap perutnya yang terasa kejang kembali karena tarikan Sugiono.

"Amar, katakan kepada Saya apa yang sedang kalian mainkan ini?!"

Ketegasan Sugiono barusan membuat Amar tersentak. "Kami sedang tidak memainkan apa-apa, Pi. Kenapa Papi merasa seperti itu?"

"Sudah lah, Papi hanya tidak mau kalian mempermainkan pernikahan ini. Kamu tahu makna ijab kabul yang kamu ucapkan kepada Anna?"

Amar tertunduk mendengar cecara sang ayah mertua. Bagaimana pun juga, dalam kepalanya sedang dipenuhi oleh Luna. Luna yang menghilang tanpa kabar setelah ia ditolak, ternyata dalam keadaan tidak baik-baik saja.

"Amar? Sepertinya kamu memang memiliki masalah yang berat." Sugiono kembali mendapati Amar merenung entah memikirkan apa.

"Jika kamu memang memiliki masalah yang sangat berat, selesaikan lah! Agar keluarga kalian tidak kacau karena imbas masalah itu! Papi tidak mau, usia pernikahan kalian yang baru seumur jagung, berakhir karena kesalahpahaman."

"Jika kami bercerai karena sudah merasa tidak saling cocok, gimana Pi?" Anna menyela ucapan ayah angkatnya itu.

"Sebenarnya, cocok dan tidak cocok iti tergantung kepada diri masing-masing. Jika kalian memang sudah menginginkan pisah semenjak awal, kalian sudah memikirkan berbagai alasan di atas ketidakcocokan itu." Sugiono melirik Anna kembali dengan sendu.

"Anna, meskipun kamu bukan darah daging kami, kami itu tidak pernah membedakanmu dengan Bagas. Kamu adalah anak kami. Anak yang pertama kali mengisi hari-hari kami yang peetama kali menjadi orang tua."

"Papi memang sering marah kepadamu, tetapi Papi itu sangat menyayangimu. Papi tidak suka ada yang mempermainkanmu. Kamu lihat sendiri bukan? Betapa marahnya Papi dengan kelakuan Zico? Papi sampai melepaskan kerja sama dengan mertua Zico karena Papi ikut sakit saat melihat kamu menderita."

Semua ucapan Sugiono, membuat Anna terisak menangis tersedu karena rasa bersalah. "Maafkan Anna, Pi. Anna hanya menjadi beban bagi kalian. Anna sudah menjadi anak yang tidak tahu diri hanya bisa membuat malu keluarga." tangisnya mengusap perutnya yang terasa kencang.

Sugiono masuk sejenak masuk ke dalam mobil duduk di sebelah posisi Anna. Ia memeluk Anna dengan rasa kasih sayang yang sama seperti yang ia rasakan selama ini. Setelah itu, ia kembali berdiri di hadapan Amar.

"Jadi, jika kamu bermain-main dengan putri kami, maka ... Bersiaplah untuk mendapat sanksi dari saya sebagai orang tua yang sudah mendidik dan merawatnya."

Amar tertunduk diam seribu bahasa. Dalam kepalanya masih berkelumit dengan bayangan-bayangan menakutkan yang menimpa Luna.

"Bagaimana Amar? Apa kamu memahami apa yang baru saja Papi sampaikan?"

Amar masih mencerna apa yang dimaksud oleh Sugiono. Hal ini membuat ayah dari Anna itu bergemeletuk geram.

"Sudah lah!"

1
siti salamah
typo nya ckup bnyak..di sini
siti salamah
Sedikit aneh baca kalimat "Memperluruskan''
Moertini
sudah baca Thor kalau tidak salah Arsen masih ditubuh putranya dan pergi ke luar negeri ada tugas dari sistem dilanjutin Thor bagaimana setelah jiwa Arsen keluar dari tubuh putranya apa yg dialami putranya semangat
Moertini
terimakasih Thor sudah tamat Anna dan Amar hidup bahagia bersama 2 putra putrinya mantap terus berkarya Thor semangat
Moertini
kasihan Amar selalu jadi sasaran kesalahan yang Anna perbuat karena kesalahan pahaman yang menuruti rasa egonya bikin rumah tangganya berantakan meskipun belum bercerai yang sabar ya Amar bujuklah ayah Anna biar bisa memberi restu lagi
siti rohimnah
Masya Allah sejuknya hati membacanya
siti rohimnah
Kecewa
SoVay: halo kaka siti rohimah, terima kasih sudah baca ya. tapi alangkah baiknya bintang dikasih pada angka 5 dibanding 1,2, dan 3

jika hati kaka keberatan utk memberi 5, sebaiknya tidak usah diberi bintang. terima kasih
total 1 replies
siti rohimnah
Buruk
Abdul Fatah
masalahnya selalu di buat" padahal tinggal Bilang saja dari awal hadeh🤣🤣🤣
Abdul Fatah
justru KLO tidak diceritakan sekarang akan jadi bomerang kedapan, katanya mau memulai hubang baru yg lebih baik,gmna mau jadi baik di awal aja sudah tidak jujur 🤣🤣🤣
Abdul Fatah
aneh ya bgt,di ceritakan seolah olah si lelaki ny yg salah bgt,tapi lupa kelakuan wanita bagaimana 🤣🤣🤣
Abdul Fatah
pantesan jadi barang barang bekas kelakuan nya begitu siapa yg salah siapa yang merasakan tersakiti,setidak KLO mau jadi barang mewah lagi harus ada proses ,Jang buru" 🤣🤣🤣🤣
Abdul Fatah
yang salah siap,yg merasa tersakiti siapa 🤣🤣🤣
Abdul Fatah
bos dapat bekas anak buah 🤣🤣🤣
Abdul Fatah
bos dapat bekas anak buah🤣🤣🤣
Abdul Fatah
ganteng kaya tapi dapat bekas anak buah🤣🤣🤣
Nurr Amirr🥰💞
Slam hangat... Aqu numpang hadir thorrrr🤭🥰
Jastiah Tia: sungguh disayangkan,knpa bgtu cot serahkan keperawanannya
total 1 replies
Yanti
Luar biasa
Nenk Jelita
semoga keguguran
Triyono Budi
Karyanya keren. Tata bahasanya juga sudah rapi. Semua gat thor..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!