NovelToon NovelToon
Cintanya Guruku Padaku

Cintanya Guruku Padaku

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Tamat
Popularitas:718.2k
Nilai: 4.8
Nama Author: Ummu Friska Nanda Raisa

Bagaimana ya rasanya kalau tiba-tiba harus dititipkan untuk tinggal serumah dengan guru yang super dingin kaya es dan posesifnya seperti suami ke istri..??

Kita ikuti kisahnya Tia yuk...😉

Cerita halu / cerita Fiksi ☑️
Hiburan di kala senggang ☑️

Ini hanya sekedar cerita halu saja. Author minta maaf jika apa yang ada di dalam cerita tidak sesuai dengan kenyataan.🙏

Jangan jadikan bacaan dalam cerita ini sebagai keseriusan. Jadikan isi dalam cerita novel ini hanya sebagai hiburan di kala senggang saja.

Dan Ini hanyalah cerita fiksi... Jika ada kesamaan nama, itu hanyalah faktor ketidak sengajaan.

Jangan lupa comentar dan likenya ya...🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ummu Friska Nanda Raisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Posesif

Malam harinya, pak Sendy datang ke kamarku dan ini membuatku sangat terkejut. Aku yang tadinya hendak tidur, tiba-tiba bangun dan duduk

“Pak, bapak untuk apa ada disini?” tanyaku

“Mau tidur.” Sahutnya

“Kan bapak bisa tidur di kamar bapak. Tidak harus di sini.” Protesku

“Tidak mau. Aku maunya sama kamu tidurnya.” Ucapnya santai sambil duduk disampingku

“Tapi pak, aku..” pak Sendy menghentikan ucapanku dengan menciumku lembut dan herannya aku terima begitu saja.

Setelah menciumku beberapa saat, dia pun akhirnya menyudahinya.

“Selam malam sayang. Ayo sekarang kita tidur.” Ucapnya yang langsung saja tidur di sampingku

Rupanya, dia ini termasuk orang yang ***** alias nempel langsung molor. Tapi kalau di perhatikan lagi, pak Sendy terlihat tampan juga ya dan mendadak aku menjadi deg-degan

“Hadeuh... Jantungku berisik banget ya.” Gumamku

Lalu aku coba untuk mulai tidur di sampingnya yang entah sudah sampai mana dia tertidur

Keesokan harinya, entah kenapa aku terbangun pagi sekali. Ketika aku membuka mataku, kulihat di depanku sesosok pria dewasa yang sangat tampan sedang tidur di sebelahku.

Ketika aku sedang serius memandangi wajahnya, dia pun terbangun.

“Pagi, sayang.” Ucapnya begitu melihatku dan aku pun hanya tersenyum.

“Pak..” ucapanku dipotong olehnya

“Jangan panggil aku pak, ya, kalau lagi berdua saja.” Pintanya

“Terus aku harus panggilnya gimana?” tanyaku

“Panggil saja Mas. Gimana?” ucapnya

“Hmm.. O ya pak, eh mas, aku mau siap-siap buat berangkat sekolah dulu ya. Bapak eh mas, tidak siap-siap juga?” tanyaku

“Ya.. Sekolah lagi?! Hmm... Ya sudah deh.” Ucap pak Sendy lesu.

Kami pun akhirnya memulai lagi aktifitas kami seperti biasa.

Sesampainya kami di parkiran mobil, lagi dan lagi dia nahan aku yang mau turun.

“Ada apa, mas?” tanyaku

“Aku mau donk. Itu tuh..” ucapnya tidak jelas

“Mau itu apaan, mas?” tanyaku

“Itu lho.” Ucapnya

“Itu apaan?” tanyaku

“Ah ya sudahlah.” Ucapnya dengan rasa kecewa karena aku tidak juga mengerti dengan isyaratnya

“Hadih ni orang. Kasihan juga.” Gumanku

“Cup..” lalu aku pun mencium pipinya dan langsung turun dari mobil.

Aku tidak tahu bagaimana ekpresinya saat ini. Tapi ya sudahlah.

Di dalam kelas aku bertemu dengan Rika, Haris dan Bima. Mereka terlihat seperti sedang membahas sesuatu

“Eh, tuh si Tia datang.” Ucap Rika sambil menunjuk ke arahku.

“Hai, Tia.” Sapa Haris dan Bima bergantian

“Hmm..” sahutku singkat

“Lha ni anak satu kenapa lagi?” Ucap Rika

“Eh Tia, kamu kenapa? Wajahmu tuh aneh tahu.” Celetuk Rika

“Ng.. Ng.. Tidak ada apa-apa kok.” Sahutku bingung

“Kalau tidak ada apa-apa, kenapa wajahmu kaya lagi di tilep alias cemberut begitu?” ucap Rika

“Oh.. Aku lagi suntuk saja. Ingin main.” Sahutku

“Kamu ingin main, Tia?” tanya Haris

“Iya. Aku sudah lama tidak main nih. Aku BT banget.” Sahutku

“Gimana kalau nanti kita pulang sekolah main.” Ucap Bima mengusulkan

“Iya.. Iya.. Kamu mau kan main, Tia?” ucap Rika

“Main kemana?” tanyaku

“Main ke taman bermain. Lagi pula besok kan libur.” Ucap Bima

“Kenapa tidak besok saja sekalian perginya?” tanyaku

“Kalau besok tuh ramai. Lagipula kamu yakin bisa keluar?” tanya Rika

“Iya juga sih. Ya sudah deh. Nanti pulang kita langsung pergi.” Ucapku dan mereka bertiga terlihat semangat sekali

“Kira-kira kalau sampai pak Sendy tahu gimana ya?!” gumamku dalam hati

Lalu jam pelajaran pun dimulai...

***

Saat pulang sekolah, seperti yang sudah disepakati, kami pun akhirnya langsung pergi menuju taman bermain.

Tapi disaat hendak keluar dari gerbang tiba-tiba... Eng ing eng...

“Hai.. Kalian berempat mau kemana??” tanya pak Sendy dengan nada memanggil

“Mampus dah kita..” ucapku yang enggan sekali nengok

“Eh kalian bertiga, dalam hitungan ke tiga, kita kabur ya.” Ucapku dan mereka pun mengangguk

“1.. 2.. 3.. Lari..!!” seruku sambil berlari dan diikuti yang lainnya.

“Hai, Tia.. Kamu mau kemana? Tia...!!” Teriak pak Sendy

“Awas kamu ya kalau ketangkep..!!” ucap pak Sendy yang segera ngambil mobil lalu mengejar kami

Skip..

“Hadeuh.. Pak Sendy tuh posesif banget sih. Jadinya si Tia kabur-kaburan terus kan?” (author)

“Diam kamu, thor.” (Pak Sendy)

“Wuih.. Galak banget ya.” (Author)

Bersambung..😙

1
Riani Setiawati
Luar biasa
re
Mulai
Qaisaa Nazarudin
Gila udah lumpuh juga masih aja nekad,mending waktu kecelakaan itu mati aja skalian..heeiihh,,
Qaisaa Nazarudin
Hadeeeehhh pak guru gak ada romantis2 nya nembak cewek…wkwkwkwk…
Qaisaa Nazarudin
Rasain tuh balasannya..makanya jangan jahat banget jadi org…
Qaisaa Nazarudin
Jangan sampai jadi pelakornya thor!!!
Qaisaa Nazarudin
Hadeeehhh pak Rio aku pikir tadi makanannya gak cukup jadi panik gitu,,haaaahaaaa….
Qaisaa Nazarudin
Rika lebih dewasa pikirannya walaupun umur sama kayak Tia..Tia jadi bego gitu ya..
Qaisaa Nazarudin
WHAAATT berarti mereka nikah saat Tia berumur 10 tahun????!!! yg bener aja? bukannya syarat SAH nikah itu diatas umur 17 tahun ya?? hadehh untuk dunia halu wkwkwk…
Qaisaa Nazarudin
Si Tia ini udah bisa di ajarin sopan santun ni adab berbicara dan bersikap ama suami,sementara dia kan udah tau juga kalau pak Sendy itu suaminya…
Qaisaa Nazarudin
Cincin seharga 3 juta untuk 5gram itu mah gak mahal..
Qaisaa Nazarudin
Aku juga dapat merasakan apa yg Tia rasa kan,baru juga klas 1 SMA tapi udah ada suami,pasti bingung kan,udah gitu kapan ijab qabulnya??
Qaisaa Nazarudin
Typo tampa sepengetahuan Tia maksudnya ijab qabul meeka…
Qaisaa Nazarudin
Apa benar Tia itu istri nya Sendy,mungkin Sendy udah ijab qabul sama Tia tampa getahuan Tia mungkin,Dan saat ijab qabulnya Rio juga dtg sebagai teman dan saksinya,makanya rio selalu bilang istri loe ke Sendy…
Qaisaa Nazarudin
Haaahaaaaa….ngakak aku,,pinter banget Tia,biar gak ada salah paham lagi langsung aja keruang BK dan disaksi kan oleh Rio dan juga Sendy sendiri..pokoknya keren dah….
Qaisaa Nazarudin
Wah pinter Tia,,,i like heeeehee,,,
Qaisaa Nazarudin
kasian deh Tia yg gak tau apa2 hubungannya sama guru es itu,malah posesifnya mintak ampun,ortu nya juga gak bilang apa2 malah nitip anak kayak nitip barang aja hadeeehh..
Qaisaa Nazarudin
Apa ortunya gak mampu beliin Tia hp ya,udah gede segitunya gak ada hp,,,
Qaisaa Nazarudin
Hadeeehh masih aja jamannya surat menyirat ya..tahun kapan ini ya?haaaaahaaaa…
𝐙⃝🦜𝐀❣️𝐅
apa yg di ktakan fia bener p shendy kamu harus hati²😉
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!