NovelToon NovelToon
Gressa'S Second Life

Gressa'S Second Life

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Reinkarnasi / Isekai / Mengubah Takdir / Harem / Masuk ke dalam novel / Chicklit / Tamat
Popularitas:105k
Nilai: 5
Nama Author: nurliza eri

Aku mengalami kematian sangat konyol…
Dan di saat itu aku mengira bahwa kehidupan yang telah aku jalani akan berakhir…

“Sudahlah kalau ini sudah berakhir lagi pula kalau aku mati tidak akan ada yang peduli,” itu kata-kata terakhir yang aku katakan

Tetapi saat aku membuka mata dan melihat keadaan sekitarku…

“Ingatan ini… bukan ingatanku, tapi kenapa semua yang adegan yang berada di ingatanku sangat asli? Dan kenapa rasanya setiap orang di ingatan ini sangat familiar?

“WAJAH INI ADALAH TOKOH ANTAGONIS DI BUKU YANG AKU BACA DAN DIA BERADA DI COVER NOVEL, BARU SAJA BANGUN DAN HIDUP TERNYATA KEMATIANKU DI KEHIDUPAN BARUKU HANYA SEBENTAR?”

“Tidak… tidak aku harus berpikir bagaimana caranya tidak mati di sini,"

Namun beberapa tahun setelah aku berhasil menjalani hidup...

“Gressa, selamat atas keberhasilanmu mendapatkan posisi ini, ini hadiah untukmu,”

“UHUK… Kenapa kepalaku terasa berat? Dan jantungku begitu sakit? Kenapa aku begitu sesak? Apa aku akan mati lagi di kehidupan keduaku?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nurliza eri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14 kesempatan untukku mengubah takdirku

"Maafkan aku, aku memecahkan bola kaca ini,"

"Aku akan berusaha mencari penggantinya atau tidak aku akan membayarnya semampuku," ucap Gressa dengan keringat dingin dan kepala tertunduk

"Tidak apa-apa, anda tidak perlu menggantinya," ucap kepala pendeta itu yang tiba-tiba tersadar dari lamunannya

"Tapi, sepertinya anda adalah orang yang paling disayangi dewa, terlihat dari sihir yang anda miliki bisa memecahkan kapasitas bola kaca,"

"Nona anda adalah seorang saint, orang yang diberikan kekuatan lebih dari para dewa dan tentu saja anda adalah orang yang paling di berkati atau di sayang oleh dewa," ucap kepala pendeta itu sambil berlutut di hadapan Gressa dan mencium punggung tangannya

'Sebentar, dia bilang apa barusan saint? Gressa adalah tokoh jahat di novel ini, bagaimana bisa dia bisa dipanggil orang yang memiliki kekuatan suci ditambah lagi ini katanya adalah anugerah dari para dewa kepadaku,'

'Gressa di dalam novel tidak pernah tertulis kalau dia pernah pergi ke katedral ditambah lagi dia adalah orang yang diberikan berkat oleh dewa,'

'Mungkin ini adalah kesempatan untukku mengubah takdirku karena Gressa memiliki takdir yang sangat menyedihkan karena aku yang di reinkarnasikan,' ucap Gressa di dalam hatinya dengan tenggelam dalam lamunannya

"Nona Saint boleh saya tau nama anda siapa?" ucap kepala pendeta itu dengan tatapan serius

"Mungkin sedikit kasar jika saya tidak mengenalkan diri saya dulu,"

"Perkenalkan saya adalah Chris Emmanuel, saya adalah wakil kepala pendeta,"

"Dari wajah nona Saint terlihat sedang kebingungan ya? kepala pendeta hari ini membolos datang karena dia menolak keras untuk bergabung dengan kerumunan oleh karena itu saya menggantikan beliau datang dan para pendeta lainnya ditugaskan untuk mencari beliau sekarang," ucap laki-laki itu dengan penuh hormat

'Haruskan aku perkenalkan diriku dengan nama gelar keluarga sekarang atau tidak?' ucap Gressa di dalam hatinya dengan penuh keraguan

"Perkenalkan nama saya adalah Gressa," ucap Gressa dengan lembut

"Nama nona saint sangat indah, sesuai dengan kepribadiannya,"

"Saya harap nona Saint ingin tinggal di sini beberapa hari sampai kami menemukan kepala pendeta dan menentukan bakat sihir seperti apa yang diberkati oleh dewa kepada anda,"

"Yang bisa mengetahui masalah itu adalah kepala pendeta dan sekarang beliau entah berada di mana,"

"Jadi saya mohon anda ingin berada di sini beberapa hari," ucap Chris dengan tatapan memelas dan senyuman lembut

'Ingin menolak tapi dia memohon kepadaku, kalau aku tolak nantinya dia mungkin akan mengirim orang untuk mengikutiku sampai tempat tujuan,'

'Aku rasa ini akan aku lakukan dengan terpaksa daripada terjadi hal yang tidak diinginkan lagi pula Addison tidak mungkin peduli dengan aku yang tidak kembali ke kediaman baron selama beberapa hari,' ucap Gressa di dalam hatinya dengan kebingungan

"Baiklah, aku akan berada di sini selama beberapa hari," ucap Gressa sambil menganggukkan kepalanya

"Kalau begitu nona silakan ikuti saya nona Saint, saya akan mengantarkan anda langsung ke kamar milik anda," ucap Chris sambil berjalan di depannya

'Aku tidak menyangka kalau di sini ada lorong semegah ini dan juga para pendetanya banyak,'

'Tapi aku tidak perlu heran lagi karena penyumbang terbanyak adalah para bangsawan,' ucap Gressa sambil menatap lorong-lorong yang dia lewati

"Nona Saint, silakan masuk ke ruangan ini,"

"Maafkan jika ruangan ini terlihat sangat sederhana, ini karena hal yang mendadak hingga kami tidak bisa menyiapkan yang terbaik untuk anda nona Saint," ucap Chris dengan tatapan yang menyesal

'Apa dia sedang bercanda denganku? Ruangan yang luas dan mewah melebihi kamar baruku di kediaman baron dibilang sederhana,'

'Aku penasaran para pendeta di sini memang rendah hati atau merendah untuk meninggi,' ucap Gressa di dalam hatinya dengan rasa sakit tidak berdarah

"Nona Saint, sekarang saya ingin pergi mencari kepala pendeta jadi untuk sementara anda bisa berada di kamar kalau bosan di sekitar sini ada para pendeta yang menjaga jadi tinggal panggil saja mereka,"

"Mereka juga tau kalau anda adalah nona Saint yang datang ke sini, jadi tenang saja," ucap Chris sambil tersenyum ramah

"Baiklah, terima kasih,"

"Aku harap lain kali jangan panggil aku nona Saint tapi panggil aku Gressa saja, itu sudah cukup untukku," ucap Gressa sambil tersenyum tipis

'Tidak heran jika dewa sangat menyayangi dirinya karena dia sangat rendah hati dan tidak sombong sama sekali karena telah mendapatkan anugerah dari dewa,' ucap Chris sambil tersenyum menatap Gressa yang berbicara

"Baiklah kalau begitu saya izin pergi dulu, waktu makan malam sebentar lagi akan disiapkan," ucap Chris sambil tersenyum lembut

'Semua orang yang ada di mansion adalah orang yang ramah, aku tidak menyangka kalau mereka seperti orang kapitalisme,'

'Padahal di kehidupanku sebelumnya para pendeta begitu sederhana sesuai dengan namanya tapi entah kenapa di sini justru malah sebaliknya,'

'Apa aku jadi seorang pendeta juga ya biar bisa hidup enak di sini?' ucap Gressa di dalam hatinya sambil menatap langit-langit kamar barunya itu

"Daripada hanya dikamar dari tadi, lebih baik sekarang aku berjalan-jalan di taman di depan kamar ini, tadi aku sempat lihat kalau tamannya sangat indah dan bisa menghirup udara yang sejuk," gumam Gressa sambil berjalan menuju pintu

Di kediaman mansion Baron Elrick...

"Apakah Gressa sudah kembali dari jalan-jalannya di kota?" ucap Addison sambil melepaskan jasnya dan di serahkan kepada seorang pelayan yang sedang menyambutnya

"Belum tuan, nona sama sekali belum kembali semenjak pergi dari pagi tadi," ucap pelayan yang ada di depannya dengan tubuh yang merinding dan menunduk karena tidak berani menatap tuannya yang telah mengeluarkan amarah dan aura ingin membunuh karena siapa pun tau kalau tuannya bukanlah orang yang akan memberikan belas kasihan dengan mudah kepada semua orang yang melalaikan pekerjaannya

"Addison, ini bukanlah kesalahan para pelayan, karena mereka selalu berada di dalam mansion ini jadi jangan melibatkan kesalahan ini kepada para pelayan yang tidak tau apa kesalahan mereka," ucap Edmonia sambil berdiri di depan laki-laki yang mengeluarkan aura membunuh itu

'Sangat gawat jika dia melewati batasnya dan membunuh orang-orang yang ada di mansion ini,' ucap Edmonia di dalam hatinya sambil menggigit bibirnya

"Dimana penjaga yang aku minta untuk menjaga Gressa secara diam-diam?" ucap Addison dengan tatapan yang dingin dan aura ingin membunuh ke arah seorang jendral itu

"Mereka belum kembali ke mansion sampai saat ini tuan, aku rasa mereka masih menjaga nona," ucap jendral itu dengan kepala tertunduk karena ketakutan

"Apa menurut kalian aku hanya harus mendengarkan omong kosong kalian di sini?" ucap Addison dengan tatapan dingin dan berjalan ke arah jenderal itu

"Segera perintahkan pasukan untuk mencari nona muda, jangan buang-buang waktumu untuk di sini,"

"Jika masih ingin kepalamu berada di atas leher," ucap Edmonia dengan tatapan dingin

"Baik, akan saya lakukan," ucap Jenderal itu sambil berlari ke arah luar pintu untuk menyiapkan pasukan

'Aku tidak tau berapa lama aku bisa menahan dia di sini,' ucap Edmonia dengan tatapan khawatir

Apakah Gressa akan segera ditemukan? Apakah bakat yang dimiliki oleh Gressa? Apakah yang akan terjadi dengan Gressa selanjutnya?

GRESSA'S SECOND LIFE

1
Andry Lenny
wah Thor ending ga nampol bgt, masa Gressa nya mati gt aja... /Sob//Sob/
Andry Lenny
eh ada hubungan dg Reina ternyata... apa jgn² yg panggil Gressa itu Reina/Albern?
Nurijan Daud
Luar biasa
uci umami
salah ketik derick mah novel satu lagi Thor , Addison keles
Lady Karin: iya kadang gak bisa move on sampai salah ketik terima kasih koreksinya 😅🙏
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
lah lah tau nya sad ending toh
Lady Karin: iya kak
total 1 replies
Aisyah Suyuti
menarik
Lady Karin: hayo di pantau terus kak
total 1 replies
Luciana
semangat teross Thor!!!
Lady Karin: ok sip
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
di tunggu up lagi Thor
Loveta Brillian TinurLampung
up up up up up up up up up up up
Lady Karin: siap nona
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
kayaknya sekedar obsesi si Lucius suka sama gresa
Lady Karin: mungkin saja kak karena gak ada yang tau juga
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
thanks Thor udah up
Lady Karin: sama-sama
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
wah si Lucius cemburu
Lady Karin: mungkin
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
wah si Lucius suka sama gresa
Lady Karin: bisa jadi
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
jadi bingung ini si Lucius suka sama gresa apa aleysya
Lady Karin: sama kak
total 1 replies
Maîra⊰⁠⊹
Koreksi, " ucap William..."
Lady Karin: terimakasih koreksinya kak 🙏 kadang nulis di jam malam buat pikiran agak oleng
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
aku juga suka uang gresa gx kamu aja😁
Lady Karin: begitulah kira-kira kak siapa yang gak mau uang
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
mungkin si Luci suka sama aleysya
Lady Karin: bisa jadi tuh kak
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
wah hampir ketauan ya luci
Lady Karin: iya tuh kak Si Gressa peka
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
next Thor
Lady Karin: iya siap
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
fighting Thor 💪
Lady Karin: iya terima kasih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!