NovelToon NovelToon
Mayang Dan Bima

Mayang Dan Bima

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Cintamanis / Contest / Perjodohan / Nikahmuda / Romansa-Teen school / Tamat
Popularitas:100.9k
Nilai: 5
Nama Author: Rumaika

[[ TAMAT ]]

IG : @rumaika_sally

Menikahi temen sebangku semasa SMA. Bagaimana rasanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rumaika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tentang Om Wira

Aroma kopi menyeruak di pagi yang dingin. Dari teras terlihat kabut mengepung kota. Nanti ketika matahari datang, kabut akan menghilang, embun-embun akan rontok dari dedaunan.

"Ris, ini kopi premium, dari papua, jenisnya arabika. Langka lho ini. Dapat dari temanku yang tinggal di daerah Ragunan sana."

Om Wira dan Papa Mayang berbincang akrab. Yang lainnya masih tidur setelah begadang melihat pertandingan sepak bola.

"Enak ini, Wir. Bisa juga temanmu dapat. Ini diburu para pecinta kopi loh di seluruh mancanegara. Yang bikin beda, kopi ini ditanam di Kabupaten Pegunungan Bintang, berbatasan langsung dengan Papua Nugini."

"Eh, lu pernah ke Papua?" Wira mengalihkan cerita setalah banyak mengobrol tentang kopi. Ada satu kesamaan lagi dalam diri mereka berdua. Itu kopi.

"Hmm, pernah. Sama Mayang juga," Haris menyeruput kopinya kembali.

"Kemana? Raja Ampat?"

"Itu juga. Ah tapi banyak kan yang udah pernah kesana. Terlalu biasa. Anakku itu unik, berbeda. Dia kepengin lihat orang Papua Asli. Maksudnya suku asli. Tidur gue di rumah jerami 3 hari. Anak itu benar-benar. Suku apa itu, ah. Sebentar kuingat. Ah iya Suku Dani, benar-benar mereka masih bertelanjang dada pakai koteka, pakai rok rumbai. Mayang suka sekali memilih liburan ke tempat semacam itu. Katanya kayak masuk ke buku National Geographic," Haris tertawa.

"Wah, ada kau teman Papua?"

"Ada. Pandai dia memandu. Nanti kabari kalau ke Papua. Kukenalkan. Bujang dia kayak kau ini. Nomaden. Kau tunjuk satu tempat di belahan bumi Papua bagian manapun, diantar kau ke sana dengan senang hati. Suka sekali dia berpetualang."

Wira manggut-manggut. Wira tahu Haris dekat dengan kakaknya. Bisa ia rasakan dari gelagat keduanya. Di matanya, Haris ini terlihat baik, ia tahu. Haris berpenampilan layaknya boss muda yang biasa ia jumpai di cofee shop di Ibukota. Berpakaian kasualpun, orang akan tahu bahwa ia bukan orang sembarangan. Ia rapi, berkacamata, terlihat jelas layaknya orang berpendidikan dan berposisi tinggi. Tapi ia membaur, bisa Wira rasakan, dia tulus. Berbeda jauh dengan Wira, ia berpenampilan selayaknya seniman pada umumnya. Kalau mereka berjalan berdua, tentu orang-orang akan menyimpulkan bawa Haris adalah majikannya.

Pikirannya melayang-layang di udara bersama asap-asap rokok yang mengepul.

Bima, ah anak itu. Sudah dewasa rupanya. Asti, yang ia panggil Mbakyu itu melarangnya sering-sering menghubungi Bima. Ia tahu, ia bukan contoh yang baik. Kasihan Bima, tak punya sosok lain yang bisa ia jadikan panutan di keluarga ini. Papanya, ah si brengsek itu.

Pikirannya kalut. Gadis itu, anak Haris. Kalau Asti dekat dengan Haris, tentu bukan soal. Ia percaya, Haris lelaki baik. Tapi Bima dan anak itu, Mayang. Bima selayaknya anak laki-laki di usianya, bisa ia rasakan Bima menaruh hati pada gadis itu. Ah, rumit. Akan ada banyak yang terluka kalau benar-benar terjadi. Pikirannya jauh, menyeberang samudra.

Iapun teringat akan Nugroho, Papa Bima. Ia menemuinya beberapa tahun yang lalu di Palangkaraya. Hidupnya jauh berubah. Badannya kurus sekali, sepertiorang berpenyakit. Sebenci-bencinya dia, tapi ada rasa iba juga dalam dirinya. Tapi rasa dendamnya jauh lebih besar. Lelaki itu meninggalkan kakaknya yang sedang hamil bersama Bima yang masih kecil. Amarahnya membuncah kalau ia teringat kembali soal itu. Ia mengejar selingkuhannya. Bahagiakan hidupnya? Iya, tentu saja. Tapi itu hanya berlangsung beberapa tahun di awal mereka bersama. Nugroho akhirnya ditinggalkan lagi. Hartanya habis tak tersisa, perempuan laknat itu. Ah, tapi Nugroho juga tak kalah laknat. Ia membatin.

Wira punya nama di kalangannya sendiri. Nugroho dengan mudah mencarinya. Wira menemuinya. Nugroho memulai lagi dari awal. Titik nol hidupnya. Temannya berbaik hati mengajaknya bergabung di perusahaan pertambangan yang cukup besar. Ia giat bekerja. Penyesalannya ia katakan ribuan kali. Wira tak luluh. 3 tahun terakhir ini ia mulai luluh. Setiap Bima berulang tahun, ia mengizinkannya mengirim hadiah. Tentu lewat dia dulu. Sudah dipesan berulang kali, jangan ada surat atau tulisan apapun. Tapi Nugroho tetap mengirim suratnya. Yang tentu saja Wira menyimpannya. Kakaknya lelah sendiri dengan perasaanya, ia bilang tak ada gunanya menyimpan benci bertahun-tahun. Ia mengizinkan hadiah itu sampai ke tangan Bima. Disampaikannya dengan sangat hati-hati. Bagaimanapun, Nugroho tetap Ayah kandung Bima. Darah lebih kental daripada air.

Hatinya mungkin sekeras batu. Tapi ia juga seorang anak. Wira tahu betapa beratnya hidup tanpa orang tua. Seperti ia dan kakaknya. Ia teramat iba dengan Bima. Namun dengan nada setengah mengancam, ia katakan berkali-kali pada Nugroho. Jangan berani-berani mendekati kakaknya lagi. Ia tak main-main. Dan Nugroho juga tahu, ia sadar diri.

1
Qaisaa Nazarudin
Penuh liku2 banget hubungan mereka,tapi mengambil waktu yg lama juga nuat mereka nikah sungguhan ya..
Apapun karya mu bagus thor,,Aku salut sgn perjuangannya Bima 👍🏻👍🏻👍🏻⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️🌺🌺🌺🌺🌺🌹🌹🌹🌹
Qaisaa Nazarudin
Menurutku cara mayang ini salah,Tempat istri adalah disisi suaminya apapun keadaannya,apalagi sekarang keadaan Bima yg madih terpuruk dan tergoncang,Mayang harus menjadi kekuatan utk Bima,Bukannya malah ninggalin suami,,🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Astaga Mayang ingat status kamu,kamu gak bisa lg seenakbya ngadih nomor kamu ke pria lain..apalagi Reza terang2 an bilang alesannya utk apa..🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
Makanya seharusnya bilang aja tunangan,apa susahnya sih kalo gak mau jujur udah suami istri..
Qaisaa Nazarudin
Udah sakit baru mau cari MANTAN ISTRINYA.. kalo aku jadi Asti ogah ambil tau soal mantan suami lagi,,Aku bukan orang yg sabar dan terlalu pemaaf orgnya,.Jadi sekali di selingkuhin,Seumur hidup akan ku ingat,aku langsung dikte kalo kamu itu org yh gak ku anggap lagi,,
Qaisaa Nazarudin
#Udah SAH gitu..
Qaisaa Nazarudin
Tunangan aja,jgn adek atau sepupu lah,sekurang2 nya mereka harus jgn menutupi ikatan mereka sepenuhnya,sekurang2 nya irg tau mereka ada hubungan spesial gitu,takutnya ada yg ganggu..
Qaisaa Nazarudin
#Ibu angkat
Qaisaa Nazarudin
Kenapa Mayang masih manggil TANTE Asti?? Udah jadi Mertua juga inu angkat juga, Harusnya panggil MAMA juga dong..
Qaisaa Nazarudin
KARMA buat papanya selingkuhin istrinya sendiri,ninggalin anak dan istri,Nah sekarang dia yg di tinggalin,, Mantoopp👍🏻👍🏻
Qaisaa Nazarudin
Nyesek aku thor🥹🥹🥹😫😫😫😫😫😭😭😭😭😭
Qaisaa Nazarudin
Mengambil alih pengasuhan Mayang?? Bukannya Mayang mmg udah istrinya Bima ya,, jadi Mayang udah jadi tanggungjawab nya Bima,walaupun umur mayang masih dibawah standar umur utk menikah tp tetap pernikahannya dlm agama itu SAH..
Qaisaa Nazarudin
Lho kok papanya Mayang meninggal?bukannya td udah sadar ya saat Bima ngadih minum..
Qaisaa Nazarudin
Nah kan,ku bilang juga apa!!! Hadeeuuhh..Rumit..
Qaisaa Nazarudin
Apa papanya Mayang dan mamanya Bima mulai ada hubungan?? Dan nyata nya Bima juga suka sama Mayang..
Qaisaa Nazarudin
Papanya Mayang dan mamanya Bima tuh pekerjaan mereka apa? kok mereka harus pindah ke sini,daerah terpencil,pantesan Bima gak suka,dia itu anak kota,,
Qaisaa Nazarudin
#Dendam mu
Qaisaa Nazarudin
Kasihan sama mama kamu Bim,Dendam ku sama papa kamu,terus kenapa mama kamu yg jadi mangsa nya,harusnya kamu banggain tuh mama kamu,Tunjukkan ke papa kamu,kalo kamu bisa sukaes tanpa beliau..
Nita Yulianita
ceritanya bagus.. tiap bab di like.. semangat thor
Rumaika Sally: thankyou, Kak. baca cerita aku yang lain juga yuk
total 1 replies
Nita Yulianita
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!