NovelToon NovelToon
~Always Be With You~

~Always Be With You~

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Contest / Patahhati / Perjodohan / Tamat
Popularitas:16.4k
Nilai: 5
Nama Author: Rz22

Raga adalah sosok lelaki tampan dan berkharisma jauh dari sifat arogant, cuek, dingin dan datar. Pria yang baru merasakan apa itu cinta harus menelan rasa pahit ketika asmaranya tak semulus karirnya dimana ketika cinta bertepuk sebelah tangan rasa kecewa ditinggal saat sayang-sayangnya oleh sosok kekasih pujaan hati.

Sedangkan.....

Cinta sosok wanita cantik dan manis. Sosok wanita yang sngat beruntung karena dicintai oleh pria bernama Raga tapi sayang ketika nasib buruk berpihak padanya dimana rasa cinta yang besar akan sosok pujaan hati harus rela ia pendam ketika tangan orang tua ikut campur dalam kehidupan asmaranya sehingga ia harus menikah dengan sahabat masa kecilnya


Bagaimanakah kelanjutan kisahnya....
Akankah Raga dan Cinta bersatu atau cinta keduanya akan beralabuh dihati yang berbeda

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rz22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CINTA Sakit

Di Kantor Yogi

rutinitas di kantor Yogi saat ini sangat padat, sehingga membuat Angga sedikit kelimpunan dengan banyaknya tugas yang harus dikerjakannya apalagi saat ini Yogi tak banyak membantu karena ia sedari tadi beristrahat di dalam kamar pribadinya

"huffffff.....kalau berkas segini banyaknya kapan selesainya" ucap Angga

satu persatu berkas ia periksa, ia tak ingin kecolongan sedikit pun jika ia tak teliti dalam menyimak dan membaca setiap kata dan kalimat yang tertera dalam kertas itu

Dari sekian banyaknya berkas ia baru menyelesaiakan setengah dari itu, sesaat ia teringat akan pertemuan penting yang harus segera ia dan Yogi hadiri saat ini

"hufffff" hanya tarikan napas panjang yang bisa ia lakukan melihat pekerjaan yang masih menumpuk di atas mejanya itu

dilihatnya jam yang melingkar di pergelangan tangan kirinya..

"sebentar lagi pertemuan itu aku harus segera berangkat" katanya sambil

menutup berkas yang dipegangnya

kemudian ia bangkit dari duduknya dan melangkahkan kakinya menuju ruangan Yogi, mau tidak mau ia harus mengganggu istirahat tuan sekaligus sahabatnya itu

saat membuka pintu ruangan Yogi ia belum melihat sosok itu kemudian ia berjalan menuju sebuah ruangan yang terdapat di balik rak buku di ruangan itu

ceklek...

ia membuka pintu, dilihatnya Yogi duduk selonjoran di atas tempat tidurnya sambil memijat keningnya

"maaf pak mengganggu" sahurlt Angga yang masih berdiri dekat pintu

seketika Yogi melihat kearahnya

"ada apa" jawabnya

"jika anda tidak lupa bahwa hari ini kita harus menghadiri pertemuan dengan perusahaan Mr.ARP"

"apakah pertemuan ini tidak bisa diwakilkan?

"maaf pak sepertinya tidak bisa mengingat bahwa perusahaan Mr. ARP yang datang adalah CEO nya sendiri"

"huffff....baiklah sepertinya tidak ada pilihan lain lagi" ucap Yogi lesu

mereka berdua keluar dari ruangan itu menuju meja kerja Yogi untuk mempersiapkan berkas-berkas apa saja yang harus ia bawa

"ehhhh...proposal yang kemarin mana" tanya Yogi saat melihat salah satu berkasnya tidak ada

"bukannya kemarin saya memberikannya ke bapak"

"tapi kok nggak ada...waduhhhh" ucap Yogi sambil terduduk lesu di kursinya sambil memijat keningnya

"coba bapak ingat-ingat lagi"

sejenak Yogi memejamkan matanya mengingat dimana berkas itu berada

"ohh iya aku ingat sepertinya tertinggal dirumah" sahut Yogi

"kalau begitu saya akan pergi mengambilnya" ucap Angga berlalu

"masih ada waktu sejam lagi" sahutnya sambil melihat jam tangannya

ia pun bergegas menuju mobil dan tancap gas pergi

karena jalanan sedikir senggang tak butuh waktu lama bagi Angga untuk sampai kerumah Yogi

ia pun bergegas melangkah kan kakinya menuju pintu dan mengetuknya

tok...tok...tok...

tak ada sahutan

dipencetnya bel berulang-ulang kali masih belum ada sahutan dari dalam

"aduhhh nih Cinta mana lagi"

"aargggg lama bener sih si Cinta"

"mana nih pintu ke kunci lagi nasib-nasib"

tak kehabisan akal Angga merogok saku celanya mengeluarkan ponsel dan menghubungi Cinta

"ini Cinta kemana lagi udah waktu kepepet lagi" ucapnya yang masih mencoba menelpon Cinta sesekali melihat jam tangannya

tak ingin menunggu lama Angga pun mengelilingi rumah mengecek jendela mana yang tak terkunci

sepertinya nasib baik berpihak padanya salah satu jendela rumah disisi kiri rumah itu tak terkenci, ia pun mencoba memanjat dan masuk lewat jendela itu

"akhirnya masuk juga...hufffff" ucapnya lega

Angga bergegas menuju ruang kerja Yogi yang berada di lantai atas setelah berkas yang dicarinya ketemu ia pun bergegas karna waktu kian mepet

Angga terus melangkahkan kakinya menuju pintu, diputarnya kunci dan pintu pun terbuka saat baru beberapa langkah iapun merasa janggal

"tunggu sepertinya ada yang aneh"

kemudian ia kembali melihat kunci pintu yang masih melekat di lubang kunci pintu itu

"ini pintu ke kunci dari dalam terus sih Cinta mana" tanyanya heran

Angga pun mengedarkan pandangannya mungkin karena terlalu buru-buru ia tak menyadari bahwa se isi ruang masih berantakan dan alat pel masih ada disana

pikiran buruk pun menghampiri pikirannya

dengan langkah tergesa gesa ia menuju kamar Cinta dilihatnya Cinta tak ada disana

"Cinta...Cintaa.." panggil Angga

Angga masih mencari keberadaan Cinta kesana kemari tapi Cinta belum di temukan

seketika langkahnya terhenti saat ia menuju dapur ia melihat Cinta yang terbaring disana dengan kondisi darah yang mengalir dari telapak kaki dan tangannya

"astaga Cinta..." ucap Angga yang syok melihat keadaan Cinta

Angga menghampiri Cinta yang tergelatak disana diangkatnya kepala Cinta dipahanya

"Cinta..hey...Cinta bangun hiks..hikss" ucap Angga sambil menepuk gemas pipi Cinta tak terasa air mata luluh begitu saja dari pelupuk matanya

"sweety...bertahanlah sweety kita akan kerumah sakit...hikss...hikss bertahanlah sweety" ucapnya sambil mencuim kening Cinta

Angga segera menghapus air matanya dan membopong Cinta tak lupa ia mengambil berkas yang terletak di dampingnya

diletakannya Cinta di kursi belakang dengan hati-hati dan ia pun segera melajukan mobilnya menuju rumah sakit terdekat

tak lupa ia menghubungi Yogi untuk memberitahu kannya mengenai keadaan Cinta saat ini

" halo"

"udah ketemu Ngga?"

"udah sekarang ada ama gue" ucapnya dengan nada bergetar

" suara loe kenapa Ngga kok kayak nangis gitu"

"sekarang loe ke rumah sakit xx Cinta pingsan dan gue baru menuju kesana"

"APA kok bisa Ngga"

"loe kesana aja nanti gue ceritain semuanya"

"oke"

Angga pun melajukan mobilnya dengan cepat agar Cinta segera mendapat pertolongan

dilihatnya Cinta yang masih terbaring di kursi belakang dengan kondisi yang mengkhawatirkan bagaimana tidak telapak kakinya yang mengeluarkan darah yang banyak serta berbagai luka lecet yang terdapat di kedua tangannya

" kamu harus kuat sweety..bertahanlah"

air mata Angga tak henti-hentinya mengalir dari kedua matanya perasaannya saat ini sangat kalut bagaimana tidak Cinta yang sudah ia anggap sebagai adiknya kini tergeletak tak berdaya di dekatnya apalagi jika ia mengingat bahwa kehidupan Cinta setelah menikah dengan Yogi sangat memprihatinkan

disisi lain

mendengar bahwa Cinta dibawa kerumah sakit Yogi buru-buru menuju kesana pikirannya sama kalut dengan Angga bagaimana tidak tadi pagi ia masih bisa melihat Cinta sehat-sehat saja dan kini ia harus mendengar kabar bahwa Cinta dilarikan kerumah sakit

sesampainya Angga di rumah sakit xx

"dokter...dokter"

beberapa perawat menghampirinya

"tolong adik saya sus"

Angga pun meletakkan Cinta diatas brankar yang dibawa oleh perawat disana iapun membatu mendorong nya sampai Cinta memasuki ruang UGD dan perawat pun melarang Angga untuk masuk

Angga terduduk lemas di kursi tunggu disana ia mengusap kasar wajahnya dengan air mata yang masih setia mengalir dipipinya

beberapa menit kemudian

Yogi melangkahkan kakinya sesekali berlari kecil menuju ruang UGD dilihatnya Angga duduk termenung dambil menangis

"segitu sayang nya kah Angga kepada Cinta" batin Yogi

Yogi menghampiri Angga menepuk bahu pemuda itu dan seketika Angga menoleh kepadanya

"GI..Cinta..hikss..hikss" ucap Angga sambil memeluk Yogi

Yogi membalas pelukan Angga sesekali menenangkannya, apa yang dirasakan Angga iapun bisa merasakannya bagimana tidak sekarang ini istrinya sedang berada di ruang UGD dan ia pun tak tahu apa yang sebenarnya terjadi dengan Cinta

"tenanglah sekarang kita duduk dan loe cerita ke gue kenapa Cinta kayak gini"

mereka pun duduk berseblahan dan Angga menceritakan kejadian sebenarnya

"saat gue sampe ke rumah loe gue ketuk pintu sampe ngebunyiin bel rumah loe tapi nggak kunjung Cinta bukain gue pikir Cinta lagi keluar..dan gue memilih masuk lewat jendela karna pintu itu kekunci saat gue berhasil masuk gue langsung ke ruang kerja loe tuk cari tuh berkas setelah dapat gue langsung keluar lewat pintu depan saat gue udah keluar gue baru nyadar ternyata tuh pintu kekunci dari dalam jadi gue pikir Cinta ada di dalam gue cari kesana kemari nggak ketemu sampe gue lihat dia tergelak di lantai dapur dengan kondisi telapak kaki yang berdarah dan berbagai luka di kedua tangannya akibat pecahan beling"

"gue kakak yang ngga becus Gi" ucap Angga sambil menunduk sambil sesegukan

rasa penyesalan menyeruak didalam dadanya

"gue juga sama Angga, gue bukan suami yang baik untuk Cinta" sahut Yogi

"maafin gue Cinta mungkin sebagai suami loe gue nggak pernah beri loe kebahagiaan yang ada hanya penderitaan..maaf"

beberapa menit kemudian dokter yang menangani Cinta keluar dari ruangan itu

"bagaimana dok keadaan istri saya" tanya Yogi

"keadaan istri bapak hanya kelelahan saja tekanan darahnya turun dan ia memiliki penyakit maag"

"apakah kondisinya baik-baik saja dok" tanya Angga

"iya...sebentar lagi perawat akan memindahkannya diruang inap"

"syukurlah"ucap Yogi

sedangkan Angga hanya menghelak nafas lega

mereka berduapun kembali duduk menunggu Cinta keluar dari UGD

"ohh ia pertemuan itu.."ucap Angga

"batalin ajalah kondisi Cinta lebih penting"

"nggak bisa gitu Gi..loe tahu sendiri ini sangat penting"

"tunggu bentar gue ambil berkas itu di mobil" ucap angga berlalu

beberapa menit kemudian Angga kembali dengan berkas ditangannya

" loe harus pergi Gi, gue akan nemenin Cinta disini loe pergi bareng sekertaris Rian aja setelah pertemuan itu selsai loe balik kesini lagi...oke" ucap Angga

"tapi..."

ucap Yogi tepotong ole Angga

"loe harus profesional Gi apalagi perusahaan Mr.ARP yang datang CEO nya sendiri nggak baik kita buat dia menunggu"

"lagi pula kita masih punya waktu 15 menit lagi walaupun ujungnya loe akan terlambat loe bilang aja kalo istri loe sakit"

dengan sangat terpakasa Yogi meng iyakan

"jaga Cinta yaa..kalo ada apa-apa hubungi gue"

"oke"

dan Yogi pun berlalu pergi meninggalkan Angga di RS

1
Wisnaafebhr 99
Gimana raga
Novie Louretta
maaf, perubahan sikap Yogi kok aneh ya kak author😆
Novie Louretta
Raga, apa khabarnya..?
Novie Louretta
duh, gak kebayang gimana perasaannya Raga😔
Novie Louretta
ihhh kok bisa seperti ya Cinta, heran deh...kasihan Raga lho sudah menunggu jawabannya, ternyata...zonk😌
Novie Louretta
masih lanjut, penasaran ada apa dengan cinta...eh kok seperti judul film😁
Novie Louretta
mulai mengikuti ceritanya kak author nih, semangat ya😍
Abby Lie
boom like meluncur ❤️
Abby Lie
boom like meluncur
Abby Lie
Hay Kakak2, saling dukung yukk,,
siap meluncur dirak favorit ku..
jangan lupa mampir ya @ I Never Say Goodbye 👋😘 thxyou Author
SquigglyMunchkin
Kumenunggu maning cerita ini huhu :(
Pai Konyol
Malesnya aku jadi senyum-senyum sendiri baca ceritanya thor.. daku tunggu nextnya
MouthofMexico
Ih! Kenapa ceritanya relate bangeeeeet! Semangat kak!
Garang Anggriawan
Kau membangkitkan jiwa kekepoan ku thor! Next, next, next‾
MouthofMexico
Keren kak 、ゥ、ゥ Semangat terus...
girl gang goodies
Ceritanya bagus kak. Alurnya juga asik jadi bikin ga bosen hihi
Eja Drajat Adriansyah
Ya author yg chakeeep, bisa kali aku jadi pemeran di dalem ceritanya huehue
TickleStar
Baca cerita kakak kayak lilin yang terkena api.. meleleh banget..
Kekasih Dropper
Tuh kan, baru juga baca udah bikin kangen aja nih cerita‾
Cyberworrior
Yang punya daya tarik bukan magnet aja. Tapi karya author juga, lho! Hahaha.. semangat lanjut kak!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!