NovelToon NovelToon
Kidung Kegelapan

Kidung Kegelapan

Status: tamat
Genre:Petualangan / Horor / Supernatural / Dunia Lain / Mata Batin / Rumahhantu / Tamat
Popularitas:266.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Al Orchida

Syhang nyang cipto gumono, rawuhno sejatining… kang aperojo hing songgobuwono rawuh rawuh rawuh mijil dateng pangarsanisun…

Asap dari bakaran kemenyan membumbung pekat di dalam ruangan. Menebar bau harum menggidikkan ke seluruh area rumah mewah yang baru saja di tempati Mbah Priyo dan keluarga.

Rumah mewah yang dulunya milik paranormal kondang, yang masih berdiri kokoh dengan segala keangkerannya selama empat puluh tahun itu akhirnya berpindah tangan. Dari keluarga Pak Karman ke penghuni baru yang juga seorang paranormal, Mbah Priyo.

Selanjutnya, kisah Mbah Priyo dan segala lelakunya sebagai paranormal dimulai dari rumah dengan tingkat wingit paling tinggi tersebut. Membangkitkan kejayaan paranormal kondang yang telah runtuh dengan kidung-kidung dari alam kegelapan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Al Orchida, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Danyang Desa

Bau kemenyan menyeruak memenuhi jumantara ruangan tempat Mbah Priyo duduk bersila. Pakaian hitam lusuh dan juga ikat kepala ciri khas dukun dipakai Mbah Priyo untuk melengkapi ritual tengah malamnya.

Angin berhembus kencang, berpusat di sekitar halaman dan pecah menabrak dinding serta jendela rumah. Menimbulkan suara kaca bergetar dan juga desis besar di atap rumah. Mbah Priyo tidak menggunakan ruang praktek untuk ritual besarnya, beliau memilih satu kamar khusus yang seluruh dindingnya berlapis kain hitam.

Mbah Priyo menekuk wajah, tidak ada keramahan yang selama ini menjadi ciri khasnya. Duka merubah pria yang semula ceria menjadi marah yang tidak kentara.

Kemenyan kembali ditabur di atas tungku kecil oleh Mbah Priyo. Bunga tujuh rupa tersedia di guci tanah berisi air, sajen lengkap dengan ingkung ayam hitam yang diracik oleh tangan Mbah Priyo tertata apik di atas meja.

Di sebelah tatanan sajen, di atas kain putih, lima keris berkepala buaya sepanjang jengkalan tangan orang dewasa berjajar rapi, juga bungkusan kain kecil, berwarna putih berbentuk pocong dengan lima ikatan. Buhul (media sihir) khusus yang baru dibuat Mbah Priyo sepulang dari rumah sakit.

Aroma wangi bunga bercampur minyak dan kemenyan menyebar ke seluruh ruangan, berbaur dengan rentetan kidung malam yang Mbah Priyo lantunkan. Memanggil danyang desa tempatnya tinggal dan juga danyang desa tempat kejadian perkara adalah hal pertama yang dilakukan pria berbalut kain serba hitam tersebut.

Kaki danyang nyai danyang, pedanyangane deso ….

Keno rewang, rewangono aku maring ....

Sebelum memberangkatkan abdinya yang berjenis lelembut, Mbah Priyo tidak lupa untuk meminta izin dan nyuguh (memberi makan/hadiah) danyang penunggu desa agar tidak ada kendala apapun selama ritual berlangsung.

Hal itu dilakukan untuk menjaga hubungan baik antar lelembut selama siluman-siluman buaya perewangan Mbah Priyo bekerja. Juga karena Mbah Priyo butuh waktu beberapa hari untuk menyelesaikan hajat besarnya, jadi kerjasama dengan danyang desa bisa disebut kewajiban.

Mbah Priyo sengaja menebar teror terlebih dahulu sebagai pelajaran bagi para berandalan. Mbah Priyo tidak langsung pada pokok acara, beliau bahkan berani menanggung resiko berperang dengan dukun lain jika mungkin pemuda yang sedang digarapnya berusaha mencari kesembuhan ke sana.

Pria paruh baya tersebut percaya, bahwa siluman-siluman buaya yang diwarisinya dari paranormal lama pemilik rumah bukanlah lelembut biasa, tapi lelembut tingkat atas dengan banyak keistimewaan dan kesaktian.

Izin telah diberikan oleh para danyang pada Mbah Priyo yang sudah memberikan suguhan besar pada mereka. Selanjutnya Mbah Priyo merapal mantra lain untuk melihat situasi desanya dan juga desa tetangga tempat Tyas ternoda. Bapak Tyas perlu memastikan sendiri keamanan dan kesenyapan malam sebelum para abdinya berangkat.

Zat gumilang tanpo sangkan, liyep cut prucut sukmaningsun metu soko rogo

Gampang sarining gampang sak niatku ngrogoh sukmo …

Sukma Mbah Priyo keluar dari raga, pergi meninggalkan jasadnya yang diam bersila memejamkan mata. Jasad yang hanya membisu menunggu waktu hingga sukma kembali menyatu.

Tidak butuh waktu lama bagi Mbah Priyo untuk berkelana, perjalanan alam gaib memiliki hitungan tersendiri terhadap alam nyata di dunia, dan Mbah priyo kembali ke raganya dengan kemantapan hati bahwa ritualnya akan dijalankan malam ini.

Mbah Priyo menatap jam di atas lemari penuh pusaka. Tengah malam sudah lewat, namun Mbah Priyo masih menunggu hingga pacek hari jatuh sesuai perhitungan, yaitu tepat pada sepertiga malam sebelum subuh menjelang.

Mbah Priyo sudah menghitung semua sebelum memulai niatnya. Tidak ada kata tanggung atau setengah-setengah untuk membalaskan sakit hati putri tersayangnya. Jadi pemilihan hari dan jam sangat penting untuk suksesnya hajatan.

Keak … keak!

Dua kali terdengar suara burung gagak di atas rumah, mengubah suasana yang sudah tak biasa menjadi semakin mencekam. Mbah Priyo duduk tenang menghisap rokok, menunggu detik berlalu sambil memberi makan semua peliharaan tak kasatnya.

Yaitu perewangan yang akan diberangkatkan menuju nama-nama berandalan. Pemuda yang akan disebut Mbah Priyo nanti dalam alunan kidung kematian. Kidung yang merapalkan santet paling ganas dan berbahaya, berasal dari pedalaman ujung daerah timur.

***

1
Enka Maggenta
Awal yg menarik
Diana Dwiari
mas Bambang hancur karena pocong Candra....
Diana Dwiari
ah....JD gt ceritanya,akhirnya Tyas nikah sama bambang
nikeisha
selalu suka
ᴇʟꜱʜᴀᴅᴀʏ-②①L: thanks akak🙏
total 1 replies
Rika Iftakul
emang punya berapa sukma mbah pri
Rika Iftakul
jadi nnti gak ada yg bisa runtuhin bambang slama 40 tahun
Rika Iftakul
pantesan aja mbah priyo kalah lha wong siluman buaya sudah di taklukin bambang kok
Rika Iftakul
oh ternyata dulu bambang itu normal
Rika Iftakul
betul tuh nanti jadi bom waktu bisa2 kalo pas wisnu marah terus bilang ke anak tyas dasar anak berandalan gitu
Rika Iftakul
siluman peliharaanmu gak mau makan itu karena silumanmu mungkin udah diberi makan bambang trus ntar menyerangmu nggak mbah priy
Rika Iftakul
tapi awas mbah pri ..anak tyas itu dilindungi sama bambang loh
Rika Iftakul
bener sih nu kalo tyas saja walau udah gak suci gapapa tapi itu kalo hamilnya ya gabisa
Rika Iftakul
berarti secara gak langsung wisnu juga ttep nerima tyas ya walau udah ternoda gak PW
Rika Iftakul
wah ternyata ngedan itu termasuk lelaku buat dapat ilmu pelet birahi itu ya bambang
Rika Iftakul
apa bambang juga minta perlindungan dukun atau jangan2 bambang sendiri tuh yg jadi dukun
Rika Iftakul
kek nya mbah pri sendiri deh yg berkorbanin nyawanya
Rika Iftakul
mbah priyo apa ya yg mati nanti gantiin kidung kegelapan yg ke 5
Rika Iftakul
sukma bambang
Rika Iftakul
terus jumpa dimana thor

apa ini sukma bambang
Rika Iftakul
sakit gaib memang begitu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!