NovelToon NovelToon
DIVA

DIVA

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Action / Tamat
Popularitas:548.5k
Nilai: 5
Nama Author: vivinfp

"nak, tolong jaga anak saya"pintanya.
"Apa?! "pekik keduanya keras.



Datangnya si kecil tanpa diundang, membuat kedua remaja kalang kabut. Apakah mereka akan bisa mengurus sikecil dgn baik, atau justru angkat tangan dan akan memberikan sikecil kpd pihak panti asuhan?!.

Dua yg berbeda karakter, disatukan oleh sikecil yg lucu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vivinfp, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Vino?

"Nih makanan kalian"ucap ardan yang tiba tiba muncul.

"Duh makasih loh ya, perut gua udah laper banget ini. "ucap mikha.

"Hm"balas zidan.

"tuh mulut kga bisa ngomong kali ya"batin mikha.

"Sekarang kita makan, abis tuh lu baru boleh jelasin"tutur zidan.

"Tumben tuh mulut bener. "timpal mikha

"Makan aja sih, kaga usah bacot. "ucap vania.

Mereka makan dengan sangat khidmat, jangankan bicara ngelirik temen aja kaga. Saking laparnya mereka seperti tidak makan sejak 1 abad yg lalu.

Saat selesai makan ,zidan sahabat vania meminta penjelasan kepada vania. Ardan dan kevin yng mendengar penuturan dari zidan hanya menaikkan sebelah alisnya.

Vania mulai menceritakan kejadian yang ia alami dengan dion dimalam itu, dion hanya mendengarkan cerita itu dengan bosan. Berbeda dengan respon dion keempat orang itu sangat terkejut, kevin justru tersedak lemon tea nya.

Setelah mendengarnya, vania mendapat respon yang aneh. Bagaimana tidak,mereka langsung menanyakan sikecil, dan ingin bertemu dengannya.

Melihat itu vania melirik dion untuk meminta persetujuannya,dion yang mengerti lirikan dari vania hanya menganggukkan kepalanya. Pertanda bahwa ia akan setuju, dan saat pulang nanti mereka akan menuju rumah vania.

"Wah yon! Sekarang lu udah jadi bapak dong!! "teriak kevin.

"Tuh mulut bisa di rem kaga sih! Kalo sampe ada yang tau, gua pites lu! "ancam dion.

"Ehe, maap lah"ucap kevin dgn mengangkat jari telunjuk dan jari tengahnya.

"Udahlah, bel mau masuk udah bunyi"turur vania.

"Kita ke kelas dulu"pamitnya.

"Hati hati yang! Entar pulang bareng"teriak dion.

Vania hanya mengangkat jempolnya ke atas, memberi isyarat kepada dion.

Tet tet tet!!!

Bel pulang yang ditunggu tunggu oleh seluruh siswa SMA Bima Sakti, dion dkk pun langsung menuju rumah vania. Karna sudah tidak sabar untuk melihat sikecil, didalam mobil berisi perdebatan yang tidak bermutu, bagaimana tidak mereka mendebatkan perihal siapa yg duluan antara ayam atau telur.

Dan masih banyak lagi pembircaraan maupun perdebatan yang tidak bermutu lagi, sedangkan ardan memilih untuk tidur dimobil dan memasang earphone.

Akhirnya mereka telah sampai dirumah vania, rumah yang minimalis namun elegant. Tanpa aba aba mereka langsung turun dan memanggil sang pemilik rumah, melihat itu vania juga dion hanya menggelengkan kepalanya.

"Assalamualaikum, tante! "teriak mereka bersamaan.

"Wa'alaikum salam, bentar! "jwbnya.

Pintu pun dibuka oleh mami, karna memang dirumah mami tidak suka jika harus memakai pembantu. Karna ia sendiri pun tidak bekerja, dan rumah yang ia tinggali tdk begitu luas. Juga penghuninya pun tidak banyak, terkadang mereka juga keluar kota untuk masalah pekerjaan. Saat itu tiba, hanya tinggal mami dan vania dirumah.

"Apa kabar mami?"sapa mikha.

Tidak heran lagi jika mikha maupun zidan memanggilnya mami, karna ia sendiri tidak mau dipanggil tante. Katanya ia belom terlalu tua ,jadi ia lebih suka dipanggil mami. Begitupun dengan papi, yg tidak mau dipanggil om.

"Baik mik, kamu sendiri gimana? Udah punya gandengan belom?"goda mami.

"Ish ,mami mah gitu mulu deh"rajuk mikha .

"Gak cocok lu ngambek! "ledek kevin.

"Loh ini siapa? Kok mami baru liat? "tanya mami.

"Saya ardan tante, dan ini kevin. Kami teman dion. "ucap ardan sambil menyalimi mami dan menunjuk ke arah kevin.

"Oh temannya mantu mami ! Jangan panggil tante, panggil mami aja"ucap mami ramah.

Mereka semua terkejut dengan ucapan mami, dion hanya menunujukkan cengirannya.

"Udah masuk dulu aja, gak enak diliat tetangga klo diluar. Udah kayak mau antri sembako aja!" ucap mami.

"Mi? Sikecil mana? Dion udah kangen nih! "ucap dion yang dari tadi hanya diam.

"Itu dibelakang sama vino! "ucap mami.

Vania yang mendengarnya langsung menuju halaman belakang, dion penasaran dengan itu. Ia segera menyusul vania ke halaman belakang.

Dion merasa hatinya sesak melihat pemandangan dihalaman belakang, jika kalian ingin tau. Sekarang posisi vania duduk disebelah cowo yang mungkin namanya vino, dan sikecil berada dipangkuan vino.

Melihat itu mereka seperti keluarga yang lengkap dan bahagia, tanpa disadari sebuah butiran meluncur dari pelupuk mata dion. Sebesar itukah rasa sakit yg ia alami sekarang, dan seberapa besar cinta yang ia berikan untuk vania maupun sikecil.

Dion sadar bahwa ia adalah orang baru dikehidupan mereka berdua, dan mungkin ia akan menyerahkan sikecil dan vania kepada vino. Mungkin itu akan menjadi keputusan terbaik yang pernah ia ambil dalam kehidupannya .

Namun siapa sangka selama dion merenung, ternyata mami tengah melihatnya. Dan mungkin mami tau perasaan dion, ia menghampiri dion.

"Loh dion, ngapain berdiri disini? "ucap mami yg menyadarkan lamunan dion.

"Eh mami! Dion lagi mau ke... Ke toilet, ya ke toilet!" ucap dion gugup.

"Kok gugup sih? "tanya mami.

"Kamu cemburu sama vino? "sambungnya.

"Eng... Nggak kok mi" sergah dion.

"Kamu mau cemburu sama kakak ipar kamu? "ucap mami diselingi kekehan kecil.

"Mak. ..maksud mami? Vino itu kakaknya vania? "

"Ya iyalah! Kalo bukan kakaknya trus siapa lagi dion?! "

"Yaudah kamu samperin gih kakak ipar kamu! "ucap mami yang diselingi gelak tawa.

Dion hanya mmebalas dengan senyum canggungnya.

"Va? "

"Iya kak? "

"Kamu yakin sama dion? "

"Sebenarnya, aku agak gak yakin sama dia kak." ucap vania, dion yang mendengarnya sempat terkejut.

"Tapi, setelah aku melihat sikecil. Aku malah jadi lebih yakin lagi kak!"ucap vania. Setelah mendengar kelanjutan ucapan vania, membuat dion sangat bahagia.

"Kalo kamu bahagia kakak juga bahagia".

"Ganggu gk nih? "ucap dion.

"Kaga lah, adek ipar"ucap vino dengan cengirannya.

"daddy!!!"ucap sikecil seraya merentangkan tangannya.

"Hello baby!!!" balas dion. Dan mencium sikecil dari gendongan vania, itu justru membuat sikecil tertawa renyah.

"Yang, temen temen pada mau ketemu baby"

"Yang, yang! Mata lu duwa! "

"Eh tuh mulutnya minta dicium? Ada baby loh yang"

"Hm"

"Udah sana"vania pergi meninggalkan dion dan vino berdua dengan suasana canggung.

"Jadi ini adek ipar gua? "

"Iya bang"

"Jangan canggung gitu lah, kita cmn beda 3tahun kok. Jadi santai aja"

"Oh iya, lu pasti belum tau nama gua kan".

"Udah kok, bang vino kan! "

"Iya lu bener, lebih tepatnya Vino Bagaskara Wirya"

"Eh iya bang, kok gua baru liat lu ya? "

"Kemaren tuh gua lagi flight ke paris ,jadi kaga dirumah. "

"Lu pilot bang?"

"IYALAH!!! "

"*******, kaga perlu ngegas juga kali bang! Bisa budeg kuping gua"protes dion yang hanya dibalas cengiran oleh vino.

"Bang gua mau tanya "

"Tanya aja sih".

"Emang si vania tuh anaknya dingin ya? ".

"Kalo sama org baru sih dia kesannya dingin banget, tapi kalo sama yang udah dia kenal. Dia bakal berubah jadi sosok yang hangat. "jelas vino dengan senyum tulusnya.

"Jadi pesen gua cuman satu, klo lu beneran sayang sama sikecil dan vania. Lu harus jaga mereka dengan baik, kalo sampe lu telantarin mereka. Gua orang pertama yang akan mengambil mereka dari lu! "

"Gua bakal jaga kedua belahan jiwa gua dengan baik bang, lu bisa pegang janji gua ini"

Dan tanpa mereka sadari ,vania sedari tadi mendengar semua pembicaraan dion dan abangnya.

"apa dion sebegitu sayangnya sama gua dan sikecil ya? "batin vania.

"Kalian tetap mau ngobrol apa ikut gabung makan sama yg laen?"tanya vania.

"Ya makanlah"ucap vino semangat.

"Ya? Lu ngomong 11 kata sama gua!!! "teriak dion.

"Hm"

"Yah irit lagi"lesu dion.

"Sabar yon, semua itu butuh proses"ucap vino menenangkan.

Dion hanya menganggukkan kepala lesu.

"*gua yakin, seiring berjalannya waktu, cinta akan tumbuh dalam hubungan kita"batin dion.

"gua akan belajar mencintai lu yon, meskipun gua gk tau itu lama atau cepat "batin vania*.

1
Kosong
Ini cerita Diva atau orang sih
Kegnya salah judul
Kosong
Waaaah gk bener nih
Mulai malas
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu
Neneng Misdarliah
💪💪💪💪💪
Neneng Misdarliah
💪💪💪💪💪💪💪💚💚💚
Neneng Misdarliah
💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪
Neneng Misdarliah
💪💪💪💪💪
Neneng Misdarliah
💪💪💪💪💪💪
Neneng Misdarliah
mampir,,,,, semoga seru,,,,💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪
𝓡𝓪𝓿𝓲𝓷
"yang"?
Ummi Salsabila
gimana ceritanya, bukan nya dari awal Bpk nya yg nyuru jaga si kecil trus surh ganti nama nya jg. krn si bpk tau kl mereka dlm keadaan tidk aman krn ad yg ingin mencelakai mereka. trus keadaan nya kritis..
Ummi Salsabila
kapan jadian nya.. kwkwk
Ummi Salsabila
mari kita berhaluan ria.. kwkwkw.
Ummi Salsabila
trus ibunya yg meninggal spa yg urus jenazah nya kan sdh tidk punya keluarga
Ummi Salsabila
untung dunia novel kl dunia nyata langsung di ajak nikah mana mau
Pa'tam
bagus kaya'nya ceritanya nih
Reff
tim wp pindah ke manggatoon
gg aj lu
kan ini cuman fiksi ya santai aja donggg
Sukma Wijayanti
gua iri nyet, banyakin istighfar aja okey-!!!!
You Sunshine
sedih amat ya si bocil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!