Harap bijaklah dalam membaca gaes!
Di Chapter 41 ada squelnya (Menikahimu Karena Dendam)
Kepindahan Janneta ke kompleks perumahan baru membuat dirinya kerap di cibir para tetangganya. Di cibir karena statusnya JANDA anak satu. Janneta masih muda tapi sudah menjadi Janda. Usia Janet baru 23 tahun. Janneta memiliki satu anak perempuan yang bernama Kimmy usianya baru 5tahun.
Karena tuntutan pekerjaan yang mengharuskan Janneta dan putri kecilnya pindah ke kota baru.
Di tempat baru Jannet bekerja, dirinya memiliki Bos Dingin tingkat akut, Dia adalah Felix Kailo Aldebara pewaris tunggal DEBARA GRUF. Gara-gara kecelakaan kala Felix tak sengaja mencium bibir Janet dan dalam sekejap Janet membalasnya sehingga membuat Felix merasa kalau Janet adalah miliknya. Sehingga Felix libih memilih Janet di bandingkan tunangannya.
Jannet selalu gagal dalam asmara, hubungannya selalu di tentang karena status Jannet yang sudah menjadi janda. Mangkanya Janet enggan berurusan dengan yang namanya CINTA.
Apakah status Janda serendah itu?
Suatu ketika Janet mendapat ancaman dari seseorang kalau dirinya harus setuju menikah dengan putranya. Jika tidak? Nyawa Kimmy dalam bahaya.
Hingga pada akhirnya Janet terpaksa menyetujui pernikahan yang tidak pernah di inginkannya.
Kira-kira dengan siapa Janet menikah?
Baca kisah Janneta hanya di Bukan JANDA Biasa. Dan kisah Kimmy di Judul Menikahimu Karena Dendam.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BJB~Bab 15
Raja sudah tiba di kota kembang Bandung. Raja segera menunju alamat tempat tinggal Janet. Sedangkan Felix masih disibukan dengan pekerjaannya. Felix ingin secepatnya menyelesaikan tugasnya. Felix ingin secepatnya pergin ke Bandung menemui Janet.
Haikal masih berada di damal Kafe milik Amanda. Haikal terus memperhatikan Amanda yang sedang berbincang dengan karyawannya.
Amanda sangat cantik luar biasa. Aku harus mendapatkan Amanda kembali. Di Club aku akan membuat Amanda mabuk.
Haikal menghampiri Amanda yang sudah selesai berbincang dengan karyawannya. Haikal mengajak Amanda ke tempat ruangan khusus VIV yang ada di dalam Kafe Amanda.
"Mau ngapain Haikal?" tanya Amanda.
"Pengen ngobrol saja, biar leluasa," kata Haikal.
"Baiklah, ayo!"
Amanda dan Haikal berjalan menuju ke ruang VIV.
💕💕💕
Mobil Raja sudah terpakir di halaman rumahnya Janet. Saat ini, Kimmy sedang bermain boneka di depan teras rumahnya. Raja keluar dari dalam mobilnya.
"Om guru," seru Kimmy menyambut kedangan Raja. Kimmy berlarian kecil menghampiri Raja dan Raja pun segera menggendong tubuh Kimmy.
"Apa kabar anak manis?" tanya Raja.
"Baik Om."
Janet masih di dalam rumah. Janet belum selesai mencuci beberapa pakaiannya dan pakaian Kimmy.
Hemm!
Haikal dan Amanda sudah berada di dalam ruang khusus VIV tempat Amanda beristirahat jika dirinya kelelahan. Amanda sedikit mengkerutkan dahinya ketika Haikal tiba-tiba saja mengunci pintunya.
"Kok di kunci?" tanya Amanda. Tapi Amanda bersikap biasa saja. Tanpa ada rasa takut atau curiga.
Haikal meraih tubuh Amanda. Kedua tangan Haikal melingkar di pinggangnya Amanda.
"Hei Haikal kamu mau ngapain?" tanya Amanda yang sama sekali tidak memberontak.
Haikal menyodorkan mulutnya tepat di telinga kanan Amanda, "Apakah kamu masih ingat saat pertamakali kita bermain kis sampai kita keblabasan. Apa kamu masih ingat? Manda kali ini aku menginginkannya? Bisakah kita ulangi dosa terindah yang pernah kita lakukan saat kita SMA?" bisik Haikal.
Bisikan Haikal membuat Amanda merinding. Amanda tidak bergeming. Amanda malah tersenyum. Amanda dan Haikal pernah melakukan dosa saat masih duduk di bangku SMA kelas 3. Saat lagi cinta-cintanya.
Sepertinya aku tidak perlu membuat Amanda mabuk agar Amanda mau bercinta denganku. Sepertinya dengan sentuhanku membuat Amanda terhanyut.
"Manda, apakah kamu masih ingat?" tanya Haikal lagi. Jari-jemari Haikal membelai lembut pipinya Amanda.
"Tentu saja aku masih mengingatnya," kata Amanda.
Haikal meringkarkan kedua tangan Amanda di lehernya kemudian tangan Haikal kembali melingkar di pinggang Amanda.
💕💕💕
"Raja kamu ngapain kesini?" tanya Janet. Kini Raja, Jenet dan Kimmy sedang duduk di depan teras rumah. Kimmy duduk di pangku oleh Raja Kimmy begitu lengket sekali.
"Mau ketemu sama kamu dan Kimmy dong. Mau ngapain lagi?" jawabnya enteng.
Janet nyengir kuda. Janet mengepitkan kedua matanya, Janet masih bingung sebenarnya dengan kedatangan Raja ke Bandung.
"Mmmm... Kimmy sayang, Kimmy mau gak kalau om guru ini jadi ayah Kimmy?" tanya Raja tanpa sungkan. Janet langsung menohok menatap wajah Raja. Janet membukan kedua matanya lebar-lebar.
Raja tersenyum melihat ekpresi Janet, "Jawab dong Kimmy sayang?" tanya Raja lagi.
"Terserah Bunda! Kalau menurut Kimmy, bunda itu sudah jadi ayah dan bunda untuk Kimmy. Jadi Kimmy tidak perlu punya ayah. Nanti, ayah pergi lagi ninggalin Kimmy," celoteh Kimmy membuat Raja terharu mendengarnya.
Bagus sekali jawaban kamu Kimmy sayang. Kamu emang anak Bunda yang cerdas. Duh... entah kenapa aku barharap Bos Felix yang saat ini ada di hadapanku. Hemmm...
Raja jadi tidak bisa berkutik lagi deh. Raja akan mencari waktu untuk berbicara empat mata dengan Janet tanpa adanya Kimmy.
.
Ibu Salma datang berkunjung ke Kafe Amanda. Ibu Salma ingin sekali bertemu dengan Amanda.
"Tolong bisa panggilkan Amanda," titah Ibu Salma kepada salah satu Waiters.
"Baik Bu!"
Sang Waiters itu langsung menuju ke tempat khusus di mana Amanda berada. Jam-jam segini Amanda emang suka beristirahat di tempat itu.
Betapa terkejutnya Waiters itu saat sudah tiba di depan pintu yang tertutup rapat. Waiters itu mendengar suara emas Amanda yang sedang berolahraga panas dengan Haikal.
"Cepetin lagi temponya Kal," perintah Amanda dengan suara yang tertahan-tahan.
"Ayolah... kamu payah."
Amanda meminta Haikal mempercepat heentakannya. Haikal langsung menuruti. Amanda semakin menjerit saat di percepat.
"Terus... "
Amanda semakin panas begitu pun Haikal semakin bersemangat saat di respon eleh Amanda.
"Hah? Ibu Manda sedang mesuuuumm dengan siapa?" gumam si Waiters itu. Suara dari Amanda dan laki-laki membuat si Waiters merinding. Tapi dia jadi asyik menguping.
Ibu Salma terus menunggu Amanda.
.
Felix sudah selesai dengan urusannya. Felix sekarang juga akan pergi ke Bandung untuk menemui Janet. Felix berharap kali ini Janet tidak menolaknya. Felix juga sudah mempersiapkan cincin berlian untuk melamar Janet. Felix sudah bulat kalau dirinya ingin mempersunting Janda anak satu itu walaupun tidak mendapat restu dari Salma.
"Aku sudah sangat yakin dengan pilihanku?" gumam Felix sembari melihat kotak kecil yang di dalamnya terdapat satu cincin berlian.
(Bersambung)
kok gantung ceritanya....
Gavin sosok laki laki or suami yg nyeleneh, kagak ada tanggung jawabnya & kasar.
Kimmy kasih jodoh yg lain sj deh