NovelToon NovelToon
Wanita Penghibur

Wanita Penghibur

Status: tamat
Genre:Duda / CEO / Tamat
Popularitas:103.5k
Nilai: 5
Nama Author: Lee Junhee

Cam Harrison (30) seorang duda yang ditinggal mati oleh istrinya lima tahun yang lalu. Dia juga terkenal sebagai pemilik salah satu perusahaan terbesar di Manchester.

Di dalam hati, Cam sebenarnya sangat ingin pendamping hidup, ditambah lagi dengan hidupnya tanpa pasangan hanya berputar dari rumah, tempat kerja, rumah dan tempat kerja lagi (monoton). Tapi Cam juga adalah seorang pria setia yang sangat mencintai mendiang istrinya, Fiona Bailey. Itulah penyebabnya dia menduda selama lima tahun.

Namun, setelah dipertemukan dengan Fanny Blair, Cam pun tertarik dengan gadis berumur 22 tahun itu. Tapi yang membuat Cam tercengang adalah Fanny ternyata seorang wanita penghibur (Comfort Women).

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lee Junhee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 15

"Kau kembali dengan cepat. Ada apa? Bukan kah kau seharus nya berkencan dengan Tuan Scott seharian ini?"

Miranda Johnson kaget melihat Fanny sudah kembali. Baru beberapa jam yang lalu gadis itu pergi. Fanny melempar kan tas nya ke atas ranjang lalu duduk di samping Miranda. Mereka berada di kamar Fanny.

"Tuan Scott tidak datang. Aku menonton teater sendirian." Fanny merasa lelah. Apa yang membuat nya merasa tidak bertenaga, ia tidak tahu.

"Kau tidak berhasil bertemu dengan nya lagi?" Miranda membelalak. "Siapa sebenar nya Tuan Scott ini? Apa mungkin dia pria paruh baya yang sudah berkeluarga sehingga dia kesulitan menemui mu karena terhalang keluarga nya?"

Fanny langsung menjengit ngeri. "Astaga, Miranda, itu mengerikan." Tapi bukan berarti anggapan Miranda tidak mungkin. Bisa jadi memang itu alasan Tuan Scott tak kunjung menemui Fanny dan hanya bisa mengirimi nya hadiah.

"Bagaimana pun, gelagat klien mu itu aneh. Seandai nya aku jadi dia, untuk apa menyewa jasa seorang Com*fort Wo*men jika tidak di manfaatkan, alih-alih malah terus mengirimkan banyak hadiah. Bukan kah itu nama nya membuang-buang uang?"

"Mungkin Tuan Scott hanya ingin beramal?" Fanny mengangkat bahu, tidak berani memikirkan nya lebih jauh.

"Dengan menyewa seorang Com*fort Wo*men? Tidak ada orang dermawan yang akan melakukan nya. Jika dia memang ingin beramal, datangi saja panti asuhan."

Miranda benar. Fanny pun meski pun tidak mau memikirkan nya, tetap penasaran. Apa mungkin Tuan Scott memiliki maksud tersembunyi? Misalnya, ia akan diam-diam di culik saat bertemu, lalu di jual? Fanny merinding memikirkan nya. la berharap Madame Jasmine mampu melindungi murid-murid nya dari kemungkinan tindak kejahatan dalam bentuk apa pun.

Ketukan di pintu mengalih kan perhatian kedua gadis itu dari pembicaraan mereka. Asisten Madame Jasmine masuk begitu di persilakan. Kemunculan nya yang tidak biasa menimbulkan kecurigaan bagi Fanny. Fanny tersentak.

"Madame Jasmine meminta mu menemui nya sekarang."

"Aku?" tanya Fanny seraya menunjuk diri nya sendiri.

"Ya, dan kemaslah beberapa pakaian. Kau akan pergi."

"Apa? Ke mana?" Fanny kaget sekali. Apa ia di usir karena pekerjaan nya tidak becus? Atau, karena hingga saat ini ia belum berhasil bertemu klien nya? Miranda mendahului menjawab kekagetan Fanny begitu ia menyadari nya. "Tunggu, apa klien yang meminta nya?" Gadis itu mengangguk. Miranda beralih pada Fanny. "Fanny, kau akan bertemu Tuan Scott sekarang. Kau akan pergi bersama nya. Aku akan membantu mu bersiap-siap."

Fanny memalingkan pandangan. Ia tidak mau Miranda melihat kilas kesedihan di wajah nya. Fanny tidak mau pergi. la masih belum rela menyerahkan diri nya pada pria yang tidak di kenal nya.

"Fanny ...." Miranda memegang kedua pundak nya. "Meski pun kau tidak menyukai nya, kau harus menyenangkan klien mu. Karena itu adalah tugas mu, ingat itu. Jangan pernah membuat tuan mu marah atau memutuskan memulangkan mu sebelum masa kontrak berakhir."

Fanny mengangguk kaku. Apa Miranda bisa merasakan keraguan nya?

Miranda tiba-tiba memeluk nya. "Aku tahu. Aku juga takut ketika tugas pertama ku. Kau harus menikmati nya. Jangan menjadikan nya beban."

Kepala Fanny kembali mengangguk. la ingin menangis rasa nya. Seakan ia sedang mendengarkan wejangan terakhir seorang ibu yang akan melepas anak gadis nya menikah. Tentu saja, Fanny sudah tidak memiliki ibu dan ia tidak akan menikah. Namun, ia akan mendengarkan nasehat Miranda.

Setelah berkemas, Fanny di temani asisten Madame Jasmine menuju ruang pertemuan tak jauh dari lobi. Biasa nya Madame Jasmine bertransaksi di sana.

Bersambung ....

1
diyah
bagus
Lia Anggraini
bagus bgt kok ini novelnya ❤👍
Lio Randan
kesannya fanny yg ngejar cam ya,..?
Benazier Jasmine
lanjut
Benazier Jasmine
semoga cam mau nolong fanny kluar madam jasmine
Benazier Jasmine
kok keren austin drpd cam
👑Queen Lisa👑: ya, do you know what? Austin playboy
total 1 replies
Fuzi Maulida
Azri siapa si? apakah ini typo?
👑Queen Lisa👑: ah sorry Kak, typo. Azri itu nama cast cerita sebelah.
total 1 replies
starlaa
lagi
starlaa
lanjut
starlaa
lnjut kk
Sri Ayudesrisya46
Gaston jatuh cinta pada fanny atau hanya i gin menikahi fanny karena harta orangtua kandung fanny? mencurigakan
Zhulaiha
lanjutkan thor.....
aa menunggu cerita selanjutnya
Wardah Juri
mampir thor
Sri Ayudesrisya46
tuan scot lebih muda dan tampan woooow fanny diperebutkan oleh pebisnis muda dan tampan gila apasih yg bikin tuan scott tergila gila pada fanny?
Sri Ayudesrisya46
semoga cam baik2 aja
Sri Ayudesrisya46
keputusan TELAK dari cam sangat tepat. jika bersama ivy maka akan selalu mengingatkan cam pada fiona. dan cam juga mulai sadar bahwa cam membutuhkan fanny dan mulai menyadari dirinya mencintai fanny
Sri Ayudesrisya46
nyaman banget tidur di peluk pria tampan
Sri Ayudesrisya46
cam kebelet banget ya langsung nyosor 🤣🤣🤣
Bossy
kok audi Rodriguez tuh kek ny istri dari cam yg kata ny sdh ninggal itu ya? hmmm jd tambah penasaran nih sma cerita nya
Moelyanach
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!