Menikah dengan orang yang dicintai adalah kebahagiaan yang luar biasa. tapi apakah kebahagiaan itu akan bertahan lama jika seorang malaikat kecil tidak ada di tengah keluarga kecil itu?
Ella yang tidak bisa hamil dipaksa harus menerima pernikahan kedua sang suami.
Karena kekejaman sang suami membuat Ella tidak tahan dan meninggalkan surat gugatan cerai serta pergi meninggalkan rumah dengan luka dihati dan luka di tubuhnya.
"Ada syarat agar bisa sepenuhnya sembuh dari luka, yaitu kamu tidak boleh memaksakan diri untuk menghapus lukamu, kamu harus menerima luka itu, tiap luka akan menjadi peta untuk kehidupanmu, jadi alih-alih untuk menyembuhkan luka itu, bagaimana kamu mencoba untuk menerimanya saja?" ujar seorang pria pada Ella
Bagaimana lika-liku perjalanan pernikahan serta kehidupan seperti apa yang akan dilalui Ella?.
****
Instagram : @Latyvolia
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aozyrin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bentakan Nio
Ella membawa mobil dengan kecepatan sedang, setelah sampai Ella langsung memasuki rumahnya, tiba-tiba Ella mendapat sebuah tamparan dari mama Nio
Ella terkejut hingga terhuyung kebelakang dan jatuh terduduk, ia sangat syok mendapatkan sebuah tamparan keras dari mama nio
Ella menatap mama Nio dengan memegang pipinya yang mulai membengkak dan merah.
"Jangan mentapku seperti itu, Aku sudah berapa kali memergokiku selingkuh" teriak mama Nio
"Aku tidak berselingkuh ma" ucap Ella yang mulai berderai air mata
"Lihat saja semua ini, foto-foto ini sudah aku kumpulkan" ucap mama Nio sambil melempar foto-foto Ella bersama pria
Nio dan Celin mendengar teriakan mama Nio yang menggelegar, mereka berdua turun lalu melihat mam Nio kembali memarahi Ella.
Nio menghela nafas "Tidak ada habisnya" ucap Nio sambil memutar bola matanya
"Kita lihat dulu, kasihan Ella duduk di bawah seperti itu" ucap Celin dengan lembut
Mereka turun lalu melihat Ella bersimpuh dengan lembaran foto-foto bersama dengan pria yang berbeda.
Nio membulatkan matanya dan mengambil salah satu foto itu "Tuan muda?" gumam Nio
"Apa kau bermain di belakang ku selama ini Ella?" tanya Nio dengan menggeretakkan giginya
Ella terkejut mendengar penuturan Nio, ia menggelengkan kepalanya "tidak, aku bersumpah tidak melakukan hal itu" ucap Ella sambil menangis
"Apa kau pikir semua foto-foto ini palsu?" tanya Nio dengan menaikkan volume suaranya
"mereka hanya temanku, aku tidak pernah berselingkuh, percayalah padaku Nio" ucap Ella sambil menangis
"Aku sudah tidak mempercayaimu" bentak Nio
Ella terkejut dalam tangisnya, suaminya sudah tidak mempercayainya lagi, bahkan suaminya sudaha membentaknya.
"Apa pernikahanku hanya sampai disini?" batin Ella sambil menatap nio dengan rasa tidak percaya
"Kau benar-benar keterlaluan Ella" teriak Nio dengan bola mata yang hampir saja keluar dari tempatnya
"Aku tidak berselingkuh Nio" gumam Ella
Celin tersenyum senang, ia perlahan mendekati Nio "Sudahlah Nio, redakan amarahmu, Ella tidak mungkin berselingkuh" ucap Celin lembut
"Tidak, dia sudah berselingkuh dariku" ucap Nio lagi dengan air mata yang sudah mengalir
"mungkin itu hanya temannya saja, makanya merek terlihat sangat akrab" ucap Celin lembut
Ucapan Celin seakan sangat panas di telinga Nio, karena awalnya Nio dan Ella hanya teman akrab lalu tumbuh benih-benih cinta di antara mereka berdua.
"Teman akrab?, bagus sekali Ella, dulu aku dan kamu juga teman akrab dan bisa melanjutkan kejenjang pernikahan, apa dia kategori seperti itu juga Ella?" tanya Nio dengan menatap tajam Ella
Ella menggelengkan kepalanya, ia menunduk sambil menangis, ia cukup lelah dengan perkataan dan hinaan yang keluar dari mulut mama mertuanya, bahkan Nio juga memfitnah dirinya.
"Dasar menantu tukang selingkuh!, lebih baik bercerai saja dari Nio dan pergi dari rumah ini!" ucap mama Nio sambil menginjak-nginjak foto itu
Deg
Deg
Deg
Setelah mendengar perkataan mama Nio, hati Ella berdetak sangat cepat.
Ella mendongakkan kepalanya dan melihat kearah Nio.
Nio seakan tidak perduli dengan perkataan mama Nio dan tatapan Ella, ia membawa Celin masuk kedalam.
Mama Nio juga mengikuti keduanya masuk kedalam rumah.
Tidak di sangka dari kejauhan Kenzie melihat semua perlakuan keluarga Clovis pada Ella, ia mengepalkan kedua tangannya dan memukul tembok pagar sekuat tenaga.
"Aku akan membuat keluarga kalian bangkrut" gumam Kenzie sambil menaiki mobilnya dan pergi dari sana.
Ella benar-benar terpuruk, ia masih terduduk dilantai dengan di aliri tangisan.
"Apa aku harus mengikuti saran kenzie, untuk keluar dari rumah ini?" batin ella
"Aku sungguh tidak tahan berada dibawah tekanan seperti ini" gumam Ella
Para penjaga dan pelayan hanya bisa melihat, mereka tidak bisa ikut campur dalam urusan keluarga Clovis.
Nio dan Celin kembali kedalam kamar, Nio merasa terbebani dengan perkataan mamanya.
ia termenung memikirkan apa jadinya jika Ella dan dirinya bercerai.
Celin belum memejamkan matanya, ia melihat Nio termenung dalam fikirannya "sedang memikirkan apa?" tanya Celin dengan lembut
"Tidak ada" ucap Nio sambil menggelengkan kepalanya pelan
"Nio, boleh aku jujur?" tanya Celin dengan hati-hati
"Bicaralah" ucap Nio sambil melihat kearah Celin
"Aku tidak mau berbagi" ucap Celin dengan menundukkan kepalanya
"Maafkan aku, dia adalah istri pertamaku, aku juga harus bersama dengannya" ucap Nio memberi pengertian pada Celin
"Maafkan aku yang terlalu egois sehingga aku melupakan jika aku adalah istri muda" ucap Celin menitikkan air matanya
"Susah sekali membuatnya menceraikan Ella" batin Celin kesal
"Maafkan aku Celin" ucap Nio sambil mengusap air mata Celin dan memeluknya
Celin membalas pelukan Nio "Aku harus membuat mereka bercerai, jika tidak?, maka aku akan membuat Ella menderita dirumah ini" batin Celin sambil tersenyum
Nio sudah berfikir dengan matang "Aku tidak ingin bercerai dari Ella, aku masih tidak bisa merelakan Ella pada pria manapun" batin Nio sambil mengusap pucuk kepala Celin
"Apapun yang terjadi aku tidak akan menceraikan Ella" lanjutnya
Berbeda dengan mama Nio, ia sangat kesal melihat wajah Ella masih di dalam rumahnya.
"Aku sangat ingin mengeluarkannya dari rumah ini, tapi bagaimana caranya?, segalanya sudah ku lakukan" ucap mama Nio dengan kesal, ia berjalan pelan dan kesana dan kemari sambil menggigit kukunya
"Aku harus mendesak Nio untuk menceraikan wanita miskin itu, aku sangat muak melihat wajah sok polosnya itu" ucap mama Nio dengan meyakinkan diri sendiri
Bersambung.....
☠️⃝🖌️M⃤
Hai Author...salam kenal dari Hello Bella
klo ngantuk,tidur dulu ya😂💪