NovelToon NovelToon
Pendekar Menjadi Dewa

Pendekar Menjadi Dewa

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Petualangan / Reinkarnasi / Pendekar / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:43k
Nilai: 5
Nama Author: EON

Raja Manusia adalah seseorang pendekar terhebat di benua tengah, Namun Raja dari dataran lain tidak bisa membiarkan Raja manusia bertambah kuat. Raja benua lain bekerja sama untuk membunuh Raja Manusia. Namun tidak menyangka Raja Manusia Bereinkarnasi kembali di sebuah keluarga sederhana.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EON, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch.16 - Naik Tingkat.

Aura tidak basa-basi dan langsung berendam di kolam cairan giok.

“Air sangat dingin, jika saja aku tidak melakukan latihan fisik mungkin hanya bisa setengah hari berada di dalam kolam cairan giok” Aura memulai latihannya.

Aura memakan satu buah pil pikiran dan langsung menyerap energi yang ada di kolam cairan giok.

“Ah, akhirnya aku sudah menembus tingkat pendekar ahli.” Sudah satu bulan Aura berlatih di dalam kolam cairan giok.

Aura berenang untuk pergi ke tepian kolam.

“Apa yang terjadi, kenapa tiba-tiba air ini menjadi sangat dingin.” Aura merasakan dingin datang dari dasar kolam.

Aura menyelam dan melihat sebuah cahaya berwarna kebiruan dan berenang menghampiri asal cahaya tersebut.

“Sebuah Armor, dan juga merupakan Pusaka Legenda.” Aura senang menemukan sebuah harta yang bagus.

“Aku ingat, Armor ini bernama Armor Emas dingin, pantas saja dingin yang ada di kolam cairan tersebut di sebabkan oleh Armor ini.” Aura memasuk kan Armor ke dalam cincin penyimpanan.

Aura berenang untuk keluar dari kolam tersebut.

“Aku ingin menggunakannya, tapi bentuknya terlalu mencolok."”Aura memakai Armor tersebut ke tubuhnya.

Armor tersebut tiba-tiba berubah bentuk apa yang Aura pikirkan.

“Apa setiap Senjata pusaka tingkat legenda bisa merubah bentuknya.” Aura mengingat bahwa Pedang naga juga bisa berubah bentuk sesuai dengan keinginan Aura.

Aura melihat dari kejauhan ada seseorang yang berjalan menghampirinya. “Paman chen!”

“Aura, tidak ku sangka kau sudah menembus tingkat pendekar ahli di usia yang masih mudah.” Raja Matahari langsung bisa melihat tingkatan Aura karena dia merupakan seorang pendekar master.

Raja Manusia termasuk jenius karena berhasil menembus Pendekar master ketika berusia 52 tahun.

“Kalau begitu mari kita berangkat.” Mereka bertiga sudah rindu padamu.

“Baik paman.”

Setelah tiga jam perjalanan Aura melihat dari atas ada seseorang yang berada di lapangan kerajaan tidak lain Alden, Aira dan Vany.

“Kakak Aura, Aira rindu sekali dengan mu.” Aira berlari memeluk Aura setelah turun dari bangau.

“Kakak juga.” Aura membalas dengan senyum lembutnya.

“Alden, Tidak kakak sangka kamu bertambah kuat.” Aura melihat perubahan pada diri Alden.

“Berkat paman chen dan juga Pil yang kakak berikan kepadaku, Aku akan mengejar kakak agar bisa membantu mu.” Alden sangat bahagia karena Aura memujinya.

“Bukan Cuma Alden saja yang bertambah kuat, kamu juga.” Aura melihat ke arah Vany.

“Tentu saja aku tidak mau kalah dengan mu.” Aira menjawab dengan keras, walaupun begitu Aira ingin menjadi kuat agar bisa terus berada di samping Aura.

“Mari kita masuk dulu, Biar Aura istirahat terlebih dahulu.” Ujar Raja Manusia kepada mereka bertiga.

“Ah, leganya.” Aura sudah tidak tidur selama satu bulan dan tanpa sadar tertidur dengan lelap.

“Aura kapan kamu ingin bergabung ke pasukan paman.” Raja Matahari sedang berada di meja makan bersama Aura.

“Seminggu lagi paman, Aku ingin mempersiapkan sesuatu dan mengajak Alden, Aira untuk pergi bersenang-senang.” Aura ingin memberikan sedikit waktunya untuk Adik-adiknya.

“Kenapa dia tidak marah kepada ku.” Aura melihat ke Arah Vany karena merasa heran tidak marah kepada Aura ketiga mengetahui Aura ingin pergi lagi.

“Aku harus cepat-cepat menjadi kuat, Agar bisa terus berada di sampingnya.” Vany berbicara dalam hati.

“Habis makan, mari kita pergi ke ruangan harta karun kerajaan untuk mencarikan kamu sebuah pedang dan topeng.” Raja Matahari mengingat hal yang di inginkan Aura.

Aura dan Raja Matahari berjalan menuju sebuah pintu, pintu tersebut memiliki tangga yang menuju kebawah, Aura sudah tahu bahwa ruangan harta tersebut berada di bawah tanah.

Setelah mereka berjalan selama sepuluh menit Aura melihat sebuah pintu yang sangat besar.

“Raja, Ada keperluan apa anda kemari.” Ucap penjaga pintu sambil berlutut.

“Aku ingin mengambil beberapa barang, tolong buka kan pintunya.”

“Baik yang mulia.” Ucap pengawal tersebut.

Aura dan Raja Matahari berjalan ke dalam ruangan tersebut.

“Kamu bisa mencarinya yang kamu perlukan.” Raja Matahari menunjuk ke arah tumpukan harta.

Aura dengan mudah dapat melihat kegunaan dan tingkatan harta tersebut di kehidupan dulu dia juga mempelajari ilmu penempaan.

Aura berjalan kesebuah pedang yang ukurannya di gunakan untuk seorang remaja. “Senjata ini sangat bagus.”

Aura memilih pedang bewarna hitam yang merupakan pusaka bumi, Aura juga melihat ada pedang pusaka tingkat langit Namun dia tidak ingin menyebabkan masalah karena membawa pusaka tingkat tinggi.

Sepuluh menit kemudian Aura sudah menemukan sebuah topeng yang berbentuk rubah dan berwana hitam.

“Paman chen aku sudah mendapatkan apa yang aku cari.” Aura bejalan ke arah Raja Matahari.

“Jika begitu, Mari kita kembali.”

Aura mengisi hari-hari dengan mengajari Alden dan Vany tentang seni beladiri.

“Alden kemari, Kakak beri kamu kitab ini.” Aura mengeluarkan sebuah kitab Pukulan lima bentuk.

Pukulan tersebut terdiri dari lima macam bentuk serangan, jurus pertama pemecah batu jurus tersebut bertujuan untuk memberi pukulan yang sangat kuat ke tubuh lawan.

Selanjutnya Jurus kedua membelah angin, jurus ini merupakan sebuah pukulan yang sangat cepat yang di gunakan agar lawan tidak mudah menghindar.

Lanjut jurus ketiga Tinju baja, Pukulan merupakan pukulan yang sangat kuat yang bertujuan memberi efek yang bisa membuat lawan patah tulang atau tidak bisa bangkit lagi.

Jurus keempat penghancur emas, Pukulan ini bertujuan untuk menyerang lawan di bagian fatalnya, seperti jantung.

Terakhir pukulan pemecah sungai, jika terkena pukulan ini dapat di pastikan organ dalam tubuh akan hancur.

“Alden apa kamu sudah hapal.” Aura menjelaskan Kitab lima pukulan dan memperagakannya.

“Alden sudah hapal kakak.” Alden menjawab dengan semangat.

“Jika begitu kamu lakukan gerakan pukulan lima bentuk.” Aura ingin melihat sudah sampai mana Alden menguasai ilmu tersebut.

“Baik kakak.” Alden mulai melakukan gerakan pukulan lima bentuk.

“Penguasaan tinggi, Tidak ku sangka Alden sangat jenius dalam seni beladiri.” Aura kagum melihat tingkat penguasaan dalam melakukan pukulan lima bentuk.

Dalam mempelajari sebuah kitab ada tingkatan yang di sebut dengan penguasaan, Jika dapat mengeluarkan dua puluh persen kekuatan ilmu tersebut di namakan Penguasaan awal.

Selanjutnya jika empat puluh persen di namakan penguasaan tengah, enam puluh persen di namakan penguasaan tinggi.

Penguasa ahli jika bisa mengeluarkan kekuatan jurus sebesar delapan puluh persen.

Terakhir di sebut dengan penguasaan tinggi yang di mana dapat mengeluarkan seratus persen kekuatan jurus tersebut.

“Kita sudahi latihannya sampai disini.” Aura berjalan menjauhi mereka berdua.

“Tunggu Aura, Kamu mau kemana.” Ujar Vany dengan penasaran.

“Aku ingin pergi untuk membeli beberapa batang besi.” Aura membalas.

“Aku ikut.”

Mereka berdua berjalan menuju sebuah pandai besi.

“Paman berapa harga besi itu.” Aura menunjuk ke sebuah bongkahan besi.

“Itu tidak di jual nak.” Pria tersebut ingin membuat senjata dengan besi tersebut.

“Bagaimana dengan segini.” Aura mengeluarkan sebuah kantong yang berisi seribu koin emas.

“Apakah ada ini idiot, membeli besi dengan harga yang mahal.” Pria tersebut berbicara dalam hati.

“Baiklah Nak.” Pria tersebut melihat sebuah peluang.

“Haha, Pria itu tidak tahu apapun tentang besi ini.” Aura merasa bisa membeli sebuah besi berkualitas tinggi.

Sedang kan pria tersebut merasa berhasil telah membohongi Aura.

“Aura kenapa besi ini sangat mahal.”Vany menjadi penasaran.

“Lihat warna besi ini hitam pekat, karena kepadatan besi tersebut sepuluh kali dari pada besi biasanya.”

“Untuk apa kamu membeli besi.” Vany ingin mengetahui alasan Aura untuk mencari sebuah besi.

“Aku ingin membuat beberapa senjata, Oh iya di istana ada tempat untuk penempaan?” Aura berencana untuk langsung menempa besi tersebut.

Aura ingin membuat sebuah senjata rahasia yang berbentuk jarum, Sebuah senjata yang di gunakan para pendekar assassin yang bertujuan membunuh dengan cepat.

“Kamu bisa berbicara dengan ayah, Ayah juga senang membuat senjata jadi dia mempunyai ruangan menempa.”

“Paman chen bisa menempa?” Aura tidak menyangka seorang Raja bisa mempunyai hobi yang tidak biasa.

“Ayah sudah menempa selama ketika berumur lima belas tahun." Aira memberi menceritakan masa muda ayahnya.

"Oh iya hari ini ibu ku akan pulang dari tempat nenek ku.” Vany ingin mengajak Aura untuk menemui ibunya.

“Baiklah!” Mereka berdua berjalan untuk pulang.

BERSAMBUNG>>>

1
Shah Dian
789 big up... maaf cm saran aja Thor... bisakah? nama MC nya d ganti... rada aneh aja ...
Bariton Triono
ha ha selesai thor tggl tggu up
[ Azuya ]
makan diganggu = beli tempat makannya
Mas Rolis
Jangan sampai Haitus
Mas Rolis
Menunggu 🆙
Mas Rolis
Lanjuttttttt ➡️
Mas Rolis
Josssss gandossssss thor 👍
Mas Rolis
Jozzzzzzzzzzz Gandozzzzzzzzzz Author 👍
Mas Rolis
Top Markotop Thor 👍
Mas Rolis
Jozzzzzzzzzzz Gandozzzzzzzzzz Author 👍
Mas Rolis
Top Markotop Thor 👍
Mas Rolis
Jozzzzzzzzzzz Gandozzzzzzzzzz Author 👍
Mas Rolis
Top Markotop thor 👍
Mas Rolis
Jozzzzzzzzzzz Gandozzzzzzzzzz Author 👍
Mas Rolis
Lanjut thor 👍
Mas Rolis
Top markotop thor 👍
Mas Rolis
Jozzzzzzzzzzz Gandozzzzzzzzzz Author 👍
Mas Rolis
Top markotop thor 👍
Mas Rolis
Hemmmmmmmm
Jozzzzzzzzzzz jozzzzzzzzzzz jozzzzzzzzzzz Gandozzzzzzzzzz Author 👍
Mas Rolis
Top markotop thor 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!